Anda di halaman 1dari 6

RSU PRIMA MEDIKA

“Care With Quality And


Hospitality”

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA


RSU. PRIMA MEDIKA DENGAN DOKTER SPESIALIS PART TIMER
BERPRAKTEK RAWAT JALAN DAN RAWAT INAP

Nomor : 112 /RSPM/DIR/XII/2017

Yang bertanda tangan dibawah ini :

1. Nama : dr. Putu Dian Ekawati,MPH.


Jabatan : Direktur Utama RSU Prima Medika
Alamat : Jl. Raya Sesetan No.10 Denpasar

Dalam perjanjian ini bertindak untuk dan atas nama RSU. Prima Medika yang memiliki
fasilitas praktek Poliklinik Spesialis dan Rawat Inap di RSU. Prima Medika untuk
selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA

2. Nama : I Made Junior Rina Artha,Sp.JP(K).,FIHA


Jabatan : Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah
Alamat : Denpasar

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama : Pribadi, dan selanjutnya disebut PIHAK
KEDUA

Sebelumnya PIHAK PERTAMA berdasarkan rekomendasi Komite Medik RSU Prima


Medika maka PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA satu sama lain menyatakan
mengadakan perjanjian dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut :

PASAL 1
KETENTUAN UMUM

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah sepakat mengartikan istilah dan makna
yang terkait dengan PROFESI DOKTER dalam kaitan praktek di Rumah Sakit sebagai
berikut (mengacu pada UU RI No. 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran):

1. Praktek Kedokteran adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh dokter dan dokter
gigi terhadap pasien dalam melaksanakan upaya kesehatan.
2. Dokter dan dokter gigi adalah dokter, dokter spesialis, dokter gigi dan dokter spesialis
lulusan pendidikan kedokteran atau kedokteran gigi baik di dalam maupun di luar
negeri yang diakui oleh Pemerintah Republik Indonesia sesuai dengan peraturan
perundang-undangan.
3. Konsil Kedokteran Indonesia adalah suatu badan otonom, mandiri, non struktural dan
bersifat independen, yang terdiri atas Konsil Kedokteran dan Konsil Kedokteran Gigi.
4. Registrasi adalah pencatatan resmi terhadap dokter dan dokter gigi yang telah
memiliki sertifikat kompetensi dan telah mempunyai kualifikasi tertentu lainnya serta
diakui secara hukum untuk melakukan tindakan profesinya.
5. Surat ijin praktek adalah bukti tertulis yang diberikan pemerintah kepada dokte dan
dokter gigi yang akan menjalankan praktek kedokteran setelah memenuhi persyaratan.

1
RSU PRIMA MEDIKA
“Care With Quality And
Hospitality”

6. Sarana pelayanan kesehatan adalah tempat penyelenggaraan upaya pelayanan


kesehatan yang dapat dipergunakan untuk praktek kedokteran atau kedokteran gigi.
7. Profesi kedokteran atau kedokteran gigi adalah suatu pekerjaan kedokteran atau
kedokteran gigi yang dilaksanakan berdasarkan suatu keilmuan, kompetensi yang
diperoleh melalui pendidikan yang berjenjang dan kede etik yang bersifat melayani
masyarakat.
8. Komite Medik adalah suatu badan otonom yang dibentuk oleh Rumah Sakit bersifat
non struktural, yang berfungsi independen yang terdiri dari Panitia-Panitia.
9. Seorang dokter yang bekerja di Rumah Sakit, mempunyai kewenangan klinis yang
telah ditetapkan oleh Komite Medik dalam menjalankan profesinya namun
mempunyai kewajiban untuk menjalani profesinya secara profesional sesuai standar
pelayanan medik dan etika kedokteran. Untuk itu dalam menjalankan profesinya
bertanggung jawab kepada Komite Medik Rumah Sakit.
10. Rekam Medik adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen antara lain identitas
pasien, hasil pemeriksaan, pengobatan yang telah diberikan, serta tindakan dan
pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Catatan merupakan tulisan tulisan
yang dibuat oleh dokter atau dokter gigi mengenai tindakan tindakan yang dilakukan
kepada pasien dalam rangka pelayanan kesehatan.

