Anda di halaman 1dari 25

RAPAT EVALUASI TRIWULAN 1 KADERISASI

TIM BANTUAN MEDIS FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JEMBER


1. EVALUASI DIKLAT LANJUTAN

B. Latar Belakang
Evaluasi Diklat Lanjutan TBM VERTEX FK UNEJ 2019 merupakan salah satu bentuk
pelaksanaan dari Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) pada kepengurusan periode 2019,
yang merupakan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan setiap anggota TBM VERTEX
yang telah melalui open recruitment TBM VERTEX dalam rangka keberlanjutan pendidikan
dan pelatihan serta pengembangan sumber daya manusia dalam bidang kegawatdaruratan
medis dan keterampilan alam terpadu.

C. Rasional
Didapatkan anggota TBM VERTEX yang memiliki kemampuan dan keterampilan dalam
bidang medis serta keterampilan alam terpadu sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran
Rumah Tangga TBM VERTEX tahun kepengurusan 2019.

D. Tujuan
Melatih dan meningkatkan kemampuan anggota TBM VERTEX untuk lebih terampil dalam
kegiatan keterampilan alam terpadu serta mampu menangani kasus kegawatdaruratan medis
sesuai dengan kurikulum lanjutan TBM Vertex.

E. Realisasi Kegiatan
a. Survey 1 sudah dilaksanakan pada tanggal 27-28 April 2019
b. Rakor telah dilaksanakan 2 kali, yakni tanggal… dan 21 Mei 2019
c. Survey berikutnya akan diadakan tanggal 9 Juni 2019
d. Tanggal 11 Juni akan diadakan briefing panitia dan peserta
E. Mekanisme Kegiatan
- Peserta Evaluasi Diklat Lanjutan adalah angkatan XV TBM VERTEX.

- Tahapan Evaluasi Diklat Lanjutan, yaitu;


1. Pada tanggal 15-16 Juni 2019 akan diadakan ujian Evaluasi
Diklat Lanjutan lapangan.
2. Pelantikan Evaluasi Diklat Lanjutan pada tanggal 28 Agustus
2019
F. Sumber Daya
 Penanggung Jawab : Nita Alfianti
 Panitia/Pelaksana : Seluruh Panita Diklat Lanjutan 2019
 Dana : Rp 5,988,400
 Logistik :
A. Perlengkapan :

- Komunikasi Lapangan : HT

- Navigasi darat : kompas, HT, peta lokasi korban


B. Konsumsi : Konsumsi peserta, Konsumsi panitia, AMDK, Konsum
Undangan, Air galon
C. Transportasi : Mobil, sepeda motor
D. Dokumentasi : banner, kamera

F. Capaian Indikator Kerja


Belum dapat dinilai
G. Evaluasi dari Program Kerja
Sebaiknya konsep dan sistem penilaian dari diklat lanjutan ini lebih dimatangkan.

H. Keberlanjutan Program
Perlu diadakan lagi untuk meningkatkan keterampilan dalam kegiatan KAT dan melatih
anggota TBM Vertex dalam menangani kasus kegawatdaruratan medis sesuai kurikulum
lanjutan.
I. Kesimpulan
Untuk proker evaluasi diklat lanjutan perlu ditingkatkan persiapannya serta sistem
penilaiannya.

J. Saran
Persiapan panitia dan sistem penilaian harus ditingkatkan lagi agar pelaksanaan dapat
berjalan dengan baik.
2. PELATIHAN

A. Latar Belakang

TBM Vertex merupakan organisasi mahasiswa yang bergerak dalam bidang


kegawatdaruratan medis dan kepecintaalaman. Sehingga untuk menjaga eksistensi TBM
Vertex salah satunya adalah dengan melakukan upaya pengembangan mutu SDM Anggota
melalui Pelatihan yang bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan
anggota TBM VERTEX.

B. Rasional

Perlu adanya pelatihan untuk me-review dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan
sesuai dengan Garis-Garis Kurikulum TBM VERTEX sehingga tercipta SDM Anggota
TBM yang siap dalam kondisi-kondisi kegawatdaruratan medis, kegiatan
kepecintaalaman, dan kegiatan keorganisasian.

C. Tujuan

 Meningkatan dan mengembangkan Sumber Daya Anggota TBM VERTEX terutama


di dalam skill atau kemampuan medis sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan
dalam Garis Kurikulum TBM VERTEX.

