Anda di halaman 1dari 2

TB.

PARU
No. Dokumen : SOP/BAB-V/UKM/227b/2018
No. Revisi :
SOP
Tgl. Terbit : 13 Januari 2018
Halaman : 1/2

UPTD
drg. Lili Marliana
PUSKESMAS NIP.19810303 200904 2 009
SRI PADANG
1. Pengertian Tata cara memberikan pengobatan penderita TB Paru sesuai tata
laksana pengobatan TB Nasional

2. Tujuan Untuk menyembuhkan pasien, mencegah kematian, mencegah


kekambuhan, memutuskan rantai penularan dan mencegah
terjadinya resistensi kuman terhadap Obat Anti Tuberkulosis (OAT)

3. Kebijakan - Dokter dan Petugas yang terlampir


- Surat keputusan Kepala UPTD. Puskesmas Sri Padang Nomor :
440/006/SK-I/PUSK…./I/2018 tentang Jenis Pelayanan
Kesehatan di UPTD. Puskesmas Sri Padang.
4. Referensi - Depkes RI. Pedoman Nasional Pengendalian Tuberculosis.
Jakarta: Kementerian Kesehatan. 2014
- Kepmenkes RI Nomor 364/Menkes/SK/V/2009 tentang
Pedoman Penanggulangan Tuberkulosis (TB)
5. Sasaran Petugas medis yang melakukan pencatatan dan pelaporan pasien
TB paru
6. Prosedur Persiapan alat :
Register rawat jalan :
1. Register TB.05
2. Register TB.06
3. Form TB 01
4. Form TB 02
5. Form TB 03
6. Obat OAT

Persiapan pasien :
Berikan penjelasan tentang tindakan yang akan dilaksanakan pada pasien

Prosedur :
- Pasien yang telah diperiksa dahaknya dipersilahkan masuk ke ruang
BP
- Pasien di beri penjelasan sesuai dengan hasil pemeriksaan dahak di
TB.05
- Untuk pasien dengan hasil BTA positif diberikan pengobatan dengan
OAT kategori 1, dan untuk pasien dengan BTA negatif dan rongsent
mendukung diberikan pengobatan dengan kategori III sesuai berat
badan pasien

1
Dengan diagnosis pemberian sesuai tabel sebagai berikut:
Tabel 1 Pemberian Obat TB Paru Sesuai BB Pasien

Tahap Intensif tiap hari Tahap lanjutan 3 kali


Berat Badan
selama 65 hari RHZE seminggu selama 16
30 – 37 kg 2 tablet 4 KDT 2 tablet 2 KDT
38 – 54 kg 3 tablet 4 KDT 3 tablet 4 KDT
55 – 70 kg 4 tablet 4 KDT 4 tablet 4 KDT
> 71 kg 5 tablet 4 KDT 5 tablet 4 KDT

Dengan dosis sesuai tabel berikut:


Tabel 2 Pemberian obat sisipan sesuai B

Berat Badan Tahap Intensif

30 – 37 kg 2 tablet 4 KDT
38 – 54 kg 3 tablet 4 KDT
55 – 70 kg 4 tablet 4 KDT
> 71 kg 5 tablet 4 KDT

Dan bila hasil pemeriksaan pada akhir tahap intensif negatif


dilanjutkan tahap lanjutan, kemudian diperiksa dahak ulang pada
akhir bulan ke V

Bila hasil negatif dilanjutkan pengobatannya,dan dilakukan


pemeriksaan ulang pada akhir bulan ke VI bila hasil pemeriksaan
pada bulan ke VI negatif dan pada awal pengobatan positif pasien
dinyatakan sembuh. Dan bila pada akhir pengobatan negatif
dengan rongsent positif pasien dikatakan pengobatan lengkap

7. Bagan Alir
8. Hal-hal yang -
harus
diperhatikan
8. Unit terkait UGD dan Ruang Perawatan
9. Dokumen
terkait
10. Rekaman
Yang di Tanggal mulai
historis No Isi Perubahan
ubah diberlakukan
perubahan