Anda di halaman 1dari 6

KINERJA ORGANISASI

KELOMPOK 3c

CHRISTIAN TUMBEL 18603123


FLORINSYA RAWUNG 18603051
JOVANKA LAPIAN 18603159
WYNZI LUNGKANG 18603072
OCTAVINA SABANARI 18603067
PANJI DATU 18603032
PENGERTIAN KINERJA ORGANISASI
⚫ Istilah kinerja secara mentah dapat diartikan sebagai
suatu penilaian untuk mengetahui tujuan akhir yang
ingin dicapai oleh individu, kelompok maupun
organisasi. Dalam arti ini kinerja merupakan suatu
alat yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat
prestasi atau kebijakan kelompok maupun individu.
KINERJA adalah seperangkat keluaran (outcome) yang
dihasilkan oleh pelaksanaan fungsi tertentu selama kurun
waktu tertentu (Tangkilisan, 2003 : 109). Menurut The Scibner
Bantam English Dictionary terbitan Amerika Serikat dan
Canada tahun 1979 (dalam Widodo, 2005 : 77-78) kinerja
diartikan sebagai berikut :

⚫ To do or carry out; execute.


⚫ To discharge or fulfill; as a vow
⚫ To potray, as a character in a play.
⚫ To render by the voice or a musical instrument
⚫ To execute or complete an undertaking.
⚫ To act a part in a play
⚫ To perform music.
⚫ To do what is expectedof a person in machine
⚫ Menurut Lembaga Administrasi Negara Republik
Indonesia (dalam Pasolong, 2007 : 175) menyatakan bahwa
kinerja adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian
pelaksanaan suatu kegiatan, program, kebijaksanaan
dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan visi
organisasi.
⚫ Mahsun (2006 : 1) memberikan konsep organisasi yaitu
Organisasi sering dipahami sebagai kelompok orang yang
berkumpul dan bekerja sama dengan cara yang terstruktur
untuk mencapai tujuan atau sejumlah sasaran tertentu
yang telah ditetapkan bersama. Kumpulan pedagang,
kumpulan mahasiswa, kumpulan pegawai, kumpulan
pengusaha, bahkan kumpulan para pengangguran pun
merupakan suatu organisasi jika mereka mempunyai
tujuan dan sasaran tertentu yang hendak dicapai.
INDIKATOR KINERJA ORGANISASI

Indikator kinerja adalah ukuran kuantitatif dan kualitatif yang


menggambarkan tingkat pencapaian sasaran/tujuan ( Bastian 2001
: 33 dalam buku manajemen publik ) yang telah ditetapkan dengan
memperhitungkan elemen – elemen indikator berikut ini :

⚫ Indikator masukan ( inputs ) adalah segala sesuatu yang


dibutuhkan agar organisasi mampu menghasilkan produknya,
baik barang atau jasa yang meliputi sumber daya manusia,
informasi, kebijakan dan sebagainya.
⚫ Indikator keluaran ( outputs ) adalah sesuatu yang diharapkan
langsung dicapai dari suatu kegiatan yang berupa fisik ataupun
nonfisik.
⚫ Indikator hasil ( outcomes ) adalah segala sesuatu yang terkait
dengan tujuan akhir dari pelaksanaan kegiatan.
⚫ Indikator dampak ( impacts ) adalah pengaruh yang
ditimbulkan baik positif maupun negatif
Ada 3 indikator yang umumnya digunakan sebagai ukuran
sejauh mana kinerja organisasi berorientasi keuntungan (
profit oriented ), ( Bastian, 2001 : 335 – 336 dalam buku
manajemen publik ) adalah sebagai berikut :

⚫ Efektifitas adalah hubungan antara input dan output


dimana penggunaan barang dan jasa dibeli oleh organisasi
untuk mencapai output tertentu.
⚫ Efektivitas adalah hubungan antara output dan tujuan,
dimana efektivitas diukur berdasarkan seberapa jauh
tingkat output, kebijakan dan prosedur dari organisasi
mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
⚫ Ekonomis adalah hubungan antara pasar dan input,
dimana pembelian barang dan jasa dilakukan pada kualitas
yang diinginkan dan harga terbaik yang dimungkinkan.