 Mengembangkan pengetahuan keorganisasian bagi anggota TBM Vertex

 Sharing ilmu dengan mahasiswa FK UNEJ melalui salah satu pelatihan rutin TBM
Vertex

D. Realisasi Kegiatan

 Pelatihan 1 : TTV dan Skrining

Hari/tanggal : Sabtu, 2 Maret 2019

Waktu : 15.30-21.00

Tempat : RK 23

Pemateri : Hilya Istnain, S.Ked

Penanggung jawab : Nita Alfianti


Peserta hadir : 17 orang

Hasil Posttest : 81,00 (cukup)

Jalannya kegiatan : Pelatihan di dahului pretest lalu dilanjutkan pemaparan


materi, workshop, dan posttest. Pelatihan berjalan dengan baik.

Kendala : Angkatan XVI sebagian ada yang mengikuti latihan LPSAF, sehingga
harus meninggalkan pelatihan TTV dan screening sebelum pelatihan selesai

Solusi : Berkoordinasi dengan ketua LPSAF agar beberapa anggota TBM


angkatan XVI yang mengikuti LPSAF diperbolehkan mengikuti pelatihan hingga
selesai.

 Pelatihan 2 : Resusitasi Cairan

Hari/tanggal : Minggu, 17 Maret 2019

Waktu : 15.30 – 21.00

Tempat : RK 1

Pemateri : dr. Fajar Kurniawan

Peserta hadir : 13 orang

Hasil Posttest : 93,33 (BAIK)

Jalannya kegiatan : Pelatihan dilaksanakan dengan urutan kegiatan pretest,


pemaparan materi, workshop, dan posttest. Pelatihan ruti berjalan dengan baik.

Kendala :Peserta banyak yang datang terlambat, sehingga


pelaksanaan pelatihan molor. Pemateri baru fix H-2 pelatihan

Solusi : Sebaiknya menghubungi pemateri setidaknya H-2 minggu.

 Pelatihan 3 : Sport Injuries

Hari/tanggal : Senin, 18 Maret 2019

Waktu : 15.30 – 21.00

Tempat : RK 23
Pemateri : Citra Putri Anandira, S. Ked dan Laras Prasasti, S. Ked

Peserta hadir : 29 orang

Hasil Posttest : 53,93 (kurang)

Jalannya kegiatan : pelatihan dilaksanakan dengan urutan kegiatan pretest,


pemaparan materi, workshop, dan posttest. Pelatihan berjalan dengan baik.

Kendala : Pelaksana pelatihan dan angkatan XIV yang sebagian bertugas


menjadi penjaga pos tidak bias hadir dikarenakan ada MKU

Solusi : Sebaiknya menghubungi lebih banyak senior minimal angkatan XIII


sebagai penjaga pos.

 Pelatihan 4 : Sirkumsisi

Hari/tanggal : Selasa, 9 April 2019

Waktu :15.30-21.00

Tempat : RK 23

Pemateri : dr. Chindhia Rima Rochmatika Bunga Lestari

Peserta hadir : 24 orang

Hasil Posttest : 78 (kurang)

Jalannya kegiatan : pelatihan dilaksanakan dengan urutan kegiatan pretest,


pemaparan materi, workshop, dan posttest. Pelatihan berjalan dengan baik.

Kendala : Beberapa peralatan ada yang belum lengkap

Solusi : Sebaiknya meningkatkan koordinasi dengan divisi logistic dan


mengecek persiapan alatnya supaya tidak ada alat yang terlewatkan.

 Pelatihan 5 : Basic Surgical Skill

Hari/tanggal : Rabu, 17 April 2019

Waktu : 15.30-21.00
Tempat : RK 23

Pemateri : Mohammad Haedar Faraby, S.Ked

Penanggung jawab : Nita Alfianti

Peserta hadir : 13 orang

Hasil Posttest : 70,77 (kurang)

Jalannya kegiatan : Pelatihan di dahului pretest lalu dilanjutkan pemaparan


materi, workshop, dan posttest. Pelatihan berjalan dengan baik.

Kendala : Ruangan belum terbuka ketika pemateri sudah datang dikarenakan


petugas perlengkapan yang berjaga di pos sedang libur, sehingga harus menunggu
kunci dari satpam

Solusi : Sebaiknya meningkatkan koordinasi dengan divisi logistic agar bisa


membantu mempersiapkan ruangan terlebih dahulu.

