Anda di halaman 1dari 15

Belajar Beriman dari Sang Al Faruq penyakit yang membuat beliau pingsan kecuali

perasaan takutnya

1. Biografi Umar Ketika memasuki negeri Syam saat penaklukan


NASABNYA Baitul Maqdis beliau
Beliau adalah Umar bin al-Khaththab bin Nufail mengendarai seekor unta yang telah tua. Kepala
bin Adi bin Abdul Uzza beliau yang botak bersinar
bin Riyah bin Abdullah bin Qurth bin Razah bin terkena matahari. Waktu itu beliau tidak
Adi bin Ka'ab bin Lu'ai, Abu mengenakan topi ataupun sorban. Kaki
Hafs al-'Adawi. Julukan beliau adalah al-Faruq. beliau menjulur ke bawah kendaraan tanpa
Ada yang menyebutkan bahwa pelana. Beliau membawa satu kantong
gelar itu berasal dari Ahli Kitab. yang terbuat dari kulit yang digunakan sebagai
Adapun ibunya bernama Hantamah binti alas untuk tidur jika beliau
Hisyam bin al-Mughirah, kakak berhenti turun.
dari Abu Jahal bin Hisyam.
Umar ra. pernah berkata, "Tidak halal bagiku
CIRI-CIRI DAN SIFATNYA harta yang diberikan Allah
Beliau adalah seorang lelaki yang tinggi, kepala SWT. kecuali dua pakaian. Satu untuk dikenakan
bagian depannya botak, di musim dingin dan satu lagi
selalu bekerja dengan dua tangannya, kedua digunakan untuk musim panas. Adapun
matanya hitam, berkulit ku-ning281, makanan untuk keluargaku sama saja
ada yang mengatakan berkulit putih hingga dengan makanan orang-orang Quraisy pada
menjadi kemerah-merahan. Giginya umumnya, bukan standar yang paling
putih bersih mengkilat, selalu mewarnai kaya di antara mereka. Aku sendiri hanyalah
janggutnya dan merapikan rambutnya salah seorang dari kaum
dengan menggunakan inai (daun pacar). muslimin.

Beliau adalah orang yang sangat tawadhu1 Anas berkata, "Antara dua bahu dari baju Umar
kepada Allah. Kehidupan dan ra., terdapat empat
makanannya sangat sederhana. Beliau terkenal tambalan, dan kainnya ditambal dengan kulit.
sangat tegas dalam urusan agama Pernah beliau khutbah di atas
Allah, selalu menambal bajunya dengan kulit, mimbar mengenakan kain yang memiliki 12
membawa ember di atas kedua tambalan. Ketika melaksana-kan
pundaknya, dengan wibawanya yang sangat ibadah haji beliau hanya menggunakan 16
besar, selalu mengenda-rai keledai dinar, sementara beliau berkata kepada
tanpa pelana, jarang tertawa dan tidak pernah anaknya, "Kita terlalu boros dan berlebihan."
bergurau dengan siapapun.
Cincinnya bertuliskan sebuah kata-kata Amirul mukminin Umar bin Khattab adalah
"Cukuplah kematian menjadi peringatan seorang yang sangat rendah hati dan
bagimu hai Umar." sederhana, namun ketegasannya dalam
permasalahan agama adalah ciri khas yang
Pada wajah beliau terdapat dua garis hitam kental melekat padanya. Ia suka menambal
disebabkan banyak mena-ngis. bajunya dengan kulit, dan terkadang membawa
Terkadang beliau mendengar ayat Allah SWT. ember di pundaknya, akan tetapi sama sekali
dan jatuh pingsan karena perasaan tak menghilangkan ketinggian wibawanya.
takut, hingga terpaksa dibopong ke rumah Kendaraannya adalah keledai tak berpelana,
dalam keadaan pingsan. Kemudian hingga membuat heran pastur Jerusalem saat
kaum muslimin menjenguk beliau beberapa berjumpa dengannya. Umar jarang tertawa dan
hari, padahal beliau tidak memiliki bercanda, di cincinnya terdapat tulisan
“Cukuplah kematian menjadi peringatan 3. Keutamaan Umar
bagimu hai Umar.” a. Umar adalah Penduduk Surga Yang
Berjalan di Muka Bumi
Al-Madaini berkata, "Umar ra. pernah
meminang Ummu Kaltsum, puteri Abu Bakar as- Diriwayatkan dari Said bin al-Musayyib bahwa Abu
Shiddiq ra. -ketika itu masih gadis kecil- dalam Hurairah berkata, ketika kami berada di sisi
hal ini Umar ra. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau
mengirim surat kepada ' Aisyah, namun Ummu bersabda,
Kaltsum berkata, " Aku tidak mau
menikah dengannya!" ‘Aisyah ra. berkata “Sewaktu tidur aku bermimpi seolah-olah aku
padanya, "Apakah engkau meno-lak sedang berada di surga. Kemudian aku melihat
Amirul Mukminin?" Ummu Kaltsum menjawab, seorang wanita sedang berwudhu di sebuah istana
"Ya, sebab hidupnya miskin." (surga), maka aku pun bertanya, ‘Milik siapakah
Akhirnya ‘Aisyah ra. mengirim surat kepada istana ini?’ Wanita-wanita yang ada di sana
Amru bin al-Ash, dan Amru menjawab, ‘Milik Umar.’ Lalu aku teringat dengan
berusaha memalingkan keinginan Umar ra. kecemburuan Umar, aku pun menjauh (tidak
untuk menikahi puteri Abu Bakar ra. memasuki) istana itu.” Umar radhiallahu ‘anhu
dan menyarankan kepadanya agar menikahi menangis dan berkata, “Mana mungkin aku akan
Ummu Kaltsum puteri Ali bin Abi cemburu kepadamu wahai Rasulullah.”
Thalib dari hasil pernikahannya dengan
Fathimah. Amru berkata padanya, Subhanallah! Kala Umar masih hidup di dunia
"Nikahilah puteri Ali dan hubungkan bersama Rasulullah dan para sahabatnya, namun
kekerabatanmu dengan kerabat Rasulullah istana untuknya telah disiapkan di tanah surga.
saw. " Akhirnya Umar ra. meminang Ummu
Kaltsum kepada Ali dan b. Mulianya Islam dengan Perantara
memberikannya mahar sebanyak empat puluh Umar
ribu. Dan dari hasil pernikahan ini
lahirlah Zaid dan Ruqayyah. Dalam sebuah hadisnya Rasulullah pernah
mengabarkan betapa luasnya pengaruh Islam di
