Anda di halaman 1dari 35

RENCANA USULAN TAHUN

KEGIATAN (RUK)
PROGRAM IMUNISASI 2019

PUSKESMAS KREJENGAN
JALAN RAYA KREJENGAN NO. 82
TELP : ( 0335)842503
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG


Puskesmas sebagai pelayan kesehatan yang langsung menyentuh
masyarakat bawah, dalam upayanya untuk senantiasa meningkatkan kualitas
pelayanan kepada masyarakat, mengharuskan untuk mempersiapkan rencana
kerja yang akan dilakukan dalam satu tahun kegiatan yang tertuang dalam
rencana usulan kegiatan Puskesmas Krejengan.
Program-program kerja puskesmas, baik program essential maupun
program pengembangan telah dipersiapkan rencana kerjanya dalam satu tahun
ke depan. Rencana kerja ini disusun dengan mengacu pada Standar
Pelayanan Minimal (SPM), evaluasi dari program kerja tahun sebelumnya yang
masih relevan, harapan dan keinginan dari sasaran program serta arahan dan
petunjuk dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo. Hal ini sangat
membantu dalam penyusunan rencana kerja, penentuan target serta upaya
untuk melaksanakan kegiatan (yang tertuang dalam jadwal kegiatan). Untuk
mengetahui tercapai tidaknya target yang telah ditentukan perlu dilaksanakan
program evaluasi secara rutin sekaligus untuk mengukur kinerja Puskesmas.

1.2. TUJUAN
1. Tujuan Umum
Meningkatnya upaya kesehatan yang bersifat promotif dan preventif dalam
mencapai masyarakat yang sehat.

2. Tujuan khusus
1. Tersedianya alokasi anggaran untuk upaya kesehatan masyarakat baik
program essential maupun pengembangan.
2. Tersusunnya perencanaan tingkat Puskesmas untuk penyelenggaran
upaya kesehatan di wilayah kerja.
1.3. MANFAAT RUK
1. Terciptanya rencana kerja yang efektif, efisien dan profesional.
2. Adanya acuan pelaksanaan kegiatan pelayanan kesehatan yang bersifat
promotif, preventif di Puskesmas dan jejaringnya.
1.4. VISI, MISI, TUJUAN, TATA NILAI dan BUDAYA Puskesmas Krejengan
VISI :“TERWUJUDNYA MASYARAKAT KABUPATEN PROBOLINGGO
BERAKHLAK MULIA YANG SEJAHTERA, BERKEADILAN DAN
BERDAYA SAING”.

MISI :

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan melalui


peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan menurunkan angka
kemiskinan

TUJUAN:

Meningkatkan kwalitas sumber daya manusia.

TATA NILAI : “SIIPLAH” (SMART, INISIATIF dan INOVATIF, INDAH,


PROFESIONAL, LOYAL, AKUNTABILITAS, HARMONIS)

BUDAYA :
“3S (Senyum, Sapa, Salam)”
BAB 2
ANALISIS SITUASI

2.1. DATA UMUM


2.1.1 Keadaan Geografi
Puskesmas Krejengan terletak di wilayah Kecamatan Krejengan
Kabupaten Probolinggo yang berada di sebelah tenggara Kecamatan Krejengan
serta berada pada ketinggian 10 sampai 50 meter diatas permukaan air
laut.Kecamatan Krejengan berada di wilayah timur Kabupaten Probolinggo
dengan luas sebesar 34,458 km2 dan memiliki batas :
 Barat dengan Kecamatan Pajarakan
 Utara dengan Kecamatan Kraksaan
 Timur dengan Kecamatan Besuk
 Selatan dengan Kecamatan Gading
Seperti dapat dilihat pada gambar berikut:
Gambar 1. Peta Wilayah Kecamatan Krejengan
2.1.2 Jumlah Penduduk dan perkembangan penduduk

Kependudukan dikaitkan dengan kepadatan (per km2 dan per RT) serta
Sex Ratio di Kecamatan Krejengan, dengan rincian sebagai berikut:
No Desa Luas Pendu Kepada Rumah L P Sex
(km2) duk tan Tangga Ratio
1 Opo-opo 4,49 4.562 1.016 1.324 2.254 2.308 97.7
2 Rawan 1,33 1.306 986 482 612 694 88.2
3 Seboroh 1,37 1.447 1.057 465 724 723 100.1
4 Karangren 1,86 1.899 1.020 583 923 976 94.6
5 Kedung Caluk 3,44 3.058 889 894 1.520 1.538 98.8
6 Sokaan 3,04 4.392 1.444 1.229 2.186 2.206 99.1
7 Dawuhan 1,92 2.635 1.369 801 1.296 1.339 96.8
8 Gebangan 2,42 2.605 1.077 793 1.289 1.316 97.9
9 Widoro 0,91 1.172 1.288 522 563 609 92.4
10 Sbr. Katimoho 2,48 2.744 1.107 877 1.339 1.405 95.3
11 Krejengan 1,49 1.270 850 701 1.098 1.072 102.4
12 Kamal Kuning 1,18 1.522 1.293 583 744 780 95.4
13 Tanjung Sari 0,81 1.512 1.869 493 761 751 101.3
14 Patemon 1,64 3.169 1.936 934 1.604 1.565 102.5
15 Temenggungan 1,76 2.568 1.457 758 1.209 1.359 89
16 Jati Urip 3,04 2.908 958 877 1.429 1.479 96.6
17 Sentong 1,59 2.622 1.646 865 1.287 1.335 96.4
Total 34,77 41.393 1.191 13.181 20.838 20.555 101.4
Sumber Data : Dokumen Kecamatan Krejengan Dalam Angka Tahun 2015

