Anda di halaman 1dari 8

PROMOSI KESEHATAN

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

BAHAYA KEHAMILAN DI USIA REMAJA

Dosen Pengampu : Nur Fadhilah, S.Kep M.Kes

DISUSUN OLEH :

HENDRIK SETIAWAN

NIM : 144012017103

PROGRAM STUDI DII KEPERAWATAN

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) MUHAMMADIYAH

PRINGSEWU LAMPUNG

TAHUN AJARAN 2018 / 2019


SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)

Pokok Bahasan : Infeksi Menular Seksual

Sub Pokok Bahasan : Bahaya Kehamilan di Usia Remaja

Sasaran : Warga Desa Patoman

Hari/Tanggal : Kamis/15 November 2018

Tempat : Balai Desa Patoman

Pemateri : Hendrik Setiawan

A. DESKRIPSI
Kehamilan remaja merupakan fenomena internasional yang belum
terselesaikan hingga sekarang. Pada tahun 2013 Wolrd Health Organization
(WHO) menetapkan tema untuk Hari Kependudukan Dunia yaitu “Kehamilan
Remaja”. Hal ini menandakan kasus tersebut perlu diperhatikan oleh seluruh
warga dunia. Secara global, diperkirakan bahwa 16 juta anak perempuan
berusia 15-19 tahun melahirkan setiap tahun (WHO, 2012). Kejadian
kehamilan remaja banyak terjadi di negara dengan penghasilan rendah dan
menengah, termasuk Indonesia. Di Indonesia jumlah remaja berusia 15-19
tahun menurut Badan Pusat Statistik, sebesar 20,9 juta atau 9 % dari total
penduduk (BPS, 2010).

B. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan selama 50 menit peserta dapat memahami
tentang penyakit Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
2. Tujuan khusus
Setelah dilakukan penyuluhan selama 50 menit peserta mampu
menjelaskan kembali:
a. Pengertian Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
b. Penyebab Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
c. Gejala-Gejala Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
d. Pencegahan Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
e. Pengobatan Bahaya Kehamilan di Usia Remaja

C. MATERI ( terlampir)
a. Pengertian Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
b. Penyebab Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
c. Gejala-Gejala Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
d. Pencegahan Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
e. Pengobatan Bahaya Kehamilan di Usia Remaja

D. Metode dan Media


Metode yang digunakan adalah :
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
3. Diskusi
Media yang digunakan adalah :
1. Laptop
2. Proyektor
3. Speker
4. Spanduk/Benner

E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
WAKTU KEGIATAN KEGIATAN METODE
KOMUNIKASI PESERTA
(1) (2) (3) (4)

Pembukaan  Mengucap salam  Menjawab salam Ceramah


(10 menit)  Validasi keadaan  Menjawab dan Tanya
peserta jawab
 Menjelaskan maksud  Mendengarkan
dan tujuan
 Menyebutkan materi  Mendengarkan
yang akan disampaikan
Inti  Menjelaskan pengertian  Mendengarkan dan Ceramah
(40 menit) Bahaya Kehamilan di Memperhatikan dan
Usia Remaja  Bertanya diskusi
 Memberi kesempatan
pada peserta untuk
bertanya  Mendengarkan dan
 Menjelaskan penyebab Memperhatikan
Bahaya Kehamilan di  Bertanya
Usia Remaja
 Memberikan
kesempatan peserta  Mendengarkan dan
utuk bertanya memperhatikan
 Menjelaskan tanda  Bertanya
gejala Bahaya
Kehamilan di Usia
Remaja  Mendengarkan dan
 Memberikan memperhatikan
kesempatan peserta  Bertanya
untuk bertanya
 Menjelaskan
pencegahan Bahaya
Kehamilan di Usia
Remaja
 Memberikan
kesempatan peserta
untuk bertanya
Penutup  Memberikan  Bertanya Ceramah
(10 menit) kesempatan untuk dan Tanya
bertanya jawab
 Merangkum atau  Mendengarkan dan
menyimpulkan materi memperhatikan
 kontrak yang akan  Menyepakati
datang
 Mengucap salam  Menjawab salam
penutup

