Anda di halaman 1dari 4

PERENCANAAN PENATAAN RTH TAMAN JALUR HIJAU FLY OVER PESING

Suku Dinas Kehutanan - Kota Administrasi Jakarta Barat


Provinsi DKI Jakarta – Tahun 2019

BAB III
METODOLOGI PERENCANAAN
Bab ini menjabarkan secara singkat metodologi perencanaan yang digunakan untuk
melaksanakan dan menyelesaikan keseluruhan pekerjaan yang harus dikerjakan. Baik mulai
dari Tahap Persiapan hingga tersusunnya Dokumen DED yang diharapkan.

3.1. METODOLOGI PERENCANAAN

Dari hasil tinjauan terhadap kebutuhan dan keinginan Pemberi Tugas‚ serta
mempertimbangkan lingkup pekerjaan dan output keluaran yang ingin dihasilkan‚ maka secara
keseluruhan pelaksanaan setiap pekerjaan dalam kegiatan penyusunan Penataan RTH Taman
Jalur Hijau Fly Over Pesing akan meliputi 4 (empat) tahapan kegiatan utama yang runtut
sebagai berikut :

a. Tahap Persiapan dan Pengumpulan Data

b. Tahap Analisa dan Konsep Rancangan

c. Tahap Pengembangan Rancangan

d. Tahap Penyusunan Detail Engineering Design

Runtutan alur pentahapan pelaksanaan keempat tahap di atas secara grafis diagramatik dapat
dijabarkan dalam gambar berikut ini :

PT. INKONEKSI IZI KONSULTAN- Laporan Akhir I BAB 3-1


PERENCANAAN PENATAAN RTH TAMAN JALUR HIJAU FLY OVER PESING
Suku Dinas Kehutanan - Kota Administrasi Jakarta Barat
Provinsi DKI Jakarta – Tahun 2019

Kebutuhan, Batasan
Rencana Teknis
dan Permintaan Rinci Site Plan
Stakeholder : FO Pesing
- Program Tanaman
- Pengembangan Masterplan Pengembangan
Prasarana yg rusak RTH FO Pesing
Rencana DED RTH
- Anggaran Biaya
Pembangunan FO Pesing Dokumen
Gambar Utama
Perumusan Kriteria dan
Pengumpulan Data Konsep:
Eksisting Site : - Skematik Tata Letak
- Batas Lokasi site Layout Taman Rencana Rinci dan Detil
- KonsepTata Ruang Dokumen
- Topografi Setiap Aspek RTH
Luar Penunjang :
- Aksesibilitas & Taman : - RAB
- Visualisasi dan
Traffic Simulasi - Site Plan Keseluruhan - Spesifikasi
- Vegetasi/Tanaman - Rencana Per Segmen
Teknis
- Rencana Tanaman
- Infrastruktur Area
- Rencana Pagar
- Bestek
- Lingkungan Eksisting - Elemen Lansekap dan
sekitar  Kebijakan Sektoral Pendukung Tapak
Program Penataan - Rencana Detil
Ruang Terbuka Drainase
Kebijakan Terkait : Hijau di Wilayah
- Pergub Jakarta Barat
- Peraturan Daerah DOK.DED RTH
- Keputusan FO Pesing
Walikota/Gubernur

TAHAP PERSIAPAN & TAHAP ANALISA & KONSEP TAHAP PENGEMBANGAN THP PENYUSUNAN
PENGUMPULAN DATA (0,5 RANCANGAN (0,5 Bln) RANCANGAN (0,5 Bln) DED (0,5 Bln)
Bln) Output : Skematik Rancangan Taman Output : Gambar Preliminary Output : Dok.DED
Output :
Design & Spesifikasi Teknis dan LAP. AKHIR
LAP.PENDAHULUAN

PT. INKONEKSI IZI KONSULTAN- Laporan Akhir I BAB 3-2


PERENCANAAN PENATAAN RTH TAMAN JALUR HIJAU FLY OVER PESING
Suku Dinas Kehutanan - Kota Administrasi Jakarta Barat
Provinsi DKI Jakarta – Tahun 2019

3.2. TAHAPAN PELAKSANAAN KEGIATAN DAN RENCANA KERJA

3.2.1. Tahap Persiapan dan Pengumpulan Data

Tahap persiapan dan pengumpulan data bertujuan untuk menyiapkan tim, baik secara
substansial maupun administratif, untuk melaksanakan pekerjaan ini dan memenuhi
tujuan dan keluaran yang diharapkan. Kegiatan pada tahap ini meliputi:

 Penyusunan Rencana Kerja, yang meliputi penyempurnaan metodologi agar lebih


rinci dan operasional, dan penyempurnaan jadwal kerja untuk melengkapi dan
mensinkronkan tugas tenaga ahli dengan jadwal kerja.

