Anda di halaman 1dari 4

Tugas Puisi.

DI PONEGORO

Karya: Chairil Anwar

Dimasa pembangunan ini,,

Tuan hidup kembali,,

Dan bara kagum menjadi api,,

Di depan sekali tuan menanti,,

Tak gentar, lawan banyaknya seraus kali,,

Pedng dikanan, keris dikiri,,

Berselubung semangat yang tak bisa mati,,

Maju,,

Ini barisan tak bergenderang berpalu,,

Kepercayaan tanda menyerbu,,

Sekali berarti sudah itu mati,,

Maju,,

Bagimu Negeri,,

Menyediakan api,,

Punah diatas menghamba,,

Binasa diatas ditindas,,

Sungguhpun dalam ajal baru tercapai,,

Jika hidup harus merasai,,

Maju ,,

Serbu ,,

Serang,, Terjang ,,
Tugas pantun.

1. Rusa banyak dalam rimba

Kerapun banyak tengah terhimpun

Banyak dosa dalam hidup di dunia

Segeralah kita meminta ampunan

2. Berlayar ke kota medan

Di hembus angin jatuh kebawah

Jadilah orang yang dermawan

Janganlah hidup yang bermewah-mewah

3. Pisang emas dibawa berlayar

Masak sebiji diatas peti

Utang emas dapat di bayar

Utang budi dibawa mati

4. Dikebun membuat pagar

Jangan membuat batang durian

Jika kamu ingin pintar

Janganlah hanya berangan


Tugas puisi.

REMBULAN

Terpancar jelas dimalam ini

Tersenyum manis menyambut malam

Seakan hati berbahagia

Akan dunia yang mempesona

Rembula ..

Terukir rapi didinding keemasan

Kata-kata kehidupan penuh makna

Lewati malam demi malam

Malam muram tanpa dirimu

Angin berlalu hampa tanpamu

Kau datang sebagai janji

Untuk mereka yang menghayati

Rembulan ..

Ada rasa puas dalam hatimu

Disaat memandangmu

Berbicara, bernyanyi, dan menangis

Keindahan yang diberikannya

Memberi arti bagi ummatnya

Namun kita lengah bersyukur

Akan anugerah nikmat semesta


Tugas pantun.

 Lapun melapun keindonesia

Sehingga sebentar kebelipuh

Ampun hamba tegak berdiri

Ujudnya duduk dengan bersimpuh

 Asam hadis asam gelugur

Ketiga asam riang-riang

Menangis dipintu kubur

Teringat badan tidak sembahyang

 Anak cina bertimbang madat

Dari makassar langsung kedeli

Hidup didunia biar beradat

Bahasa tidak berjual beli

 Dari mana hendak kemana

Dari jepang kebandar cina

Kalau boleh kita bertanya

Bunga