Anda di halaman 1dari 14
Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

UPPKB

Laporan Pendahuluan

Pendahuluan 1 Pendahuluan
Pendahuluan
1
Pendahuluan
UPPKB Laporan Pendahuluan Pendahuluan 1 Pendahuluan Bagian ini akan menjabarkan mengenai latar belakang, dasar

Bagian ini akan menjabarkan mengenai latar belakang, dasar hokum, penerima manfaat, maksud dan tujuan, capaian keluaran dan sistematika pembahasan

1.1. LATAR BELAKANG

Transportasi merupakan usaha pemindahan atau pergerakan sesuatu, biasanya orang atau barang, dari suatu lokasi (lokasi asal) ke lokasi lain (lokasi tujuan) untuk keperluan tertentu dengan mempergunakan alat tertentu pula. Tujuan dari transportasi adalah untuk memberikan kemudahan dalam segala aktivitas masyarakat. Kemudahan (aksesibilitas) ini dapat diartikan sebagai mudahnya mencapai tempat tujuan itu meskipun jauh jaraknya.

Salah satu permasalahan penyediaan infrastruktur transportasi jalan adalah terjadinya kerusakan jalan yang mengakibatkan semakin menurunnya kualitas jalan yang juga berdampak pada keselamatan pengguna jalan. Penurunan kualitas jalan juga dapat menghambat pergerakan orang dan/atau barang yang secara global akan berdampak pada penurunan konektivitas antara pusat pertumbuhan ekonomi dan industri, serta perdagangan internasional dalam rangka mendukung kelancaran arus perdagangan internasional.

Percepatan pembangunan transportasi untuk mendukung sistem logistik nasional dan penguatan konektivitas nasional dapat dilakukan dengan adanya dukungan penyediaan infrastruktur transportasi jalan guna meningkatkan mobilitas orang dan/atau barang. Pergerakan arus barang di jalan perlu dilakukan pengawasan terhadap muatan barang karena hal ini akan berpengaruh pada kualitas infrastruktur jalan.

Untuk itu dalam rangka meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas serta menjaga kerusakan dini infrastruktur jalan akibat adanya angkutan barang yang mengangkut melebihi beban yang ditetapkan, Pemerintah menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM. 134 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor di Jalan. Tujuan dari

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 1

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

UPPKB

Laporan Pendahuluan

penimbangan kendaraan bermotor ini adalah untuk melakukan pengawasan terhadap muatan barang di jalan dan sebagai pelaksana pengawasan tersebut Pemerintah membentuk Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UUPKB). Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 2015, jumlah UPPKB tercatat sebanyak 141 UPPKB dimana kondisinya 123 beroperasi dan 18 dinyatakan tidak beroperasi dikarenakan beberapa hal antara lain keterbatasan jumlah SDM, volume angkutan barang yang menurun, keterbatasan anggaran operasional dan kondisi fasilitas UPPKB yang tidak memadai serta permasalahan lainnya.

Untuk itu agar dalam pelaksanaan pengawasan angkutan barang dapat terlaksana dengan baik, efektif, efisien dan mampu menjangkau seluruh jaringan jalan yang ada perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja dari masing-masing UPPKB yang ada baik dari aspek penetapan lokasi, sosial ekonomi, kelengkapan fasilitas UPPKB, SDM, manajemen, operasional, anggaran serta aspek lainnya yang menunjang terselenggaranya UPPKB selanjutnya perlu disusun Detail Engineering Detail (DED) dalam rangka peningkatan/rehabilitasi UPPKB tersebut agar UPPKB yang sudah ada dapat berfungsi optimal kembali dan kegiatan ini dilakukan secara bertahap. Untuk tahap awal evaluasi kinerja dan DED peningkatan/rehabilitasi UPPKB ini akan dilakukan pada 2 UPPKB di Pulau Kalimantan.

1.2. DASAR HUKUM

Beberapa peraturan perundangan yang memiliki keterkaitan dengan pekerjaan ini adalah sebagai berikut :

A. Undang-Undang

1. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;

2. Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan;

3. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;

B. Peraturan Pemerintah

1. Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2011 tentang Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak, serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas;

2. Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2012 tentang Kendaraan;

3. Peraturan Pemerintah Nomor 80 tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakaan Pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 2

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

UPPKB

Laporan Pendahuluan

4. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan;

C.

Peraturan Menteri Perhubungan

1. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 134 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor;

2. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 189 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Perhubungan.