Dapat disimpulkan dari table diatas desa yang paling luas wilayahnya
adalah Desa Opo-opo dengan luas 4,49 KM2 sedangkan yang paling kecil
daerahnya adalah Desa Tanjungsari dengan luas 0,81 KM2. Untuk kepadatan
penduduk terdapat 1.221 jiwa dengan kepadatan tertinggi di desa Patemon (1985
jiwa) dan terendah di desa Kedung Caluk (952 jiwa). Sedangkan untuk jumlah
penduduk 42.456 jiwa dengan jumlah penduduk tertinggi di desa Opo-opo (4.568
jiwa) dan terendah di desa Widoro (1.153 jiwa).
2.1.3 Jumlah Penduduk dan Perkembangan Penduduk

Jumlah penduduk tiap golongan umur di Kecamatan Krejengan dapat


dilihat pada gambar berikut:

75+ 640
295

70-74 554
308

65-69 640
549

60-64 721
733

55-59 955
1.027

50-54 1,262
1.243

45-49 1,539
1.571

40-44 1,824
1.784

35-39 1,701
1.779

30-34 1,851
1.605

25-29 1,634
1.582

20-24 1,572
1.411

15-19 1,533
1.616

10-14 1,905
1.903

5-9 1,672
1.775

0-4 1,615
1.657

-2,500 -2,000 -1,500 -1,000 -500 0 500 1,000 1,500 2,000 2,500

Sumber Data : Dokumen Kecamatan Krejengan Dalam Angka Tahun 2013

Bentuk piramida penduduk mendekati stationer, meskipun demikian masih


cukup banyak usia muda pada dasar piramida yang menyatakan bahwa penduduk di
Kecamatan Krejengan lebih banyak pada usia muda dan usia dewasa.
2.1.4 Angka Kelahiran Kasar (CBR) dan Angka Kematian Kasar (CDR)

Angka kelahiran kasar dan angka kematian kasardi Kecamatan


Krejengan dapat dilihat pada tabel berikut:

No Desa Penduduk Jumlah CBR Jumlah CDR


(Juni Kelahiran Kematia
2014) n
1. Opo-opo 4.568 42 9,19 29 6,35
2. Rawan 1.290 13 10,08 13 10,08
3. Seboroh 1.443 12 8,32 12 8,32
4. Karangren 1.904 16 8,40 17 8,93
5. Kedung Caluk 3.274 36 11,00 25 7,64
6. Sokaan 4.389 42 9,57 31 7,06
7. Dawuhan 2.635 25 9,49 17 6,45
8. Gebangan 2.484 30 12,08 19 7,65
9. Widoro 1.153 10 8,67 12 10,41
10. Sumber 2.745 30 10,93 20 7,29
Katimoho
11. Krejengan 2.284 32 14,01 18 7,88
12. Kamal Kuning 1.522 13 8,54 10 6,57
13. Tanjung Sari 1.503 15 9,98 12 7,98
14. Patemon 3.167 31 9,79 24 7,58
15. Temenggungan 2.576 28 10,87 23 8,93
16. Jati Urip 2.904 32 11,02 26 8,95
17. Sentong 2.615 28 10,71 21 8,03
KECAMATAN 42.456 435 10,25 329 7,75

Angka kelahiran kasar (Crude Birth Rate) sebesar 10,25 dalam 1000
penduduk, tertinggi di desa Krejengan 14,01 permil dan terendah di desa Seboroh
8,32 permil. Sedangkan Angka kematian kasar (Crude Death Rate) sebesar 7,75
dalam 1000 penduduk tertinggi di desa Widoro 10,41 permil dan terendah di desa
Opo-opo 6,35 permil.
2.1.5 Angka Tingkat Pendidikan

Masih banyak penduduk di Kecamatan Krejengan yang belum mengenyam


bangku sekolah (3791 jiwa, 21,01%) dan yang belum menamatkan SD sebanyak
4105 jiwa (22,75%), seperti dapat dilihat pada diagram berikut:

2.1.6 Mata Pencaharian Penduduk Krejengan

Pertanian mendominasi mata pencaharian penduduk kecamatan


krejengan, baik bagi yang menggarap sendiri lahan miliknya maupun yang bekerja
sebagai buruh (82,17%), seperti dapat dilihat pada diagram berikut:
2.1.7 Tingkat Kesejahteraan Penduduk Krejengan

