Anda di halaman 1dari 4

STUDY KELAYAKAN BISNIS

NAMA : CLIFFER M D WONGKAR


KELAS : MANAJEMEN REGULER SEM VI
TUGAS : ASPEK PASAR DAN PEMASARAN

JAWABAN:
1. Pentingnya analisis aspek pasar dan pemasaran dalam study kelayakan bisnis :
Aspek pasar dan pemasaran berkaitan dengan adanya peluang pasar untuk suatu
produk yang akan di tawarkan oleh suatu proyek tersebut :
Potensi pasar :
 Jumlah konsumen potensial, konsumen yang mempunyai keinginan atau
hasrat untuk membeli.
Tentang perkembangan/pertumbuhan penduduk :
 Daya beli, kemampuan konsumen dalam rangka membeli barang mencakup
tentang perilaku, kebiasaan, preferensi konsumen, kecenderungan permintaan
masa lalu, dll.
 Pemasaran, menyangkut tentang starategi yang digunakan untuk meraih
sebagian pasar potensial atau pelung pasar atau seberapa besar pengaruh
strategi tersebut dalam meraih besarnya market share.
Aspek pasar dan pemasaran mempelajari tentang :
 Permintaan, secara total atau terinci menurut daerah, jenis konsumen,
perusahaan besar pemakai, proyeksi permintaan.
 Penawaran, dalam negeri dan impor, perkembangan di masa lalu dan
perkiraan di masa datang, faktor yang mempengaruhi penawaran
 Harga, perbandingan dengan barang impor, produksi dalam negeri lain,
kecenderungan perubahan harga dan polanya
 Program pemasaran, strategi pemasaran (marketing mix), siklus kehidupan
produk
 Perkiraan penjualan dan market share yang bisa dikuasai.
Analisa pasar penting untuk memperkirakan berapa penjualan yang bisa di capai oleh
perusahaan.
Analisis aspek pemasaran  dalam analisi pasar ada beberapa komponen yang harus
dianalisis dan dicermati, di antaranya :
 Kebutuhan dan keinginan konsumen;
 Segmentasi pasar
 Target;
 Nilai tambah;
 Masa hidup produk;
 Struktur pasar
 Persaingan dan strategi pesaing.
2. Tujuan dilakukan analisis aspek pasar dan pemasaran pada study kelayakan bisnis
secara khusus aspek pasar dan pemasaran sangat membantu perusahaan untuk
memproduksi dan memasarkan produknya yang dapat di kategorikan sebagai berikut :
a. Untuk meningkatkan penjualan dan laba, artinya tujuan perusahaan dalam hal
inibagaimana caranya memperbesar omzet penjualan dari waktu kewaktu.
Denganmeningkatnya omzet penjualan, maka diharapkan keuntungan atau laba
juga dapatmeningkat sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
b. Untuk menguaasai pasar, untuk perusahaan jenis in jelas tujuannya bagaimana
caramenguasai pasar yang ada dengan cara memperbesar market share nya
untuk wilayah-wilayah tertentu. Peningkatan market share dapat dilakukan dengan
berbaga cara, baik dengan cara mencari atau menciptakan peluang baru atau
merebut market sharepesaing yang ada.
c. Untuk mengurangi saingan, tujuan perusahaan model ini adalah cara
menciptakanproduk sejenis dengan mutu yang sama tetapi harga lebih rendah dari
produk utama.Tujuannya adalah untuk mengurangi saingan dan antisipasi
terhadap kemungkinanpesaing baru yang akan masuk kedalam industri tersebut
d. Untuk menaikan presentase produk tertentu dipasaran, dalam hal produk
tertentu,terutama untuk produksi kelas tinggi. Tujuan perusahaan memasarkan
adalah untuk menngkatkan prestise produk ddepan pelanggannya dengan cara
promosi atau caralainnya. Cara lainnya juga dilakukan dengan meningkatkan
mutu, selera yang sesuaidengan keinginan konsumen.
e. Untuk memenuhi pihak-pihak tertentu, tujuan ini biasanya lebih diarahkan
untuk memenuhi pihak-pihak tertentu dengan jumlah yang biasanya terbatas,
misalnyapermintaan pemerintahan, atau lembaga tertentu.
Sedangkan tujuan kegiatan pemasaran suatu produk atau jasa secara umum adalah
sebagai berikut:
1. Memaksimumkan konsumsi atau dengan kata lain memudahkan dan
merangsangkan konsumsi.
2. Memaksimumkan kepuasan konsumen
3. Memaksimumkan pilihan (ragam produk)
4. Memaksimumkan mutu hidup (kualitas, kuantitas, ketersediaan, harga pokok
barang, mutu lingkungan fisik, dan mutu lingkungan kultur)
5. Meningkatkan penjualan barang dan jasa
6. Ingin menguasai pasar dan menghadapi pesaing
7. Memenuhi kebutuhan akan suatu produk maupun jasa
8. Memenuhi keinginan para pelanggan akan suatu produk atau jasa.