PASAL 2
ASAS DAN TUJUAN

1. Praktek kedokteran dilaksanakan berasaskan Pancasila dan didasarkan pada nilai


ilmiah, manfaat, keadilan, kemanusiaan, keseimbangan serta perlindungan dan
keselamatan pasien.
2. Pengaturan praktek kedokteran di RSU. Prima Medika bertujuan untuk :
a. Memberikan perlindungan kepada pasien
b. Mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan medis yang diberikan oleh
dokter dan dokter gigi
c. Memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, dokter, dokter gigi dan
penyelenggara kesehatan.

PASAL 3
RUANG LINGKUP

1. PIHAK PERTAMA memberikan persetujuan kepada PIHAK KEDUA dan PIHAK


KEDUA menerima dan bersedia untuk melakukan praktek dokter rawat inap dan
rawat jalan di RSU Prima Medika sesuai dengan spesialisasinya.

2. PIHAK KEDUA memberikan persetujuan kepada PIHAK PERTAMA dan PIHAK


PERTAMA menerima dan bersedia untuk menyediakan fasilitas standar untuk dapat
melakukan praktek dokter rawat inap dan dokter rawat jalan di RSU. Prima Medika
sesuai dengan spesialisasinya dengan jadwal praktek yang disepakati pada kontrak ini.

2
RSU PRIMA MEDIKA
“Care With Quality And
Hospitality”

PASAL 4
HAK PIHAK KEDUA

1. PIHAK KEDUA berhak menggunakan ruang praktek beserta fasilitasnya, sesuai


dengan jadwal praktek yang disepakati dengan Manajemen RSU. Prima Medika.

2. PIHAK KEDUA berhak diikutsertakan dalam sistem jadwal jaga dan jadwal praktek
sesuai jenis spesialisasinya yang diatur oleh Manajemen RSU. Prima Medika

3. PIHAK KEDUA berhak merubah jadwal praktek dengan mengajukan ke PIHAK


PERTAMA secara tertulis usulan perubahan jadwal tersebut 1 (satu) bulan sebelum
perubahan jadwal praktek yang dilakukan oleh PIHAK PERTAMA setiap 6 (enam)
bulan sekali dengan persetujuan Manajemen RSU. Prima Medika.

4. PIHAK KEDUA berhak melakukan perawatan pasien di RSU. Prima Medika sesuai
dengan Surat Ijin Praktek (SIP) yang dimiliki.

5. PIHAK KEDUA berhak atas honor pasien pribadi dan honor pasien kerjasama yang
besarannya diatur sesuai dengan kebijakan Manajemen.

6. PIHAK KEDUA berhak memberikan usulan tarif jasa dokter kepada PIHAK
PERTAMA yang akan dibahas oleh PIHAK PERTAMA pada evaluasi tarif jasa
dokter pada bulan ke-6 (enam) tahun berjalan.

7. PIHAK KEDUA berhak memberikan saran bagi perkembangan pelayanan medis


kepada PIHAK PERTAMA.

8. PIHAK KEDUA berhak menghadirkan dokter tamu atau dokter konsultan dalam
penanganan medis pasien sesuai dengan ketentuan ”Clinical Staff Bylaws” demi
kepentingan pasien.
9. PIHAK KEDUA berhak menggunakan fasilitas penunjang medis yang ada pada
PIHAK PERTAMA sesuai dengan indikasi medis demi kepentingan pasien.

PASAL 5
KEWAJIBAN PIHAK KEDUA

1. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk praktek di RSU. Prima Medika, yang


waktunya diatur sesuai dengan kebijakan Managemen, apabila tidak ditaati maka
PIHAK PERTAMA berhak mengganti atau membatalkan jadwal praktek, atau
PIHAK KEDUA mencari pengganti dokter spesialis sejenis atas ijin PIHAK
PERTAMA.

2. PIHAK KEDUA wajib bertanggung jawab secara teknis medik terhadap pasien-
pasien yang ditanganinya serta bertanggung jawab untuk melengkapi catatan di
Rekam Medik setiap pasien yang berlaku di Rumah Sakit Prima Medika.

3. PIHAK KEDUA bertanggung jawab untuk memenuhi persyaratan administratif


Departemen Kesehatan sebagai dokter spesialis yang dapat bekerja di rumah sakit
3
RSU PRIMA MEDIKA
“Care With Quality And
Hospitality”

swasta. Perjanjian ini akan batal dengan sendirinya apabila ada persyaratan
administratif dicabut oleh Departemen Kesehatan dan atau Konsil Kedokteran
Indonesia.

