Anda di halaman 1dari 6

38

BAB III

METODE PENELITIA

3.1. Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian analitik

korelasi, dimana penelitian ini melakukan analisis dinamika korelasi antara

fenomena. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu dengan cross sectional.

3.2. Waktu dan tempat penelitian

1. Waktu penelitian

Waktu penelitian dilakukan pada Bulan Desember 2018

2. Tempat penelitian

Tempat penelitian dilakukan di RSUD dr. H. Abdul Moeloek Bandar

Lampung.

3.3. Rancangan penelitian

Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik

dengan menggunakan rancangan cross sectional yaitu suatu penelitian untuk

mempelajari dinamika korelasi antara faktor resiko dengan faktor efek,

dengan cara pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (Notoatmodjo,

2012)

3.4. Populasi dan Sampel

3.4.1. Populasi

Pada penelitian ini yang menjadi populasi adalah semua pasien di

RSUD dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung yang terdiagnosis diabetes.


39

3.4.2. Sampel

Sampel adalah sebagian yang diambil dari keseluruhan objek yang

akan diteliti dan di anggap mewakili seluruh populasi. Sampel dalam

penelitian ini adalah karyawan yang menjalani pemeriksaan kesehatan

secara rutin Sejumlah 55 Responden yang memenuhi kriteria inklusi.

Adapun kriteria-kriteria dimaksud adalah sebagai berikut :

a. Kriteria Inklusi

Kriteria inklusi adalah karakteristik umum dari subjek

penelitian pada populasi target dan populasi terjangkau (Notoatmodjo,

2012).

Adapun kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah :

1. Karyawan yang melakukan pemeriksaan Hb1Ac yang berusia 20

s/d 56 tahun.

2. Karyawan yang melakukan pemeriksaan profil lipid kadar

kolesterol, trigliserida, HDL dan LDL

b. Kriteria Eksklusi

Kriteria ekslusi merupakan subjek penelitian yang tidak dapat

mewakili sampel karena tidak memenuhi syarat sebagai sampel

penelitian (Notoatmodjo, 2012). Kriteria ekslusi pada penelitian ini

adalah :

1. Pasien yang mengalami anemia.

3.5. Teknik Sampling


40

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan

Simple Random Sampling yaitu setiap anggota atau unit dari populasi

mempunyai kesempatan yang sama untuk diseleksi sebagai sampel

(Notoatmodjo, 2012). Sampel yang diambil sebanyak 55 orang.

3.6. Variabel Penelitian

Variabel adalah sesuatu yang digunakan sebagai ciri, sifat, atau

ukuran yang dimiliki atau didapatkan oleh satuan penelitian tentang

suatu konsep pengertian tertentu (Notoatmodjo, 2012). Variabel dalam

penelitian ini terdiri dari :

3.6.1. Variabel Independen

Pemeriksaan HbA1c.

3.6.2. Variabel Dependen

Kadar Kolesterol, Trigliserida, HDL dan LDL

3.7. Definisi Operasional

Definisi operasional adalah batasan pada variabel-variabel yang

diamati atau diteliti untuk mengarahkan kepada pengukuran atau

pengamatan terhadap variabel-variabel yang bersangkutan serta

pengembangan instrumen atau alat ukur (Notoatmodjo, 2012).

Tabel 3.1 Definisi Operasional Variabel dan Skala Pengukuran

Variabel Definisi operasional Alat Kategori/hasil Skala


41

ukur ukur ukur


HbA1c Glukosa terikat pada Rekam 0=Normal 4-5,9 % Ordinal
hemoglobin dalam sel darah medis 1=Prediabetik
merah untuk membentuk 6–8 %
HbA1c. Pengukuran HbA1c 2=Tinggi ≥ 8 %
digunakan untuk mengetahui
rata-rata kadar glukosa darah
dalam 8-12 minggu terakhir.

Kadar Kolsterol Bentuk simpanan lemak dalam Rekam 0=Normal <150 Nominal
Trigliserida tubuh yang berfungsi sebagai Medis 1=Tidak Normal
cadangan energi. Pengukurang ≥150
Trigliserida digunakan untuk
mengetahui seberapa besar
cadangan lemak dalam tubuh

High Destiny Lipoprotein yang berperan Rekam 0=Normal ≥40% Nominal


Lipoprotein penting dalam pendistribusian Medis 1=Buruk <40%
(HDL) kolesterol

Low Destiny Lipoprotein pada manusia Rekam 0= Normal <100 Nominal


Lipoprotein yang berguna sebagai Medis 1= Tidak Normal
LDL) pengangkut kolesterol ke ≥100 - <126
jaringan perifer dan berguna
untuk sintesis membran dan
hormon steroid.

3.8 Pengumpulan Data

3.8.1. Alat pengumpulan data

Alat pengumpulan data diabetes melitus adalah lembar rekam

medis hasil pemeriksaan kesehatan karyawan RS Abdoel Moelek Bandar

Lampung.

3.8.2. Teknik pengumpulan data

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan mengkaji

data rekam medis hasil pemeriksaan kesehatan karyawan RS Abdoel

Moelek Bandar Lampung.

3.9. Pengolahan data


42

Menurut Hastono (2007), Pengolahan data dilakukan dengan

langkah-langkah sebagai berikut :

a. Editing

Memeriksa data yang dikumpulkan apakah terdapat kekurangan yang

mungkin menyulitkan langkah dalam analisis berikutnya Coding

Setelah data diedit selanjutnya memberikan kode pada setiap data yang

didapatkan agar mudah mengklasifikasikan data dan menghindari

terjadinya pencampuran data

b. Processing

Proses pemasukan data dari rekam medis ke program komputer agar

dapat dianalisis.

c. Cleaning

Kegiatan pengecekan kembali data yang dimasukkan ke dalam

komputer tidak terdapat kesalahan.

3.10. Analisis Data

Setelah data terkumpul kemudian data tersebut dianalisis, analisa

data dilakukan menggunakan distribusi frekuensi presentase univariat dan

bivariat.

3.10.1 Analisis Univariat

Analisis univariat, menggunakan rumus presentase untuk melihat

distribusi frekuensi variabel. Adapun rumus presentase menggunakan

bantuan program komputer.

3.10.2 Analisis Bivariat


43

Analisis bivariat untuk menguji hubungan variabel independen dan

variabel dependen. Uji statistik yang dilakukan dalam penelitian ini adalah

uji chi square. Taraf kesalahan yang digunakan adalah 10%, untuk melihat

hasil kemaknaan perhitungan statistik digunakan batas kemaknaan 0,05.

Berarti jika p value < 0,05 maka hasilnya bermakna yaitu H 1 diterima

(Hastono, 2007).

3.11. Alur Penelitian

Tahap persiapan

Pembuatan proposal,
perizinan,
koordinasi

Tahap pelaksana

Pengumpulan rekam
medis

Pengumpulan data

Tahap pengolahan data

Analisis dengan menggunakan


aplikasi komputer

Hasil

Gambar 3.1 Alur Penelitian