Anda di halaman 1dari 2

Pemilihan Screw Conveyor

Sebagai dasar pemilihan :


1. Kapasitas material
2. Jarak perpindahan material
3. Kondisi pengangkutan : horizontal, vertikal, atau inkalanasi
4. Ukuran, bentuk, dan sifat material
5. Harga peralatan tersebut

Perhitungan Screw Conveyor


Rumus perhitungan screw conveyor :

Jika screw conveyor telah tersedia :


Kapasitas screw conveyor dalam ft3/jam tiap rpm :
C 0,7854(Ds2 − Dp2 )P. K. 60
=
RPM 1728
Dimana :
C = kapasitas screw conveyor dalam ft3/jam
Ds = diameter screw conveyor dalam inchi
Dp = diameter pipa dalam inchi
P = pitch dari screw conveyor dalam inchi
K = presentase dari pembebanan tabung (%)

Kecepatan screw conveyor dapat dihitung dengan rumus :


kapasitas yang direncanakan
N=
kapasitas 𝑐𝑜𝑛𝑣𝑒𝑦𝑜𝑟 per jam per rpm

Dimana :
N = kecepatan dari ulir (rpm)
(N tidak boleh lebih dari kecepatan maksimum yang dianjurkan)

Fungsi Screw Conveyor


Bahan yang dapat dipindahkan dengan screw conveyor terbatas pada bahan curah yang
ukurannya tidak terlalu besar (ukuran kecil) sampai bahan yang berbentuk serbuk maupun cair.
Screw conveyor tidak dapat digunakan untuk pemindahan bahan bongkah besar (large-lumped),
mudah hancur (easily-crushed), abrasive, dan material mudah menempel (sticking materials).
Beban yang berlebihan akan mengakibatkan kemacetan, merusak poros, dan screw berhenti.
Screw conveyor digunakan untuk memindahkan material kecil seperti butiran, aspal, batu bara,
abu, kerikil dan pasir, dan untuk mentransfer bahan secara horizontal, tetapi bisa juga untuk
mengangkut bahan dengan elevasi tertentu.