Angka keluarga pra sejahtera masih cukup tinggi 43,31% ditambah yang
mendekati kemiskinan (near poor) Keluarga Sejahtera I (29,38%). Sehingga hampir
75% penduduk berada di bawah garis kemiskinan, seperti dapat dilihat pada diagram
berikut:

Sedangkan tingkat kesejahteraan masyarakat yang berada di Pra Keluarga


Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I (dibawah garis kemiskinan) di Kecamatan
Krejengan dilihat dari jumlah masyarakat di tiap desa, dapat dilihat pada diagram
batang berikut:

Pra KS
KS-1

Tingkat kemiskinan di Kecamatan Krejengan masih berkisar 60-70%.Pada


grafik di atas tidak dipisahkan antara KS1 yang dengan alasan ekonomi dan
tidak.PraKS paling banyak berada di desa Opo-opo (639 jiwa) dan paling sedikit di
desa Widoro (127 jiwa)

Selain itu, tingkat kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Krejengan juga


dapat dilihat dari jumlah penduduk yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan
Masyarakat atau yang lebih dikenal Jaminan Kesehatan Nasional, seperti dapat
dilihat dari tabel berikut:

Jumlah Penduduk Jumlah Penduduk Miskin


4500
3896

4000 3357

2972
2961

3500

2684
2657
3000

2408
2361

2298

2093

2065
2052

1997
2500
1911
1853

1795
1723

1657
1636

1591
1527

1482
2000

1380
1332
1289
1261

1260
1123
1500

866
859
847

833

737
1000
360

500
0
PA PB PC PD PE PF PG PH PI PJ PK PL PM PN PO PP PQ

2.1.8 Jumlah dan Jenis Tenaga Kesehatan di Puskesmas Krejengan

Jenis dan jumlah ketenagaan yang ada di Puskesmas Krejengan tahun


2015 dapat dilihat pada tabel berikut :

JUMLAH
NO
JENIS TENAGA KESEHATAN PNS NON PNS JUMLAH
.
L P L P
1 Dokter 1 1 0 0 2
2 Perawat 1 1 0 0 2
3 Dokter Gigi dan perawat gigi 0 1 0 1 2
4 Bidan 0 4 0 0 4
5 Sanitarian 0 0 0 0 0
6 Nutrisionis 0 0 0 1 1
7 Pembantu Bidan 0 0 0 0 0
8 Pelaksana Imunisasi 0 0 0 0 0
9 Pelaksana loket 1 0 0 1 2
10 Pranata Labkes 1 0 0 0 1
11 Pranata Komputer 0 0 0 0 0
12 Apoteker dan Pelaksana obat 0 2 0 0 2
13 Tata Usaha 1 1 1 1 4
14 Pramu 0 0 2 3 5
15 Perawat UGD dan Ranap 0 2 7 2 11
16 Perawat PUSTU 1 1 0 4 6
17 Bidan di Desa 0 10 0 5 15
JUMLAH : 8 16 7 20 57
2.1.9 PERAN SERTA MASYARAKAT
Peran serta masyarakat yang tampak dalam mendukungpelaksanaan
program kesehatan lingkungan antara lain :
1. Jumlah Dukun Bayi : 18 orang
2. Jumlah kader Posyandu : 252 orang
3. Jumlah Kader Poskesdes : 20 orang
4. Jumlah kader Tiwisada : 60 orang
5. Jumlah Guru UKS : 6 orang
6. Jumlah Santri Husada : 10 orang
7. Jumlah Kader Lansia : 206 orang
8. Jumlah kelompok Usia lanjut : 19 kelompok
9. Jumlah kelompok batra : 0 kelompok
10. Jumlah Posyandu : 50 Pos
11. Jumlah Polindes : 2 Pos
12. Jumlah Poskesdes : 17 Pos
13. Jumlah Poskestren : 2 Pos
14. Jumlah Pos UKK : 4 Pos
15. Jumlah Saka Bhakti Husada : 0 SBH
16. Jumlah Panti Asuhan : 0 buah
17. Jumlah Panti Wreda : 0 buah
18. Jumlah Posyandu Lansia : 54 buah
19. Jumlah UKBM lainnya : 0 Pos
20. Jumlah Kader Kes.jiwa : 4 orang

2.1.10 DATA SEKOLAH


Jumlah sekolah
1. PAUD : 21
2. TK / RA : 17 /25
3. SD / MI : 23/ 25
4. SMP / MTs : 10 /11
5. SMK / MA / SMA : 0 / 11/ 5
Jumlah Murid yang ada
1. PAUD :423
2. TK / RA : 446 / 456
3. SD / MI : 2296 / 1378
4. SMP / MTs : 885 / 1277
5. SMK / MA / SMA : 0 / 633 / 379
2.2 DATA KHUSUS
1. Imunisasi

Hasil kegiatan pelayanan imunisasi di Kecamatan Krejengan tahun 2017 semua desa
sudah dinyatakan UCI sesuai dengan target 92 % desa UCI. Untuk pencapaian
Imundaskap juga sudah mencapai target 92 %. Grafik pencapaian imundaskap akan
ditampilkan di bawah.