 Desk study untuk mendapatkan gambaran awal wilayah studi. Pada tahap ini dikaji
data sekunder, seperti : informasi awal mengenai lokasi perencanaan, anggaran
pembangunan yang harus menjadi acuan perencanaan, serta lingkup kebutuhan yang
harus direncanakan.

 Mobilisasi tenaga ahli dan penjelasan kembali alokasi tugas tenaga ahli serta briefing
tahap awal.

Selain mempersiapkan Tim, dalam tahap ini Konsultan juga akan dilakukan
pengumpulan data, baik data primer maupun sekunder.

a. Pengumpulan Data Primer

Pengumpulan data primer adalah upaya pengumpulan data dan informasi melalui
peninjauan site dan pengukuran di lapangan, yang mana sebelum dilakukan survei
terlebih dahulu dilakukan asistensi (disetujui) dengan tim teknis.

b. Pengumpulan Data Sekunder

Pengumpulan data sekunder adalah pengumpulan data dan informasi melalui survei
ke instansi atau lembaga yang terkait dengan kepentingan studi, baik dalam bentuk
laporan, rujukan maupun keterangan dari petugas instansi yang bersangkutan.

3.2.2. Tahap Analisa dan Konsep Rancangan

Pada tahap ini dilakukan 2 kegiatan yang saling berurutan. Yaitu analisis dan penyusunan
konsep rancangan. Analisis bertujuan memahami kondisi unsur-unsur dalam site
perencanaan yang menjadi potensi maupun masalah yang perlu menjadi pertimbangan
dalam pengambilan keputusan desain nantinya. Mendahului analisis, akan dilakukan

PT. INKONEKSI IZI KONSULTAN- Laporan Akhir I BAB 3-3


PERENCANAAN PENATAAN RTH TAMAN JALUR HIJAU FLY OVER PESING
Suku Dinas Kehutanan - Kota Administrasi Jakarta Barat
Provinsi DKI Jakarta – Tahun 2019

pengolahan data dan informasi yang telah dikumpulkan pada tahap survey
pengumpulan data primer sebelumnya.

Sedangkan penyusunan konsep rancangan merupakan proses perumusan ide dan


gagasan rancangan sebagai sintesa untuk memberikan solusi penyelesaian atas hasil
analisis masalah dan potensi yang terkait kondisi lapangan dan kebutuhan ideal yang
diinginkan.

3.2.3. Tahap Pengembangan Rancangan

Dari tahap analisis dan konsep rancangan kemudian ditindaklanjuti dengan tahap
pengembangan rancangan dari konsep yang telah disusun tersebut sehingga lebih jelas
terlihat dan tergambarkan rincian teknis dari setiap rancangan elemen yang telah
direncanakan sesuai konsep. Dalam proses pengembangan rancangan ini elemen-
elemen dalam tatanan tapak per segmen sudah lebih terukur dimensi dan bentuknya
serta telah ditentukan spesifikasi teknis material yang digunakan.

3.2.4. Tahap Penyusunan Detail Engineering Design

Tahap ini merupakan tahap terakhir dari keseluruhan proses perencanaan Penataan RTH
Taman Jalur Hijau Fly Over Pesing. Pada tahap ini hasil pengembangan rancangan
dituangkan secara lebih rinci dalam gambar teknis maupun spesifikasi teknis dan item
pekerjaannya dalam Bestek. Rencana Anggaran Biaya pun sudah dirincikan per item
pekerjaan dan disesuaikan volumenya dengan yang tertuang dalam gambar. Sehingga
keseluruhan rencana penataan sudah terejahwantahkan dalam kesatuan Dokumen DED
yang saling terkait yang meliputi Gambar Rencana, Bestek, Spesifikasi Teknis dan
Rencana Anggaran Biaya, yang siap untuk dilelangkan dan juga dilaksanakan sebagai
acuan pekerjaan pembangunan fisik di lapangan.

PT. INKONEKSI IZI KONSULTAN- Laporan Akhir I BAB 3-4