Anda di halaman 1dari 70

1

STRATEGI LULUSAN TEKNIK SIPIL


MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0

SARJONO PURO
UNIVERSITAS BUNG KARNO JAKARTA
OUT LINE
2

 PENGANTAR REVOLUSI INDUSTRI


 GAMBARAN DISRUPTION
 GAMBARAN TEKNIK SIPIL
 TANTANGAN TEKNIK SIPIL PADA REVOLUSI 4.0
 PELUANG TEKNIK SIPIL PADA REVOLUSI 4.0
 STRATEGI TEKNIK SIPIL PADA REVOLUSI 4.0
3

REVOLUSI INDUSTRI
4
5

Revolusi 1 tahun
1784 ditemukan Revolusi 2 tahun Revolusi 3 tahun Revolusi 4,
mesin uap, yang 1870 tenaga listrik 1969 setelah semi sedang
secara luas mulai digunakan konduktor terjadi, yang
menggantikan tenaga secara massif untuk membuat
manusia atau hewan membagi pekerjaan perlengkapan kita sebut
di pabrik-pabrik, manufaktur dalam elektronik menjadi revolusi
pertambangan atau ban berjalan.
alat transportasi
murah industri 4.0
6
7
8

DISRUPTION
DISRUPTION?
9
ERA GENERASI
11

DISRUPTION??
DISRUPTION
12

Revolusi industri 4.0 beserta segala yang menyertainya


yakni
“disruptif”, ”ekonomi digital”, hingga “VUCA”,
• keadaan penuh gejolak (volality) ,
• tidak pasti (uncertainly),
• rumit (complexity),
• serba kabur (ambiguity).
13
14
15
Top 10 disruptive technologies in construction

16

World Economic Forum,


17
Civil Engineering
 Structural
 Environmental
 Geotechnical
 Water Resources
 Transportation
 Construction
 Urban Planning
 Construction Management
PERAN PERGURUAN TINGGI

ST ST
57.682/thn 146.808/thn  Berstandar tinggi dalam proses pendidikan
(lulus 44%) (lulus 48%)
dan kurikulum
Teknik Teknik
(16%) (25%)  Memutakhirkan rasio kelulusan mahasiswa
Jenjang S1/2/3 Jenjang S1/2/3
(57,2%) (54,8%)
4.070.978 4.070.978  Optimalisasi rasio dosen S2, S3, Prof.
Rata-rata selesai Rata-rata selesai
4,9 tahun 4,8 tahun terhadap mahasiswa
Jenjang Jenjang
D-I/II/III/IV D-I/II/III/IV
(35,2 %) (34,8 %)  Kemutakhiran dan keberlanjutan data ke PD
CC CC
(7,6 %) (10,4 Dikti
538.000 %)1.111.000

Mahasiswa Mahasiswa
 Mendorong peningkatan jumlah ST yang
7.018.928 10.715.953 berprofesi Insinyur, dari 45% menjadi 60%
(APK 33%) (APK 53%)
2015: 2025:
Penduduk Penduduk  Kerjasama antar Perguruan Tinggi
U 19-23 U 19-23
21.269.480 20.218.780
Ditjen Sumberdaya Iptek Dikti, 2018
Situasi Sdm Keinsinyuran
Prediksi Jumlah &
Perumbuhan ST/tahun/
China India Indonesia Malaysia Thailand Philippine Vietnam Korea Selatan
1 juta penduduk
25.309
15.973
9.037
5.730 3.690 3.375 4.121 5.170 2.999
433 1.197 278 1.834 1.248 627 1.094

1.175,5 1.268
999 1.083
Jumlah ST 922,5
(ribu)

84.0 92.5 101.5


69.7 76.5
2015 2016 2017 2018 2019
Pertumbuhan ST
101.500 112.000 123.000 135.500
76.500 84.000 92.500
69.750
43.500 50.000 56.500 63.000
2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022
Analisis pertumbuhan oleh PII: berbasis tren 2007-2011 dan Target Dikti 2010-2025
Mahasiswa
(persen)
50,7
%
14,7 16,1
5,3% % % 3,9% 0,4% 8,0% 0,5%
Pertanian Pendidikan Keinsinyuran Kedokteran, Seni Budaya Sains Ilmu Sosial, Lain-lain
Kesehatan Hukum
TANTANGAN TEKNIK SIPIL PADA REVOLUSI 4.0