Pencapaian HB 0 di Kecamatan Krejengan sampai dengan Desember 2017

PENCAPAIAN IMUNISASI Hb 0
TAHUN 2017

250.00
220.0

200.00

141.7
150.00 133.3128.6127.8
119.2115.9115.6
108.7106.3106.1 106.8
101.6
92.00 91.9 86.8
100.00 85.0
76.7
68.2

50.00

0.00

Kecamatan tercapai (106.8% ) dari target 92% akan tetapi masih ada 5
desa dengan pencapaian yang masih kurang yaitu desa Opo-Opo 91.9%,
desa Temenggungan 86.8%, desa Kamal Kuning 85 % desa Karangren 76.7%
dan desa Sumber Katimoho 68,2%.
Pencapaian Campak/ MR di Kecamatan Krejengan s/d Bulan Desember 2017

PENCAPAIAN IMUNISASI CAMPAK/MR


TAHUN 2017

160.00 147.2

140.00 121.9121.7120.5119.7
115.9115.0112.9 112.2
120.00 110.0106.7105.6
103.0102.7100.0100.0100.0
92.00
100.00
78.1
80.00
60.00
40.00
20.00
0.00

Kecamatan tercapai (112.2% ) dari target 92% 16 desa sudah


memenuhi target kurang satu desa yang belum memenuhi target yaitu desa
Dawuhan 78.1%semua desa telah mencapai target.

Pencapaian Imundaskap sampai dengan Desember 2017

PENCAPAIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP


TAHUN 2017

160.00
142.9
140.00
119.4117.4116.2115.8
120.00 110.0109.1108.1106.8106.5 107.3
103.3103.2103.1100.0
98.4 96.6 94.4
100.00 92.00

80.00
60.00
40.00
20.00
0.00
Imundaskap Kecamatan tercapai (107.3% ) dari target 92% semua
desa telah tercapai targetnya.

Pencapaian Imunisasi Tambahan Campak / MR 2 sampai dengan Desember


2017

PENCAPAIAN IMUNISASI CAMPAK / MR 2


TAHUN 2017
177.8
180.00 164.3160.0
152.3
160.00 146.7
133.3
140.00 126.2
120.0118.8117.4116.7
113.8
120.00 104.5
92.00
100.00 85.5 83.8
73.7 68.8
80.00 63.6
60.00
40.00
20.00
0.00

Kecamatan sudahtercapai (113.8% ) dari target 80 % desa dengan


pencapaian tertinggi desa Kedung caluk dan terendah adalah desa Krejengan
dengan pencapaian 63.6%

Pencapaian Imunisasi Tambahan DPT HB Hib 4 sampai dengan Desember


2017

PENCAPAIAN IMUNISASI DPT HB HiB 4


TAHUN 2017

140.00 121.4 120.0120.0


116.2113.6113.0
120.00 110.0109.4
104.9102.3
100.0100.0 97.3
92.00 94.4
100.00 87.9
78.1
80.00 66.1
57.9
60.00
40.00
20.00
0.00
Kecamatan masih tercapai (97.3% ) dari target 80 % desa dengan
pencapaian target tertinggi desa Rawan121.4% dan terendah adalah desa
Temenggungan dengan pencapaian 57.9%

Pencapaian TT di Kecamatan Krejengan s/d Bulan Desember 2017

PENCAPAIAN IMUNISASI TT2 PLUS IBU HAMIL TAHUN 2017


180.0 166.7
160.0
140.0
111.5108.8
120.0
92.0 92.7 92.7 90.0 89.1 87.2 85.4
100.0 79.4
73.9 72.2 71.4
80.0 64.3 61.1 56.9
60.0 48.6
37.5
40.0
20.0
0.0 PATEMON
RAWAN
TANJUNGSARI

SEBORO
WIDORO

PUSKESMAS
SOKAAN

SMBRKATIMOHO

DAWUHAN
TARGET

JATIURIP
SENTONG

KEDUNGCALUK

KREJENGAN
OPO-OPO
KAMALKUNING
GEBANGAN

TEMENGGUNGAN

KARANGREN
Pemberian imunisasi TT pada ibu hamil di Kecamatan hanya tercapai
(79,4% ) dari target 92% . Kondisi ini di sebabkan karena pemberian imunisasi
TT berdasarkan dari hasil skrining terhadap ibu hamil.

Apabilan penghitungannya berdasarkan skrining maka hasil pencapaian


akan lebih tinggi.

