Anda di halaman 1dari 19

SOAL – SOAL UJIAN UNIVERSITAS TERBUKA

FAKULTAS EKONOMI (FEKON)

AKUNTANSI

Akuntansi Manajemen
EKMA4314

FAKULTAS EKONOMI (FEKON)


UNIVERSITAS TERBUKA
Soal dan Pembahasan Kunci Jawaban EKMA4314
Akuntansi Manajemen

1. Pernyataan yang benar mengenai akuntansi manajemen adalah …


a. Pengguna informasi akuntansi manajemen adalah pihak eksternal
perusahaan terutama kreditor dan pemegang saham
b. Isi laporan akuntansi manajemen seragam di semua perusahaan sesuai Standar
Akuntansi Keuangan (SAK)
c. Informasi akuntansi manajemen lebih mengutamakan kecepatan informasi
untuk pengambilan keputusan taktis walaupun tingkat akurasinya rendah
d. Fungsi Informasi akuntansi manajemen adalah sebagai alat pertanggung Jawab
Jawaban pengelola kepada pemilik atas sumber daya yang dipercayakan kepadanya
Jawab:
C. Jawaban anda benar

2. Salah satu karakteristik informasi dalam laporan keuangan adalah tidak


menyesatkan dan bebas dari kesalahan material. Artinya informasi dalam
laporan keuangan harus…
a. Andal b.
Relevan
c. Dapat dipahami
d. Dapat diperbandingkan
Jawab:
A. Jawaban anda benar

3. Rumus dari rasio keuangan yang digunakan untuk mengetahui kemampuan


perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya adalah…
a. Cash ratio = (Kas + Modal Saham)/ Utang Lancar
b. Total debt to equity ratio = Total Utang/Modal Saham
c. Current ratio = Aset lancar/Utang Lancar
d. Total debt to total capital asset ratio = Total Utang/Modal Kerja
Jawab:
C. Jawaban anda benar. Current ratio digunakan untuk mengetahui kemampuan
perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya

4. PT. Florist memiliki total aset lancar sebesar Rp55.000.000,00 termasuk di dalamnya
persediaan sejumlah Rp13.000.000,00 dan utang lancar menunjukkan angka
Rp15.000.000 ,00 maka kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka
pendeknya dengan menggunakan aset likuid yang tersedia saat itu adalah ....
a. 2,8
b. 3,1
c. 3,6
d. 4,2
Jawab:
A. Jawaban anda benar. Untuk menghitung kemampuan perusahaan memenuhi
kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aset likuid, berarti
menggunakan quick ratio = (Aset lancar - Persediaan)/Utang Lancar
= (Rp55.000.000,00 - Rp13.000.000,00)/Rp15.000.000 ,00 = 2,8

5. Pernyataan yang benar tentang biaya aktivitas adalah …


a. jumlah biaya aktivitas tergantung pada jumlah produk yang dihasilkan
b. biaya aktivitas merupakan satuan nilai uang yang digunakan untuk
mengukur sumber daya yang dikonsumsi oleh suatu aktivitas
c. jumlah biaya aktivitas ekuivalen dengan penggunaan kapasitas aktivitas
d. biaya aktivitas jumlahnya tidak pernah berubah
Jawab:
B. Jawaban anda benar

6. Biaya campuran pada dasarnya adalah biaya total sehingga perlu dipisahkan
antara unsur biaya tetap dan biaya variabel. Salah satu metode pemisahan biaya
campuran yang biaya variabelnya diperoleh dengan cara membagi selisih biaya
aktivitas dengan perubahan aktivitas adalah …
a. Least Square Method b.
Scatter Graph Method c.
High – Low Point Method
d. Multiple Regression Method
Jawab:
C. Jawaban anda benar

7. Berikut ini adalah biaya pemeliharaan kamar Hotel Sudi Mampir pada tahun 20xx.

Dengan menggunakan High – Low Point Method, bagaimanakah persamaan biaya


aktivitas pada tahun 20XX ?
A. Y = 1.663.000 + 830 X
b. Y = 1.350.000 + 150 X
c. Y = 1.550.000 + 250 X
d. Y = 1.050.000 + 150 X
Jawab:
D. Jawaban anda benar.
Biaya Variabel = Ya – Yb/Xa-
Xb = 4.950.000 – 3.600.000
26.000 – 17.000
= 1.350.000 = Rp
150 9.000
T = Ya – Vxa = 4.950.000 –
150(26.000) = Rp 1.050.000
Jadi persamaannya Y = 1.050.000 + 150 X

