Anda di halaman 1dari 3

a.

Untuk mencegah atau menghilangkan gejala anemia

b. Untuk mengurangi kebutuhan transfusi

c. Untuk mencegah komplikasi kardiovaskuler

d. Untuk mempertahankan atau menstabilkan kadar hemoglobin pada pasien CKD

e. Menurunkan angka morbiditas dan mortalitas pada pasien CKD

Kebijakan: MPK RI Nomor 8 12 /Menkes/per/VII/2010 tentang penyelenggaraan yan Dialisis


pada fasilitas Yan kes

Prosedur pemberian Esa pada pasien CKD

Pengertian: suatu pemberian obat melalui subkutan

Prosedur :

1. Informasikan kepada pasien atau keluarga mengenai rencana pemberian obat ESA

2. Melakukan pemberian obat Setelah proses hemodialisis

3. Cuci tangan sebelum dan sesudah tindakan

4. Rapikan alat

5. Catat dan dokumentasi kan

6. Tunda pemberian obat ESA bila tekanan darah di atas 160 /100mmhg

7. Lapor dokter Bila perlu

Prosedur pemberian preparat besi melalui intravena

Pengertian : satu tindakan pemberian preparat besi IV melalui sirkulasi darah pada pasien
Hemodialisa

Tujuan:

a. untuk meningkatkan transportasi O2 ke jaringan

b. Untuk menggantikan kadar zat besi yang hilang karena efek dari proses Hemodialisa kronik

c. Untuk meningkatkan atau mengkoreksi status besi yang kurang

d. Untuk mempertahankan kadar zat besi pada pasien CKD

Kebijakan: PMK. RI no. 8 12/Menkes/PER/VIII/2010 tentang Yan dialisis pada fasilitas yankes

Prosedur:
1. informasikan kepada pasien dan keluarga mengenai pemberian preparat besi

2. Cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan tindakan

3. Monitor ttv

4. Siapkan zat besi ampul

5. Masukkan obat dalam NaCl 0,9% dalam 100 cc

6. Berikan obat secara pelan melalui infus set (pada saat satu jam sebelum HD berakhir)

7. Rapikan alat

8. Catat bila ada reaksi dari pemberian preparat besi

9. Bila ada reaksi stop pemberian preparat besi dan lapor dokter

Komplikasi pasien selama Hemodialisa

Hipoglikemia

Tanda dan gejala

a. Lemas Berkeringat dingin dan pandangan gelap

b. Kadang-kadang disertai mual dan muntah

c. Nilai gula darah kurang dari 70

Penatalaksanaan

1. Observasi kau kesadaran vital sign kadar gds

2. Posisi tidur horizontal atau datar Bila perlu tanpa bantal

3. Koreksi dengan cairan koloid dextrose 40% sesuai dengan kadar gula darah

4. Catat dan dokumentasikan

Nyeri dada

Dan gejala

a. lemas pusing kadang akral dingin

b. Nyeri pada epigastric menjalar sampai dengan lengan kiri rahang bahkan sampai punggung
bagian belakang

c. Kadang-kadang disertai mual dan muntah

d. Gambar ekg kadang Normal atau ada perubahan Irama

Penatalaksanaan

1. Observasi kesadaran vital sign


2. Berikan oksigen sesuai kebutuhan

3. Atur posisi tidur semi fowler

4. Lakukan ekg

5. Berikan tablet isdn bila tensi 110/60 mm HG

6. Lapor dokter Bila perlu