Desa UCI di Kecamatan Krejengan tahun 2017

Dengan demikian pada tahun 2017 semua desa di wilayah kecamatan


Krejengan UCI
BAB III
ANALISA MASALAH

3.1 CAPAIAN INDIKATOR

Indikator yang digunakan untuk menilai capaian pembangunan kesehatan di


Kecamatan Krejengan yaitu Standar Pelayanan Minimal (SPM) serta Penilaian
Kinerja Puskesmas. Capaian tersebut dapat dilihat sebagai berikut :
Pencapaian tahun
NO INDIKATOR SPM Target 2017
2017

1 Cakupan kunjungan ibu hamil K-4 97 84.7


Cakupan komplikasi kebidanan yang
2 100 183.9
ditangani
Cakupan Pertolongan persalinan oleh
3 tenaga kesehatan yang memiliki 96 101.3
kompetensi kebidanan
4 Cakupan pelayanan nifas 96 100.7
Cakupan neonatus dengan
5 80 82.1
komplikasi ditangani
6 Cakupan kunjungan bayi 91 106.6
7 Cakupan Desa UCI ≥ 95 100
8 Cakupan Kunjungan anak balita 90 98.8
Cakupan Pemberian Makanan
9 Pendamping ASI pada usia 6-24 100 100
bulan
Cakupan balita gizi buruk
10 100 100
mendapatkan perawatan
Cakupan penjaringan kesehatan
11 100 100
siswa SD dan setingkat
12 Cakupan KB aktif ≥ 70 71.9
Cakupan Penemuan dan
13
penanganan penderita penyakit :
a. Penemuan penderita AFP ≥2 0
b. Penemuan dan penanganan
100 100
penderita pneumonia balita
c. Penemuan dan penangan pasien
90 126
baru TB BTA positif
d. Penemuan dan penanganan DBD 100 117
e. Penemuan penderita Diare 100 109
Cakupan pelayanan kesehatan dasar
14 100 154.1
masyarakat miskin
Cakupan pelayanan kesehatan
15 100 122
rujukan pasien masyarakat miskin
Cakupan pelayanan gawat darurat
16 level 1 yang harus diberikan sarana 100 100
kesehatan (RS) di Kab/Kota
Cakupan desa/keluarahan mengalami
17 KLB yang dilakukan penyelidikan 100 100
epidemiologi < 24 jam
18 Cakupan Desa Siaga Aktif 80 100
Dari table hasil kegiatan SPM di dapatkan cakupan pelayanan kunjungan bayi
102.8%, cakupan desa UCI (Universal Child Immunization) mencapai 100%.

Sedangkan berdasarkan indikator pada Penilaian Kinerja Puskesmas Tahun


2017 untuk Program Imunisasi, dapat dilihat pada tabel berikut:
Capaian Penilaian Kinerja Puskesmas ProgramImunisasiTahun 2017 di Puskesmas Krejengan, dapat dilihat pada tabel berikut :

Targe % Cakupan
t
Upay
Tahun Satuan Total Target Σ Sub Jumlah
N a Pencapaia
Kegiatan 2017 Sasaran Sasara Sasara Variable ( Variable
o Kese n (P)
(T) (S) n (ToS) n (TS) Riil terhadap dan Total
hatan
dalam target nilai
% sasaran) Program

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
Upaya Pelayanan Kesehatan Ibu, Anak dan Keluarga
107%
Berencana
Pelayanan Imunisasi 94%

1 IDL (Imunisasi Dasar Lengkap) 92% Bayi 560 516 601 116%

2 UCI desa 95% Bayi 560 532 601 113%

3 Imunisasi DT pada anak kelas 1 SD 98% SD 606 594 603 102%

4 Imunisasi campak pada anak kelas 1 SD 98% SD 606 594 601 101%

5 Imunisasi TT pada anak SD kelas 2 dan 3 98% SD 573 562 572 102%

6 Imunisasi TT5 pada WUS (15 - 49 th) 85% WUS 9962 8468 87 1%

7 Imunisasi TT2 plus bumil (15 - 49 th) 85% PUS 621 528 492 93%
8 Pemantauan suhu lemari es vaksin 100% Petugas 365 365 365 100%

9 Ketersediaan catatan stok vaksin 100% Petugas 10 10 10 100%

10 laporan KIPI zero reporting / KIPI Non serius 90% Petugas 12 11 12 109%
Dari capaian penilaian kinerja Puskesmas diperoleh hasil pelayanan IDL (Imunisasi
dasar lengkap) 116, UCI desa 113, BIAS Campak 102, DT 103, TD 102. TT Plus
Bumil 93, Pemantauan suhu vaksin 100, ketersediaan buku stok perbulan 100,
Imunisasi lanjutan batita 105.4.