masa Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhu. Beliau
bersabda,
2. Gelar Al Faruq
Masuknya Umar bin Khattab ke dalam Islam “Aku bermimpi sedang mengulurkan timba ke
merupakan kekuatan yang sangat besar dan dalam sebuah sumur yang ditarik dengan
berharga bagi dakwah Islam. penggerek. Datanglah Abu Bakar mengambil air
Umar memberikan masukan kepada Nabi dari sumur tersebut satu atau dua timba dan dia
Muhammad Shalaullah Alaihi Wasallam untuk terlihat begitu lemah menarik timba tersebut, -
melakukan syi’ar Islam secara terang-terangan, semoga Allah Ta’ala mengampuninya-. Setelah itu
bukan secara diam-diam seperti yang selama ini datanglah Umar bin al-Khattab mengambil air
dijalankan oleh Nabi Muhammad Shalaullah Alaihi sebanyak-banyaknya. Aku tidak pernah melihat
Wasallam . Sehingga sejak itulah Islam disebarkan seorang pemimpin abqari (pemimpin yang begitu
secara terang-terangan.11 Semenjak Umar masuk kuat) yang begitu gesit, sehingga setiap orang bisa
Islam, Nabi Muhammad Shalaullah Alaihi Wasallam minum sepuasnya dan juga memberikan minuman
memberikan sebutan kepada Umar tersebut untuk onta-onta mereka.”
radhiyallahu‘anhu dengan julukan “al Faaruq” yang
artinya pembeda. Karena dengan Umarlah Allah Abdullah bin Mas’ud mengatakan, “Kami menjadi
membedakan antara yang haq dan yang bathil. kuat setelah Umar memeluk Islam
c. Umar adalah Seorang yang Mendapat kali membuat penanggalan hijriyah,
Ilham mengumpulkan manusia untuk Shalat
Tarawih berjama'ah, orang yang pertama kali
Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, berkeliling di malam hari
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, mengontrol rakyatnya di Madinah, yang pertama
“Sesungguhnya di antara orang-orang sebelum kali membawa tongkat pemukul
kalian terdapat sejumlah manusia yang mendapat untuk memberi pelajaran dan menghukum yang
ilham. Apabila salah seorang umatku salah, yang pertama kali mendera
mendapakannya, maka Umarlah orangnya.” peminum khamr 80 kali cambukan, khalifah yang
melakukan banyak
Zakaria bin Abi Zaidah menambahkan dari Sa’ad penaklukan, yang pertama kali membuat kota-
dari Abi Salamah dari Abu Hurairah, dia berkata, kota, membentuk tentara resmi,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, membuat undang-undang perpajakan, membuat
“Sesungguhnya orang-orang sebelum kalian dari sekretariat, menentukan gaji tetap, menempatkan
Bani Israil ada yang diberikan ilham walaupun para qadhi, membagi-bagi wilayah yang
mereka bukan nabi. Jika salah seorang dari umatku ditaklukkan seperti
mendapatkannya, maka Umarlah orangnya.” as-Sawad, Ahwaaz, wilayah pegunungan, wilayah
Persia dan lain sebagainya.
d. Wibawa Umar Beliau berhasil menaklukan banyak wilayah di
negeri Syam, di antaranya,
Dari Aisyah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam Damaskus, Yordania, Baisan, Thabariyah, al-
bersabda, “Sesungguhnya setan lari ketakutan jika Jabiyah, Ramalah, Asqalan, Gazza,
bertemu Umar.” daerah sawahil (pesisir), al-Quds, Ba'labak, Horns,
Qinsir, Halab, dan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Anthakiyah.
“Umatku yang paling penyayang adalah Abu Bakar Dia juga menaklukkan Mesir, Iskandariyah
dan yang paling tegas dalam menegakkan agama (Alexandria), Tripoli Barat, dan
Allah adalah Umar.” (HR. Tirmidzi dalam al- Burqah.
Manaqib, hadits no. 3791) Adapun daerah Jazirah Eufrat yang ditaklukkannya
adalah, Harran, ar-
Demikianlah di antara keutamaan Umar bin al- Rahaa dan ar-Raqqah, Nasibain, Ra'sul Ain,
Khattab yang secara langsung diucapkan dan Syimsyath, Ain Wardah, Perkampungan
dilegitimasi oleh Nabi Muhammad shallallahu Bakr, Rabi'ah, negeri Mosul dan wilayah-wilayah
‘alaihi wa sallam. Semoga Allah meridhai Umar bin sekitarnya.
al-Khattab. Wilayah Irak dan wilayah timur yang
ditaklukkannya, Qadisiyyah, Sungai
Sair, Sabath, Madain, Nahawand, Hamazan, Ar-Rai,
4. jasa Umar Qumis, Khurasan, Istakhar,
Umar ra. masuk Islam ketika berusia dua puluh Ashbahan, as-Sus, Marwa, Naisaburi, Jurjaan,
tujuh tahun, beliau Adzarbaijan dan Iain-lain. Para
mengikuti perang Badar dan seluruh peperangan tentaranya telah pula menyeberangi sungai Jaihun
yang terjadi setelahnya bersama berulang kali.
Rasulullah saw. Beliau juga pernah diutus untuk
berangkat bersama sebahagian 5. Sang Khalifah Ke tiga
tentara untuk memata-matai dan mencari PENGANGKATAN UMAR RA. MENJADI
informasi tentang musuh, terkadang KHALIFAH
menjadi pemimpin dalam tugas ini.289 Ketika Abu Bakar ash-Shiddiq menderita sakit,
Beliaulah yang pertama kali digelari Amirul Umarlah yang menggatikan
Mukminim. Beliaulah yang pertama
posisinya sebagai imam shalat bagi kaum “Campurkan air pada susu yang mau
muslimin. Sewaktu sakit Abu Bakar ra. kita jual, nak!” kata ibu kepada
sempat mewasiatkan jabatan kekhalifahan puterinya.
kepada Umar bin al-Khaththab ra.dan
yang menuliskan wasiat ini adalah Utsman bin “Bagaimana mungkin aku
Affan. Setelah itu wasiat tersebut mencampurnya dengan air, Bu!
dibacakan di hadapan seluruh kaum muslimin Bukankah Amirul Mukminin telah
dan mereka mengakuinya serta melarang para penjual susu untuk
tunduk dan mematuhi wasiat tersebut. melakukan itu?”