 Pelatihan 6 : KAT

Hari/tanggal : Rabu, 1 Mei 2019

Waktu : 09.00-13.00

Tempat : RK 23

Pemateri : Waskito Setiaji, S. Ked dan Wahyu Ikhwan Nanda Mukhlis,


S. Ked

Penanggung jawab : Nita Alfianti

Peserta hadir : 15 orang

Hasil Posttest : 95 (baik)

Jalannya kegiatan : Pelatihan di dahului pretest lalu dilanjutkan pemaparan


materi, workshop, dan posttest. Pelatihan berjalan dengan baik.
Kendala : Peta yang digunakan untuk latihan navigasi darat kurang jelas
gambarnya dan Beberapa HT baterainya habis sehingga menghambat berjalannya
pelatihan komunikasi lapangan

Solusi : Sebaiknya meningkatkan koordinasi dengan divisi logistic dalam


mempersiapkan dan mengecek persiapan alat yang akan digunakan.

 Pelatihan 7 : ATLS

Hari/tanggal : Rabu, 18 Mei 2019

Waktu : 09.00-13.00

Tempat : RK 23

Pemateri : Tania Ratna Iswanti, S.Ked.Penanggung jawab : Nita Alfianti

Peserta hadir : 11 orang

Hasil post test : belum terlaksana post test

Jalannya kegiatan : Pelatihan di dahului pretest lalu dilanjutkan pemaparan


materi, workshop, dan posttest. Pelatihan berjalan dengan baik.

Kendala : Peralatan untuk pelatihan baru bias dipinjam setelah pelaksanaan


UKMPPD, sehingga terjadi perubahan tanggal pelaksanaan; Banyak peserta yang
datang terlambat; Kesulitan mencari pemateri karena kebanyakan senior sudah
pulang ke kampung halaman

Solusi : Sebaiknya memplot dan menghubungi pemateri sejak jauh-jauh hari,


minimal 2 minggu sebelumnya.

 Pelatihan 8 dan 9 : Intoksikasi, envenomasi, dan Trauma Lingkungan

Hari/tanggal : Rabu, 19 Mei 2019

Waktu : 10.00-15.00

Tempat : RK 23

Pemateri : Alief Ilman Zaelany, S.Ked.


Penanggung jawab : Nita Alfianti

Peserta hadir : 15 orang

Hasil Posttest Intoksikasi : 69 (kurang)

Hasil Posttest Trauma Lingkungan: 80,83 (cukup)

Jalannya kegiatan : Pelatihan di dahului pretest lalu dilanjutkan pemaparan


materi, workshop, dan posttest. Pelatihan berjalan dengan baik.

Kendala : Peralatan untuk pelatihan baru bias dipinjam setelah pelaksanaan


UKMPPD, sehingga terjadi perubahan tanggal pelaksanaan dan Banyak peserta
yang datang terlambat

Solusi : Sebaiknya untuk pelatihan-pelatihan yang membutuhkan peminjaman


alat dari dekanat didahulukan pelaksanaannya agar tidak berbenturan dengan
kegiatan lain (lebih diprioritaskan dibanding pelatihan lain), serta persiapan
alatnya dilakukan sejak jauh-jauh hari.

E. Mekanisme dan Pelaksanaan Program Kerja


a. Pelatihan dibedakan menjadi pelatihan dasar dan lanjutan.

b. Pelatihan dasar wajib diikuti oleh anggota TBM Vertex yang belum
memenuhi kurikulum dasar.

c. Pelatihan lanjutan wajib diikuti oleh anggota TBM Vertex yang sudah
memenuhi kurikulum dasar tetapi belum lulus diklat lajutan

d. Pada setiap pelatihan akan diadakan pretest dan postest untuk anggota
TBM VERTEX yang mengikuti pelatihan .
e. Penilaian parameter keberhasilannya adalah nilai anggota TBM
VERTEX yang mengikuti postest dengan kriteria sebagai berikut :

Baik: Nilai anggota yang mengikuti postest mencapai ≥ 90

Cukup : Nilai anggota yang mengikuti postest 80-89

Kurang : Nilai anggota yang mengikuti postest ≤ 79

f. Ketika hasil rata-rata post test Pelatihan anggota TBM Vertex ada yang
KURANG, maka akan dilaksanakan pelatihan ulang pada materi tersebut di
hari lain dengan penjadwalan yang disesuaikan.
- Akan dibuat rekap nilai dari setiap anggota TBM VERTEX angkatan XV dan
XVI yang telah mengikuti pelatihan dasar maupun lanjutan untuk menilai
perkembangan dari setiap individu dengan format sebagai berikut.