4. PIHAK KEDUA wajib mematuhi peraturan-peraturan dan / atau kebijakan RSU


Prima Medika yang telah ditetapkan oleh Direksi dan/atau Komite Medik RS Prima
Medika serta mendukung dan turut bertanggung jawab atas kegiatan dan program
akreditasi Rumah Sakit

5. PIHAK KEDUA berkewajiban memberikan respon pelayanan yang cepat kepada


setiap pasien RSU. Prima Medika, terutama pada saat jam kerja atau pada saat jadwal
jaganya serta melaksanakan Visite pada waktu yang telah disepakati.Jika saat jadwal
jaga dan atau ada pasien emergency di rawat inap tidak dapat dihubungi setelah 3 x
kontak maka dokter UGD akan mengalihkan ke dokter Spesialis lainnya.

6. PIHAK KEDUA tidak bisa memulangkan pasien yang dirawat inap pada malam hari
kecuali pasien pulang paksa.

7. PIHAK KEDUA berkewajiban menangani dan melayani setiap pasien yang datang
ke RSU. Prima Medika dengan sebaik-baiknya sesuai dengan standar pelayanan
medis yang berlaku baik yang telah ditetapkan tertulis dan/atau normatif yang berlaku
umum dalam berpraktek yang baik, benar, beretika dan berlandaskan kejujuran hati
nurani, tanpa membedakan pasien umum ataupun pasien kerjasama.
8. PIHAK KEDUA wajib untuk mengikuti dan taat pada etika kedokteran dan etika
rumah sakit serta etika-etika yang bersifat umum. Dalam melaksanakan tugas selalu
berpedoman pada Etika Umum dan Etika Profesi, serta selalu menjaga hubungan baik
antar dokter maupun dengan pihak Manajemen RSU Prima Medika.

9. Dalam penyelesaian Surat Ijin Praktek dan penyediaan sarana serta tenaga medis yang
dibutuhkan di ruang praktek milik PIHAK PERTAMA sepenuhya menjadi
wewenang PIHAK PERTAMA.

10. PIHAK KEDUA selain melayani pasien pribadi, pasien umum wajib menerima dan
melayani pasien yang terikat kerjasama dengan PIHAK PERTAMA.

11. Semua pasien yang dimaksud dalam ayat ”10” yang memerlukan perawatan dan atau
tindakan di rumah sakit wajib dirawat/dilakukan tindakan di RSU. Prima Medika,
kecuali fasilitas Rumah Sakit tidak memungkinkan untuk merawat atau melakukan
tindakan yang dimaksud.

12. PIHAK KEDUA memberitahukan sebelumnya bila berhalangan tidak bisa


praktek,agar disiapkan dokter pengganti yang memiliki SIP di Rumah Sakit Prima
Medika, baik untuk sementara maupun dalam jangka panjang yang harus ada
pemberitahuan kepada pihak Manajemen RSU Prima Medika selambat lambatnya 2
(dua) minggu sebelumnya.Hal tersebut bertujuan untuk menjaga kualitas pelayanan
terhadap pasien, terutama pasien yang berasal dari perusahaan kerjasama, dimana
pihak Manajemen ikut bertanggungjawab.

4
RSU PRIMA MEDIKA
“Care With Quality And
Hospitality”

13. PIHAK KEDUA berkewajiban mengikuti kebijakan Formularium Obat & Alat
Kesehatan yang telah ditetapkan RSU. Prima Medika dengan sepenuhnya, dan juga
wajib mengikuti kebijakan khusus yang menyangkut penggunaan obat-obatan / vaksin
/ alat kesehatan / implant yang telah ditetapkan RSU. Prima Medika melalui Bagian
Kefarmasiannya.

14. PIHAK KEDUA berkewajiban menggunakan fasilitas pemeriksaan penunjang


seperti radiologi (CT Scan, Foto Rontgen, dan lain sebagainya ) dan pemeriksaan
penunjang laboratorium yang tersedia di Prima Medika. Dan bila dibutuhkan
pemeriksaan radiologi atau pemeriksaan laboratorium lain yang tidak tersedia di
Prima MedikaHospital Group, PIHAK KEDUA wajib mengirim pemeriksaan ke
Rekanan Prima Medika yang telah ditunjuk.

15. PIHAK KEDUA tidak dibenarkan menyarankan / mengarahkan pasien Prima


Medika ke tempat praktek pribadi / rumah sakit lain.

