Anda di halaman 1dari 4

PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT MUTIARA HATI

NOMOR /PER/DIR/I/2014

TENTANG

PEDOMAN MUTASI DAN ROTASI TENAGA KEPERAWATAN

DIREKTUR RUMAH SAKIT MUTIARA HATI

Menimbang :
a. Bahwa guna mendukung peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit Mutiara Hati
Mojokerto diperlukan pengelolaan yang profesional terhadap semua sumber daya yang
ada di rumah sakit termasuk Sumber Daya Manusia (SDM) salah satunya dengan
pelaksanaan rotasi dan mutasi di seluruh unit kerja;
b. Bahwa Pedoman Rotasi dan Mutasi Tenaga Keperawatan yang telah ada perlu
dilakukan revisi sesuai dengan evaluasi yang dilaksanakan guna penyempurnaan;
c. Bahwa Pedoman Rotasi dan Mutasi Tenaga Keperawatan yang telah direvisi dimaksud
perlu ditetapkan melalui surat keputusan Direktur Rumah Sakit Mutiara Hati
Mojokerto guna pengesahannya;

Mengingat :
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan
2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit
3. Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1438 / Menkes / Per /
III / 2010 tentang Standart Pelayanan Kedokteran
4. Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Rumah Sakit, Kementrian Kesehatan RI, tahun
2013
5. Pedoman ..., Kementrian Kesehatan RI, tahun ...
6. Keputusan Direktur PT. Mutiara Hati Hazira Medika Nomor ………. Tahun 2014
tentang Struktur Organisasi Rumah Sakit Mutiara Hati.
7. Keputusan Direktur PT. Mutiara Hati Hazira Medika Nomor .... Tahun 2013` tentang
Penunjukan Direktur Rumah Sakit Mutiara Hati.
8. Memo Internal Kepala Unit Rekam Medik Nomor .... tentang Usulan Pedoman
Penanganan Etik Medis Rumah Sakit Mutiara Hati

MEMUTUSKAN:

Menetapkan :

Pertama : KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT MUTIARA HATI


TENTANG PEDOMAN MUTASI DAN ROTASI RUMAH SAKIT
MUTIARA HATI

Kedua : Memberlakukan Pedoman Mutasi Dan Rotasi Tenaga Keperawatan Rumah


Sakit Mutiara Hati Mojokerto sebagaimana terlampir;
Ketiga : Mengamanatkan kepada Kepala Bidang dan unit terkait untuk bertanggung
jawab terhadap pelaksanaannya sebagaimana pada diktum ‘Pertama’;
Keempat : Keputusan ini berlaku terhitung mulai tanggal ditetapkan;
Kelima : Apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam ketetapan ini, akan
diadakan peninjauan dan perbaikan kembali sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Mojokerto
Pada tanggal 25 April 2014

Direktur
Rumah Sakit Mutiara Hati,

Dr.M.N Geloed Asmara


NIK
Lampiran
Keputusan Direktur RS Mutiara Hati
Nomor :
Tanggal :

KEBIJAKAN PELAYANAN INSTALASI RAWAT INAP


RUMAH SAKIT MUTIARA HATI

Kebijakan Umum

1. Peralatan di unit harus selalu dilakukan pemeliharaan dan kalibrasi sesuai


dengan ketentuan yang berlaku
2. Pelayanan di unit harus selalu berorientasi kepada mutu dan keselamatan pasien.
3. Semua petugas unit wajib memiliki izin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
4. Dalam melaksanakan tugasnya setiap petugas wajib mematuhi ketentuan dalam
K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)
5. Setiap petugas harus bekerja sesuai dengan standar profesi, standar prosedur
opersinal yang berlaku, etika profesi, etiket, dan menghormati hak pasien.
6. Pelayanan unit dilaksanakan dalam 24 jam.
7. Penyediaan tenaga harus mengacu kepada pola ketenagaan.
8. Untuk melaksanakan koordinasi dan evaluasi wajib dilaksanakan rapat rutin
bulanan minimal satu bulan sekali.
9. Setiap bulan wajib membuat laporan.

Kebijakan Khusus
1. Setiap pasien rawat inap harus mendaftar lebih dahulu pada bagian pendaftaran
pasien rawat inap (Admission) dan mendapatkan rekam medis
2. Setiap pasien rawat inap harus mempunyai identitas yang sama dan sesuai
dengan identitas diri pada rekam medis pasien
3. Setiap pasien rawat inap harus ditetapkan DPJP dan PPJP
4. Untuk memantau kualitas pelayanan dilaksanakan ronde oleh komite medis dan
supervisi oleh Ka. Instalasi Rawat Inap dan Ka. Ru
5. Semua pelayanan atau tindakan terhadap pasien harus dicatat secara lengkap
didalam rekam medis
6. Semua hasil pemeriksaan pasien rawat inap harus dimasukan didalam berkas
rekam medis
7. Seluruh pelayanan keperawatan di instalasi rawat inap berorientasi pada mutu
dan keselamatan pasien
8. Mobilitas pasien harus selalu didampingi oleh perawat ruangan atau petugas
yang diberi kewenangan
9. Setiap pasien yang akan meninggalkan rawat inap harus mempunyai izin pulang
dari kasir rawat inap
10. Pengiriman pasien yang akan dirawat inap diantar oleh perawat jalan ke ruangan
11. Peralatan yang berada di rawat inap harus selalu dilakukan pemeliharaan dan
kalibrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku
12. Seiap pemeriksaan pasien di instalasi rawat inap dilakukan oleh tenaga medis
(dokter dan perawat ruangan)
13. Untuk mempertahankan dan meningkatkan kompetensi, setiap petugas wajib
mengikuti pelatihan yang diselenggarakan.

Direktur,
Rumah Sakit Mutiara Hati

Dr. M.N Geloed Asmara