21
Revolusi industri 4.0 secara umum diketahui sebagai
perubahan cara kerja yang menitikberatkan pada :
komunikasi
sistem kerja dan peningkatan
pengelolaan data industri melalui efisiensi kerja yang
kemajuan teknologi berkaitan dengan
interaksi manusia

Data menjadi kebutuhan utama organisasi dalam proses pengambilan


keputusan korporat yang didukung oleh daya komputasi dan sistem
penyimpanan data yang tidak terbatas
Structural

 Structural engineers design


structures to support their own
weight and the loads that they carry.
 Structures are designed to resist
natural forces such as wind,
earthquakes, extreme temperature,
hurricanes, and other natural and
human-made forces.
 Examples include buildings, dams,
highways, bridges, etc.
Environmental

 Environmental engineers
improve and maintain the
environment to protect and
enhance human health along
with the world’s ecosystems.
 Includes safe disposal or clean
up of potentially harmful waste
and the design of strategies to
protect the environment in
products, buildings, recreation
areas, etc.
Structural & Solid Mechanics

 Structural engineers design steel,


concrete, or timber framed
structures such as:
 Tall buildings & towers,
 Bridges,
 Dams,
 Retaining walls, & foundations, &.
 Stadiums.
Geotechnical and Soil Mechanics

 Geotechnical engineers
analyze the properties of soil
and rock to determine
engineering properties.
 Includes projects such as
tunnels, foundations,
offshore platforms, etc.
Water Resources

 Engineers design, supervise,


and evaluate systems for
controlling, storing, moving,
and conserving water.
 Includes providing clean
drinking water, protecting
beaches, preventing floods,
providing irrigation, treating
wastewater, etc.
Transportation
 Transportation engineers
design, supervise, and evaluate
systems for moving people,
goods, and materials safely and
efficiently.
 Examples include highways,
paths, airfields, ports, mass
transit, etc.
Construction
 Engineers use
technical and
management
skills to turn a
design into
reality on time
and on budget.
Urban Planning

 Urban planners
coordinate the
development of a
community.
 Examples include
projecting street
patterns, deciding where
parks and recreation
areas are best located,
determining where
residential, commercial,
and industrial areas are
to be located.
Possibilities for a Civil Engineer
 Private Sector
 Public Sector
 Academia
 Research and Development
 Marketing and Public Relations
 Combined with Other Disciplines
31

TANTANGAN TEKNIK SIPIL PADA REVOLUSI 4.0


Tantangan Revolusi Industri 4.0 :
32

1. Masalah keamanan teknologi informasi;


2. Keandalan dan stabilitas mesin produksi;
3. Kurangnya keterampilan yang memadai;
4. Keengganan untuk berubah oleh para pemangku kepentingan
5. Hilangnya banyak pekerjaan karena berubah menjadi
otomatisasi
Pengaruh Revolusi Industri 4.0 :

33

• Perguruan Tinggi merupakan lembaga formal

Kampus yang diharapkan dapat melahirkan tenaga kerja


kompeten yang siap menghadapi industri kerja
yang kian berkembang seiring dengan
kemajuan teknologi

• Keahlian kerja, kemampuan beradaptasi dan

Alumni pola pikir yang dinamis menjadi tantangan bagi


sumber daya manusia, di mana selayaknya
dapat diperoleh saat mengenyam pendidikan
formal di Perguruan Tinggi
KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI – KETRAMPILAN BARU

34

Sumber : Ristekdikti.2018
Tantangan Revolusi Industri 4.0 :

Dunia Kampus dan Alumni


35

Kesuksesan sebuah
Perguruan tinggi desain ulang
negara dalam Dalam Terobosan
menghadapi yang kurikulum dengan
menciptakan inovasi akan
revolusi industri 4.0 sumber daya yang menyediakan pendekatan human
Kuantitas bukan berujung pada digital dan
erat kaitannya inovatif dan infrastruktur
lagi menjadi dengan inovasi peningkatan keahlian berbasis
adaptif terhadap pembelajaran
indikator utama yang diciptakan tersebut
produktivitas digital. “Sistem
bagi suatu teknologi, industri dan
oleh sumber daya diharapkan perkuliahan
diperlukan penyes melahirkan berbasis teknologi
perguruan tinggi yang berkualitas,
uaian sarana dan
sehingga Perguruan mampu informasi nantinya
dalam mencapai prasarana perusahaan
Tinggi wajib dapat menghasilkan diharapkan
kesuksesan, pembelajaran dala pemula berbasis
menjawab lulusan yang menjadi solusi bagi
melainkan m hal teknologi teknologi, seperti
tantangan terampil dalam anak bangsa di
kualitas untuk menghadapi informasi, internet, yang banyak
aspek literasi pelosok daerah
lulusannya kemajuan teknologi analisis big bermunculan di
data dan data, literasi untuk menjangkau
dan persaingan Indonesia saat pendidikan tinggi
komputerisasi. teknologi dan
dunia kerja di era ini yang berkualitas.”
globalisasi.
literasi manusia
Indonesia di tahun 2045 (World Economic Forum)