6. Prestasi Khalifah Ke tiga “Penjual-penjual susu yang lain juga


a. Pemberhentian Khalid bin walid mencampur susu mereka dengan air.
b. Blusukan Umar yang berhati lembut Sudahlah, nak, campur saja! Amirul
(anak disapih, musafir lapar, Mukminin pasti tidak tahu apa yang kita
melahirkan, dan gadis tukang susu) lakukan!”

Malam hari… “Bu, jika Amirul Mukminin tidak


mengetahuinya, maka Tuhan Amirul
Kota Madinah terlihat sepi dari lalu Mukminin tentu mengetahuinya…”
lalang orang. Hawa musim dingin yang
menyayat pori-pori kulit membuat Umar bin Khattab tak kuasa menahan
setiap orang enggan untuk keluar air matanya ketika mendengar
rumah. Apalagi sudah lewat tengah ungkapan sang anak kepada ibunya.
malam. Tapi tidak begitu halnya dengan Ungkapan yang sederhana, tapi keluar
khalifah yang pertama kali diberi gelar dari jiwa yang bertakwa, sehingga
‘Amirul Mukminin’ ini. Amanah ummat mengundang air mata orang yang
yang dibebankan diatas pundaknya mendengarnya. Air mata takwa, dari
justru membuat kedua matanya enggan jiwa yang takwa, ketika mendengar
untuk sekedar terpejam di malam hari. ungkapan ketakwaan.
Rakyatku… Rakyatku! Iapun bangkit dan
beranjak keluar menyusuri setiap Umar bin Khattab gembira mendengar
lorong-lorong Madinah, untuk melihat kata-kata itu. Ia bergegas menuju
kondisi rakyatnya. Begitulah kebiasaan masjid untuk melakukan shalat subuh,
unik Khalifah Umar bin Khattab dalam kemudian pulang ke rumah dan
menghabiskan sebagian waktu memanggil salah satu puteranya,
malamnya. ‘Ashim, lalu memintanya untuk
menimba informasi tentang keluarga
Lama ia berjalan ditemani seorang penjual susu tersebut.
pembantunya. Rasa lelah mulai
menggelayuti tubuhnya. Hingga ‘Ashim datang menemui Umar bin
akhirnya ia memutuskan untuk istirahat Khattab, menyampaikan semua
sejenak. Ia bersandar melepas lelah di informasi tentang perempuan penjual
sebuah dinding rumah sederhana di susu dan putrinya. Kemudian Umar
sebuah perkampungan di Madinah. menceritakan percakapan antara
Tiba-tiba ia dikejutkan dengan mereka yang didengarnya tadi pagi
percakapan antara seorang ibu dengan menjelang fajar. Ia menyuruh ‘Ashim
puterinya, pemilik rumah tersebut. untuk menikah dengan puteri penjual
susu itu.
“Pergilah kepadanya dan nikahilah ia, Di masa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam
nak! Aku melihat ia adalah wanita yang beliau pun pernah menginjakkan kaki di tanah para nabi
diberkahi. Mudah-mudahan suatu saat ini. Dalam suatu perjalanan dari Mekah menuju
nanti ia akan melahirkan orang hebat Jerusalem, kemudian dari Jerusalem menuju Sidratul
yang akan memimpin Arab!” Muntaha, perjalanan ini kita kenal dengan peristiwa
Isra’ dan Mi’raj. Jerusalem tidak pernah menjadi bagian
Keduanya pun akhirnya menikah dan dari negeri Islam di masa hidup Nabi Muhammad
dikaruniai anak perempuan yang diberi shallallahu ‘alaihi wa sallam, negeri penuh berkah
nama Laila, atau biasa dipanggil dengan tersebut baru masuk menjadi wilayah Islam pada masa
Ummu ‘Ashim. Mereka mendidik Laila Umar bin Khattab.
dengan baik, dalam suasana keluarga
yang kental dengan nilai-nilai Islam, Memasuki Jerusalem
sampai ia tumbuh menjadi seorang Pada tahun 637 M, pasukan Islam sudah mendekati
gadis yang memahami dan wilayah Jerusalem. Saat itu Jerusalem dibawah
mengamalkan Islam dalam hidupnya. tanggung jawab Uskup Sophronius sebagai perwakilan
Bizantium dan kepala gereja Kristen Jerusalem. Ketika
Laila menikah dengan putera khalifah pasukan Islam di bawah kepemimpinan Khalid bin Walid
Daulah Umawiyah yang keempat, dan Amr bin Ash mengepung kota suci tersebut
namanya Abdul Aziz. Dari Sophronius tetap menolak untuk menyerahkan
perkawinannya itulah lahir seorang Jerusalem kepada umat Islam kecuali jika Khalifah Umar
anak yang nantinya akan memenuhi bin Khattab yang datang langsung menerima
dunia dengan keadilan. Dialah Umar bin penyerahan darinya.
Abdul Aziz.
Masjid Umar bin Khattab yang saat ini terletak
Ini adalah sebuah kisah perjalanan bersebrangan dengan Gereja Makam Suci
sejarah yang panjang tentang seorang
Mendengar kabar tersebut, Umar langsung berangkat
wanita yang memiliki nilai agung, yaitu
dari Madinah menuju Jerusalem. Sang khalifah
muroqobatullah. Yang ada dalam
berangkat dengan hanya berkendara keledai dengan
dirinya hanyalah dia selalu tahu bahwa
ditemani satu orang pengawal. Setibanya di Jerusalem,
Allah selalu mengawasinya. Ini
Umar disambut oleh Sophronius yang benar-benar
merupakan pelajaran sangat mahal
merasa takjub dan kagum dengan sosok pemimpin
yang diberikan oleh Umar bin Abdul
muslim satu ini. Salah seorang yang paling berkuasa di
Aziz sebagai keturunan dari orang-
muka bumi kala itu, hanya menyandang pakaian
orang yang memiliki nilai
sederhana yang tidak jauh berbeda dengan
muroqobatullah.[]
pengawalnya.
c. Pembebasan Jerusalem di Masa Umar Umar diajak mengelilingi Jerusalem, termasuk
bin Khattab mengunjungi Gereja Makam Suci (menurut keyakinan
Kristen, Nabi Isa dimakamkan di gereja ini). Ketika
Jerusalem adalah kota suci bagi tiga agama besar di
waktu shalat tiba, Sophronius mempersilahkan Umar
dunia –Islam, Yahudi, dan Kristen-. Karena latar
untuk shalat di gereja namun Umar menolaknya. Umar
belakang sejrah yang panjang, ratusan atau mungkin
khawatir kalau seandainya ia shalat di gereja tersebut,
ribuan tahun, kota ini memiliki beberapa nama
nanti umat Islam akan merubah gereja ini menjadi
Jerusalem, al-Quds, Yerushaláyim, Aelia (Umar bin
masjid dengan dalih Umar pernah shalat disitu sehingga
Khattba menyebut dengan nama ini dalam surat
menzalimi hak umat Nasrani. Umar shlat di luar gereja,
perjanjiannya), dll. semua nama tersebut mencirikan
lalu tempat Umar shalat itu dibangun Masjid Umar bin
karakter dan warisan yang beragam. Kota ini juga
Khattab.
merupakan tempat tinggal beberapa nabi, seperti: dari
Nabi Sulaiman dan Nabi Daud hingga Nabi Isa
‘alahimussalam.
Perjanjian Umar bin Khattab terjadi ketika Jerusalem yang dikuasai umat Islam
ditaklukkan pasukan salib pada tahun 1099 M.
Sebagaimana kebiasaan umat Islam ketika menaklukkan
suatu daerah, mereka membuat perjanjian tertulis Perjanjian yang dilakukan oleh Umar membebaskan
dengan penduduk setempat yang mengatur hak dan penduduk Jerusalem beribadah sesuai dengan
kewajiban antara umat Islam Jerusalem dan penduduk keyakinan mereka adalah pakta pertama dan sangat
non-Islam. Perjanjian ini ditandatangani oleh Umar bin berpengaruh dalam hal menjamin kebebasan
Khattab, Uskup Sophronius, dan beberapa panglima melaksanakan ibadah sesuai keyakinan. Meskipun ada
perang Islam. Teks perjanjian tersebut adalah sebagai klausul dalam perjanjian yang mengusir Yahudi dari
berikut: Jerusalem, klausul ini masih diperdebatkan
(keshahihannya). Karena salah seorang pemandu Umar
Bismillahirrahmanirrahim. di Jerusalem adalah seorang Yahudi yang bernama Kaab
Ini adalah jaminan keamanan dari hamba Allah, Umar, al-Ahbar, Umar juga mengizinkan orang-orang Yahudi
amirul mukminin, kepada penduduk Jerusalem. Umar untuk beribadah di reruntuhan Kuil Sulaiman dan
memberikan jaminan terhadap jiwa mereka, harta, Tembok Ratapan, padahal sebelumnya Bizantium
gereja-gereja, salib-salib, orang-orang yang lemah, dan melarang orang-orang Yahudi melakukan ritual
mereka tidak dipakasa meninggalkan agama mereka. tersebut. Oleh karena itulah, klausul yang melarang
Tidak ada seorang pun diantara mereka yang merasa orang Yahudi ini masih diperdebatkan.
terancam dan diusir dari Jerusalem. Dan orang-orang Perjanjian tersebut menjadi acuan dalam hubungan
Yahudi tidak akan tinggal bersama mereka di Jerusalem. umat Islam dan Kristren di seluruh bekas wilayah
(Ini adalah permintaan penduduk Jerusalem, karena Bizantium. Orang-orang Kristen di wilayah Bizantium
penduduk Jerusalem sangat membenci orang-orang akan dilindungi hak-hak mereka dalam segala kondisi
Yahudi. Orang-orang Yahudi membunuhi tawanan dan orang-orang yang memaksa mereka untuk
Nasrani di wilayah Persia. Sampai ada riwayat yang
mengubah keyakinan menjadi Islam atau selainnya akan
menyebutkan, Umar menjamin tidak ada Yahudi yang dikenakan sangsi.
lewat dan bermalam di Jerusalem).
Menata Kembali Jerusalem
Penduduk Jerusalem diwajibkan membayar pajak
sebagaimana penduduk kota-kota lainnya, mereka juga Setelah Jerusalem dikuasai oleh umat Islam, Khalifah
harus mengeluarkan orang-orang Bizantium, dan para Umar bin Khattab segera menata kembali kota suci ini
perampok. Orang-orang Jerusalem yang tetap ingin dan menjadikannya kota penting bagi umat Islam. Umar
tinggal di wilayah Bizantium, mereka boleh membawa memerintahkan agar area Kuil Sulaiman –area tempat
barang-barang dan salib-salib mereka. Mereka dijamin Nabi berangkat menuju sidratul muntaha- dibersihkan
aman sampai mereka tiba di wilayah Bizantium. Setelah dari sampah-sampah yang dibuang orang-orang Kristen
itu mereka pun masih diperbolehkan kembali lagi ke untuk menghina orang Yahudi. Bersama para
Jerusalem jika ingin berkumpul dengan keluarga tentaranya dan dibantu beberapa orang Yahudi, Umar
mereka, namun mereka wajib membayar pajak membersihkan wilayah tersebut kemudian merenovasi
sebagaimana penduduk lainnya. komplek Masjid al-Aqsha.al haram al sharif of jerusalem