F. Sumber Daya

 Penanggung Jawab : Madha Qoyyulledy Tursina


 Panitia/Pelaksana : Nita Alfianti
 Dana :
a. - 2 kompas lensa = 82.000
b. - Kompas besi = 59.500
c. - 2 Jarum jahit OM = 40.000
d. - 2 kasa gulung = 20.00
e. - 2 guedel = 70.000
f. - 1 guedel = 35.000
g. - 2 suntik 5 cc = 5.000
h. - 1 myjelly 80g = 60.000
i. - cetak peta navdar: 30.000
j. - konsumsi pemateri: 100.000
 Logistik :
Pelatihan Perlengkapan Jenis Pelatihan

TTV dan
Skrining Mic, sound, laptop, proyektor, LCD, tensimeter, Dasar
stetoskop, glukocheck, strip (asam urat, glukosa,
kolestrol), needle

Basic Surgical
skill Mic, sound, laptop, proyektor, LCD, lidah sapi, cutgut, Lanjutan
needle, handscoon, minor set

KAT Mic, sound, laptop, proyektor, LCD, HT Lanjutan

Syok, sinkop, Mic, sound, laptop, proyektor, LCD, manekin, lanset, iv Lanjutan
dan resusitasi
cairan
cathether, infus set, cairan

Sirkumsisi Mic, sound, laptop, proyektor, LCD, manekin, handscoon Lanjutan


sterile, handscoon non steril, minor set, needle, cutgut,
alkohol, kassa steril, plester, lidocain, aquabides,
betadine, gelas plastik, duk, gentamicin

Mic, sound, laptop, proyektor, LCD, manekin, mitela,


ATLS colar brace, mayo, bvm Lanjutan

Trauma Lingkungan Mic, sound, laptop, proyektor, LCD, Lanjutan

Fracture, sport injuries, Mic, sound, laptop, proyektor, LCD, bidai, mitela, elastic
luka, dan perdarahan bandage Lanjutan

Intoksikasi dan
Envenomasi Mic, sound, laptop, proyektor, LCD Lanjutan

G. Capaian Indikator Kerja

 Terlaksana rangkaian pelatihan rutin 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9 sebelum RET 1

 Penilaian parameter keberhasilannya adalah nilai rata-rata dari anggota TBM


VERTEX yang mengikuti postest ujian Pelatihan mendapatkan minimal nilai
‟Cukup’’ dengan kriteria sebagai berikut (nilai diambil dari 40% postest dan 60%
ujian) :

 Baik: Nilai rata-rata dari anggota yang mengikuti


postest dan ujian Pelatihan mencapai ≥ 90

 Cukup : Nilai rata-rata dari anggota yang


mengikuti postest dan ujian Pelatihan 80-89
 Kurang :Nilai rata-rata dari anggota yang mengikuti postest dan
ujian Pelatihan ≤79 (tidak tercapai)

H. Evaluasi dari Program Kerja

 Kelebihan/faktor pendukung kegiatan : program kerja ini dapat menambah dan


mereview kemampuan anggota TBM Vertex.
 Kekurangan dari kegiatan : pelatihan tidak bisa diikuti oleh anggota TBM Vertex
secara lengkap karena kesibukan anggota yang berbeda-beda.

 Evaluasi kinerja : pelatihan rutin berjalan dengan baik, persiapan pelatihan rutin
dilakukan sebelum acara berlangsung di jauh hari sehingga tidak terdesak saat
mendekati keberlangsungan program

I. Keberlanjutan Program

Program kerja ini dapat dilanjutkan karena dapat memberikan kesempatan unutk
menambah dan mereview wawasan anggota TBM Vertex dan mahasiswa FK Unej yang
lain.

J. Kesimpulan

Pelatihan berjalan dengan baik dan sistematis. Program kerja ini dapat dilanjutkan karena
memberikan dampak positif bagi anggota TBM Vertex. Namun indicator tercapainya
program kerja ini belum tercapai dikarenakan nilai rata-rata dari post-test peserta yang
kurang. Akan diadakan remidi dan post test susulan semua pelatihan sebelum evaluasi
diklat lanjutan.