8. Manajer operasi PT. Indah Nian ingin mengestimasi biaya pemeliharaan yang akan
dikeluarkannya. Hasil pemprosesan dengan metode least squares, adalah : intercept
15.000,00, slope 6,5. Jika variabel aktivitas yang digunakan adalah jumlah unit yang
diproduksi yaitu sebesar 50.000 unit, maka estimasi biaya pemeliharaan bulan depan
adalah…
a. Rp 50.000,00
b. Rp 147.500,00
c. Rp 340.000,00
d. Rp 450.000,00
Jawab:
C. Jawaban anda benar. Total biaya pemeliharaan = Rp15.000 + (Rp6.50 x 50.000) =
Rp340.000,00

9. Berikut ini perbedaan antara variable costing dan absorption costing adalah …
a. absorption costing digunakan untuk tujuan internal, sedangkan variable
costing untuk memenuhi kebutuhan pihak eksternal
b. absorption costing disusun dengan menggunakan pendekatan perilaku, sedangkan
variable costing dengan pendekatan fungsional
c. biaya overhead tetap dibebankan sebagai biaya periode pada variable costing,
sedangkan pada absorption costing biaya overhead tetap termasuk dalam biaya produk
d. pada variable costing, biaya produk terdiri atas total biaya overhead, langsung
dan tenaga kerja langsung. Sedangkan pada absorption costing hanya terdiri atas
biaya bahan langsung dan tenaga kerja langsung saja
Jawab:
C. Jawaban anda benar

10. PT. Awan Garde menggunakan sistem biaya aktual dan memproduksi satu produk
kasetnya, yaitu kaset ABc. Informasi mengenai kaset ABC tahun lalu adalah sebagai
berikut
a. Rp 4.000,00
b. Rp 3.200,00
c. Rp 2.400,00
d. Rp 1.800,00
Jawab:
B. Jawaban anda benar.

Biaya Kaset ABC per unit = Rp (160.000.000 +480.000.000 + 80.000.000 + 240.000.000


) / Rp 300.000 = Rp 3.200,00

11. Setelah pesanan dikerjakan, maka setiap biaya yang dibebankan ke pesanan
diakumulasi dengan metode akumulasi biaya tertentu dalam suatu dokumen
yang disebut dengan …
a. Kartu jam kerja
b. kartu biaya pesanan
c. kartu sediaan
d. bukti permintaan bahan
Jawab:
B. Jawaban anda benar

12. Dalam mengerjakan pesanan nomor 22 dan 23, PT Callista membutuhkan bahan
langsung Rp 50.000.000,00 dan bahan tidak langsung Rp 15.000.000,00. Bahan
langsung tersebut digunakan untuk mengerjakan pesanan nomor 22 sebanyak 60%
dan sisanya untuk mengerjakan pesanan yang lain. Jurnal yang digunakan untuk
mencatat pemakaian bahan baku tersebut ke masing-masing pekerjaan adalah…
a.

b.

c.

d.
Jawab:
A. Jawaban anda benar.

13. Agency Ticket yang menjual tiket konser menyusun proyeksi laporan laba rugi pada
Desember 201X sebagai berikut.
Penjualan (10.000 ´ Rp25.000) ……………. Rp250.000.000
Dikurangi: Kos Variabel (10.000 ´ Rp10.000) 100.000.000
Marjin Kontribusi ……………………….. Rp 150.000.000
Dikurangi: Kos Tetap………………………. 90.000.000
Laba operasi ……………………………… Rp 60.000.000