Apabila mereka membayar pajak sesuai dengan Selanjutnya, di masa pemerintahan Umar dan masa
kewajiban, maka persyaratan yang tercantum dalam kekhalifahan Bani Umayyah Jerusalem menjadi kota
surat ini adalah di bawah perjanjian Allah, Rasul-Nya, pusat ziarah keagamaan dan perdagangan. Pada tahun
Khalifah, dan umat Islam. (Tarikh at-Thabari). 691 M, Dome of Rock (Qubatu Shakhrah) dibangun di
komplek tersebut untuk melengkapi pembangunan al-
Pada waktu itu, apa yang dilakukan Umar bin Khattab haram asy-syarif. Lalu menyusul dibangun masjid-masjid
adalah langkah yang benar-benar maju dalam masalah lainnya dan institusi-instusi publik di penjuru kota suci
pakta (perjanjian). Sebagai perbandingan, 23 tahun ini.
sebelum Jerusalem ditaklukkan umat Islam, wilayah
Bizantium ini pernah ditaklukkan oleh Persia saat itu Penaklukkan Jerusalem pada masa pemerintahan Umar
Persia memerintahkan melakukan pembantaian bin Khattab di tahun 637 M benar-benar peristiwa yang
terhadap masayarakat sipil Jerusalem. Kejadian serupa sangat penting dalam sejarah Islam. Selama 462 tahun
ke depan wilayah ini terus menjadi daerah kekuasaan untuk mencatat para prajurit dan mengatur secara
Islam dengan jaminan keamanan memeluk agama dan tertib gaji tetap mereka. Umar
perlindungan terhadap kelompok minoritas
berdasarkan pakta yang dibuat Umar ketika juga mengikutsertakan dokter, penerjemah, dan
menaklukkan kota tersebut. Bahkan pada tahun 2012, penasihat yang khusus menyertai pasukan.32
ketika konflik Palestina kian memuncak, banyak umat 3. Meningkatkan administrasi negara
Islam, Yahudi, dan Kristen menuntut diberlakukannya
kembali pakta tersebut dan membuat poin-poin Prestasi dalam bidang administrasi negara pada masa
perdamaian yang merujuk pada pakta itu untuk sebagai Khalifah Umar bisa dilihat dari
solusi konflik antara umat bergama di sana.
terbentuknya beberapa departemen-departemen
pemerintahan dan beberapa upaya yang

Sumber: Lostislamichistory.com dan islamstory.com bertujuan meningkatkan kinerja pemerintahan.

a. Departemen logistik, yang bertugas mengatur


perbekalan untuk prajurit

b. Pemisahan Yudikatif dengan legislatif dan eksekutif


Prestasi II dengan mendirikan lembagalembaga
1. Perluasan wilayah peradilan di daerah-daerah
Dalam masa kepemimpinan sepuluh tahun Umar c. Pembentukan jawatan kepolisian dan jawatan
radhiyallahu‘anhu itulah penaklukanpenaklukan pekerjaan umum untuk menjaga
penting dilakukan orang Arab. Tak lama sesudah Umar keamanan dan ketertiban umum.
radhiyallahu‘anhuma
d. Pembentukan dua lembaga penasehat, yaitu yang
memegang tampuk kekuasaan sebagai khalifah, pada membahas masalah umum dan
tahun 14 H Damaskus berhasil dikuasai
khusus.
sebagian dengan perjanjian dan kekuatan, Homs dan
Balbalak dikuasai dengan perjanjian, serta e. Wilayah Negara dibagi menjadi 8 propinsi: Makkah,
Madinah, Syiria, Jazirah, basrah,
Basrah dan Ubullah dapat dikuasai dengan kekuatan.
Kufah, palestian, dan Mesir. Masing-masing propinsi
dipimpin oleh amir.33
2. Bidang Kemiliteran f. Mewajibkan para pekerja dan pejabat untuk
Umar bin Khattab dicatat sejarah sebagai orang yang melaporkan harta benda. Tindakan ini
pertama kali mendirikan kampkamp adalah sebagai bentuk pengawasan Umar terhadap
militer yang permanen. Umar mendirikan pos militer di pegawainya.
daerah perbatasan. Umar juga g. Mengadakan administrasi pengukuran tanah dan
mengatur berapa lama seorang suami diperbolehkan membatasi jaraknya h. Membuat sebuah rumah untuk
pergi berjihad meninggalkan isterinya, yaitu tamu guna menyambut para utusan

tidak melebihi 4 bulan. Umar juga orang yang pertama i. Membuat tempat peristirahatan di antara negeri-
kali memerintahkan panglima perang negeri di jalan-jalan34

untuk menyerahkan laporan secara terperinci mengenai 4. Bidang Ekonomi


keadaan prajurit. Umar juga membuat buku khusus a. Pendirian Baitul Mal (Bait al-Mal) untuk pengelolaan
keuangan negara
b. Membuat pecahan uang dirham dan menentukan pra-Islam di Mekkah. Perdagangan menempati posisi
timbangannya utama dan merupakan satu-satunya

c. Menentukan nafkah anak jalanan yang diambil dari tumpuan kehidupan kota. Al-Quran bukan hanya
Bait al-Mal menunjukkan perhatian yang sungguh-sungguh

d.Kewajiban membayar Jizyah atas Ahlul Kitab sesuai kepada perdagangan, tetapi juga memberikan istilah-
dengan kemampuan pendapatan pribadinya. istilah dagang untuk mengungkapkan

Akan tetapi bagi Ahlul Kitab yang fakir dan lemah, kembali gagasan keagamaan dibidang ini. Islam
kewajiban itu digugurkan. mengakui empat jenis kontrak dagang:

e. Membolehkan pemberian hutang dari Bait al-Mal 1. Muqo’idah,perdagangan dengan cara tukar-menukar
kepada siapa sajasebagai modal barang (barter)

berdagang 2. Sarf,saling memberi

f. Membasmi penimbun makanan. 3. Salam, harga disetujui sebelumnya dan barang


diantar kemudian
g. Orang yang pertama kali meletakkan dasar-dasar
hisbah, yaitu pengawasan 4. Bay Mutlaq, Transaksi Kontan37

terhadap perekonomian, dan pengendalian moral dan Perdagangan yang syah diperkenankan demi
pasar. kepentingan, perdagangan yang jujur bagi

