Anda di halaman 1dari 9

PROMOSI KESEHATAN

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

PENCEGAHAN FLU BABI

Dosen Pengampu : Nur Fadhilah, S.Kep M.Kes

DISUSUN OLEH :

ENGGI AFRILIAN

NIM : 144012017101

PROGRAM STUDI DII KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) MUHAMMADIYAH

PRINGSEWU LAMPUNG

TAHUN AJARAN 2018 / 2019


SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

Pokok Bahasan : Penyuluhan Kesehatan Masyarakat

Sub Pokok Bahasan : Mencegah Mewabah dan Menularnya Flu Babi

Sasaran : Warga Desa Waluyojati

Hari/Tanggal : Kamis/15 November 2018

Tempat : Balai Desa Waluyojati

Pemateri : Enggi Afrilian

A. DESKRIPSI
Virus influenza biasanya menyebar di antara manusia melalui saluran
pernafasan seperti lewat batuk atau bersin dan ketika orang menyentuh bahan-
bahan yang telah terkontaminasi oleh virus, kemudian menyentuh hidung atau
mulut mereka sendiri. Virus flu babi tidak dapat menyebar oleh bahan makanan
yang terbuat dari daging babi dan produk turunannya, karena virus tidak dapat
ditularkan melalui makanan. Virus flu babi pada manusia dapat menular
selama lima hari pertama dari kemunculan gejala awalnya, meskipun pada
beberapa orang, dan sebagian besar pada anak-anak, virus flu babi dapat tetap
menular hingga sepuluh hari pertama.

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan selama 50 menit peserta dapat memahami
tentang penyakit Flu Babi
2. Tujuan khusus
Setelah dilakukan penyuluhan selama 50 menit peserta mampu
menjelaskan kembali:
a. Pengertian Flu Babi
b. Penyebab Flu Babi
c. Gejala-Gejala Flu Babi
d. Pencegahan Flu Babi
e. Pengobatan Flu Babi

C. MATERI ( terlampir)
a. Pengertian Flu Babi
b. Penyebab Flu Babi
c. Gejala-Gejala Flu Babi
d. Pencegahan Flu Babi
e. Pengobatan Flu Babi

D. Metode dan Media


Metode yang digunakan adalah :
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Diskusi
Media yang digunakan adalah :
1. Laptop
2. Proyektor
3. Speker
4. Spanduk/Benner

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
WAKTU KEGIATAN KEGIATAN METODE
KOMUNIKASI PESERTA
(1) (2) (3) (4)

Pembukaan  Mengucap salam  Menjawab salam Ceramah


(10 menit)  Validasi keadaan  Menjawab dan Tanya
peserta jawab
 Menjelaskan maksud  Mendengarkan
dan tujuan
 Menyebutkan materi  Mendengarkan
yang akan disampaikan
Inti  Menjelaskan pengertian  Mendengarkan dan Ceramah
(40 menit) Flu Babi Memperhatikan dan
 Memberi kesempatan  Bertanya diskusi
pada peserta untuk
bertanya
 Menjelaskan penyebab  Mendengarkan dan
Flu Babi Memperhatikan
 Memberikan  Bertanya
kesempatan peserta
utuk bertanya
 Menjelaskan tanda  Mendengarkan dan
gejala Flu Babi memperhatikan
 Memberikan  Bertanya
kesempatan peserta
untuk bertanya
 Menjelaskan  Mendengarkan dan
pencegahan Flu Babi memperhatikan
 Memberikan  Bertanya
kesempatan peserta
untuk bertanya
Penutup  Memberikan  Bertanya Ceramah
(10 menit) kesempatan untuk dan Tanya
bertanya jawab
 Merangkum atau  Mendengarkan dan
menyimpulkan materi memperhatikan
 kontrak yang akan  Menyepakati
datang
 Mengucap salam  Menjawab salam
penutup
F. EVALUASI
1. Evaluasi struktur
a. Peserta menyepakati kontrak umtuk dilakukan penyuluhan
b. Media tersedia dengan kebutuhan
c. Materi penyuluh talah disiapkan
d. Tempat kegiatan telah disiapkan

2. Evaluasi proses
a. Waktu penyuluhan dilaksanakan sesuai kesepakan
b. Komunikator dapat menyamampaikan materi dengan baik dan lancer
c. Peserta dapat mengikuti acara sampai dengan selesai
d. Peserta selalu antusias mengikuti kegiatan dengan banyak bertanya
e. Selama kegiatan berlangsung peserta tidak ada yang meninggalkan
tempat

3. Evaluasi hasil
80% peserta dapat menjelaskan kembali:
a. Pengertian Flu Babi
b. Penyebab Flu Babi
c. Gejala-Gejala Flu Babi
d. Pencegahan Flu Babi
e. Pengobatan Flu Babi
MATERI