penjualan
mobil akan
36 terhenti

mobil listrik
dengan 18 komunikasi
komponen
mengancam
akan
keberlangsun tantangan menjadi
bebas biaya
gan produksi
mobil BBM dari risiko-
risiko pasar
finansial
global

industri mobil akan


terbuat dari
baja baja daur
menjatuh ulang
Work Employment and Social Outlook Trend 2017 (BPS 2017)

37

Jumlah mengalami bonus


2017 demografi pada
pengangguran Tantangan yang
memprediksi Tingkat yang berasal dari tahun 2030-2040,
dihadapi yaitu penduduk
jumlah orang Sekolah Menengah
pengangguran Indonesia juga dengan usia
yang Kejuruan (SMK) produktif lebih
terbuka menduduki
ditambah oleh
menganggur Indonesia pada banyak
peringkat teratas tuntutan dibandingkan
secara global
Februari 2017 yaitu sebesar perusahaan dan dengan penduduk
pada 2018
sebesar 5,33% 9,27%. industri. Bank non produktif.
diperkirakan Selanjutnya adalah Jumlah penduduk
atau 7,01 juta Dunia (2017)
akan mencapai jiwa dari total lulusan Sekolah usia produktif
melansir bahwa diperkirakan
angka 204 juta Menengah Atas
131,55 juta pasar kerja mencapai 64% dari
jiwa dengan (SMA) sebesar
orang angkatan 7,03%, Diploma membutuhkan total penduduk
kenaikan Indonesia yang
kerja III (D3) sebesar multi-skills
tambahan 2,7 diperkirakan
6,35%, dan lulusan mencapai 297 juta
juta. universitas 4,98%. jiwa
Perbandingan Jumlah Sarjana Teknik
Jumlah ST Indonesia relatif sedikit, demikian pula pertumbuhannya. Kemungkinan
(1) kurang fasilitas pendidikan atau
(2) kekurangan peminat

ST
/1 juta
penduduk

Dari berbagai sumber,,


tahun 2004 2007 Brazil China India Indonesia Korea Malaysia Thailand Vietnam

Tambahan
ST/tahun
/1 juta
penduduk
Dari berbagai sumber,,
tahun 2004 2007 Brazil China India Indonesia Korea Malaysia Thailand Vietnam

Kekurangan peminat dapat disebabkan karena


(1) Minimnya tantangan melakukan pengembangan teknologi
(2) Kurangnya penghargaan karena hanya dibutuhkan untuk menjadi operator pabrik, kecuali di EPC
dan Oil & Gas.
Akibatnya teknik tidak menarik dan pindah ke entitas bisnis
39
40

PELUANG TEKNIK SIPIL PADA REVOLUSI 4.0


200.000 2025-2030:
175.000
/thn
175.000 Liberalisasi ASEAN: 174.000
AFTA 2015 termasuk, 2020-2025: /thn?
Jasa Keinsinyuran 129.500
150.000 /thn

120.000
125.000 2015-2020: /thn?
90.500
/thn
100.000

2010-2015: Kemungkinan
75.000 57.000 75.000 kekurangan Insinyur
/thn /thn? tahun 2015-2025
hingga 15.000/tahun.
Akan diisi tenaga
50.000 50.000 teknik asing
2004:
1997: 45.000 2010: /thn?
21.000 /thn 37.000
25.000 /thn /thn
ST