Jika laba operasi pada titik impas maka jumlah unit tiket yang harus terjual selama
Desember 20IX untuk menutupi semua kos tetap dan kos variabel nya akan sebanyak…
a. 4000
b. 5500
c. 6000
d. 6250
Jawab:
C. Jawaban anda benar
Laba Operasi = (Harga Jual ´ Jumlah Unit Terjual) – (Kos Variabel per Unit ´ Jumlah
Unit Terjual) – Total Kos Tetap
0 = (Rp25.000 ´ Unit) – (Rp10.000 ´ Unit) –
Rp90.000.000 0 = (Rp15.000 ´ Unit) – Rp90.000.000
Rp15.000 x Unit = Rp90.000.000
Unit = Rp90.000.000/Rp15.000 = 6.000
14. PT. AIU menawarkan paket penjualan dalam menghadapi tahun ajaran baru
mendatang dengan data harga jual dan kos variabel per unit sebagai berikut.

Adapun total kos produk tetap perusahaan Rp20.000.000 dan non produksi tetap
Rp7.500.000. Apabila perusahaan mempunyai target untuk menjual 8.000 paket pada
tahun mendatang maka dengan menggunakan rumus CVP, maka besarnya laba
operasi dalam total yang ditargetkan adalah…
a. Rp. 20.000.000,00
b. Rp 27.500.000,00
c. Rp 32.100.000,00
d. Rp 59.600.000,00
Jawab:
C. Jawaban anda benar. Alur perhitungannya adalah sebagai berikut:

15. Yang dimaksud dengan marjin pengaman adalah…


a. selisih antara pendapatan yang dihasilkan dengan kos variable yang dihasilkan
b. unit terjual atau diharapkan untuk terjual atau pendapatan yang dihasilkan atau
diharapkan untuk dihasilkan, yang melebihi volume titik impas
c. merupakan penggunaan kos tetap untuk menciptakan perubahan persentase
laba yang lebih tinggi ketika aktivitas penjualan berubah
d. selisih antara penjualan dengan titik impas
Jawab:
B. Jawaban anda benar
16.PT. Sinergi memiliki data penjualan dengan menggunakan mesin ciamik
sebagai berikut :

Berapakah tingkat pengungkit operasi untuk mesin ciamik?


a. 1
b. 2
c. 3
d. 4
Jawab:
B. Jawaban anda benar.
Tingkat pengungkit operasi = Margin
kontribusi/laba = Rp 900.000,00/ Rp 450.000,00 = 2

17. PT. Sentosa Abadi menyajikan data untuk membuat laporan laba rugi sebagai
berikut
Dengan menggunakan ABC, maka titik impas dalam unit (Q)
sebesar… a. 1647 unit
b. 2300 unit
c. 4000 unit
d. 5600 unit
Jawab:
C. Jawaban anda benar Harga
jual per unit Rp 60.000
Total kos variabel per unit Rp 25.000
Total kos tetap Rp140.000.000 Dengan
ABC, titik impas per unit adalah :
Q = Rp140.000.000/(Rp60.000 –
Rp25.000) Q = 4.000 unit

18. PT. Insan Bahagia mengestimasi target laba sebesar Rp 25.000.000 untuk
bulan yang akan datang dengan data sebagai berikut.
Total kos tetap (tradisional) Rp100.000.000
Total kos tetap (ABC) Rp 75.000.000
Harga jual per unit Rp 30.000
Jumlah unit yang harus dijual (Q) untuk mencapai target laba yang diinginkan
dengan menggunakan ABC …
a. 10.250 unit
b. 12.500 unit
c. 13.000 unit
d. 15.350 unit
Jawab:
A. Jawaban anda benar.
Q = {Total kos tetap ABC + target laba + (kos per penyetelan ´ jumlah penyetelan) +
(kos per rekayasa ´ jam rekayasa)/Margin kontribusi per unit.
Q = {Rp75.000.000 + Rp25.000.000 + (Rp1.500.000 ´ 16) + (Rp40.000 ´ 1.000)}
/ (Rp30.000 – Rp14.000)
Q = Rp100.000.000+ Rp 24.000.000+ Rp 40.000.000/Rp16.000 Q
= Rp164.000.000/Rp16.000 = 10.250 unit.