D.

Peraturan dan Keputusan Presiden

1. Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 tentang Pengadaan Tanah bagi Pelaksanaan Pembangunan Untuk Kepentingan Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 36 Tahun 2005 tentang Pengadaan Tanah bagi Pelaksanaan Pembangunan Untuk Kepentingan Umum;

2. Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern;

3. Keputusan Presiden Nomor 32 Tahun 1990 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung;

4. Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2009 tentang Badan Koordinasi Penataan Ruang Nasional.

1.3.

PENERIMA MANFAAT

Penerima manfaat dari kegiatan ini adalah :

1. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat khususnya Direktorat Prasarana Perhubungan Darat

sebagai Pembina Teknis di bidang Prasarana Penimbangan Kendaraan Bermotor;

2. Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB);

3. Perusahaan dan pengemudi angkutan barang;

4. Seluruh masyarakat pengguna jalan.

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 3

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

UPPKB

Laporan Pendahuluan

1.4. MAKSUD DAN TUJUAN

1.4.1 Maksud

Kegiatan Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/Rehabilitasi UPPKB di Pulau Kalimantan ini diselenggarakan dengan maksud untuk melakukan kajian evaluasi terhadap kinerja dan kondisi UPPKB di Pulau Kalimantan dan menyusun rencana induk (master plan) dan DED sebagai dasar dalam pelaksanaan peningkatan/rehabilitasi UPPKB di Pulau

Kalimantan sebagaimana yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 134 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor di Jalan.

1.4.2 Tujuan

1. Mengidentifikasi dan memetakan kondisi fasilitas UPPKB dengan yang dipersyaratkan oleh PM 134 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor;

2. Melakukan kajian evaluasi kinerja fasilitas UPPKB eksisting;

3. Menyusun rencana induk (master plan) UPPKB;

4. Mencari alternatif usulan peningkatan/rehabilitasi pelayanan UPPKB;

5. Menyusun DED peningkatan/rehabilitasi fasilitas UPPKB;

6. Menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) peningkatan/rehabilitasi UPPKB;

7. Menyusun spesifikasi teknis peningkatan/rehabilitasi UPPKB di Pulau Kalimantan;

8. Membuat Rencana Kerja dan Syarat (RKS) peningkatan/rehabilitasi UPPKB di Pulau Kalimantan.

1.5. RUANG LINGKUP

 

1.5.1

Lingkup Materi

1)

Melakukan inventarisasi, identifikasi dan analisis terhadap penyusunan rencana induk

2)

(masterplan), DED peningkatan/rehabilitasi UPPKB di Pulau Kalimantan, dari hasil pengolahan data teknis baik data sekunder (aturan terakit) atau data primer di wilayah studi; Melakukan benchmarking UPPKB (studi dalam dan luar negeri/benchamrking);

3) Melakukan kajian evaluasi kinerja fasilitas UPPKB eksisting berdasarkan PM 134 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor;

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 4

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

UPPKB

Laporan Pendahuluan

4) Penyusunan rencana induk (masterplan) UPPKB yang sedikitnya meliputi kondisi

5)

6)

saat ini, rencana pengembangan fasilitas utama dan fasilitas penunjang UPPKB serta perubahan pemanfaatan ruang di sekitar UPPKB; Penyusunan DED yang antara lain meliputi gambar gambar yang diperlukan untuk dikerjakan oleh kontraktor pelaksana yang meliputi gambar Site Plan (SP), gambar arsitektur, gambar struktur, gambar mekanikal dan elektrikal (ME) dan lainnya; Menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) peningkatan/rehabilitasi UPPKB sesuai dengan DED yang sudah disusun;

dan lainnya; Menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) peningkatan/rehabilitasi UPPKB sesuai dengan DED yang sudah disusun;

7) Menyusun spesifikasi teknis, Rencana Kerja dan Syarat peningkatan/rehabilitasi UPPKB; 8) Menyusun alternatif perbaikan-perbaikan fasilitas UPPKB berdasarkan masukan- masukan yang disepakati dalam rapat pembahasan.

1.5.2 Lingkup Wilayah

Ruang lingkup wilayah studi ini meliputi 2 UPPKB yang meliputi :

1)

UPPKB Sintang di Provinsi Kalimantan Barat; dan

2)

UPPKB Karangjoang di Provinsi Kalimantan Timur.