5. Prestasi-prestasi lainnya orang yang berhaji, karena perdagangan yang benar dan
jujur merupakan pelayanan bagi masyarakat, dan
Beberapa prestasi lainnya pada masa Umar bin Khattab karenanya merupakan kegiatan dalam rangka
adalah: pengabdian kepada Allah. Dan
a. Dimulainya penanggalan Hijriyah. Umar mendasarkan dalam hal ini, gangguan apapun dalam perdagangan
alasannya untuk memilih hijrah yang bebas tidak diizinkan.
Nabi Muhammad Shalaulah Alaihi Wa sallam sebagai Nyatanya, semua tindakan yang mungkin merugikan
awal penanggalan dalam Hijriyah perdagangan telah diberantas.
adalah karena hijrah Nabi Muhammad Shalaulah Alaihi Bahkan Umar mengurangi beban pajak terhadap
Wa sallam merupakan beberapa barang, misalnya pajak perdagangan
permulaan pendirian Negara Islam. nabati dan kurma orang Syiria sebesar 50%. Hal itu
b. Mengadakan muktamar tahunan untuk bagi para dilakukan Umar untuk memperlancar arus
panglima dan para pemimpin untuk masuk barang pangan ke kota-kota (ibu kota).38
mengintrospeksi mereka dan mendengarkan pendapat Berbagai jenis batu delima (ruby), batu nilam, mutiara,
mereka. kristal/kaca dari Sanbawach,
c. Perluasan Masjid Nabawi sedangkan timah dari Kala, kayu panjang, kayu sapan,
d. Orang yang pertama mengumpulkan orang-orang wazi atau tari sejenis anggur yang
untuk melaksanakan Shalat Tarawih. disuling dari pohon palem dari daerah selatan, serta
B. Perdagangan Pada Masa Umar Bin Khattab kostus (qist), kayu-kayu harum yang

Hukum dan perniagaan telah mengalami perkembangan digunakan untuk bahan obat-obatan, willowsemacam
yang sangat pesat sejak periode pohon, dan bambu berasal dari Sind
dikirim ke Arab. Komoditas yang paling dikenal dari yang diterima oleh publik menunjukkan penggunaan
India yaitu kain sindhi, babon sidhi, pala sebagaialat pembayaran di periode awal

atau falaj(dari bahan ini dihasilkan jenis bukha’i Arab Islam. Metode lainnya yang dilakukan dalam melakukan
yang terkenal) dari Sind kayu gaharu india transaksi di Arabia. Yang juga diterima

dari fandal, tombak dan tongkat barochi dari bharoce, oleh Islam dengan beberapa modifikasi adalah
sepatu dan kelapa dari khambait.39 pembelian utang seorang atau obligasi oleh pihak

Hal yang terpenting lainnya pada masa khalifah Umar lainnya. Pada transaksi ini, biasanya surat utang
bin Khattab adalah menggunakan dipertukarkan.

alat pembayaran selain dinar dan dirham, alat 7. Wafatnya Umar


pembayaran yang digunakan pada periode Islam Doa Umar

adalah kredit. Ekspansi perdagangan di Arabia yang Dari Said bin al-Musayyib rahimahullah: Seusai
sudah berlangsung berabad-abad lamanya dari Mina, Umar berada di suatu tempat lapang
bahkan sebelum munculnya Islam menuntut berkrikil. Di sana, ia taburkan pasir dan kerikil
penggunaan kredit. Selain memiliki kelebihan yang kecil ke kepalanya. Ia bentangkan kain lalu
berbaring di atasnya. Kemudian mengangkat
dimiliki dirham dan dinar sebagai alat pembayaran, tangan ke langit sambil berucap, “Ya Allah,
kredit memiliki keuntungan lainnya. usiaku telah lanjut. Kekuatanku telah berganti
lemah. Sementara kekuasaanku (tanggung
Misalnya, untuk melakukan transaksi yang nilainya
jawabku) kian luas. Cabutlah nyawaku tanpa
cukup tinggi tentu dibutuhkan koinkoin
disia-siakan”. Kemudian ia kembali ke Madinah
itu mengurangi daya tariknya sebagai media (Tarikh al-Madinah oleh Ibnu Syibh. Sanadnya
pertukaran. Biasanya para pedagang yang shahih sampai kepada Said bin al-Musayyib,
3/872).
berpengalaman dan bereputasi tinggi. Akan
menggunakan surat wesel dagang dan utang dalam Peristiwa ini terjadi pada bulan Dzul Hijjah
tahun 23 H. Ibadah haji terakhir yang
transaksi bisnisnya. Meningkatnya perdagangan antara
dilaksanakan oleh Umar.
syam dan yaman yang berlangsung paling

tidak dua kali dalam setahun sebelum masa nabi Dari Zaid bin Aslam, dari ayahnya, Umar bin al-
dimulai, menciptakan kemungkinan untuk Khattab radhiallahu ‘anhu pernah berdoa,

menerbitkan dan menerima wesel tagih, cek, atau surat ‫م‬ ‫ا‬ ‫دة ارز‬ ‫ك‬ ،‫ل‬ ‫وا‬ ‫و‬
utang di antara pedagang-pedagang ‫د‬ ‫ك‬

Quraisy dan Yaman.40


“ Ya Allah karuniakanlah aku syahid di jalanmu.
Surat-surat utang ini umum digunakan. Bahkan pada Dan wafatkanlah aku di negeri nabimu
masa kekhalifahan Umar bin (Madinah).”

Khattab diterbitkan surat pembayaran cek dan Dalam riwayat lain,


penggunaanya diterima oleh masyarakat. Menurut
‫م‬ ‫ً ا‬ ‫ك‬ ‫وو ة‬ ‫د‬ ‫ك‬
Al-Yaqubi Umar mengintruksikan untuk mengimpor
sejumlah barang dagangan dari Mesir ke
“Ya Allah, aku meminta terbunuh di jalan-Mu
Madinah. Karena barang yang di imporjumlahnnya dan wafat di negeri nabi-Mu.” (ath-Thabaqat
cukup besar. Penggunaan cek oleh Umar oleh Ibnu Saad, 3/331. Sanadnya hasan).
Permintaan syahid berbeda dengan meminta Kebijakan ini untuk menjaga stabilitas di
disegerakan mati. Syaikh Ibnul Mibrad Yusuf bin Madinah. Keputusan yang menunjukkan betapa
al-Hasan bin Abdul Hadi rahimahullah visioner dan kuatnya analisa Umar.
mengatakan, “Jika ditanya apa beda meminta
syahid dengan meminta kematian. Meminta Menurut Umar, mereka adalah orang-orang
kematian adalah meminta agar disegerakan yang kalah. Mereka memiliki hasad dan
wafat dari waktu semestinya. Sedangkan berpotensi bertindak ofensif. Umar khawatir
meminta syahid adalah meminta saat ajal mereka meramu sebuah strategi merusak
datang diwafatkan dalam keadaan syahid. Ini
bukan meminta disegerakan mati. Tapi
meminta keadaan yang utama saat kematian itu
sahabat Nabi ‫ﷺ‬
stabilitas Daulah Islam. Namun sebagian
sangat membutuhkan jasa
para budak ini untuk membantu mereka
datang.” (Mahadh ash-Shawab fi Fadhail Amirul
bekerja. Di antara mereka ada yang mengajukan
Mukminin Umar bin al-Khattab, 3/791).
perizinan tinggal untuk budak-budak itu.
Dengan berat hati, Umar pun mengizinkannya
Khotbah Terakhir
(al-Khulafa ar-Rasyidin oleh Khalidi, Hal. 83).