F. EVALUASI
1. Evaluasi struktur
a. Peserta menyepakati kontrak umtuk dilakukan penyuluhan
b. Media tersedia dengan kebutuhan
c. Materi penyuluh talah disiapkan
d. Tempat kegiatan telah disiapkan

2. Evaluasi proses
a. Waktu penyuluhan dilaksanakan sesuai kesepakan
b. Komunikator dapat menyamampaikan materi dengan baik dan lancer
c. Peserta dapat mengikuti acara sampai dengan selesai
d. Peserta selalu antusias mengikuti kegiatan dengan banyak bertanya
e. Selama kegiatan berlangsung peserta tidak ada yang meninggalkan
tempat

3. Evaluasi hasil
80% peserta dapat menjelaskan kembali:
a. Pengertian Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
b. Penyebab Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
c. Gejala-Gejala Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
d. Pencegahan Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
e. Pengobatan Bahaya Kehamilan di Usia Remaja
MATERI

A. Pengertian Bahaya Kehamilan di Usia Remaja


Kehamilan usia muda yaitu remaja yang sudah menikah atau belum menikah
hamil dalam usia relative muda dibawah umur 20 tahun

B. Dampak kehamilan usia muda


Penyulit pada kehamilan remaja lebih tinggi dibandingkan kurun waktu
reproduksi seharusnya antara umur 20 – 30 tahun. Keadaan ini disebabkan
belum matangnya alat reproduksi untuk hamil, sehingga dapat merugikan
kesehatan ibu, perkembangan dan pertumbuhan janin. Keadaan tersebut akan
semakin menyulitkan bila ditambah dengan tekanan (stress) psikologis,
social, ekonomi sehingga memudahkan terjadinya
1. Keguguran
2. Persalinan prematur, BBL dan kelainan bawaan
3. Mudah terjadi infeksi
4. Anemia
5. Keracunan kehamilan
6. Kematian ibu yang tinggi

C. Bahaya Kehamilan di Usia Muda


1. Hancurnya masa depan
2. Pasangan pengantin remaja sebagian besar diakhiri dengan perceraian
(umumnya terpaksa menikah karena hawa nafsu dan cinta)
3. Dicemooh di lingkungan sekitarnya
4. Remaja yang berusaha menggugurkan kandungannya pada tenaga
nonmedis (dukun, tenaga non professional) sehingga mengalami
kematian tragis

D. Kerugian KTD di Usia Remaja


1. Remaja atau calon ibu merasa tidak siap untuk hamil, maka dia bsa saja
tidak mengurus dengan baik kehamilannya
2. Sulit mengharapkan perasaan kasih saying tulus pada bayinya yang
menyebabkan anaknya menjadi terlantar
3. Menghindari kehamilan dengan aborsi

E. Masalah yang akan timbul


1. Masalah kesehatan reproduksi
Remaja yang kelak akan menikah dan menjadi orang tua sebaiknya
memiliki kondisi kesehatan yang prima, sehingga dapat menurunkan
gestasi sehat. Dikalangan remaja telah terjadi semacam revolusi
hubungan
2. Masalah psikologis pada kehamilan remaja
a. Masalah social dan ekonomi keluarga
b. Masalah perkawinan yang dianggap dapat menyelesaikan masalah
kehamilan yang justru menimbulkan kemelut

F. Cara Mengatasi Masalah Kehamilan Remaja adalah dengan cara :


1. Memberikan pendidikan mengenai agama
2. Memberikan pendidikan seks
3. KB untuk remaja
4. Pelayanan gugur kandung yang sesuai keuntungan
DAFTAR PUSTAKA

Syarifudin Ayi dk. 2012. Himpunan Penyuluhan Kesehatan Pada Remaja,


Keluarga, Lansia dan Masyarakat. Jakarta : TIM