1.6.

KELUARAN

Keluaran pekerjaan (Output) pekerjaan kegiatan ini adalah :

a).

Penyusunan Survey Fisik terinci, meliputi :

1).

Pelaksanaan survai pendahuluan yaitu mengidentifikasi kondisi UPPKB yang ada dan mengevaluasi kinerja fasilitas UPPKB eksisting;

2).

Pelaksanaan dan analisa survey topografi;

3).

Pelaksanaan dan analisa survey penyelidikan tanah;

4).

Pelaksanaan dan analisa survey volume lalu lintas (LHR) di lokasi UPPKB.

b). Penyusunan rencana induk (master plan) UPPKB memuat rencana pengembangan fasilitas utama dan fasilitas penunjang UPPKB serta perubahan pemanfaatan ruang di sekitar UPPKB ke depan.

c).

Penyusunan Rancangan Detil, dalam pembuatan DED berdasarkan pada luasan tanah eksisting, meliputi :

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 5

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

1).

Perhitungan struktur tanah dan bangunan;

2).

Pembuatan gambar detil konstruksi;

3).

Perencanaan Fasilitas Utama UPPKB;

4).

Perencanaan Fasilitas Penunjang UPPKB;

5).

Perencanaan Material Konstruksi;

6).

Perhitungan Konstruksi;

7).

Perencanaan Mekanikal Elektrikal;

8).

Perencanaan Metodologi Konstruksi;

9).

Estimasi volume pekerjaan dan biaya;

UPPKB

Laporan Pendahuluan

10). Perencanaan spesifikas teknis peningkatan/rehabilitasi UPPKB;

11). Menyusun Rencana Kerja dan Syarat (RKS).

d).

Laporan Desain yang terdiri dari :

1).

Laporan Pendahuluan;

2).

Laporan Antara;

3).

Draft Laporan Akhir, yang memuat antara lain :

a).

Laporan Masterplan (Rencana Induk UPPKB dan Gambar):

b).

Album gambar Rencana Induk (Masterplan);

c).

Laporan Survey;

d).

Laporan Desain dan perhitungan konstruksi;

e).

Gambar desain;

f).

Pembuatan Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS);

g).

Pembuatan Rencana Anggaran Biaya (Engineering Estimate) dan Bill of Quantity.

4).

Laporan Akhir, yang memuat antara lain :

a).

Laporan Rencana Induk (Masterplan) UPPKB;

b).

Album gambar Rencana Induk (Masterplan);

c).

Laporan Survey;

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 6

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

UPPKB

Laporan Pendahuluan

d).

Laporan Desain dan perhitungan konstruksi;

e).

Gambar desain;

f).

Pembuatan Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS);

g).

Pembuatan Rencana Anggaran Biaya (Engineering Estimate) dan Bill of Quantity;

5).

Executive Summary.

6).

Soft Copy (CD).

1.7. TAHAPAN PELAKSANAAN

1.7.1 Tahapan Kegiatan

1).

Tahap Persiapan dan Pengumpulan Data Pekerjaan persiapan dan pengumpulan data terdiri dari :

A. Survey Data Primer, terdiri dari :

a. Survey Pendahuluan, meliputi :

Melakukan inventarisasi, identifikasi awal terhadap UPPKB yang akan dikaji baik dengan wilayah sekitarnya;

Melakukan pengumpulan data sekunder;

Melakukan evaluasi kinerja UPPKB eksisiting dengan menyesuaikan kondisi yang ada dengan PM 134/2015 tentang Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor;

Survey lokasi berupa survey lahan, batas kepemilikan lahan dan status lahan, estimasi tapak awal, estimasi kebutuhan lahan, ketersediaan patok pengukuran (benchmark) dan penilaian atas alternatif lokasi UPPKB;

Survey harga satuan setempat untuk bahan material konstruksi berdasarkan dokumen harga satuan yang diterbitkan oleh instansi pemerintah maupun asosiasi konstruksi;

Survey harga satuan untuk bahan/material/peralatan/ personil yang bersifat khusus atau spesifik di quarry maupun di pabrik/distributor barang terdekat.

