Anda di halaman 1dari 6

c  

   cc



Seperti kita ketahui, pasca Perang Dunia II, negara Jepang hancur lebur ditangan Sekutu..
Hal ini tentunya berimbas pada hancurnya semua sektor kehidupan di Jepang termasuk
didalamnya sektor industri. Namun, seperti yang saat ini dapat kita sakasikan bersama, Jepang
adalah salah satu raja industri di dunia..Kebangkitan industri di Jepang, selain karena karakter
orang Jepang sendiri yang pantang menyerah dan pekerja keras adalah kerendahan hatinya
untuk belajar dari bangsa lain didunia.

Salah satu perusahaan yang kini merajai automotif dunia yaitu toyota adalah berasal dari
jepang. keberhasilan toyota menjadi salah satu icon industri manufaktur dunia, membuat
perusahaan ini ibarat dewa di jepang. sehingga banyak sekali sekarang dibuat literatur ± literatur
yang membahas mengenai filosofi dan sistem produksi di toyota ini. sehingga ada beberapa
literatur terkenal yang diberi judul ³toyota way´ yang menggambarkan bagaimana proses dan
filosofi yang digunakan oleh Toyota sehingga dapat meraih keberhasilan seperti sekarang ini.
Salah satu rahasia kesuksesan dari Toyota yaitu keberhasilannya dalam mengelola manajemen
kualitas secara keseluruhan sehingga berpengaruh pada meningkatnya kualitas produk dan
bertambahnya konsumen mobil Toyota di seluruh duni. Konsep ini kemudian terkenal dengan
nama konsep Lean Manufacturing.


   !"# c"$"
Lean Manufacturing adalah suatu pendekatan sistematis untuk mengidentifikasikan dan
mengeliminasi pemborosan di dalam pabrik. Pemborosan adalah, segala kegiatan yang tidak
memberi nilai tambah, tetapi malah menambah waktu, upaya dan biaya.
Implementasi Lean Manufacturing dapat dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu melalui
aktifitas peningkatan terus-menerus pada masing-masing area kerja (Point Kaizen) dan dengan
mengoptimalkan Value Stream (ProcessKaizen).
Praktek kaizen berakar dari ide Sakichi Toyoda (1867-1930), pendiri grup Toyota. Pada
1890, tanpa bantuan pihak ketiga melakukan upaya penyempurnaan mesin pintal varian dari
sistem flying shuttle hasil penemuan 150 tahun sebelumnya di Lancashire, Inggris. Dalam jangka
waktu 35 tahun, dengan praktik kaizen-nya terhadap temuan pertama ia menyalip kepemimpinan
teknologi Eropa selama 150 tahun dengan keberhasilannya menciptakan mesin pintal fully
automatic pertama di dunia. Hak patennya dijual ke Platt Brothers, pabrik tekstil terkemuka
Lancashire, Inggris. Di masa ini juga ia menguraikan pemikiran tentang perlunya ³sistem
menghentikan proses produksi saat ada masalah´ atau istilahnya JIDOKA, istilah dalam bahasa
Jepang yang berarti otomasi.