3.2 IDENTIFIKASI MASALAH

Berdasarkan hasil capaian indikator kesehatan yaitu Standar Pelayanan


Minimal, Penilaian Kinerja Puskesmas dapat dilakukan identifikasi masalah program
IMUNISASI Tahun 2017 di wilayah Puskesmas Krejengan, antara lain :

NO Kegiatan Target Capaian Masalah


Masih ada sasaran yang
1 Cakupan kunjungan bayi 90 106,6% menolak untuk
diimunisasi
Cakupan desa/kelurahan
2 Universal Child ≥ 95 100 Maintenence
Immunization
3 Imunisasi Dasar Lengkap Maintenence
91% 116
(Imundaskap)
4 UCI Desa 90% 113 Maintenence

5 BIAS : Imunisasi Campak Masih ada sasaran BIAS


95% 102
Kls 1 SD yang tidak terimunisasi
6 BIAS : Imunisasi DT Kls 1 Masih ada sasaran BIAS
95% 102
SD yang tidak terimunisasi
7 BIAS : Imunisasi Td Kls 2 Masih ada sasaran BIAS
95% 101,08
SD yang tidak terimunisasi
Masih rendahnya
pencapaian TT 2 plus
8 Imunisasi TT2 Plus Ibu bumil
90% 50,41
Hamil Masih rendahnya
pencapaian TT 2 plus
WUS
9 Grafik Pemantauan Suhu Maintenence
100% 100,00
Lemari Es (pagi & sore)
Masih adanya ketidak
10 Ketersediaan Buku Stock
100% 100,00 sesuaian laporan dengan
Vaksin Perbulan (8 buku)
kohort
Masih ada sasaran
11 Imunisasi rutin lanjutan
91% 105.4 Iminusasi tambahan yang
Batita
lolos tidak di imunisasi
HASIL DARI IDENTIFIKASI KEBUTUHAN DAN HARAPAN
SASARAN/MASYARAKAT (SMD )
PHBS RUMAH TANGGA
TAHUN 2017

Menimbang
∑ KK dgn Balita
TOTAL JML.KK
NO Nama Desa %
KK DIKAJI Bayi BALITA
0-6 0-5 > 5 th Jml %
Bln Thn
1 OPO-OPO 1460 110 7,5 10 56 249 62 93,94

2 RAWAN 369 90 24,4 20 55 0 73 97,33

3 SEBORO 414 90 21,7 7 89 312 89 92,71

4 KARANGREN 641 100 15,6 17 83 0 98 98,00

5 KEDUNG CALUK 985 130 13,2 21 98 0 115 96,64

6 SOKAAN 1294 140 10,8 21 119 0 132 94,29

7 DAWUHAN 784 100 12,8 13 49 0 61 98,39

8 GEBANGAN 521 110 21,1 24 38 0 60 96,77

9 WIDORO 248 90 36,3 4 88 81 81 100,00


SUMBER
10 881 110 12,5 14 96 0 104 94,55
KATIMOHO
11 KREJENGAN 743 100 13,5 14 86 0 98 98,00

12 KAMAL KUNING 502 100 19,9 16 85 0 97 96,04

13 TANJUNGSARI 441 100 22,7 13 46 285 58 98,31

14 PATEMON 1060 100 9,4 22 65 0 87 100,00

15 TEMENGGUNGAN 865 110 12,7 14 96 0 102 92,73

16 JATIURIP 858 100 11,7 6 27 0 31 93,94

17 SENTONG 852 110 12,9 22 86 0 106 98,15

JUMLAH 12918 1790 13,9 258 1262 927 1398 91,97

Dari hasil capaian survey diatas di Kecamatan Krejengan Tahun 2017 yang
berhubingan dengan pelayanan imunisasi adalah balita yang datang ke posyandu
sehingga potensi pelayanan imunisasi bisa dilakukan pada balita yang datang ke
posyandu untuk penimbangan , dapat dilihat bahwa dari 13,9 % KK yang dikaji
capaian menimbang balita di wilayah kecamatan Krejengan masih mencapai angka
91.97 dari target yang ditetapkan tahun 2017 sebesar 100%
3.3 MENENTUKAN SKALA PRIORITAS (USG)

S
U (URGENCY) G (GROWTH)
(SERIOUSNESS)
NO MASALAH TOTAL
SEBERAPA SEBERAPA PERKEMBANGAN
MENDESAK SERIUS ISU
(1-10) (1-10) (1-10)
1 Masih rendahnya pencapaian TT 2 plus bumil 4 5 4 13

2 Masih ada sasaran yang menolak untuk diimunisasi 4 4 5 13

3 Masih rendahnya pencapaian TT 2 plus WUS 4 5 3 12

Masih adanya ketidak sesuaian laporan dengan


4 4 5 3 12
kohort

Masih ada sasaran BIAS dan imunisasi tambahan


5 4 4 4 12
yang tidak terimunisasi
3.4 MENCARI AKAR PENYEBAB MASALAH DENGAN MENGGUNAKAN DIAGRAM ISHIKAWA ATAU TULANG IKAN (FISH BONE )
1. MASIH RENDAHNYA PENCAPAIAN TT2 PLUS PADA BUMIL
METHODE
MATERIAL/ MONEY
ENVIRONMENT

BELUM WAKTUNYA TIDAK MEMBAWA


JADWAL POSYANDU IMUNISASI VAKSIN KE
BERUBAH-UBAH POSYANDU

PENCATATAN
TIDAK VALID
KESALAHAN SKRINING MASIH RENDAHNYA
PENCAPAIAN TT2 PLUS
BUMIL
TIDAK AKSES DGN BIDAN DESA
KURANGNYA
MALAS AKSES KE
MALAS KE POSYANDU
PETUGAS
PENANGANAN BELUM
MAKSIMAL TIDAK TAHU
LUPA JADWAL KALAUJADWAL
IMUNISASI TT