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 7

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

b. Survey Topografi, meliputi :

UPPKB

Laporan Pendahuluan

Menentukan titik tetap (referensi) yang diperlukan untuk mengikat benda-benda, bangunan dan lain-lain yang dianggap perlu untuk dimasukan dalam peta topografi;

Melakukan pengukuran (topografi);

ketinggian permukaan tanah daratan

Melakukan pengukuran detail batas lahan, batas bangunan, penggunaan lahan, jalan, jembatan, maupun fenomena fisik bentang alam (jurang, parit, Danau, dll) di sekitar rencana lokasi pembangunan UPPKB;

Melakukan analisis hasil pengukuran topografi, yang kemudian menggambarkannya dalam bentuk peta topografi;

c. Survey Penyelidikan Tanah, meliputi :

Menentukan letak titik-titik penyondiran yang digambar di dalam peta.

Menuangkan hasil penyelidikan tanah ke dalam bentuk grafik sondir yang memperlihatkan besarnya tahanan yang menunjukkan perkiraan letak lapisan tanah keras dan dilengkapi dengan keterangan yang dianggap perlu;

Metoda penyondiran mengikuti standar yang ada;

Peralatan sondir yang dipergunakan harus memenuhi syarat ketelitian yang tinggi dan siap dipakai berdasarkan koreksi terakhir dari pihak yang berwenang.

d. Survey Volume Lalu Lintas, meliputi :

Melaksanakan penghitungan volume lalu lintas (traffic counting) kendaraan yang melewati jalan di depan lokasi perencanaan pada saat periode jam normal dan jam puncak periode waktu tertentu;

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 8

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

UPPKB

Laporan Pendahuluan

Survey dilakukan pada 2 arah lalu lintas di sekitar UPPKB;

Pelaksanaan survey volume lalu lintas dilakukan dengan dilengkapi data/informasi jenis dan jumlah kendaraan yang melintas;

Suvey yang dilakukan memberikan informasi geometrik jalan seperti panjang ruas jalan, median jalan bahu jalan.

1.7.2 Tahapan Analisis dan Penyajian Data

a. Analisis yang dilakukan meliputi :

Interaksi antara lokasi pembangunan UPPKB dengan sistem kegiatan kota/wilayah di sekitarnya;

Kondisi eksisting di sekitar lokasi pengembangan (sebelum dibangun);

Kondisi rencana (pengaturan zonasi) di sekitar lokasi pengembangan (setelah dibangun).

b. Pembuatan peta, yang meliputi :

Pembuatan peta tata ruang kawasan sekitar UPPKB yang dimaksud;

Peta Wilayah Kerja;

Peta Topografi;

Peta Batas Lahan dan Penggunaan Lahan.

1.7.3 Tahapan Penyusunan Masterplan & Konsep UPPKB

a. Perumusan fasilitas utama dan fasiltas penunjang sesuai PM 134/2015 tentang Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor;

b. Konsep penataan site plan;

c. Penyusunan rencana manajemen rekayasa lalu lintas di UPPKB yaitu memuat pola pergerakan di dalam wilayah UPPKB dan dilengkapi dengan perambuan dan marka lalu lintas di wilayah UPPKB;

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 9

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

UPPKB

Laporan Pendahuluan

d. Perumusan spesifikasi teknis peralatan dan teknologi alat penimbangan kendaraan bermotor;

e. Pembuatan Peta Rencana Induk (Masteplan) UPPKB

1.7.4 Tahapan Pengembangan Rancangan Sarana Prasarana UPPKB

Pada tahap ini dilakukan dan diselesaikan beberapa kegiatan berikut :

a. Perhitungan struktur untuk konstruksi bangunan utama

b. Penghitungan kapasitas utilitas kawasan maupun bangunan

c. Pengembangan gambar rencana umum setiap bangunan dan sarana prasarana yang telah ditetapkan

d. Penyusunan draft Rencana Anggaran Biaya

e. Perumusan dan penetapan spesifikasi teknis

1.7.5 Tahapan Penyusunan DED

Menyusun rencana teknis rinci dari setiap sarana dan prasarana yang direncanakan,yang meliputi :

a. Gambar Detail Konstruksi Struktur dan Desain Arsitektur;

b. Gambar Rencana Mekanikal dan Elektrikal;

c. Rencana Utilitas Kawasan, meliputi Penerangan Umum, Jaringan Pemipaan, Jaringan Instalasi Listrik, Saluran Drainase;

d. Rencana Anggaran Biaya;

e. Rencana Kerja dan Syarat (RKS).

f. Rekomendasi peningkatan/rehabilitasi

UPPKB yang memuat usulan dari

konsultan dari hasil kajian dan survai yang telah dilaksanakan terhadap UPPKB tersebut.