19. Pernyataan yang benar mengenai analisis kos diferensial adalah …


a. Memberikan informasi yang relevan untuk pengambilan keputusan jangka panjang
b. Bermanfaat untuk perencanaan strategik yang dilakukan perusahaan
c. Menyediakan informasi yang relevan untuk pengambilan keputusan
mengenai penetapan harga produk dan bauran produk
d. Menentukan tingkat yang diinginkan dari suatu keputusan dalam jangka pendek
Jawab:
D. Jawaban anda benar

20 . Satu manfaat dari analisis kos diferensial adalah untuk pengambilan keputusan…
a. Mengevaluasi rencana ekspansi perusahaan
b. Menerima atau menolak pesanan khusus
c. Membeli atau menyewa gedung baru
d. Mengevaluasi alternatif membeli mesin untuk memproduksi
Jawab:
B. Jawaban anda benar

21. Yang termasuk dalam kos diferensial adalah


… a. kos tenggelam
b. opportunity cost
c. biaya depresiasi
d. biaya tetap
Jawab:
B. Jawaban anda benar. Biaya kesempatan merupakan salah satu unsur biaya
diferensial

22. PT. FP yang memproduksi antenna dan parabola memproduksi sendiri komponen
produknya. PT. Hi Chips menawarkan untuk memasok multivibrator circuit seharga Rp
12.000,00 per unit. Setiap tahunnya komponen ini diperlukan sebanyak 6000 unit. Kos
standar per unit komponen tersebut sebesar Rp 14.550,00 dengan perincian sebagai
berikut.

Dari Rp 5.000,00 per unit Overhead tetap terdapat Rp. 2.000 yang merupakan kos sewa
mesin khusus untuk membuat komponen multivibrator circuit. Jika komponen
tersebut tidak diproduksi lagi, maka mesin yang disewa bisa dikembalikan tanpa
dikenakan kos tambahan. Keputusan yang sebaiknya diambil oleh perusahaan adalah…
a. Membuat komponen sendiri karena akan lebih menguntungkan sebesar Rp 4.550,00
b. Membuat komponen sendiri karena akan lebih menguntungkan sebesar Rp 450,00
c. Membeli komponen dari PT. Hi Chips karena akan lebih menguntungkan sebesar
Rp 2.550,00
d. Membeli komponen dari PT. Hi Chips karena akan lebih menguntungkan sebesar
Rp 5.000,00
Jawab:
B. Jawaban anda benar
Kos relevan per unit untuk alternatif membuat sendiri :
Kos relevan per unit untuk alternatif membeli dari pemasok adalah Rp 12.000,00.
Maka terdapat selisih sebesar Rp 450,00 per unit, dimana lebih menguntungkan untuk
membuat sendiri.

23. PT. JJS yang memproduksi jaket kulit menjual per unit jaketnya seharga Rp
150.000,00. Kos tetap dan variabelnya, masing-masing Rp 30.000 dan Rp 50.000.
Kapasitas menganggur yang dimiliki perusahaan masih cukup untuk menampung
pesanan khusus sebanyak 10.000 unit dengan harga Rp. 130.000,00. Laba atau rugi
dari pesanan khusus ini adalah sebesar…
a. Laba Rp 500.000.000,00
b. Rugi Rp 600.000.000,00
c. Impas
d. Laba Rp 800.000.000,00
Jawab:
D. Jawaban anda benar.
Karena kapasitas produksi masih banyak menganggur dan mampu memenuhi pesanan
khusus tanpa harus mengorbankan penjualan reguler dan tidak perlu kos pemasaran
khusus, maka yang dihitung hanya kos produksi variabel sebagai kos relevannya.
Profit = (Rp130.000,00 – Rp 50.000} ´ 10.000 unit = Rp800.000.000,-