K. Saran

Sebaiknya koordinasi ditingkatkan kembali dengan pemateri sehingga tidak ada salah
paham mengenai keberlangsungan program kerja dan publikasi ditingkatkan kembali
sehingga semua anggota dapat menyesuaikan jadwal program kerja dengan kesibukan
masing-masing.
3. TENTIRAN

A. Latar Belakang

Untuk menunjang kegiatan akademik anggota TBM VERTEX dilaksanakan tentiran


dengan kegiatan review materi yang akan diujikan di ujian blok, OSCE, ataupun
persiapan DM. Tentiran diadakan untuk anggota TBM VERTEX preklinik dalam
menghadapi ujian dan memberi gambaran mengenai klinik kepada anggota pre-DM.

B. Rasional

Tentiran dirasa penting untuk menunjang kegiatan akademik anggota TBM VERTEX
khususnya persiapan ujian dan persiapan memasuki dunia klinik.

C. Tujuan

o Mereview materi untuk persiapan ujian blok dan OSCE

o Memberikan informasi-informasi yang diperlukan anggota TBM Vertex pre-


DM sebelum memasuki klinik

D. Realisasi Kegiatan
1. Tentiran Blok 4 Angkatan ver 16
Hari/Tanggal : Minggu / 24 Maret 2019
Waktu : 18.00 WIB
Tempat : Mabes TBM Vertex
2. Tentiran Blok 4 Angkatan ver 16
Hari/Tanggal : Jumat / 29 Maret 2019
Waktu : 18.00 WIB
Tempat : Mabes TBM Vertex
3. Tentiran Blok 5 Angkatan ver 16
Hari/Tanggal : Rabu / 8 Mei 2019
Waktu : 20.00 WIB
Tempat : Mabes TBM Vertex
4. Tentiran Blok 10 Angkatan ver 15
Hari/Tanggal : Rabu / 27 Maret 2019
Waktu : 18.00 WIB
Tempat : Mabes TBM Vertex
5. Tentiran Blok 11 Angkatan ver 15
Hari/Tanggal : Rabu / 8 Mei 2019
Waktu : 20.00 WIB
Tempat : Rumah Ranindya Putri Cipta Indraswari
6. Tentiran Blok 16 Angkatan ver 14
Hari/Tanggal : Rabu / 27 Maret 2019
Waktu : 18.00 WIB
Tempat : Sekret TBM Vertex
7. Tentiran Blok 17 Angkatan ver 14
Hari/Tanggal : Jumat / 10 Mei 2019
Waktu : 20.00 WIB
Tempat : Mabes TBM Vertex

E. Mekanisme dan Pelaksanaan Program Kerja


i. Tentiran Ujian Blok 4
Pemateri : Mohammad Haedar Faraby, S.Ked dan Madha Qoyyulledy
Tursina.
Peserta hadir : 24 orang
Jalannya Kegiatan: : Tentiran ujian blok 4 berjalan dengan lancar, membahas soal
ujian CBT blok 4 angkatan 2016.
4. Tentiran Ujian Blok 4
Pemateri : Trinita Diyah Permatasari, S.Ked dan Nanda Ayu Syafira,
S.Ked.
Peserta hadir : 18 orang
Jalannya Kegiatan : Tentiran ujian blok 4 berjalan dengan lancar, membahas soal
ujian CBT blok 4 angkatan 2017.
5. Tentiran Ujian Blok 5
Pemateri : Rahmad Adi Prasetya, S.Ked
Peserta hadir : 14 orang
Jalannya Kegiatan : Tentiran ujian blok 5 berjalan dengan lancar, membahas soal
ujian CBT blok 5 angkatan 2016.
6. Tentiran Ujian Blok 10
Pemateri : Rahmad Adi Prasetya, S.Ked dan Sofi Aliyatul Himah, S.Ked
Peserta hadir : 7 orang
Jalannya Kegiatan : Tentiran ujian blok 10 berjalan dengan lancar, membahas
soal ujian CBT blok 10 angkatan 2015.
7. Tentiran Ujian Blok 11
Pemateri : Tania Ratna Iswanti, S.Ked
Peserta hadir : 6 orang
Jalannya Kegiatan : Tentiran ujian blok 11 berjalan dengan lancar, membahas
soal ujian CBT blok 11 angkatan 2015.
8. Tentiran Ujian Blok 16
Pemateri : Mega Ratnasari, S.Ked dan Nafiys Hilmy, S.Ked
Peserta hadir : 6 orang
Jalannya Kegiatan : Tentiran ujian blok 16 berjalan dengan lancar, membahas
soal ujian CBT blok 16 angkatan 2014.

