Anda di halaman 1dari 4

DAFTAR MASALAH

A. Akses Pelayanan dan Pembiayaan Kesehatan


1. Tidak memiliki/ kepesertaan dalam asuransi kesehatan (JKN – KIS) = 10 %
B. KIA, KB, Gizi dan Imunisasi
1. Tidak pernah periksa kehamilan ke tenaga kesehatan ( minimal 4 kali) = 100 %
2. Pernah ada bayi BBLR = 22,2 %
3. Bayi tidak mendapat Asi Eksklusif = 33,3 %
C. Survilens
1. Batuk pilek = 85 %
2. Diare = 5 %
3. Demam Typhoid = 5%
4. DM = 15 %
D. P2
1. Pengobatan selama 6 bulan (TBC) = 5 % (Pengobatan sudah Tuntas)
E. Rumah dan Lingkungan
1. Tidak tersedianya Jamban = 5%
2. Kualitas air bersih ( Tidak berasa, berbau, keruh) = 5%
3. Pembuangan Limbah Kamar mandi (Tergenang di pekarangan dan di sungai) = 94 %
4. Pembuangan sampah rumah tangga ( Tidak tersedia) = 75 %
5. Pembuangan sampah pekarangan (Tidak tersedia) = 85 %
6. Pembuangan air limbah dapur ( Tidak tersedia) = 85 %
7. TOGA memiliki kurang dari 3 = 35 %, minimal 3 = 60 %, tidak memiliki = 5 %
F. Perilaku Anggota Keluarga
1. Merokok = 70 %
2. Minum minuman beralkohol/ miras = 55 %
3. Tidak membuang sampah pada tempatnya = 30 %
4. Tidak memilah jenis sampah yang dibuang = 70 %
G. Ekonomi (Tidak ada Masalah
H. Kesehatan Remaja (Tidak ada Masalah)
I. Kesehatan Lansia
1. Lansia tidak memanfaatkan posyandu lansia = 25 %
Matriks Pemecaahan Masalah dengan metode USG (Urgency, Seriousness dan Growth)
Keterangan: berdasarkan skala likert 1-5 (5 = sangat besar, 4 = besar, 3 = sedang, 2 = kecil, 1 = sangat
kecil)
No Masalah U S G Total
1 Tiddak memiliki kepesertaan dalam asuransi kesehatan 3 4 4 11
(JKN-KIS)
2 Tidak pernah periksa kehamilan (minimal 4 kali) 5 4 5 14 (1)
3 Pernah ada bayi BBLR 3 2 4 9
4 Bayi tidak mendapat ASI Eksklusif 3 3 3 9
5 Sakit Batuk Pilek 2 3 4 9
6 Ada Pasien TBC ( Pengobatan Tuntas) 4 3 3 10
7 Tidak tersedianya jamban 5 3 3 11
8 Kualitas Air bersih (tidak berasa, berbau, keruh) 5 4 4 13 (2)
9 Pembuangan limbah kamar mandi, dapur dan 3 4 4 10
pengelolaan sampah tidak dilakukan dengan baik
10 Ada anggota keluarga yang merokok 3 4 5 12
11 Ada angota keluarga yang minum minuman beralkohol/ 3 4 5 12
miras
12 Masih ada lansia yang tidak memanfaatkan posyandu 2 2 2 6
lansia
Isu yang menjadi prioritas:
1. Tidak pernah periksa kehamilan
Akibatnya:
a. Bahaya dalam persalinan ( untuk ibu maupun anak)
b. Ada bayi BBLR
c. Bayi tidak dapat ASI Eksklusif
2. Kualitas air bersih (Tidak berasa, berbau, keruh)
3. Anggota keluarga ada yang merokok dan minum-minuman beralkohol
4. Tidak memiliki kepesertaan dalam asuransi kesehatan (JKN-KIS)
5. Tidak tersedianya jamban
6. Pembuangan limbah dapur, kamar mandi dan pengelolaan sampah yang kurang baik
7. Ada pasien TBC
Mencari Akar Penyebab Masalah dengan diagram Fish Bone / Metode Ishikawa

1.
TIDAK PERNAH
PERIKSA
KEHAMILAN

a. Keterba
tasan ekonomi a. Sibuk dengan pekerjaan
b. Tidak b. Akses ke tempat pemeriksaan jauh
mempunyai c. Kurangnya informasi kepada Tidak ada waktu ke
asuransi masyarakat tentang kegiatan tempat
kesehatan posyandu di Desa pemeriksaan
(JKN-KIS) d. Malu periksa kehamilan
e. Merasa diri sehat
f. Larangan Agama
Kurangnya
g. Tidak tersedia biaya untuk
pengetehuan ibu
pemeriksaan
/keluarga tentang
pentingnya a. Tidak ada kendaraan
pemeriksaan b. Tidak ada biaya
kehamilan

a. Hamil di Belum ada


luar nikah sosialisasi yang
menyeluruh dari
desa / kader
kesehatan
Solusi:

1. Dilakukangannya kunjungan rumah secara Bersama oleh Tenaga Puskesmas dan Kader
Kesehatan di desa
2. Aparat Desa, Kader Kesehatan desa dan Pimpinan Agama Perlu lebih mempromosikan tentang
kegiatan Posiyandu di desa
3. Pendekatan emosional antara Kader kepada pihak yang bersangkutan
4. Memberikan penyuluhan di kegiatan pertemuan warga
5. Perlu pendekatan tokoh yang berpengaruh di desa/ daerah dengan pimpinan agama
6. Difasilitasi oleh desa untuk menerbitkan Keterangan Kurang Mampu sehingga dibuatkan KIS PBI
(Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran)

a. Tidak ada sumber air lain yang dekat


KUALITAS AIR b. Tidak ada biaya air bersih yang berkualitas baik
BERSIH ( Tidak c.
berasa, berbau,
keruh)