Anda di halaman 1dari 2

TBC PARU

No. Dokumen : 870/313/SOP/IV/2018


No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit : 17/04/2018
Halaman : 1/2
Puskesmas ASEP RUSWANDI. A.Md. Kep
Girijaya NIP.197002041991031008
1. Pengertian Penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosis

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk menegakkan diagnosa TBC


Paru
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas No. 870/012/SK/PKM-GRJ/I/2018 tentang Pelayanan Klinis
4. Referensi Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HK.02.02/MENKES/514/2015 tentang Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di
Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama
5. Prosedur/ 1. Alat dan Bahan
Langkah- a. Alat tulis
langkah b. Tensimeter
c. Stetoskop
d. Termometer
2. Petugas yang melaksanakn
a. Dokter
b. Perawat
c. Bidan
3. Langkah-langkah
a. Petugas melakukan anamnesa dan menemukan gejala pernapasan berupa
nyeri dada,sesak napas, hemoptisis dan atau gejala sistemik berupa
demam, tidak nafsu makan, penurunan berat badan, keringat malam dan
mudah lelah
b. Petugas melakukan pemeriksaan fisik dan menemukan tanda berupa saat
auskultasi suara napas bronchial/amforik/ronchi basah/suara napas
melemah dia apex paru, tanda-tanda penarikan paru, diafragma dan
mediastinum
c. Petugas menegakkan diagnosa berdasarkan anamnesa,pemeriksaan fisik
dan pemeriksaan dahak ditemukan BTA +
d. Petugas memberikan terapi medikamentosa berupa OAT dewasa sesuai
kategori dan OAT anak
e. Petugas melakukan konseling dan edukasi berupa bahwa apabila 1 orang
di keluarga ada yang terkena maka seluruh keluarga harus diperiksa
6. Bagan alir -
7. Hal-hal yang Rujukan bila didapatkan tanda-tanda gangguan pernapasan,TBC MDR
perlu
diperhatikan
8. Unit terkait 1. Ruang pemeriksaan umum
2. Ruangan pemeriksaan balita sakit
9. Dokumen 1. Rekam medis
terkait

10. Rekam
historis No Yang diubah Isi perubahan Tanggal mulai diberlakukan
perubahan

2/2