Anda di halaman 1dari 40

Gambar 1-1 Kurva Spektral Respons Desain

3x4000=12000

3x4000=12000

3x4000=12000

5x3000=15000

Gambar 3-1 Denah dan elevasi rencana gedung

Gambar 3-2 Bagian pelat yang diperhitungkan untuk balok T


Gambar 4-1 Permulaan pembuatan model Baru

Gambar 4-2 Input grid line bangunan


Gambar 4-3 Input material property data

Gambar 4-4 Koordinat sistem denah

Gambar 4-5 Input koordinat


Gambar 4-6 Input material property data

Gambar 4-7 Input dimensi kolom

Gambar 4-8 Input reduksi kolom


Gambar 4-9 Reinforcement data kolom

Gambar 4-10 Input dimensi balok

Gambar 4-11 Input reduksi balok


Gambar 4-12 Reinforcement data

Gambar 4-13 Input dimensi pelat


Gambar 4-14 Input reduksi pelat

Gambar 4-15 Pilihan section property kolom

Gambar 4-16 Membuat kolom


Gambar 4-17 Pilihan section property balok

Gambar 4-18 Membuat Balok

Gambar 4-19 Pilihan section property pelat


Gambar 4-20 Pelat yang selesai dikerjakan

Gambar 4-21Menentukan lokasi perletakan

Gambar 4-22 Menentukan Jenis Perletakan


Gambar 4-23Menentukan Tipe Beban

Gambar 4-24Memodelkan beban dinding


Gambar 4-25Beban dinding pada balok

Gambar 4-26Menentukan jenis beban dan besarnya


Gambar 4-27Memodelkan beban mati pada lantai

Gambar 4-28Menentukan jenis constraint


Gambar 4-29 Joint Constraint

Gambar 4-30 Penentuan massa gedung


Gambar 4-31 Pengaturan sambungan balok kolom

Gambar 4-32 Tampilan peta gempa

Gambar 4-33 Tampilan koordinat lokasi daerah


Gambar 4-34 Parameter percepatan gempa di Jakarta

Gambar 4-35 Input Kurva Spektrum Respons Desain

Gambar 4-36 Tipe beban gempa statis


Gambar 4-37 Modify lateral load pattern

Gambar 4-38 Beban respon spektrum


Gambar 4-39 Tipe beban dinamis

Gambar 4-40 Modify modal load case


Gambar 4-41 Pilihan program analisis

Gambar 4-42 Pilihan menjalankan program


Gambar 5-1 Pilihan untuk menampilkan keterangan model

Gambar 5-2 Proses running selesai


Gambar 5-3 Pilihan untuk menampilkan base reactions

Gambar 5-4 Hasil dari berat struktur


Gambar 5-5 Pilihan untuk menampilkan time periods

Gambar 5-6 Hasil time period

Gambar 5-7 Pilihan untuk menampilkan partisipasi rasio massa


Gambar 5-8 Partisipasi rasio mass

Gambar 5-9 Pilihan untuk menampilkan geser dasar


Gambar 5-10 Geser dasar

Gambar 5-11 Koreksi skala faktor


Gambar 5-12 Pilihan untuk menampilkan simpangan

Gambar 5-13 Tabel simpangan


Gambar 5-14 Set display options

Gambar 5-15 Joint label pada lantai 6


Gambar 6-1 Jenis kombinasi pembebanan

Gambar 6-2 Input kombinasi pembebanan


Gambar 6-3 Input kombinasi pembebanan gempa

Gambar 6-4 Tabel faktor reduksi


Gambar 7-1 Denah pelat

3x4000=12000
3x4000=12000

Gambar 7-2 tulangan pelat


Gambar 8-1 Input reduksi balok

Gambar 8-2 Denah balok 71 elevasi 9000mm


Gambar 8-3 Tabel display output

Gambar 8-4 Pilihan jenis beban untuk output gaya dalam balok
Gambar 8-5 Pilihan jenis kombinasi beban

Gambar 8-6 Output gaya-gaya dalam balok 71


Gambar 8-7 Detail tulangan lentur balok 71

Gambar 8-8 Jenis kombinasi beban untuk desain struktur beton


Gambar 8-9 Tulangan yang diperlukan pada struktur beton

Gambar 8-10 Informasi tulangan balok 71


Gambar 8-11 Informasi design balok 71

Gambar 8-12 Detail penulangan sengkang balok 71

Gambar 9-1 Input reduksi balok


Gambar 9-2Denah kolom 190 as B/2

Gambar 9-3 Output gaya-gaya dalam kolom 190


Gambar 9-4 Informasi tulangan kolom 190 lantai 1

Gambar 9-5 Informasi design kolom 190 lantai 1


338 kN

140

Gambar 9-6 Diagram interaksi kolom 190 lantai 1

269 kN

139

Gambar 9-7 Diagram interaksi kolom 189 lantai 2


269 kN

140


Gambar 9-8 Diagram interaksi kolom 189 lantai 2 dengan fy=500 MPa

4Ø12-100

12D16

Gambar 9-9 Detail penulangan kolom 189


Gambar 9-10 Pilihan menu hubungan balok kolom

Gambar 9-11 Hasil output hubungan balok kolom

Gambar 9-12 Analisa geser pada joint balok dan kolom