MAN PETUGAS
MAN MASY
2. MASIH ADA SASARAN YANG MENOLAK UNTUK DI IMUNISASI
METHODE
MATERIAL/ MONEY
ENVIRONMENT

TIDAK ADA INFO SASARAN TIDAK


JADWAL POSYANDU PELAKSANAAN MEDIA KIE KURANG VALID
BERUBAH-UBAH

PENCATATAN
TIDAK VALID

MASIH ADA SASARAN


YANG MENOLAK
UNTUK DI IMUNISASI
SAKIT
KURANGNYA
MALAS KE POSYANDU
DUKUNGAN LS
PENANGANAN BELUM
MAKSIMAL ALASAN KEYAKINAN
LUPA JADWAL

MAN PETUGAS
MAN MASY
3. MASIH RENDAHNYA PENCAPAIAN TT2 PLUS PADA WUS
METHODE
MATERIAL/ MONEY
ENVIRONMENT

TIDAK MEMBAWA
JADWAL POSYANDU VAKSIN KE
BERUBAH-UBAH PENCATATAN POSYANDU
KESALAHAN SKRINING
TIDAK VALID

MASIH RENDAHNYA
PENCAPAIAN TT2 PLUS
WUS
TIDAK AKSES DGN BIDAN DESA
PENANGANAN BELUM
MALAS
MAKSIMAL

TIDAK TAHU
TIDAK MELAKUKAN SKRINING KALAUADA IMUNISASI
TT

MAN PETUGAS
MAN MASY
4. MASIH ADANYA KETIDAKSESUAIAN LAPORAN DENGAN KOHORT
METHODE
MATERIAL/ MONEY
ENVIRONMENT

BUKU HILANG
IMUNISASI SWEEPING
JADWAL POSYANDU
BERUBAH-UBAH
TIDAK TERSEDIA
BUKU BANTU
KESALAHAN SKRINING MASIH ADANYA
KETIDAKSESUAIAN
LAPORAN DENGAN
KOHORT
TIDAK MEMBAWA KOHORT SAKIT
LUPA
IMUNISASI SWEEPING

TIDAK LUPA TIDAK BAWA


TANGGAL TIDAK SAMA
LANGSUNG PINDAH PINDAH BUKU
DENGAN POSYANDU
DICATAT

MAN PETUGAS
MAN MASY
5. MASIH ADA SASARAN BIAS DAN IMUNISASI TAMBAHAN YANG TIDAK TERIMUNISASI
METHODE
MATERIAL/ MONEY
ENVIRONMENT
VAKSIN TERBATAS
TIDAK MEMBAWA
VAKSIN KE
KIE YANG KURANG
JADWAL POSYANDU POSYANDU
BERUBAH-UBAH
PENCATATAN
TIDAK VALID
KESALAHAN SKRINING MASIH ADA
SASARAN BIAS DAN
IMUNISASI
ALASAN KEYAKINAN
TAMBAHAN YANG
PENANGANAN BELUM SAKIT
LUPA TIDAK
MAKSIMAL TIDAK AKSES DGN BIDAN DESA
TERIMUNISASI
TIDAK ADA TIDAK DATANG SAAT
RENCANA TIDAK MELAKUKAN SKRINING PINDAH PINDAH POSYANDU
HARIAN
BEPERGIAN
MAN PETUGAS
MAN MASY
3.5 PEMECAHAN MASALAH

PRIORITAS ALTERNATIF PEMECAHAN PEMECAHAN MASALAH


NO PENYEBAB MASALAH KETERANGAN
MASALAH MASALAH TERPILIH

1 Rendahnya Tidak melakukan skrining Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
pencapaian TT 2 sebelum imunisasi
Plus pada Ibu Malas Membuat rencana kerja harian Membuat Rencana kegiatan
Hamil Harian
Skrining /penanganan tidak Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
maksimal sebelum imunisasi
Tidak akses dengan bidan Koordinasi dengan LS
Tidak tahu kalau ada imunisasi Penyuluhan, skrining Skrining pada Ibu hamil
TT
Pencatatan tidak valid Pencatatan langsung saat DQS
pelayanan
Tidak membawa vaksin ke Inventarisasi sasaran sebelum Membuat Rencana kegiatan
Posyandu pelayanan imunisasi Harian
Kesalahan skrining Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
sebelum imunisasi
Belum waktunya imunisasi Penjelasan hasil skrining DQS
Jadwal Posyandu berubah ubah Membuat jadwal posyandu sesui Membuat jadwal Posyandu 1
kesepakatan selama 1 tahun tahun

