Anda di halaman 1dari 8

IDENTIFIKASI MASALAH PROGRAM : ISPA TAHUN 2017

NO UPAYA TARGET (%) PENCAPAIAN (%) MASALAH


1 UKM ESENSIAL 86% 48,7%
P2P ISPA Masih adanya kesenjangan cakupan penemuan
Cakupan penemuan penderita pneumonia balita
penderita pneumonia balita yaitu dari target 86%
baru terdeteksi sebanyak 48,7% di wilayah kerja
puskesmas tambakdahan dan adanya
kesenjangan 37,3%.

2 Care seeking ISPA pneumonia (kunjungan rumah 100% 26,3%


pada penderita pneumonia) Masih adanya kesenjangan kunjungan rumah
pada penderita pneumonia dari target 100% baru
tercapai 26,3%sehingga adanya kesenjangan
73,7%.

3 Penyuluhan penyakit ISPA di posyandu 100% 40%


Masih adanya kesenjangan cakupan penyuluhan
penyakit ISPA dari target 100% baru tercapai 40%
sehingga masih ada kesenjangan 60%
MATRIK PEMECAHAN MASALAH PROGRAM : ISPA TAHUN 2017

MASALAH U S G TOTAL
Masih adanya kesenjangan cakupan penyuluhan 4 4 4 12
penyakit ISPA dari target 100% baru tercapai 40%
sehingga masih ada kesenjangan 60%

5 5 4 14
Masih adanya kesenjangan cakupan penemuan
penderita pneumonia balita yaitu dari target 86%
baru terdeteksi sebanyak 48,7% di wilayah kerja
puskesmas tambakdahan dan adanya kesenjangan
37,3%.

Masih adanya kesenjangan kunjungan rumah pada 5 4 4 13


penderita pneumonia dari target 100% baru tercapai
26,3%sehingga adanya kesenjangan 73,7%.
Masih adanya kesenjangan kunjungan rumah pada penderita pneumonia dari target 100% baru tercapai 26,3%sehingga adanya kesenjangan 73,7%.

AKAR PENYEBAB MASALAH

MANUSIA METODE

Kurang optimalnya petugas ISPA melakukan kunjungan kurangnya pendekatan dengan penderita

Rumah ke penderita ISPA


1. Kurang optimalnya petugas
ISPA melakukan kunjungan
rumah ke penderita

2. kurangnya pendekatan
dengan penderita ISPA

3. Tidak adanya format deteksi


dini penyakit ISPA

4. Penderita tidak datang ke


Tidak adanya format Penderita tidak datang kurangnya pengetahuan puskesmas karna minim biaya

deteksi dini penyakit ISPA ke puskesemas karna masyarakat tentang 5. Kurangnya pengetahuan
masyarakat tentang penyakit
minim biaya penyakit ISPA ISPA
SARANA
DANA LINGKUNGAN
N
Masih adanya kesenjangan cakupan penemuan penderita pneumonia balita yaitu dari target 86% baru terdeteksi sebanyak 48,7% di wilayah kerja puskesmas tambakdahan
dan adanya kesenjangan 37,3%.

AKAR PENYEBAB MASALAH

MANUSIA METODE

Kurangnya petugas ISPA Petugas ISPA perlu

Melakukan pelacakan/ penyegaran kembali tentang 1. Kurangnya petugas


ISPA melakukan
Penjaringan ke masyarakat program ISPA pelacakan/penjaringa
n ke masyarakat
2. Petugas ISPA perlu
penyegaran kembali
tentang program ISPA
Tidak adanya leafleat Penderita tidak Kurangnya ventilasi 3. Tidak adanya lefleat
dan buku-buku
Dan buku-buku datang ke puskesmas di rumah penderita
tentang penyakit ISPA
4. Penderita tidak
datang ke puskesmas
SARANA DANA LINGKUNGAN 5. Kurangnya ventilasi di
rumah penderita
Masih adanya kesenjangan cakupan penyuluhan penyakit ISPA dari target 100% baru tercapai 40% sehingga masih ada kesenjangan 60%

AKAR PENYEBAB MASALAH

MANUSIA METODE
Kurangnya kerjasama dengan Petugas ISPA perlu penyegaran

Lintas program dan lintas sector kembali tentang program ISPA


1. Kurangnya kerjasama
dengan lintas program
dan lintas sector
2. Petugas ISPA perlu
penyegaran kembali
tentang program ISPA
3. Tidak adanya brosur,
leaflet dan poster tentang
penyakit ISPA
4. Masyarakat belum semua
memiliki kartu BPJS/KIS
Tidak adanya brosur, leaflet Masyarakat belum semua Kurangnya pengetahuan
5. Kurangnya pengetahuan
Dan poster tentang penyakit memiliki kartu BPJS/KIS masyarakat tentang masyarakat tentang
penyakit ISPA
ISPA penyakit ISPA

SARANA
DANA LINGKUNGAN
CARA PEMECAHAN MASALAH PROGRAM : ISPA

No PRIORITAS MASALAH PENYEBAB MASALAH ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH PEMECAHAN MASALAH KET
TERPILIH

