Anda di halaman 1dari 2

Pancarditis

Endocarditis

Cardiomegaly

Tachycardia

Arrythmia

Cardiocentesis

Hypotension

Hypertension

Haemorrhoids subarachnoid

Haemorrhoids intracerebral

Hypertrophic Cardiomyopathy

Keadaan ketika dinding jantung menebal, menjadi lebih berat dan hypercontractile
(meningkatnya kemampuan berkontraksi). Hal ini disebabkan oleh gen-gen yang bertanggung jawab
menghasilkan protein kompleks mengalami mutasi dan menyebabkan gangguan fungsi kontraksi otot
jantung. Gangguan ini menyebabkan pembengkakan pada otot jantung yang membutuhkan ruang lebih
banyak sehingga darah yang dipompa menjadi lebih sedikit.

Aneurysma

Pelebaran pembuluh darah dikarenakan lemahnya dinding pembuluh darah. Tekanan darah yang
mengalir memperbesar diameter dinding pembuluh darah dan pelebaran ini akan terjadi terus menerus
karena semakin besar diameter pembuluh darah, semakin besar tekanan aliran darah dan karena teknan
pembuluh darah yang besar maka diameter dinding pembuluh darah juga semakin membesar (positive
feedback loop). Jika aneurisma tidak ditangani, maka aneurisma dapat pecah dan menyebabkan
pendarahan internal.

Lymphedema

Edema limfatik adalah akumulasi cairan limfa yang terletak di ruang interstisial (celah) sebagai
akibat dari obstruksi (penyumbatan) pada sistem limfatik. Normalnya fungsi pembuluh limfe untuk
memindahkan cairan dari kapiler yang terakumulasi di interstitial, sehingga tekanan interstitial tetap
terjaga. Penyumbatan pada sistem limfatik dapat menyebabkan edema, inflamasi, dan fibrosis.

Arteriosclerosis

Atherosclerosis

Arteriolosclerosis

Thrombophlebitis

Ischemia

Vasodilation

Cyanosis

Angi/o
Arter/o

arteri/o

cardi/o

coron/o

my/o

phleb/o

ven/o

Cardiography

Thrombosis

Echocardiography

Hypoperfusion Systemic

Valvotomy

Valvuloplasty

Revascularization

Cardiotomy

Pericardiotomy

Pericardiocentesis

Pericardiectomy

Ventriculectomy

Angioscopy

Arteriovenostomy

Angioplasty

Hemodialysis

Hypercontractile