24. PT. Virgo membuat TV mobil dan menjualnya ke produsen mobil seharga
Rp1.000.000 per unit. Kapasitas penuh perusahaan sebesar 30.000 unit per bulan,
dan saat ini perusahaan memproduksi 25.000 unit untuk pelanggan tetapnya.
Laporan bulanan perusahaan menunjukkan:
Manajer perusahaan menerima pesanan khusus dari PT. Feriri sebanyak 3.000 unit
dan akan membeli seharga Rp850.000 per unit. Disamping itu, perusahaan akan
mengeluarkan beban penjualan untuk pesanan khusus ini. Bagaimana keputusan yang
sebaiknya diambil oleh PT. Virgo?
a. Menerima pesanan khusus karena akan menghasilkan laba operasi sebesar Rp
840.000.000,00
b. Menolak pesanan khusus karena akan rugi sebesar Rp 280.000.000,00
c. Menerima pesanan khusus karena akan menghasilkan laba operasi sebesar
Rp 270.000.000,00
d. Menolak pesanan khusus karena akan rugi sebesar Rp 170.000.000,00
Jawab:
C. Jawaban anda benar. Terlihat dari perhitungan dibawah ini :
Pendapatan dari pesanan khusus:

Pesanan khusus dari PT. Feriri akan diterima, karena masih ada kapasitas produksi yang
menganggur (kapasitas 30.000 unit sedangkan produksi masih 25.000 unit). Selain itu,
pesanan khusus ini masih mendapatkan laba operasi sebesar Rp270.000.000,00
25. PT. Agenda memproduksi berbagai jenis cairan pembersih, baik untuk
penggunaan industri maupun rumah tangga. Salah satu produknya, pembersih kaca
yang disebut clink, mempunyai kos produksi variabel Rp 4.800 per kg dan dijual Rp
6.000 per kg. Sebagian kecil dari produksi tahunan produk ini akan diproses lebih
lanjut di Departemen Pencampuran, di mana produk ini digabungkan dengan
beberapa bahan baku lain untuk menghasilkan shampo mobil yang dijual Rp 12.000
per botol. Untuk proses lebih lanjut ini, satu botol memerlukan 1/4 kg clink, , bahan
baku lain, upah tenaga kerja, dan kos overhead variabel sebesar Rp 6.000 per botol,
serta kos pemasaran variabel sebesar Rp1.500 per botol. Jika proses lebih lanjut ini
dilakukan maka terdapat kos tetap di departemen Pencampuran sebesar
Rp18.000.000 yang dapat dihindari (avoidable cost). Jumlah minimum botol shampo
yang harus dijual jika keputusan untuk melakukan proses lebih lanjut
menguntungkan bagi perusahaan adalah…
a. Jumlah minimum yang harus dijual adalah 7500 boto
b. Sebaiknya tidak dilakukan proses lebih lanjut karena tidak akan menguntungkan
c. Jumlah minimum yang harus dijual adalah 6000 botol
d. Jumlah minimum yang harus dijual adalah 5000 botol
Jawab:
C. Jawaban anda benar

26. Suatu perusahaan lebih memilih sistem terdesentralisasi karena menghindari


penumpukan informasi. Alasan ini merupakan bagian dari alasan perusahaan
memilih sistem terdesentralisasi dalam hal…
a. Fokus kerja manajemen pusat
b. Pelatihan untuk memotivasi manajer
c. Penggunaan data lokal dan kecepatan mengambil keputusan
d. Meningkatkan kompetisi
Jawab:
C. Jawaban anda benar

27. Standar kos untuk memproduksi 1 buah boneka Barbar adalah 0,5 kg bahan baku
langsung @ Rp 10.000,00. Untuk bulan ini, perusahaan telah membeli bahan baku
sebanyak 20.000 kg dengan total kos Rp 250.000.000,00. Dari bahan baku tersebut yang
digunakan untuk produksi adalah 27.000 kg. Berapakah variansi harga
penggunaan bahan baku tersebut? Apakah Favorable atau Unfavorable?
a. Rp 67.500.000,00 Unfavorable
b. Rp 50.000.000,00 Unfavorable
c. Rp 67.500.000,00 Favorable
d. Rp 50.000.000,00 Favorable
Jawab:
A. Jawaban anda benar
Harga Aktual/Unit = Rp 250.000.000,00/ 20.000 kg = Rp
12.500,00 Material Usage Price Variance
= (harga aktual/unit – harga standar/unit) X Q aktual yang
digunakan = (Rp 12.500,00 - Rp 10.000,00) X 27.000 kg
= Rp 67.500.000,00 UF