3. Bauran pemasaran 4P :
 Produk (product) , kombinasi barang dan jasa yang ditawarkan perusahaan
kepada pasar sasaran meliputi : ragam, kualitas, desain. fitur, nama merek, dan
kemasan ;
 Harga (price), adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan pelanggan untuk
memperoleh produk meliputi: daftar harga, diskon potongan harga, periode
pembayaran, dan persyaratan kredit ;
 Tempat (place), kegiatan perusahaan yang membuat produk tersedia bagi
pelanggan sasaran meliputi: Lokasi, saluran distribusi, persediaan, transportasi
dan logistik ;
 Promosi (promotion) berarti aktivitas yang menyampaikan manfaat produk dan
membujuk pelanggan membelinyameliputi : Iklan dan promosi penjualan.

4. Strategi pemasaran (Segmentation, targeting, defferentiation)


a. Segmentation
Pemilihan segmen pasar diperlukan untuk memisahkan sekelompok pembeli yang
memiliki kebutuhan, karakteristik, dan kebiasaan yang berbeda-beda. Sebuah
segmen terdiri dari kumpulan konsumen yang memiliki kebutuhan serupa.
Segmentasi dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu segmentasi berdasarkan lokasi
geografis, demografik, psikografik, dan tingkah laku/ kebiasaan. Segmentasi
geografis menentukan wilayah berupa negara, provinsi, serta kota tujuan pasar.
Setelah ditentukan segmen geografisnya, maka selanjutnya dispesifikasi dengan
memilih segmen demografik untuk menentukan usia, jenis kelamin, pendapatan,
pekerjaan, agama, dan lain-lain dari target konsumen. Pada segmentasi ini, tujuan
pasar semakin terarah misalnya produk yang dijual mengandung bahan yang haram
sehingga hanya orang-orang tertentu yang dapat membeli produk, atau misalnya
produk bayi dikhususkan untuk bayi. Segmentasi psikografis dilakukan untuk
menentukan target pasar berdasarkan kelas sosial, gaya hidup, kelas ekonomi, serta
karakter personal. Sebagai contoh produk susu bayi bila dijual untuk kelas
menengah ke atas maka dapat dibuat sebagai produk premium dengan tambahan
nutrisi dan lain-lain. Sedangkan pemisahan segmen berdasarkan kebiasaan
dilakukan untuk menentukan loyalitas konsumen dalam membeli produk, status
pembeli, tingkat pembelian oleh pelanggan / seberapa sering konsumen membeli
produk, dan lain sebagainya. Pelanggan yang tetap loyal membeli produk biasanya
akan diberikan previlage, hal ini bertujuan agar pelanggan tetap setia terhadap
produk. Mempertahankan pelanggan akan lebih menghemat biaya bila
dibandingkan mencari konsumen baru.
b. Targeting
Penentuan target dilakukan dengan melihat ketertarikan setiap segmen terhadap
produk yang ditawarkan. Pasar yang dipilih adalah segmen yang paling dapat
dilayani dengan baik oleh perusahaan. Hal ini disesuaikan dengan kemampuan
perusahaan dalam memberikan value kepada konsumen. Usaha kecil biasanya
hanya memilih satu atau beberapa segmen kecil sebagai target pasarnya
dikarenakan bahan baku dan sumber daya yang terbatas. Sedangkan perusahaan
besar bisa memasuki beberapa segmen pasar sesuai dengan kemampuan dan
sumber daya perusahaan.
c. Differentiation
Setelah mengetahui segmen dan target pasar, maka selanjunya perusahaan perlu
membedakan penawaran untuk setiap segmen yang ditargetkan, serta posisi apa
yang ada pada segmen tersebut. Posisi ini merupakan tempat produk berada di
benak konsumen dimana hal ini dipengaruhi juga oleh produk pesaing. Untuk
dapat menyampaikan posisi produk di benak konsumen, maka produk yang
dihasilkan harus memberikan value kepada konsumen sesuai dengan posisi yang
diinginkan perusahaan ada di benak konsumen. Untuk itu komunikasi merupakan
hal terpenting untuk dapat menyampaikan value produk kepada konsumen.
Diferensiasi diperlukan untuk membuat produk lebih menarik . Pembedaan
tersebut dilakukan baik terhadap produk kompetitor maupun terhadap produk lain
yang juga diproduksi oleh perusahaan.