2 Masih ada sasaran Lupa Membuat rencana kerja harian Membuat Rencana kegiatan
yang menolak Harian
untuk diimunisasi Tidak melakukan skrining Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
sebelum imunisasi
Tidak ada rencana harian Membuat perencanaan sebelum Membuat Rencana kegiatan
kegiatan imunisasi Harian
Skrining /penanganan tidak Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
maksimal sebelum imunisasi
Tidak akses dengan bidan Koordinasi dengan LS Pelayanan imunisasi dasar dan
Tidak datang ke posyandu tambahan
Sakit Merubah jadwal
Berpindah-pindah Membuat jadwal posyandu
Bepergian Merubah jadwal
Pencatatan tidak valid Pencatatan langsung saat DQS
pelayanan
Vaksin terbatas Distribusi yang tepat sesuai Membuat Rencana kegiatan
sasaran Harian
Tidak membawa vaksin ke Inventarisasi sasaran sebelum
Posyandu pelayanan imunisasi
KIE kurang Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
Kesalahan skrining sebelum imunisasi
Jadwal Posyandu berubah ubah Membuat jadwal posyandu sesui Membuat jadwal Posyandu 1
kesepakatan selama 1 tahun tahun

3 Rendahnya Tidak melakukan skrining Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
pencapaian TT 2 sebelum imunisasi
Plus pada WUS Malas Membuat rencana kerja harian Membuat Rencana kegiatan
Harian
Skrining /penanganan tidak Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
maksimal sebelum imunisasi
Tidak akses dengan bidan Koordinasi dengan LS
Tidak tahu kalau ada imunisasi Penyuluhan, skrining Skrining pada WUS
TT
Pencatatan tidak valid Pencatatan langsung saat DQS
pelayanan
Posyandu Tidak membawa Inventarisasi sasaran sebelum Membuat Rencana kegiatan
vaksin ke pelayanan imunisasi Harian
Kesalahan skrining Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
sebelum imunisasi
Jadwal Posyandu berubah ubah Membuat jadwal posyandu sesui Membuat jadwal Posyandu 1
kesepakatan selama 1 tahun tahun

4 Masih ada nya Sakit Merubah jadwal Pelayanan imunisasi dasar dan
ketidak sesuaian tambahan
laporan dengan Imunisasi sweeping Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
kohort sebelum imunisasi
Tidak membawa buku KIE Membuat Rencana kegiatan
Harian
Berpindah-pindah Membuat jadwal posyandu Pelayanan imunisasi dasar dan
tambahan
Tidak membawa kohort
Lupa
Tidak langsung dicatat Kohort selalu dibawa
Tanggal tidal sama dengan DQS
posyandu
Buku hilang Mengganti buku
Tidak punya buku bantu Mencatat pada buku harian
sweeping
Kesalahan skrining Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
sebelum imunisasi
Imunisasi sweeping Sosialisasi jadwal posyandu Membuat jadwal Posyandu 1
Jadwal Posyandu berubah ubah Membuat jadwal posyandu sesui tahun
kesepakatan selama 1 tahun

5 Masih ada sasaran Lupa Membuat rencana kerja harian Membuat Rencana kegiatan
BIAS dan Harian
imunisasi Tidak melakukan skrining Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
tambahan yang sebelum imunisasi
tidak terimunisasi Tidak ada rencana harian Membuat perencanaan sebelum Membuat Rencana kegiatan
kegiatan imunisasi Harian
Skrining /penanganan tidak Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
maksimal sebelum imunisasi
Tidak akses dengan bidan Koordinasi dengan LS Pelayanan imunisasi dasar dan
Tidak datang ke posyandu tambahan
Sakit Merubah jadwal
Berpindah-pindah Membuat jadwal posyandu
Bepergian Merubah jadwal
Pencatatan tidak valid Pencatatan langsung saat DQS
pelayanan
Vaksin terbatas Distribusi yang tepat sesuai Membuat Rencana kegiatan
sasaran Harian
Tidak membawa vaksin ke Inventarisasi sasaran sebelum
Posyandu pelayanan imunisasi
KIE kurang Bekerja sesuai dengan SOP Skrining sesuai dengan SOP
Kesalahan skrining sebelum imunisasi
Jadwal Posyandu berubah ubah Membuat jadwal posyandu sesui Membuat jadwal Posyandu 1
kesepakatan selama 1 tahun tahun
BAB IV
RENCANA USULAN KEGIATAN TAHUN 2019
BAB V

PENUTUP

Rencana Usulan Kegiatan (RUK) ini disusun sebagai bahan bagi Puskesmas
Krejengan untuk menyusun rencana Usulan Kegiatan tahun 2019.Rencana Usulan
Kegiatan (RUK) ini digunakan sebagai dasar dalam penyusunan Rencana
Pelaksanaan Kegiatan (RPK) Puskesmas Krejengan tahun 2019setelah ada
penetapan DPA dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo.
Dalam penyusunan Rencana Usulan Kegiatan ini tentunya masih banyak
kekurangan dan kelemahan karena terbatasnya pengetahuan, kurangnya rujukan
atau referensi yang kami dapatkan.

Kami sangat berharap adanya kritik saran yang membangun demi


sempurnanya Rencana Usulan Kegiatan (2019) ini.