28. PT Cahaya memproduksi lulur dan sabun kecantikan. Data untuk kedua produk
tersebut adalah sebagai berikut:

Berdasarkan data tersebut, Return On Investment (ROI) masing-masing


produk tersebut adalah…
a. ROI lulur = 31,25% dan ROI Sabun Kecantikan = 36,7%
b. ROI lulur = 16,8 %dan ROI Sabun Kecantikan = 20%
c. ROI lulur = 15% dan ROI Sabun Kecantikan = 17%
d. ROI lulur = 10% dan ROI Sabun Kecantikan = 7%
Jawab:
B. Jawaban anda benar
ROI = Laba/ Aset
ROI Lulur = 8.400.000/50.000.000 = 16,8 %
ROI Sabun Kecantikan = 11.000.000/55.000.000 = 20%

29. Divisi “Whitening Scrub” merupakan salah satu divisi yang dimiliki Amri Cosmetics.
Aset yang dimiliki divisi tersebut pada tanggal 31 Desember 20X2 adalah Rp
4.000.000.000,00. Beban modal atas investasi dalam asset tersebut sebesar 20%.
Pendapatan yang diperoleh oleh divisi tersebut sepanjang tahun 20X2 adalah Rp
3.600.000.000,00, sedangkan total biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh
pendapatan tersebut adalah Rp 2.400.000.000,00. Kemampuan Divisi
“Whitening Scrub” jika diukur dengan residual income adalah…
a. Rp 2.800.000.000,00
b. Rp 1.400.000.000,00
c. Rp 600.000.000,00
d. Rp 400.000.000,00
Jawab:
D. Jawaban anda benar.

30. PT Armi Look yang merupakan produsen baju-baju bernuansa tentara memiliki dua
sumber pendanaan, yaitu Rp 50.000.000,00 obligasi jangka panjang dengan tingkat
bunga 10% dan Rp 50.000.000,00 saham biasa yang dianggap memiliki resiko rata-rata
(6%). Jika tarif pajak adalah 40 % dan tingkat bunga obligasi ritel Indonesia (ORI) 6%.
Bila seluruh modal yang digunakan adalah Rp 150.000.000,00 dan laba setelah pajak
adalah Rp 1.300.000.000,00 maka nilai tambah ekonomis PT Armi Look adalah …
a. Rp 12.750.000,00
b. Rp 23.250.000,00
c. Rp 25.000.000,00
d. Rp 27.750.000,00
Jawab:
C. Jawaban anda benar

31. Transfer internal antar divisi akan terjadi jika harga transfer minimum…
a. sama dengan harga transfer maksimum
b. diatas harga transfer maksimum
c. tidak diterima oleh salah satu divisi di perusahaan
d. dibawah harga transfer maksimum
Jawab:
D. Jawaban anda benar

32. Salah satu alasan perusahaan memilih metode harga transfer berbasis kos
adalah jika …
a. divisi penjual beroperasi pada kapasitas penuhserta tidak ada kos distribusi yang
dapat dihindari
b. transfer internal tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap laba divisi lainnya
c. tersedia pasar persaingan sempurna untuk barang yang ditransfer
d. divisi penjual memiliki kapasitas berlebih atau ada kos distribusi yang dapat
dihindari
Jawab:
B. Jawaban anda benar

33. Untuk membuat kompor, setiap bulan Divisi Perakitan membutuhkan 10.000 unit
burner. Selama ini Divisi Perakitan membeli dari pihak luar dengan harga Rp
20.000,00. Manajer divisi mendekati manajer divisi burner di perusahaan untuk
membeli burner. Kos yang digunakan untuk memproduksi burner sebagai berikut:

Divisi burner menjual produknya seharga Rp 22.500,00. Jika Divisi Burner masih
memiliki kapasitas menganggur sebanyak 15.000 unit dan harga transfer Rp
16.000,00, maka keuntungan tambahan yang diperoleh divisi perakitan adalah…
a. Rp 1.500,00
b. Rp 4.000,00
c. Rp 14.500,00
d. Rp 20.000,00
Jawab:
A. Jawaban anda benar. Karena masih memiliki kapasitas menganggur, maka harga
transfer minimal harus menutup kos variabel = Rp 8.000,00 + Rp 4.000,00 + Rp
2.500,00 = Rp 14.500,00. Dengan demikian keuntungan tambahan yang diperoleh =
Rp 16.000,00 – Rp 14.500,00 = Rp 1.500,00