1995 2000 2005 2010 2015 2020 2025 2030

Sumber: Bappenas, 2016 Sumber: PII, 2012

3
Pembangunan Infratruktur & Kebutuhan SDM

2020-
2015-2019

2010-2014 Rp 5.519 2024


Rp 1923,7 T
T

SDM SDM
TREND
 Nilai pembangunan Rp 5.519,4 Triliun di 12 sektor,
dan akan terus berlanjut.
 2010-2014 anggaran infrastruktur rerata per tahun
Rp 400 Triliun, 2015-2019 menjadi Rp 1.000 Triliun.
Pada 2020-2024 akan terus meningkat
 Peningkatan kebutuhan yang signifikan pada
dukungan material, peralatan dan SDM.
 Keberlanjutan memerlukan dukungan SDM & inovasi
43
Various completion of strategic projects in Indonesia
45
Kebutuhan pengembangan teknologi & inovasi
Climate change
Global competition
Challenges knowledge & innovation National Human
Strengths based economy Need Need
Market 250 mill, Environmental
Infrastructure
gdp/cap 2025 pressure New technologies: nano, bio, Energy
US$ 14.000 neuro, iot, AI, genomic, land, sea, air
Natural multidisciplinary
Tropical climate, Disaster Basic Sustainability Food
plenty of sunshine Research added value of
Needed Technology: Natural Resources
Low added
value Add value creation, self Water
Resource rich Infrastructure
volcanic sufficiency, competitiveness, Indusry
Lack of Manufacture Clothing
infrastructure sustainable development,
Archipelago, long human welfare & welbeing
coastal stretch – Illegal Applied Substitute of
trafficcing research raw material Shelter
80.000 km
High High
Artisan & dependendcy dependency Disaster Health
to foreign
creative licence Low innov
Depend on
resiliency
&research
capacity licence
Low nbr of Low interest in
Quality gap
Situasi PhD STEM
Handoko, R & Nizam, 2013
PEMBELAJARAN - INOVASI

47

Sumber : Ristekdikti.2018
48
49
STRATEGY IN FOSTERING SAFETY CULTURE

PRECONSTRUCTION DURING CONSTRUCTION AFTER CONSTRUCTION


(DURING OPERATION)

1. KKB INDONESIAN INFRASTRUCTURE FAILURES


2. KKJTJ CONSTRUCTION SAFETY (Assessed By Experts, Ad Hoc)
3. KKBG COMMITTEE (UU NO 2-2017)

Komite Keselamatan Konstrusi


(PERMEN NO 2-2018 and
KEPMEN NO 66-2018)
KKB = Komisi Keamanan Bendungan (Permen PUPR No 27/PRT/M/2015);
(Dam Safety Commission )
KKJTJ = Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (Permen PUPR No 41/PRT/M/2015);
(Bridge and Road Tunnel Safety Commission )
KKBG = Komisi Keamanan Bangunan Gedung (dalam proses)
(Building Safety Commission )
Perkembangan proses konstruksi jembatan

51
5 PHASES OF PROJECT MANAGEMENT

52
Infrastruktur – Pembanguna Kewilayahan – SDM - IPTEK
 Pembangunan infrastruktur
menunjang Pusat Pertumbuhan
Industri untuk investasi dan daya
saing.
 Pusat pengembangan industri dan
pertumbuhan regional
 Pengembangan SDM menopang
pengembangan industri dan
pertumbuhan regional
 Center of excellence dan network
of excellence
54
55
56
57
58
59
60
61

 Jumlah tenaga kerja konstruksi di Indonesia sebanyak 8,1 juta orang


yang tercatat berserrifikat 720.000 orang
62

STRATEGI TEKNIK SIPIL PADA REVOLUSI 4.0


Perlu Strategi Baru
Percepatan Kemandirian Teknologi

Kemandirian dalam
3 Inovasi dan
Kedaulatanpengembangan teknologi prioritas
Teknologi untuk ketahanan bangsa
Mengembangkan
SDM riset industri
Peningkatan
2
Kedaulatan Industri Daya Saing berbasis
Meningkatkan SDM
mengembangkan teknologi
penguasaan
Industri teknologi industri
Pengalihan
1
Pabriknya Asia dari greaterAsia nilai tambah
Meningkatkan ketrampilan SDM
menguasai teknologi industri, menuju daya
ke
saing ekonomi dan industri dalam negeri
PENGEMBANGAN SDM SEKTOR INFRASTRUKTUR

 Peningkatan kerjasama pemagangan


PENDIDIKA INDUST
N RI antara perguruan tinggi dan sektor
IJAZAH SERTIFIK infrastruktur untuk memupuk
AKADEMIS AT
JABATAN keprofesian insinyur.
KERJA