Kaizen berarti perbaikan .kata kaizen merupakan kombinasi karakter huruf jepang kai
yang berarti perubahan dengan zen yang berarti baik. Kaizen adalah continous improvement atau
perbaikan terus menerus," yang melibatkan semua anggota dalam hirarkhi perusahaan, baik
manajemen maupun karyawan untuk meningkatkan apa yang telah dicapai kearah yang lebih
baik. Intinya: kesadaran bahwa manajemen harus memuaskan pelanggan dan memenuhi
kebutuhan pelanggan, jika perusahaan ingin tetap eksis, memperoleh laba, dan
berkembang.Tujuannya: menyempurnakan mutu, proses, sistem, biaya, dan penjadwalan demi
kepuasan pelanggan. Di barat kata kaizen sebagai konsep manajemen,berarti perbaikan terus-
menerus.setahap demi setahap defenisi lain dari kaizen adalah:
Vp |iloosofi sikap ,cara berpikir,dan cara berperilaku serta berpusat pada kultur kebudayaan.
Vp Suatu kabudayaan yang focus terhadap perbaikan secara terus-menerus dengan
menghilangkan waste disemuah sistem dan proses.
Vp Mind set
Menurut kaizen,kamajuan yang diraih bukanlah bukanlah hasil satu atau dua lompatan
besar. Kemajuan menurut kaizen dapat diraih karena perbaikan kecil tanpa henti dalam
berates-ratus bahkan beribu-ribu kali perubahan dalam menghasilkan produk atau jasa,ide
tentang perbaikan biasanya berasal dari karyawan . asumsi yang mendasari perubahan
dalam kaizen adalah bahwa kesempurnaan itu sebenarnya tidak ada ,artinya tidak ada
kemajuan produk,hubungan,sistem atau struktur yang sempurna. Kaizen selalu berusaha
meningkatkan apa yang perna dicapai dan pasti selalu ada orang lain yang manamukan
ruang untuk mangadakan peningkatan.

Konsep Kaizen dibagi dalam3 segmen yaitu :


1.p Berorientasi pada manajemen
Manajemen Jepang umumnya percaya bahwa seorang manajer harus menggunakan 50%
waktunya untuk penyempurnaan. Mulai dengan mengidentifikasi "pemborosan" maupun
"aktivitas karyawan´ .
2.p Berorientasi pada kelompok "gugus kendali mutu" dan "aktivitas kelompok kecil" untuk
mengidentifikasi penyebab masalah, menganalisis, melaksanakan, mencoba tindakan
baru, dan menetapkan standar / prosedur baru.
3.p Berorientasi pada individu, tercermin dalam bentuk keterampilan karyawan dalam
menyampaikan pemikiran dan saran, sebagai upaya pengembangan dirikaryawan.
Kaizen identik dengan dengan siklus Rencana-Kerjakan-Periksa-Tindakan
(plan,Do,Check,Action atau PDCA).PDCA adalah prinsip dasar untuk perbaikan secara terus-
menerus.

Penjabaran dari siklus PDCA adalah sebagai berikut :

Vp Plan
Dalam tahap ini, perlu dilakukan analisis terhadap apa yang akan diperbaiki dan mencari
peluang perbaikan yang mungkin. Langkah awal yang harus diambil adalah memilih area
yang paling bermasalah dan membawah hambatan terbesar bagi performan kerja sistem
Vp Do
Dalam hal ini tugas utama yang perlu dilakukan adalah mulai melakukan implementasi
perubahan yang telah direncanakan pada tahap plan. Umumnya perubahan yang
implementasi pada tahap Do ini masih dalam taraf sederhana dan dalam skala kecil , atau
juga disebut sebagai proyek uji coba.
Vp Check
Tahap ini adalah tahap yang paling vital dalam siklus PDCA. Mempelajari tahap dari
hasil tahap Domerupakan langkah pertama dari tahap checkini.setelah mengimplementasi
suatu perubahan dalam waktu yang singkat pada tahap Do,haruslah dipelajari seberapa
baik perjalanan rencana perbaikan yang telah disusun. Setelah mengetahui tingkat
keberhasilan program perbaikan awal tersebut, barulah disusun suatu rancangan program
yang lebih sempurna dan tidak mengulangi lagi kesalahan lama yang serupa.
Vp Action
Setelah merencanakan suatu perubahan , mengimplementasikan, dan memonitornya,
perlulah diperhatikan apakah proyek perbaikan ini layak dilanjutkan atau tidak. Jika
proyek ini menyita waktu terlalu banyak atau bahkan tidak memebawah perbaikan, perlu
dipertimbanhgkan untuk memebatalkan perubahan itu atau merancancang suatu
perubahan yang baru. Namun bila perubahan tersebut cenderung dapat membawa
perbaikan yang baik , maka perlu dipertimbangkan untuk memperluas program perbaikan
yang baik, maka perlu dipertimbangkan untuk memperluas program perbaikan ini diarea
kerja yang lain, atau secara perllahan-lahan meningkatkan kompleksitas program
perbaikan ini diarea kerja yang lain ,atau secara perlahan-lahan meningkatkan
kompleksitas program perbaikan yang sudah ada. Lewat tahap action ini , pihak
perusahaan akan dibawah kembali keawal tahap plant untuk siklus PDCA berikutnya.