34. Apabila suatu produk menggunakan sumber daya yang lebih sedikit namun kos
per unit dilaporkan lebih tinggi, perataan kos ini disebut dengan…
a. Undercosting
b. Overcosting
c. Volume Based Costing
d. Activity Based Costing
Jawab:
B. Jawaban anda benar

35. Salah satu keunggulan Activity Based Costing dibandingkan dengan Volume
Based Costing adalah…
a. memberikan pengukuran yang lebih akurat dari kos yang ditimbulkan oleh aktivitas
b. kos yang diidentifikasi oleh sistem ABC mencakup seluruh kos yang berkaitan
dengan produk
c. beberapa kos yang membutuhkan alokasi dari departemen dan produk
pengukurannya sudah tetap
d. membutuhkan waktu yang relatif singkat untuk mengimplementasikannya
Jawab:
A. Jawaban anda benar

36. Berikut ini adalah data PT Sabrina yang menerapkan sistem ABC dalam
perhitungan kosnya

Maka tarif per penggerak aktifitas adalah sebagai berikut:

Total kos overhead pabrik per unit yang dibebankan kepada Produk Sip jika unit
yang diproduksi adalah 10.000 adalah…
a. Rp 1.900,00
b. Rp 3.100,00
c. Rp 4.500,00
d. Rp 5.000,00
Jawab:
B. Jawaban anda benar
37. PT. Bestari memproduksi sirkuit untuk LEd. Perusahaan yang menerapkan sistem
ABC bermaksud menekan kos dengan mengkaji aktivitas pembelian. Selama tahun lalu,
perusahaan mengeluarkan kos pembelian tetap sebesar Rp 20.250.000,00. Kos tetap ini
menyediakan kapasitas pemprosesan dari 27.000 pesanan. Pihak manajemen
memutuskan jumlah pesanan pembelian bernilai tambah sebesar 13.500. Perkiraan
kos aktifitas tidak bernilai tambah sebesar…
a. Rp 13.500.000,00
b. Rp 12.750.000,00
c. Rp 10.000.000,00
d. Rp 10.125.000,00
Jawab:
D. Jawaban anda benar
Tarif aktivitas tetap = 20.250.000/ 27.000 = Rp 750,00
Kos bernilai-tambah = Rp 750,00 X 13.500 = Rp 10.125.000,00
Kos tidak bernilai-tambah = Rp 750,00 X 13.500 = Rp 10.125.000,00

38. Untuk tujuan pengendalian, menyajikan data yang menyimpang akan lebih
bermanfaat dan efisien dibandingkan dengan melaporkan keseluruhan data secara
rinci. Pernyataan ini merupakan interprestasi salah satu prinsip penyajian
laporan, yaitu prinsip…
a. Pertanggung Jawaban
b. Management by Exception
c. Peringkasan
d. Keterbandingan
Jawab:
B. Jawaban anda benar

39. Laporan yang kita buat harus mengenai sasaran. Sehingga ada beberapa syarat
yang harus dipenuhi, yang salah satunya adalah sedapat mungkin laporan tersebut
menarik.
Makna dari syarat ini adalah …
a. dapat digunakan sebagai dasar untuk membuat prediksi
b. laporan disusun menggunakan tata bahasa yang menarik dan enak dibaca
c. melaporkan hal-hal yang penting dan urgent
d. laporan menyajikan masalah yang harus diketahui oleh semua orang
Jawab:
C. Jawaban anda benar
40. Salah satu bentuk laporan pengendalian adalah laporan informasi yang
membandingkan suatu kondisi atau aktivitas selama beberapa tahun dengan
membandingkan tahun dasar dengan tahun-tahun lainnya dalam persentase.
Laporan informasi ini dikelompokkan ke dalam laporan…
a. analisis
b. perencanaan jangka menengah
c. perencanaan jangka pendek d.
trend
Jawab:
D. Jawaban anda benar

Anda mungkin juga menyukai