PPI  Perluasan kerjasama antara


IR
Kementerian Ristekdikti dan
Sertifikasi Kementerian PUPR berupa informasi
JABATAN
KERJA kebutuhan SDM lebih dini.
Sertifikasi
KOMPETENSI
IPU
IPM  Pemutakhiran pengetahuan teknologi
IPP
dan peralatan pendukung konstruksi
modern di sektor infrastruktur.
OTODIDAK
PENGAKUAN
PROFE
SI:
PENGALAMAN
KEAHLIAN
 Peningkatan tenaga vokasi dan
SERTIFIK
KKNI KHUSUS pengakuan kompetensinya.
AT
PROFESI

Ditjen Sumberdaya Iptek Dikti, 2018


Operationalisasi Link and Match
closed loop between academic & industry/market development

Innov
-Hub
Life & career
Assessment & monitoring
Education Knowledge readiness Market signal

Citizenship
Attitude

Soft Skills
Comm BIG-
Unive Character SciTech
Service LO
internship rsity development C Vision

Research Feedback Hard Skills Feedback Character


- Monitoring - Tracer study
- Tracer study - Alumni

Advisory Board ECC Alumni Association


Engineering Career Center
* LO: Learning Outcomes BIGC : Business, Industry, Government, Community
Nizam, 2017
66
67

UNDANG-UNDANG
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 2 TAHUN
2017 TENTANG JASA
KONSTRUKSI
Sertifikat Badan Usaha adalah tanda
bukti pengakuan terhadap klasifikasi
kompetensi, profesionalitas, dan dan kualifikasi atas kemampuan
produktivitas tenaga kerja badan usaha Jasa Konstruksi
68
konstruksi nasional termasuk hasil penyetaraan
kemampuan badan usaha Jasa
Konstruksi asing
UNDANG-UNDANG
REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 2 TAHUN 2017
TENTANG JASA
KONSTRUKSI

Sertifikasi Kompetensi Kerja adalah


proses pemberian sertifikat
Sertifikat Kompetensi Kerja adalah
kompetensi melalui uji kompetensi
tanda bukti pengakuan kompetensi
sesuai dengan standar kompetensi
tenaga kerja konstruksi
kerja nasional Indonesia, standar
internasional, dan/atau standar khus
Tenaga kerja berkualitas dan berdaya saing menghadapi R I 4.0 dapat dilakukan
melalui kegiatan :

69

Peningkatan mutu Pendidikan dan Penyempurnaan Sosialisasi Penguasaan Sertifikasi Penguasaan


pendidikan latihan kerja, Sistem Informasi Teknologi •Sertifikasi Bahasa Asing
•Peningkatan mutu bimbingan Informasi Dalam upaya
dapat dilakukan
Informasi (TI) merupakan
•Dengan
teknis, seminar, Ketenagakerjaa pengembangan persyaratan lisensi
dengan perbaikan •TI merupakan dan pembuktian diberlakukanny
kurikulum, dan sejenisnya n dan sektor kunci pokok bagi kemampuan
prasarana dan Pembinaan konstruksi a MEA maka
•Jalur ini tenaga kerja professional kerja
fasilitas pendidikan, merupakan proses Organisasi pemerintah yang harus dimiliki
akan memicu
untuk berkiprah
peningkatan mutu pengembangan Konstruksi oleh SDM kontruksi investasi baik
tenaga pengajar, •Melakukan di era global ini
keahlian dan
pengembangan disamping harus untuk dapat dari luar
buku-buku ketrampilan kerja •Salah satu terlibat dalam
referensi, dan kelemahan IPTEK dan berbagai menguasai maupun dalam
yang bertujuan berbagai proyek-
program kerjasama meningkatkan manajemen inovasi selain itu teknologi proyek pemerintah
negeri. Selain
atuapun studi ketenaga kerjaan juga pemerintah informasi dan itu, tenaga
kemampuan menetapkan ataupun swasta di
banding ke professional. di Indonesia adalah wawasan global negeri ini melalui kerja Indoneia
beberapa lemahnya sistem kebijakan-
Kegiatan ini dapat pada abad 21 SKA/SKT yang dapat mencari
lembaga/institusi dipandang sebagai informasi kebijakan melalui diterbitkan oleh
pendidikan suplemen atau ketenagakerjaan undnag-undang,
lembaga sertifikasi
pekerjaan
terkemuka di tanah kelengkapan (SIK). SIK dapat perpres dan lain Indonesia
air ataupun diluar menyajikan peta sebagainya
sistem pendidikan
negeri formal ketenagakerjaan
70

TERIMA KASIH