Abdurrahman bin Auf radhiallahu ‘anhu


Budak Itu Membunuh Khalifah
meriwayatkan sebagian ucapan Umar bin al-
Khattab radhiallahu ‘anhu pada khotbah Jumat
Amr bin Maimun bercerita tentang peristiwa
tanggal 21 Dzul Hijjah 23 H. Dan inilah khotbah
pembunuhan Umar:
terakhirnya. Umar mengatakan, “Aku melihat
dalam mimpiku, menurutku mimpi itu adalah
Pada suatu subuh, hari dimana Umar mendapat
tanda datangnya ajalku. Kulihat seekor ayam
musibah, aku berada di shaf (menunggu
jantan mematukku dua kali. Lalu sebagian orang
datangnya shalat subuh). Antara aku dan Umar,
memintaku untuk menunjuk seorang khalifah
hanya ada Abdullah bin Abbas. Apabila lewat
pengganti. (ingatlah) Allah tidak akan
antara dua barisan shaf, Umar berkata,
menelantarkan agama-Nya, khalifah-Nya, dan
“Luruskanlah shaf”.
syariat nabi-Nya. Apabila aku meninggal, maka

orang, yang saat Rasulullah ‫ﷺ‬


urusan khilafah dimusyawarahkan oleh enam
wafat, beliau
ridha kepada mereka.” (al-Mausu’ah al-
Ketika dia sudah tidak melihat lagi celah-celah
dalam shaf, ia maju lalu bertakbir. Saat itu,
sepertinya Umar membaca surat Yusuf atau An-
Haditsiyah Musnad al-Imam Ahmad, No. 89. Nahl atau seperti surat itu pada rakaat pertama.
Sanadnya shahih). (Karena panjangnya) memungkinkan semua
orang bergabung dalam shalat. Ketika aku tidak
Maksud Umar, ketika dia meninggal. Enam mendengar sesuatu darinya, tiba-tiba kudengar

‫ﷺ‬
orang tokoh sahabat yang diridhai Rasulullah
, bermusyawarah menunjuk siapa yang
layak memegang amanah khilafah.
ia berteriak dengan ucapan takbir, lalu berkata,
“Ada orang yang telah membunuhku, atau
katanya, “Seekor anjing telah menerkamku”.
Rupanya ada seorang yang menikamnya dengan
sebilah pisau bermata dua. Penikam itu
melewati orang-orang di sebelah kanan atau
kirinya sambil mengayun-ayun tikamnya.
Tawanan Dilarang Tinggal di Madinah
Akibatnya, tiga belas orang terluka. Tujuh
diantaranya meninggal dunia. Melihat kejadian
Umar bin al-Khattab pernah menetepakan
itu, seseorang dari kaum muslimin
sebuah kebijakan strategis untuk Madinah. Ia
melemparkan mantelnya dan tepat mengenai si
melarang tawanan masuk ke ibu kota Daulah
pembunuh. Sadar bahwa ia pasti tertangkap
Khilafah. Tawanan dan budak dari Majusi, Irak,
(tak lagi bisa menghindar), si pembunuh itu pun
Persia, Nasrani Syam dilarang tinggal di
bunuh diri.
Madinah. Kecuali jika mereka memeluk Islam.
Umar memegang tangan Abdur Rahman bin Kemudian Umar disuguhi minuman nabidz (sari
Auf, lalu menariknya ke depan. Siapa saja yang kurma), dia pun meminumnya. Namun sari
berada di dekat Umar pasti meilihat apa yang kurma itu keluar lewat perutnya. Kemudian
aku lihat. Sementara orang-orang yang berada diberi susu, dia meminumnya lagi. Namun susu
di sudut-sudut masjid, mereka tidak itu keluar melalui lukanya. Akhirnya orang-
mengetahui peristiwa yang terjadi. Mereka orang menyadari bahwa Umar akan wafat.
hanya kehilangan suara Umar. Mereka berseru,
“Subhanallah, Subhanallah (maha suci Allah).” Kami masuk menjenguknya, lalu orang-orang
Abdurrahman melanjutkan shalat jamaah berdatangan dan memujinya. Umar berkata
dengan shalat yang pendek. kepada anaknya, Abdullah bin Umar, “Wahai
Abdullah bin Umar, periksalah, apakah aku
Seusai shalat, Umar bertanya, “Wahai Ibnu masih memiliki hutang”. Kemudian diperiksa
Abbas, lihat siapa yang menikamku.” Ibnu oleh anaknya, ternyata Umar masih memiliki
Abbas berkeliling sesaat lalu kembali, hutang sebesar 86 ribu atau sekitar itu.
“Budaknya Mughirah”, jawab Ibnu Abbas.
Umar mengatakan, “Jika harta keluarga Umar
Umar bertanya, “Pembuat gilingan itu? (Umar mencukupi bayarlah hutang itu dengan harta
berisyarat kepada Abu Lu’lu’ah Fayruz, mereka. Namun apabila tidak mencukupi,
budaknya Mughirah bin Syu’bah)”. “Ya, benar”, mintalah kepada Bani Adi bin Ka’ab (kabilah
jawab Ibnu Abbas. Umar). Jika harta mereka juga belum cukup,
mintalah kepada masyarakat Quraisy. Jangan
Tempat yang dipugar orang-orang Syiah dan kesampingkan mereka dengan meminta kepada
diklaim sebagai makam Abu Lu'lu'ah, yang nama selain mereka. Lalu lunasilah hutangku dengan
aslinya Fayruz. Terletak di Kota Kashan, Iran. harta-harta itu.
Tempat yang dipugar orang-orang Syiah dan
diklaim sebagai makam Abu Lu’lu’ah, yang Setelah itu, temuilah Aisyah, ummul mukminin.
nama aslinya Fayruz. Katakan, ‘Umar memberikan salam untukmu’.
Terletak di Kota Kashan, Iran. Jangan sebut amirul mukminin. Karena aku
Kemudian Umar menanggapi, “Semoga Allah bukan lagi amirul mukminin sejak hari ini.
membinasakannya, sungguh aku telah Katakan Umar bin al-Khattab meminta izin
memerintahkan dia berbuat ma’ruf (kebaikan). padanya untuk tinggal bersama kedua
Segala puji bagi Allah yang tidak menjadikan sahabatnya.
kematianku di tangan orang yang mengaku
beragama Islam. Sungguh dahulu kamu dan Abdullah bin Umar pun menyampaikan pesan
bapakmu suka bila orang kafir non Arab banyak sang ayah. Ia mengucapkan salam pada ummul
berkeliaran di Madinah.” Abbas adalah orang mukminin, Aisyah, dan meminta izin masuk.
yang paling banyak memiliki budak. Ternyata Abdullah bin Umar melihat Aisyah
sedang menangis. Lalu ia berkata, “Umar bin al-
Ibnu Abbas berkata, “Jika Anda menghendaki, Khattab menitipkan salam untuk Anda dan
aku akan lakukan apapun. Maksudku, jika kamu
menghendaki kami akan membunuhnya.” kedua shahabatnya (Rasulullah
Bakar radiyallahu ‘anhu).”
‫ﷺ‬
meminta izin agar boleh dikuburkan di samping
dan Abu

Umar berkata, “Kamu salah, (mana boleh kalian


membunuhnya) mereka telah berbicara dengan
bahasa kalian, shalat menghadap kiblat kalian,
“Sebenarnya aku juga menginginkan hal itu
untukku, namun hari ini aku tidak
dan naik haji seperti haji kalian.” Kemudian
mementingkan diriku,” ucap Aisyah. Mendengar
Umar dibawa ke rumahnya dan kami pun ikut
penerimaan Aisyah, Abdullah bin Umar segera
menyertainya.
mengabarkan kepada ayahnya yang sedang Umar menanggapinya dengan mengatakan,
kritis. ‘Bertakwalah kepada Allah. Berbuat baiklah
(ma’ruf) kepada tuanmu’. Dihadapan Abu
Ada yang mengatakan, “Ini Abdullah bin Umar Lu’lu’ah, Umar berbicara demikian untuk
sudah tiba”. Umar beranjak ingin segera menenangkannya. Tapi ia juga berencana
menerima kabar. Ia berkata, “Angkat aku”. Lalu berbicara dengan Mughirah agar memberi
ada seseorang datang menopangnya. Umar keringanan untuk Abu Lu’lu’ah. Namun si budak
bertanya, “Berita apa yang kau bawa?” Ibnu tidak menerima masukan Umar. Ia marah. Ia
Umar menjawab, “Berita yang Anda sukai, bergumam, ‘Keadilannya untuk semua orang
wahai amirul mukminin. Aisyah telah kecuali aku!’ Ia pun berazam untuk membunuh
mengizinkan Anda”. Umar.