9. Tentiran Ujian Blok 17


Pemateri : Sofi Aliyatul Himah, S.Ked dan Trinita Diyah Permatasari,
S.Ked
Peserta hadir : 6 orang
Jalannya Kegiatan : Tentiran ujian blok 17 berjalan dengan lancar, membahas
soal ujian CBT blok 17 angkatan 2014.
F. Sumber Daya
 Penanggung Jawab : Madha Qoyyuledy
 Panitia/Pelaksana : Ghinada Rafny Shafira
 Dana : Rp 121.000,-
 Logistik : LCD

G. Capaian Indikator Kerja


Indikator kerja terlaksana tentiran minimal 1 kali/blok untuk ujian CBT dengan
materi yg diminta oleh peserta telah tercapai. Kelulusan pada ujian blok utama minimal
70% hanya tercapai pada blok 10 dan blok 16. Kelulusan pada ujian blok 4 : 24%, blok 5
sebesar 35,7%, blok 10 sebesar 71,4%, blok 11 sebesar 66,6%, blok 16 sebesar 100% dan
blok 17 sebesar 33,3%.
H. Evaluasi dari Program Kerja
Kelebihan : program kerja ini diadakan untuk menunjang kegiatan akademik anggota
TBM Vertex
Kekurangan dari kegiatan : Sifatnya kegiatan hanya sebagai fasilitator/penunjang bagi
yang membutuhkan. Selain itu medote belajar dari setiap
individu beragam, jadi tidak dapat disamaratakan apalagi
dipaksakan untuk ikut. Cukup sulit mencari pemateri yang
jadwalnya sesuai dengan jadwal peserta tentiran. Masih
banyak peserta tentiran yang masih remedi
Evaluasi kinerja kepanitiaan dan acara : kegiatan berjalan dengan cukup baik.

I. Keberlanjutan Program
Program kerja ini dapat diteruskan untuk kepengurusan tahun depan, ditinjau dari segi
manfaatnya untuk membantu kegiatan akademik anggota TBM Vertex.

J. Kesimpulan
Tentiran tetap diadakan untuk kedepannya untuk memfasilitasi anggota TBM Vertex
yang membutuhkan tentiran sebagai persiapan menghadapi ujian.

K. Saran
Untuk proker ini tetap dilaksanakan walaupun dalam pelaksanaannya lebih menekankan
sebagai fasilitator untuk anggota TBM Vertex yang membutuhkan tentiran dan peserta
harus lebih tepat waktu. Pemateri tentiran dihubungi h-1 minggu sebelum tentiran dan di
follup jadwalnya setiap 3 hari sekali. Merekomendasikan kepada litbang untuk mengkaji
tentang ketertarikan peserta untuk mengikuti tentiran.
L. Dokumentasi
4. PENDELEGASIAN MERIDIEN CUP VIII

A. Latar Belakang

TBM VERTEX adalah salah satu anggota aktif di PTBMMKI wilayah 4. PTBMMKI
wilayah 4 dan PTBMMKI pusat memiliki beberapa kegiatan pendidikan dan pelatihan
yang tertuang dalam kegiatan Meridien Cup VIII

B. Rasional

Kegiatan Pendelegasian penting dalam rangka peningkatan sumber daya manusia dari
anggota TBM VERTEX melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan PTBMMKI serta
menjaga eksistensi TBM VERTEX di wilayah PTBMMKI.

C. Tujuan

Untuk mendapatkan ilmu, wawasan, pengalaman, relasi dan mengenalkan TBM Vertex
kepada TBM lain yang tergabung dalam PTBMMKI.

D. Realisasi Kegiatan
Terlaksana Meridien Cup VIII Tahun 2019 pada 11-14 April 2019 di Fakultas
Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta.

E. Mekanisme & Desain

a. Mekanisme pendelegasian secara umum sesuai SPO pendelegasian


b. Kewajiban delegasi adalah menyampaikan isi dari kegiatan delegasi kepada
anggota TBM VERTEX
c. Tugas untuk delegasi

Pendelegasian Misi khusus Jumlah minimal


peserta

- Masuk ke dalam peringkat 3 besar 8 orang


- Mewawancarai TBM yang masuk dalam 3
besar simulation of disaster competition dan
Meridien Cup VIII medical competition of emergency and
traumatology (MCET) pada MERIDIEN
CUP VIII terkait persiapan dan seleksi
masing masing TBM unit sebelum kompetisi.