A. Pengertian Flu Babi


Flu babi (Swine influenza) adalah penyakit pernafasan akut pada babi yang
disebabkan oleh virus Swine Influenza tipe A / A-H1N1. Penyakit ini bersifat
zoonosis (dapat menular pada manusia), umumnya dengan gejala klinis yang
ringan. Virus ini mudah menyebar sehingga menyebabkan angka kesakitan
babi yang tinggi, meskipun angka kematian rendah, yaitu 1 - 4 % bila
dibandingkan dengan Flu Burung ( bisa mencapai 95 %). Masa masuknya
virus flu babi ke tubuh babi sampai timbul gejala atau mati adalah 1- 2 hari,
bisa 2- 7 hari dengan rata-rata 4 hari.Daya tahan virus, dalam daging akan
mati pada suhu 70 derajat celsius, karenanya aman mengkonsumsi daging
babi setelah dimasak dengan sempurna.
Flu babi (swine flu) merupakan penyakit saluran pernafasan yang disebabkan
oleh virus influenza. Penyakit ini sebenarnya jamak menyerang ternak babi,
namun kini telah mengalami perubahan yang drastis dan mampu untuk
menginfeksi manusia. Gejala yang timbul pada manusia pun mirip dengan
apa yang terjadi pada babi.
Flu babi pertama kali diisolasi dari seekor babi yang terinfeksi pada tahun
1930 di Amerika Serikat. Pada perkembangannya, penyakit ini dapat
berpindah ke manusia terutama menyerang mereka yang kontak dekat dengan
babi. Lama tidak terdengar lagi kabarnya ternyata virus ini mengalami
serangkaian mutasi sehingga muncul varian baru yang pertama kali
menyerang manusia di Meksiko pada awal tahun 2009. Varian baru ini
dikenal dengan nama virus H1N1 yang merupakan singkatan dari dua antigen
utama virus yaitu hemagglutinin tipe 1 dan neuraminidase tipe 1.

B. Penyebab Flu Babi


Flu babi, adalah penyakit influenza yang disebabkan oleh virus influenza A
subtipe H1N1 yang dapat ditularkan melalui binatang, terutama babi, dan ada
kemungkinan penularan antar manusia. Secara umum penyakit ini mirip
dengan influenza, gejala klinisnya sama. Wabah penyakit ini pada babi rutin
terjadi dengan tingkat kasus tinggi namun jarang menjadi fatal, Penyakit ini
cenderung mewabah di musim semi dan musim dingin tetapi siklusnya adalah
sepanjang tahun. Ada banyak jenis flu babi dan seperti flu pada manusia
penyakit ini secara konstan berubah. Flu babi biasanya tidak menjalar pada
manusia, meski kasus sporadis juga terjadi dan biasanya pada orang yang
berhubungan dengan babi. Catatan mengenai kasus penularan dari manusia ke
manusia juga sangat jarang. Penularan manusia pada manusia flu babi
diperkirakan menyebar seperti flu musiman - melalui batuk dan bersin.
Penularan
Penularan virus Flu Babi dapat melalui kontak langsung, melalui udara atau
melalui batuk dan bersin. Faktor cuaca dan stres juga akan mempercepat
penularan hewan terinfeksi ke dalam populasi hewan yang sehat. Atau
melalui peralatan kandang yang tercemar virus. Virus flu babi bisa terbawa
melalui alas kaki (sepatu, sandal), baju, kendaraan dll. Penularan flu babi ke
manusia jarang dan umumnya terjadi hanya pada orang-orang yang dalam
kesehariannya sering kontak dengan babi yang terinfeksi atau kontak dengan
benda-benda yaang telah terkontaminasi.

C. Gejala-Gejala Flu Babi


a) Demam tinggi ≥38°c.
b) lesu/malas
c) keluar cairan dari hidung dan mata
d) gangguan pernafasan
e) mata merah
f) menurunnya nafsu makan
g) muntah berlendir (bila sudah akut)

D. Pencegahan Flu Babi


a) Tutupi hidung dan mulut Anda dengan tisu jika Anda batuk atau bersin.
Kemudian buang tisu itu ke kotak sampah.
b) Sering-seringlah mencuci tangan Anda dengan air bersih dan sabun,
terutama setelah Anda batuk atau bersin. Pembersih tangan berbasis
alkohol juga efektif digunakan
c) Jangan menyentuh mulut dan hidung Anda dengan tangan
d) Hindari kontak atau berdekatan dengan orang yang sakit flu. Sebab
influenza umumnya menyebar lewat orang ke orang melalui batuk atau
bersin penderita
e) Jika Anda sakit flu, Anda sebaiknya tidak masuk kerja atau sekolah dan
beristirahat di rumah.

E. Pengobatan Flu Babi


a) Bila timbul gejala segera berikan obat antivirus
b) Penderita dianjurkan tetap tinggal di rumah, menghindari berpergian ke
pusat-pusat Ini akan mencegah menjangkiti orang lain (di isolasi)
c) Penderita sebaiknya menutup mulut dan hidung dengan tisu/saputangan
ketika berbicara, batuk, dan bersin. Ini akan mencegah orang-orang di
sekitar menjadi sakit
d) Penderita tidak boleh menyentuh mata, mulut dan hidung orang lain
untuk menghindari virus menyebar
e) penerapan vaksin yang disiapkan sesuai dengan jenis virus yang beredar
f) penderita harus menghindari debu, asap bergerak dan zat lainnya yang
dapat mengganggu pernafasan
g) penderita sebaiknya menggunakan cubrebocas dan membuang tisu hasil
bersin ke tempat sampah
h) Bila gejala tetap Nampak setelah 7 hari pertama maka sebaiknya
penderita menjalani perawatan intensif di rumah sakit
DAFTAR PUSTAKA

Syarifudin Ayi dk. 2012. Himpunan Penyuluhan Kesehatan Pada Remaja,


Keluarga, Lansia dan Masyarakat. Jakarta : TIM