“Alhamdulillah, tak ada satu pun yang lebih Sejak itu, ia membuat khanjar (belati Arab) yang
penting bagiku selain itu. Jika aku telah memiliki dua mata. Lalu ia asah tajam-tajam.
meninggal, bawalah aku ke sana dan ucapkan Setelah itu ia temui Hurmuzan (pembesar
salam. Katakan Umar bin al-Khattab meminta Persia) dan berakta, ‘Apa pendapatmu tentang
izin. Kalau dia mengizinkan, maka masukkanlah ini?’ Hurmuzan mengomentari, ‘Menurutku,
aku. Namun apabila dia menolakku, tidak seorang pun yang kau pukul dengan
makamkanlah aku di pekuburan kaum benda itu kecuali membunuhnya’.
muslimin,” kata Umar.
Kemudian Abu Lu’lu’ah mengawasi Umar. Ia
Amr bin Maimun mengatakan, “Keitka Umar mendekat hingga berada di belakang Umar saat
wafat, kami pun berjalan menuju ke sana. shalat. Umar biasa mengatakan ‘luruskan shaf
Abdullah bin Umar mengucapkan salam. Ia kalian’ apabila shalat hendak ditegakkan. Ketika
berkata, ‘Umar bin al-Khattab meminta izin’. Umar mengucapkan takbir, Abu Lu’lu’ah
‘Masukkan dia,’ jawab Aisyah. Jasad Umar pun menghujamkan (khanjar) di ketiak Umar.
dibawa masuk. Kemudian ia dimakamkan Kemudian lagi, di pinggangnya. Umar pun

‫ﷺ‬
bersama dua orang sahabatnya, (Rasulullah
dan Abu Bakar) (Riwayat al-Bukhari dalam
Kitab Fadhl ash-Shahabah, No.3700).
terjatuh.”

Amr bin Maimun mengatakan, “Saat ditikam itu


aku mendengar Umar membaca:

Dalam riwayat lain, Ibnu Abbas radhiallahu


‫' أَ ْ ُر َو َ! َن‬
ِ & ‫َ ْ(دُورً ا َ دَ رً ا‬
‘anhuma mengisahkan, “Umar ditikam di pagi
hari. Yang menikamnya adalah Abu Lu’lu’ah,
budak dari Mughirah bin Syu’bah radhiallahu
“Dan adalah ketetapan Allah itu suatu
ketetapan yang pasti berlaku.” (QS:Al-Ahzab |
‘anhu. Abu Lu’lu’ah adalah seorang majusi.”
Ayat: 38) (Shahih at-Tautsiq fi Sirati wa Hayati
al-Faruq, Hal: 369-370).
Abu Rafi’ radhiallahu ‘anhu mengatakan, “Abu
Lu’lu’ah adalah budak milik Mughirah bin
Setelah ditikam, tiga hari kemudian Umar bin al-
Syu’bah. Ia bekerja membuat penggilingan yang
Khattab wafat.
dijalankan dengan tangan. Sebagai tuannya,
Mughirah menetapkan mengambil uang
Di tulisan berikutnya, insya Allah akan
sebanyak 4 dirham darinya. Lalu Abu Lu’lu’ah
dicuplikkan saat-saat akhir kehidupan Umar.
mengadukan hal ini kepada Umar, ‘Wahai
Usia dan tanggal wafatnya. Prosesi pemandian
amirul mukminin, sungguh Mughirah
dan shalat jenazahnya. Siapa saja yang
memberatkanku. Bicaralah kepadanya agar
menyalatkannya. Pemakamannya. Hingga
memberi keringanan untukku’.
pelajaran yang dapat dipetik dari peristiwa
wafatnya. Insya Allah…
Ibnu Saad mengatakan, “Ali bin al-Husein
Sumber: Tulisan Ali ash-Shalabi yang berjudul bertanya kepada Said bin al-Musayyib, ‘Siapa
Istisyhad Umar bin al-Khattab radhiallahu ‘anhu. yang menjadi imam shalat jenazah Umar?’
“Shuhaib bin Sinan,” jawab Said. “Dengan
Tanggal Wafat berapa takbir?” Ali bin al-Husein kembali
bertanya. “Empat,” jawab Said. “Dimana dia
Imam adz-Dzahabi rahimahullah mengatakan, dishalatkan?” tanya Ali lagi. “Antara kubur Nabi
“Umar syahid pada hari Rabu, saat bulan Dzul dan mimbar beliau,” jawab Said.
Hijjah tersisa 4 atau 3 hari saja. Tahun 23 H.
Saat itu umurnya 63 tahun. Kekhilafahannya Kemudian Said bin al-Musayyib menjelaskan
berlangsung selama 10 tahun, 6 bulan, dan mengapa yang dipilih menjadi imam adalah
beberapa hari. Shuhaib bin Sinan. Bukan enam orang sahabat
yang utama yang ada saat itu. “Kaum muslimin
Termaktub dalam Tarikh Abi Zur’ah, dari Jarir memandang, apabila Shuhaib menjadi imam
bin Abdillah al-Bajaly, ia mengatakan, “Aku dalam shalat wajib atas perintah Umar, tentu

‘Rasulullah ‫ﷺ‬
pernah bersama Muawiyah. Ia berkata,
wafat pada usia 63 tahun. Abu
Bakar wafat juga di usia 63 tahun. Dan Umar
dia layak dikedepankan menjadi imam shalat
jenazahnya. Umar tidak melebihkan salah
seorang dari enam sahabat yang ditunjuk untuk
bermusyawarah dalam permasalahan khilafah.
syahid juga di usia 63 tahun.” (Riwayat Muslim
Sehingga orang-orang tidak menyangka, ia
dalam Fadhail ash-Shahabah, No. 2352).
mengutamakan salah satunya.” jelas Said bin al-
Musayyib (ath-Thabaqat, 3/366).
Prosesi Pemandian Jenazah

Shuhaib ditunjuk menjadi imam shalat


Dari Abdullah bin Umar radhiallahu ‘anhuma,
menggantikan Umar, 3 hari menjelang
“Ia dimandikan dan dikafani. Kemudian
wafatnya. Ia dipilih menjadi imam, bukan salah
dishalatkan. Dan ia wafat dalam keadaan
satu dari enam orang ahli syura, agar orang-
syahid.” (ath-Thabaqat, 3/366. Sanadnya
orang tidak langsung menunjuk salah satu
shahih).
darimenjadi khalifah tanpa musyawarah. Enam
orang tersebut adalah: Utsman bin Affan, Ali bin
Para ulama berbeda pendapat tentang
Abi Thalib, Abdurrahman bin Auf, Saad bin Abi
seseorang yang dibunuh secara zalim. Apakah
Waqqash, az-Zubair bin al-Awwam, dan Thalhah
statusnya seperti seorang yang syahid (di
bin Ubaidillah radhiallahu ‘anhum.
medan perang), dimandikan atau tidak. Yang