16. PIHAK KEDUA berkewajiban mendukung setiap program Jaminan Kesehatan


Nasional maupun programmarketing yang dilakukan oleh bagian Marketing RSU
Prima Medika, dan mengikuti setiap kegiatan marketing (seminar, talkshow, baksos,
dan lain sebagainya) yang tujuannya adalah untuk mempromosikan PIHAK KEDUA.

17. PIHAK KEDUA berkewajiban membayar pajak pribadi berupa Pph Pasal 21 sesuai
peraturan yang berlaku, yang akan dipotong langsung oleh PIHAK PERTAMA saat
penyerahan honor.

PASAL 6
MALPRAKTEK

Segala tindakan yang dilakukan dalam praktek harus mengacu pada UU Republik Indonesia
Nomor 36 Tahun 2009 tentang Praktek Kedokteran, UU No.23 Tahun 1992 tentang
Kesehatan dan peraturan perundangan-undangan yang berlaku.

PASAL 7
JANGKA WAKTU DAN PEMUTUSAN KONTRAK KERJA

1. Kontrak kerja ini berlaku satu tahun, dapat diputuskan oleh salah satu pihak atau
secara bersama-sama atas kesepakatan yang berlandaskan musyawarah untuk
mufakat.

a. Kontrak ini akan berakhir apabila :


- PIHAK KEDUA mengundurkan diri
- PIHAK KEDUA meninggal dunia
- PIHAK KEDUA dicabut rekomendasinya oleh PIHAK BERWENANG
- PIHAK KEDUA terlibat kasus pidana

b. Apabila salah satu pihak ingin memutuskan kontrak kerja, maka pihak yang
memutuskan kontrak kerja wajib memberitahukan secara tertulis 1 (satu) bulan
sebelumnya dengan menyebutkan alasannya. Adalah kewajiban bagi pihak yang
5
RSU PRIMA MEDIKA
“Care With Quality And
Hospitality”

memutuskan untuk menyampaikan alasan yang rasional dan berupaya seminimal


mungkin tidak merugikan pihak lainnya.

2. Apabila tidak ada pihak yang bermaksud untuk mengakhiri perjanjian ini pada saat
jangka waktu berakhir, maka PARA PIHAK sepakat bahwa jangka waktu perjanjian
ini diperpanjang secara otomatis pada setiap tanggal jatuh tempo, sesuai dengan syarat
dan ketentuan yang telah disepakati.

PASAL 8
LAIN-LAIN

a. Segala peraturan dan/atau ketentuan baik yang telah ditetapkan oleh Direksi dan
atau Komite Medik RSU. Prima Medika merupakan kesatuan dan bagian yang
tidak terpisahkan dengan kontrak kerja ini walaupun tidak dilampirkan.

b. Hal-hal mengenai perubahan ketentuan atau yang belum dan atau tidak cukup
diatur/ditentukan dalam kontrak kerja ini akan diatur/ditentukan kemudian atas
persetujuan kedua belah pihak dalam suatu amandemen/addendum yang
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan kontrak kerja ini.

PASAL 9
PENYELESAIAN MASALAH

Apabila terdapat permasalahan atau peselisihan, kedua belah pihak sepakat untuk
menyelesaikan secara musyawarah untuk memperoleh kata sepakat. Dalam hal perselisihan
pendapat atau permasalahan yang tidak memperoleh kata sepakat, maka kedua belah pihak
atau pihak yang merasa dirugikan dapat meminta bantuan Komite Penasihat dan Penerima
Dokter, Komite Medik Rumah Sakit dan PIHAK LUAR (Persatuan Kolegium Dokter
Spesialis), Konsil Kedokteran Indonesia, Departemen Kesehatan, Kantor Wilayah
Departemen Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia, Persatuan Rumah Sakit Indonesia atau
Panitia Arbitrase yang disepakati untuk bertindak sebagai penengah.

PASAL 10
PENUTUP

Kontrak kerja ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) dengan dibubuhi materai secukupnya dan
masing-masing rangkap mempunyai kekuatan hukum yang sama setelah ditanda
tangani oleh PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA pada hari dan tanggal yang telah
tersebut di atas.

Denpasar, 8 Desember 2017


PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

(dr. Putu Dian Ekawati, MPH.) (I Made Junior Rina Artha,Sp.JP(K).,FIHA)


6