1 Masih adanya  Kurang optimalnya petugas ISPA melakukan  Mengatur jadwal kunjungan ke penderita ISPA  Kunjungan
kesenjangan kunjungan kunjungan rumah ke penderita  Melakukan sosialisasi dengan penderita ISPA rumah bagi
rumah pada penderita  Kurangnya pendekatan dengan penderita  Mengusulkan format deteksi dini penyakit ISPA penderita
pneumonia dari target ISPA  Dianjurkan membuat BPJS/KIS pneumonia pada
100% baru tercapai  Tidak adanya format deteksi dini penyakit balita
26,3% sehingga ada ISPA  Melakukan sosialisasi tentang penyakit ISPA ke  Melakukan
kesenjangan 73,7%  Penderita tidak datang ke puskesmas karna masyarakat sosialisasi
minim biaya dengan
 Kurangnya pengetahuan masyarakat penderita ISPA
tentang penyakit ISPA

2 Masih adanya  Kurangnya petugas ISPA melakukan  Mengatur jadwal pelacakan/penjaringan  Melakukan
pelacakan/penjaringan ke masyarakat pelacakan
kesenjangan cakupan
 Petugas ISPA perlu penyegaran kembali  Petugas ISPA melakukan kunjungan ke tiap
penemuan penderita tentang program ISPA desa
pneumonia balita yaitu  Tidak adanya leaflet dan buku-buku  Mengusulkan leaflet dan buku-buku
 Penderita tidak datang ke puskesmas  Dianjurkan membuat kartu BPJS/KIS
dari target 86% baru  Kurangnya ventilasi di rumah penderita  Mengajurkan diadakannya ventilasi kepada
terdeteksi sebanyak keluarga penderita

48,7% di wilayah kerja


puskesmas
tambakdahan dan
adanya kesenjangan
37,3%.
3 Masih adanya  Kurangnya kerjasama dengan lintas program  Melakukan kerjasama dengan lintas program  Diadakannya
kesenjangan cakupan dan lntas sector dan lintas sector penyuluhan
penyuluhan penyakit  Petugas ISPA perlu penyegaran kembali  Petugas ISPA melakukan kunjungan ke tiap tentang
ISPA dari target 100% tentang program ISPA desa penyakit ISPA
baru tercapai 40%  Tidak adanya brosur, leaflet dan poster  Melakukan
sehingga masih ada tentang penyakit ISPA  Mengusulkan leaflet, brosur dan poster kerjasama
kesenjangan 60%  Masyarakat belum semua memiliki kartu tentang penyakit ISPA dengan lintas
BPJS/KIS  Dianjuran membuat kartu BPJS/KIS program dan
 Kurangnya pengetahuan masyarakat lintas sektor
tentang penyakit ISPA  Diadakannya penyuluhan tentang penyakit
ISPA
FORMULIR RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK) PUSKESMAS

PROGRAM : ISPA TAHUN 2019

No Upaya Kegiatan Tujuan Sasaran Target Penanggung Kebutuhan Mitra Waktu Bentuk Anggaran Indikator Sumber
kegiatan sasaran jawab sumber kerja pelaksanaan kegiatan kerja biaya
daya
1 Care seeking Kunjungan rumah Penederita 38 balita PJ UKM Brousur Petugas Jan - des 1 orang x 5 desa BOK
ISPA pada penderita pneumonia/IS Kertas MTBS, x 6 kali x 50.000
pneumonia ( ISPA/pneumonia PA balita bolpoin petugas = 1.500.000
kunjugan balita kesling,pe
rumah pada tugas gizi
penderita) Petugas
lab
Petugas
surveilans
2 Melakukan Untuk mengetahui Penderita 38 balita PJ UKM Brousur Bidan Jan - des 1 orang x 5 desa BOK
pelacakan sejauh mana penyakit ISPA Kertas desa, x 2 kali x 50.000
informasi yang ada di bolpoin kader = 500.000
tatalaksana ISPA wilayah
sampai ke piskesmas
masyarakat tambakdahan
3 Kegiatan Penyuluhan Untuk mengetahui Kader, pkk 36 PJ UKM Brousur Bidan Jan - des 1 orang x 1 kali BOK
penunjang penyakit ISPA sejauh mana posyandu leaflet desa, x 5 desa x
upaya di posyandu informasi kader kader 50.000 =
kesehatan tatalaksana ISPA 250.000
sampai ke
masyarakat
4. Melakukan Agar masyarakat Kader, pkk 5 Desa PJ UKM Brousur Bidan Jan - des 1 orang x 5 desa -
sesialisasi lebih mengetahui leaflet desa, x 1 kali x 50.000
dengan mengenai penyakit kader kader = 250.000
penderita ISPA
ISPA
5. Melakukan Agar masyarakat Kader, pkk 5 Desa PJ UKM Brousur Bidan Jan - des 1 orang x 5 desa -
kerjasama lebih mengetahui leaflet desa, x 1 kali x 50.000
dengan lintas mengenai penyakit kader kader = 250.000
program dan ISPA
lintas sektor
JUMLAH Rp 3.250.000

Anda mungkin juga menyukai