- Sosialisasi hasil pendelegasian ke internal TBM VERTEX setelah kegiatan


pendelegasian, sosialisasi berupa presentasi dari tiap delegasi dilaksanakan
bersamaan dengan agenda lain, misal rapat besar atau pelatihan
- Misi khusus disampaikan kepada ketua TBM VERTEX atau unit kerja terkait.

F. Sumberdaya Yang Dibutuhkan

 Sumber Daya Manusia


o PJ : Madha Qoyyulledy T

Pelaksana : Ghinada R.S

o Peserta : Anggota TBM Vertex

 Sarana dan Prasarana

o Logistik yang dibutuhkan

Transportasi yang dibutuhkan : pesawat, travel, atau alat tranpostasi lain

o Sumber Dana kegiatan

Rp 22.358.000 bersumber dari kas TBM Vertex dan dekanat dengan rincian terlampir.

G. Capaian Indikator Kinerja


 Terlaksana pendelegasian untuk Meridien cup.

 Terlaksana kewajiban delegasi yaitu penyampaian mengenai hasil yang didapat


dari pendelagasian

H. Evaluasi Dari Program Kerja


 Kelebihan : program kerja ini dapat meningkatkan ilmu, wawasan, dan pengalaman
anggota. Selain itu dapat meningkatkan eksistensi dan mengenalkan TBM Vertex
kepada TBM lain.
 Kekurangan dari kegiatan : Kurangnya persiapan untuk meridien cup. Biaya yang
dikeluarkan lebih banyak.

I. Keberlanjutan Program
Program kerja ini dapat diteruskan untuk kepengurusan tahun depan, ditinjau dari segi
manfaatnya untuk membantu meningkatkan ilmu dan wawasan anggota TBM Vertex.
Serta untuk menjaga eksistensi TBM Vertex di wilayah PTBMMKI.
J. Kesimpulan
Pendelegasian perlu diadakan lagi untuk menjaga eksistensi TBM Vertex di wilayah
PTBMMKI dan meningkatkan wawasan anggota.

K. Saran
Persiapan pendelegasian meridien cup dilakukan jauh-jauh hari baik dari segi persiapan
materi maupun persiapan lomba simulasi. Latihan dilakukan minimal 3 kali dalam
seminggu.

L. Dokumentasi
5. PENDELEGASIAN JAMBORE NASIONAL XVII

A. Latar Belakang

TBM VERTEX adalah salah satu anggota aktif di PTBMMKI wilayah 4. PTBMMKI
wilayah 4 dan PTBMMKI pusat memiliki proker penting dalam rangka pelaksanaan
organisasi PTBMMKI, yaitu jambore nasional XXIII.

B. Rasional

Kegiatan Pendelegasian penting dalam rangka peningkatan sumber daya manusia dari
anggota TBM VERTEX melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan PTBMMKI serta
menjaga eksistensi TBM VERTEX di wilayah PTBMMKI.

C. Tujuan

Untuk mendapatkan ilmu, wawasan, pengalaman, relasi dan mengenalkan TBM


Vertex kepada TBM lain yang tergabung dalam PTBMMKI.

D. Realisasi Kegiatan
Terlaksana Jambore Nasional Tahun 2019 pada 25  28 April 2019 di Fakultas
Kedokteran Unsyiah Aceh.

E. Mekanisme & Desain

a. Mekanisme pendelegasian secara umum sesuai SPO pendelegasian

b. Kewajiban delegasi adalah menyampaikan isi dari kegiatan delegasi kepada


anggota TBM VERTEX
c. Tugas untuk delegasi
Pendelegasian Misi khusus Jumlah minimal
peserta

 Menanyakan tentang manajemen inventarisasi 1 orang


kepada TBM UNHAS & TBM FK USU
(gimana caranya bisa sampe punya ambulan &
helikopter)
 Menanyakan kepada TBM yg sudah pernah
Jambore nasional
melaksanakan munjam mengenai perlengkapan
XXIII
apa saja yg dibutuhkan untuk melaksanakan
munjam & bagaimana menyukseskan munjam
 Proaktif dalam kegiatan Jamnas
 Mencari informasi ke panitia terkait persiapan
dan evaluasi pelaksanan jamnas yang sudah
berjalan untuk bahan rekomendasi pelaksanaan
MUNAS JAMNAS 2020

- Sosialisasi hasil pendelegasian ke internal TBM VERTEX setelah kegiatan


pendelegasian, sosialisasi berupa presentasi dari tiap delegasi dilaksanakan
bersamaan dengan agenda lain, misal rapat besar atau pelatihan

- Misi khusus disampaikan kepada ketua TBM VERTEX atau unit kerja terkait.