‫ﷺ‬
berpendapat dimandikan, mereka berdalil
Ada satu orang sahabat lagi yang termasuk
dengan dimandikannya Umar bin al-Khattab ini.
Pendapat kedua: tidak dimandikan dan orang yang diridhai oleh Rasulullah . Ia juga
dishalatkan. Mereka juga berdalil dengan kisah termasuk 10 orang yang dijamin surga. Namun
Umar. Umar masih hidup beberapa hari setelah tidak disertakan Umar dalam musyawarah.
ditikam. Masih diberi makan dan minum. Dialah Said bin Zaid radhiallahu ‘anhu.
Berbeda halnya dengan orang-orang yang mati Barangkali Umar khawatir, Said akan ditunjuk
syahid dalam peperangan (al-Inshaf oleh al- sebagai penggantinya karena kedekatan
Murdawai, 2/503 dan Mahadh ash-Shawab, hubungan keluarga. Said bin Zaid adalah adik
3/844/845). ipar Umar bin al-Khattab.

Shalat Jenazah Prosesi Pemakaman

Imam adz-Dzhabai mengatakan, “Shuhaib bin Adz-Dzhabi mengatakan, “Umar dimakamkan di


Sinan menjadi imam shalat jenazah Umar”. kamar Nabi”.
Ibnul Jauzi menyebutkan riwayat dari Jabir. mendoakan dan menyalatkannya. Sebelum
Jabir mengatakan, “Utsman, Said bin Zaid, jasadnya dibopong -saat itu aku berada di
Shuhaib, dan Abdullah bin Umar adalah orang- antara mereka-, ada seseorang yang memegang
orang yang turun memasukkan Umar ke liang pundakku. Ternyata Ali bin Abi Thalib. Ia
makamnya.” bersedih dengan meninggalnya Umar. Ia
mengatakan, “Tak ada seorang pun yang aku
Pada tahun 88-91 H, di zaman pemerintahan al- ingin berjumpa dengan Allah, memiliki amalan
Walid bin Abdul Malik, Masjid Nabawi seperti yang telah ia perbuat, kecuali engkau
mengalami perluasan. Dan rumah Aisyah (wahai Umar). Aku percaya, Allah akan
dimasukkan dalam pelebaran. Ada suatu mengumpulkanmu bersama dua orang

Rasulullah ‫ﷺ‬
kejadian yang menunjukkan benarnya sabda
bahwa jasad orang yang syahid ‫ﷺ‬
sahabatmu. Karena aku sering mendengar Nabi
mengatakan, ‘Aku pergi bersama Abu

“Ketika tanah kubur (kubur Nabi ‫ﷺ‬


tidak hancur. Dari Hisyam bin Aurah, ia berkata,
, Abu
Bakar, dan Umar radhiallahu ‘anhuma) runtuh
Bakar dan Umar. Aku masuk bersama Abu Bakar
dan Umar. Dan Aku keluar bersama Abu Bakar
dan Umar’(Riwayat al-Bukhari dalam Kitab
Fadhail ash-Shahabah No. 3482).

‫ﷺ‬
karena pemugaran di zaman pemerintahan al-
Walid bin Abdul Malik. Tampaklah satu kaki.

‫ﷺ‬
Orang-orang pun merasa takut. Mereka Inilah persahabatan sejati. Rasulullah , Abu
khawatir kalau itu kaki Nabi . Tak ada Bakar, dan Umar selalu bersama dalam
kehidupan. Kemudian Allah bersamakan
seorang pun di antara mereka yang tahu kaki
mereka dengan dekatnya liang kuburan. Di
siapa itu. Lalu Aurah bin az-Zubair (ulama

‫ﷺ‬
akhirat Allah kumpulkan mereka dalam
tabi’in) berkata kepada mereka, ‘Tidak, demi
surganya. Semoga kita juga dikumpulkan
Allah, itu bukan kaki Nabi . Itu adalah bersama mereka.
kakinya Umar radhiallahu ‘anhu’.”
Duka Atas Wafatnya Umar
Kita ketahui bahwa Umar meminta izin kepada
Aisyah agar dikubur bersama kedua sahabatnya. Peristiwa wafatnya Umar adalah duka yang
Dan Aisyah lebih mendahulukan Umar dari

‫ﷺ‬
begitu mengejutkan. Kematiannya tidak
dirinya. Padahal ia ingin dimakamkan bersama didahului sakit yang ia derita. Kesedihan itu kian
suaminya (Rasulullah ) dan ayahnya (Abu bertambah, karena Umar bersama mereka,
Bakar). Hisyam bin Aurah bin az-Zubair mengimami mereka shalat. Tentu kepergiannya
mengatakan, “Apabila ada seorang sahabat benar-benar menancapkan duka di jiwa.
yang meminta izin lagi dengannya, Aisyah
mengatakan, ‘Demi Allah, aku tidak Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu, apabila
mengutamakan seorang pun lagi’.” (HR. al- diceritakan tentang Umar, maka ia menangis.
Bukhari dalam Kitab al-Janaiz No. 1326). Air matanya berbulir-bulir menetes. Ia
mengatakan, “Sesungguhnya Umar adalah
Tidak ada perbedaan pendapat ulama, bahwa benteng umat Islam. Mereka masuk dan tidak

‫ﷺ‬
kubur-kubur yang berada di Masjid Nabawi akan keluar dari benteng itu (maksudnya
aman). Ketika ia wafat, benteng itu pun pecah.
adalah kubur Rasulullah , Abu Bakar, dan
Orang-orang keluar dari Islam.” Artinya dengan
Umar. wafatnya Umar, muncul perpecahan dan aliran-
aliran sesat. Orang-orang keluar dari bimbingan
Persahabatan Sejati Hingga Mati Islam.

Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma mengatakan, Sebelum Umar terbunuh, Abu Ubaidah Ibnul
“Umar diletakkan di atas tempat tidurnya. Lalu Jarah radhiallahu ‘anhu mengatakan, “Jika Umar
orang-orang mengkafaninya. Setelah itu mereka wafat, maka Islam akan (mulai) mundur. Dan
aku tidak ingin merasakan kehidupan setelah
wafatnya Umar”. Kemudian ada yang bertanya,
“Mengapa?” “Kalian akan menyaksikan sendiri
kebenaran ucapanku, jika usia kalian panjang.
Pemimpin setelah Umar meskipun mengambil
hal yang sama dengan Umar, mereka tidak akan
ditaati. Dan orang-orang tidak mendukungnya.
Jika mereka lemah, maka mereka akan
diperangi.” (ath-Thabaqat al-Kubra, 3/284).

Maksudnya, pemimpin setelah Umar, meskipun


mereka berhukum dengan Alquran dan Sunnah.
Sama seperti Umar. Mereka tetap tidak akan
ditaati bahkan tidak didukung penuh. Karena
mulai muncul pemahaman yang berbeda
terhadap Alquran dan Sunnah. Muncul
pemikiran-pemikiran sesat. Dan apa yang
diucapkan Abu Ubaidah sangat tampaknya
nyata. Terlebih di zaman kita. Orang yang
berusaha menempuh jalan Umar, berhukum
dengan hokum syariat, akan ditentang. Ketika
kekuasaan mereka lemah, mereka akan
diberontak.

Sumber: Tulisan Ali ash-Shalabi yang berjudul


Istisyhad Umar bin al-Khattab radhiallahu ‘anhu.