%%&#

Kaizen dapat diimplementasikan di dalam suatu perusahaan dengan cara memperbaiki


seluruh aspek dari setiap proses bisnis yang ada dengan pendekatan setahap demi setahap,dengan
senantiasa meningkatkan kemamapuan kariawan secara bertahap lewat pelatihan dan pelibatan
kerja. Prinsip yang mendasari implementasi dari kaizen itu sendiri adalah :

Vp Sumber daya manusia adalah asset perusahaan yang paling berharga sebab perbaikan dan
peningkatan kontinu hanya mungkin dilakukan karena adanya inisiatif dan usaha
manusia.
Vp Setiapa proses yang ada harus berubah secara bertahap. Hal ini lebih baik daripada
dilakukan perubahan yang bersifat radikal tetapi hanya berlangsung secara tidak kontinu.
Vp Perbaikan dan peningkatan harus dilakukan berdasarkan evaluasi kuantitatif atau analisa
statistical terhadap proses yang ada.

Salah satu contoh implementasi kaizen adalah pada perusahaan Toyota motor.Toyota
menerapkan Kaizen pada proses produksi mereka dengan cara melakukan peningkatan yang
berkesinambungan melalui aktivitas-aktivitas kecil ( continious improvement).Cara Kaizen
mereduksi biaya adalah dengan menyempurnakan proses produksi sehingga proses produksi
menjadi lebif efektif dan efisien sehingga dapat mencapai hasil sesuai dengan yang diharapkan.

Melalui kaizen toyota dapat mengetahui apakah dalam suatu siklus produksi masih
terdapat non value added waste dan kemudian mereduksi berbagai non value added waste yang
masih terdapat pada sebuah proses produksi.Non value added waste yang biasanya terdapat
dalam sebuah proses produksi antara lain adalah:overproduction,waiting,unecesary transport,
overprocessing, excessinventory, unnecesary movement, Defect, unused employee creativity.

Dari sudut pandang sistem produksi Toyota ,kualitas dianggap sebagai salah satu tujuan
utamayang perlu dicapai. Di dalam sistem produksi Toyota ,selain bertujuan untuk menekan
biaya , upaya menjaga dan memepertahankan kualitas produk juga mendapat perhatian dan
merupakan target yang harus dicapai secara lengkap, target yang ingin dicapai oleh sistem
produksi Toyota adalah aspek kualitas, lead time, biaya, keselamatan kerja, dan moral pekerja,
keseluruhan aspek tersebut dapat dicapai melalui penghilangan waste atau sampah.

Berikut ini adalah siklus yang dilakukan toyota untuk dapat mencapai continous
improvement (kaizen)
1.Mendokumentasikan proses produksi aktual

2.Mengidentifikasi farud atau waste yang ada pada proses produksi aktual

3.Membuat rencana untuk dapat mengeliminasi farud tersebut

4.Reality Check

5.Melakukan perubahan

6.Memferifikasi perubahan tersebut

7.Mengukur hasil dari perubahan tersebut


8.Menjadikan Standard

9.Kembali ke nomor 1.

SUMBER :

http://digilib.petra.ac.id/viewer.php?page=12&submit.x=19&submit.y=13&submit=next&qual=
high&submitval=next&fname=%2|jiunkpe%2|s1%2|tmi%2|2005%2|jiunkpe-ns-s1-2005-
25401090-7221-jaminan_kualitas-chapter2.pdf

http://www.ebizzasia.com/0432-2006/feat,0432,01.htm

http://budaksafety.blogspot.com/2009/07/keizen.html

http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.gembutsu.com/lean_
faq.html

http://www.budpar.go.id/filedata/2661_922-Kaizen.pdf

http://www.gudono.com/apps/forums/topics/show/2184048-kaizen?page=last