F. Sumberdaya Yang Dibutuhkan

 Sumber Daya Manusia

o PJ : Madha Qoyyulledy T
Pelaksana : Ghinada R.S
o Peserta : Anggota TBM Vertex

 Sarana dan Prasarana

o Logistik yang dibutuhkan

Transportasi yang dibutuhkan : pesawat, kereta, travel, atau alat tranpostasi


lain

o Sumber Dana kegiatan

Rp 6.150.000 bersumber dari kas TBM Vertex dengan rincian terlampir

G. Capaian Indikator Kinerja

 Terlaksana pendelegasian untuk Jambore Nasional 2019.

 Kewajiban delegasi yaitu penyampaian mengenai hasil yang didapat dari


pendelagasian belum terlaksana dan direncanakan akan dilaksanakan pada 27 mei
2019

H. Evaluasi Dari Program Kerja


 Kelebihan : program kerja ini dapat meningkatkan ilmu, wawasan, dan
pengalaman anggota. Selain itu dapat meningkatkan eksistensi dan
mengenalkan TBM Vertex kepada TBM lain.
 Kekurangan dari kegiatan : kurangnya perencanaan mengenai travel plan akibat
perubahan travel plan.

I. Keberlanjutan Program
Program kerja ini dapat diteruskan untuk kepengurusan tahun depan, ditinjau dari segi
manfaatnya untuk membantu meningkatkan ilmu dan wawasan anggota TBM Vertex.
Serta untuk menjaga eksistensi TBM Vertex di wilayah PTBMMKI.

J. Kesimpulan
Pendelegasian perlu diadakan lagi untuk menjaga eksistensi TBM Vertex di wilayah
PTBMMKI dan meningkatkan wawasan anggota.

K. Saran
Perencanaan pemberangkatan serta persiapan pendelegasian dilakukan jauh-jauh hari.
Kegiatan pendelegasian sebaiknya diikuti minimal 2 orang.

L. Dokumentasi
6. RAPAT INTERNAL

A. Realisasi Kegiatan
1. Rapin 1 : 2 Maret 2019
2. Rapin 2 : 24 April 2019

B. Mekanisme dan Pelaksanaan Program Kerja


Rapat kerja internal divisi KADERISASI wajib dihadiri oleh seluruh anggota dari
Divisi KADERISASI yang akan membahas evaluasi, rencana, dan saran mengenai
program kerja dan tugas rutin yang telah ditetapkan dengan disertai notulensi.
Notulensi tersebut akan diserahkan kepada ketua dan wakil ketua sehingga ketua
dan wakil ketua mengetahui perkembangan divisi KADERISASI.

C. Sumber Daya
1. Penanggung Jawab : Madha Qoyyulledy Tursina
2. Panitia/Pelaksana : Nita A. Dan Ghinada Rafny S.
3. Logistik :-

D. Capaian Indikator Kerja


Terlaksana rapat Internal dan menghasilkan Evaluasi kegiatan Divisi atau Biro
yang telah terlaksana serta rencana untuk kegiatan selanjutnya

E. Evaluasi dari Program Kerja


1. Kelebihan/faktor pendukung kegiatan : tugas rutin ini dapat mengevaluasi
progress yang telah dilaksanakan oleh divisi Kaderisasi selama RET 1.
2. Kekurangan dari kegiatan : -
3. Evaluasi kinerja : Perlu diadakan rapat internal lebih sering untuk membahas
lebih dalam tentang evaluasi proker yang sudah berjalan dan strategi dalam
menjalankan proker yang akan datang

F. Keberlanjutan Program
Tugas rutin ini baik untuk dilanjutkan sehingga pengurus TBM Vertex dapat
mengevaluasi progress divisi Kaderisasi.
G. Kesimpulan
Rapat internal divisi KADERISASI telah dilakukan sebanyak 2 kali dengan
membahas progress dan evaluasi program kerja dan tugas rutin yang telah dan akan
dilaksanakan serta perlu efisiensi dalam setiap rapat internal.

H. Saran
Perlu diadakan rapat internal lebih sering untuk membahas lebih dalam tentang
evaluasi proker yang sudah berjalan dan strategi dalam menjalankan proker yang
akan datang.

I. Dokumentasi