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 10

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

UPPKB

Laporan Pendahuluan

1.8. WAKTU PELAKSANAAN

Waktu yang diperlukan untuk Kegiatan Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan ini adalah selama 6 (enam) bulan atau 180 (seratus delapan puluh) hari kalender dengan rincian pekerjaan dapat dilihat pada tabel 1.1 dibawah ini.

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 11

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

UPPKB

Laporan Pendahuluan

Tabel 1.1 Waktu Pelaksanaan Pekerjaan

Laporan Pendahuluan Tabel 1.1 Waktu Pelaksanaan Pekerjaan L A Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan

L A

Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4 Bulan 5 Bulan 6 No UraianKegiatan 1
Bulan 1
Bulan 2
Bulan 3
Bulan 4
Bulan 5
Bulan 6
No
UraianKegiatan
1
2 3
4 1
2 3
4 1
2 3
4 1
2 3
4 1
2 3
4 1
2 3
4
1. Persiapan a. Studi Literatur b. Survai Pendahuluan c. Data Sekunder 2. Survai Lapangan a.
1. Persiapan
a. Studi Literatur
b. Survai Pendahuluan
c. Data Sekunder
2. Survai Lapangan
a. Survai Topografi
b. Survai Penyelidikan Tanah
c. Survai Volume Lalu Lintas
3. Laporan Antara
4. Pengolahan Data
5. Analisis dan Penyusunan
Rumusan
- Konsep master plan
- Konsep DED
- Penyajian Gambar, RAB, RKS
6. Draft Laporan Akhir
7. Laporan Akhir

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 1

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

UPPKB

Laporan Pendahuluan

1.9. SISTEMATIKA PENYAJIAN

Sistematika Laporan Pendahuluan ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu :

Bab 1.

Pendahuluan

Berisikan latar belakang, maksud, tujuan, ruang lingkup pekerjaan, metode pelaksanaan pekerjaan dan sistematika pembahasan.

Bab 2.

Kajian Kebijakan dan Literatur

Pada bab ini akan dibahas tinjauan literatur yang terkait dengan aturan perundangan mengenai pembangunan di wilayah lokasi perencanaan, aturan perundangan serta studi pustaka mengenai standar ruang, serta kajian lain terkait gedung yang sejenis dan relevan sebagai sumber referensi dan inspirasi.

Bab 3.

Gambaran Umum Wilayah Lokasi Perencanaan

Bab ini memberikan gambaran mengenai lokasi lahan yang menjadi site perencanaan, baik mengenai pengaturan luas pembangunan yang akan diijinkan dibangun, kondisi topografi lahan, sirkulasi eksisting untuk masuk dan keluar kendaraan, serta kondisi lingkungan sekitar eksisting.

Bab 4.

Kajian Kebijakan Tata Ruang Wilayah di Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur

Bab ini membahas dan memaparkan pendekatan dan metodologi yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan ini mulai dari tahapan persiapan hingga tahap penyusunan laporan dan pembahasan materi laporan.

Bab 5.

Pendekatan dan Metodologi

Bab ini membahas dan memaparkan pendekatan dan metodologi yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan ini mulai dari tahapan persiapan hingga tahap penyusunan laporan dan pembahasan materi laporan.

Bab 6.

Rencana Pelaksanaan Pekerjaan

Pada bab ini akan diuraikan mengenai rencana pelaksanaan pekerjaan dalam proses Penyusunan Detailed Engineering Design (DED) Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Pulau Kalimantan.

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 1

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

Evaluasi Kinerja dan DED Peningkatan/ Rehabilitasi UPPKB Pulau Kalimantan

UPPKB

Laporan Pendahuluan

Bab 7.

Evaluasi Kinerja Fasilitas UPPKB

Pada bab ini diuraikan analisis awal atas kondisi eksisting UPPKB dan evaluasi terhadap kinerja fasilitas yang ada berdasarkan hasil survey pendahuluan yang telah dilakukan ke lokasi yang direncanakan.

Bab 8.

Penutup

Bab ini berisikan kesimpulan sementara mengenai rencana awal pelaksanaan kegiatan

perencanaan yang akan dilaksanakan nantinya. Sekaligus sebagai penutup dari laporan pendahuluan ini secara keseluruhan.

KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

DIREKTORAT JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT

I - 2