Anda di halaman 1dari 5

KERANGKA ACUAN KERJA

PROGRAM USAHA KESEHATAN GIGI SEKOLAH

UPT PUSKESMAS PURWOSARI

a. Pendahuluan
Penyelenggaraan kesehatan gigi dan mulut merupakan salah satu kegiatan pokok
Puskesmas yang bersifat menyeluruh, terpadu dan meliputi upaya pengkatan,
pencegahan, penyembuhandan pemulihan dapat dilaksanakan didalam gedung
puskesmas maupun diluar gedung Puskesmas yaitu pelaksanaan upaya kesehatan
gigi sekolah (UKGS).

b. Latar belakang
Penyakit gigi dan mulut merupakan masalah bagi masyarakat adalah penyakit
kelainan jaringangan penyangga gig (periodontal disease) dan Karies gigi.
Penyakit Kedua tersebut dapat mimbulkan gangguan fungsi kunyah dan
penyerapan pencernaan makanan. Pelayanan gigi dan mulut terutamama ditujukan
pada kelompok anak prasekolah, anak sekolah dasar dan anak sekolah tingkat
lanjutan baik di perkotaanmaupun di pedesaan. Upaya Kesehatan Gigi Sekolah
(UKGS) di harapkan dapat mingkatkan kesehatan pada umumnya dan tercapai
kesehatan gigi yang optimal, yang tentunya sesuai dengan visi puskesmas
purwosari yaitu menjadi mitra masyarakat dalam mewujudkan purwosari sehat
yang mandiri dan berkeadilan dan salah satu misinya meningkatkan pelayanan
kesehatan yang bermutu,adil, merata dan terjangkau oleh masyayarakat termasuk
anak sekolah.Pelayanan Upayaya Kesehatan Gigi Sekoloh salah satu bentuk
pelayanan profesinal yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan
keseluruhan telah menetapkan indikator status kesehatan gigi da mulut mengacu
pada Global Goals For Oral Health 2020 yang dikembangkan oleh FDI, WHO dan
LADR. Salah satu program tehnis dari Departemen Of Non-con-municablee
Dease Prevention and Health Promotionl Goals For Oral Health , yang
ditujukan pada kelompok tertentu,dan dalam kurun waktu tertentu dan
diselengggarakan secara berkesinambugan.
c. Tujuan umum dan tujuan khusus
Umum :
Upaya Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) bertujuan dapat meningkatnya
tercapainya derajat kesehatan gigi yang optimal.
Khusus :
Meningkatnya kesadaran, sikap dan peilaku anak sekolah dalam kemampuan
pelihara diri (self care) di bidang kesehatan gigi dan mulut serta mencari
pengobatan sedini mungkin.
Menurunkan prevalensi penyakit gigi dan mulut yang banyak diderita yaitu
(karies dan Periodontal)
Terhindarnya / berkurangnya gangguan fungsi kunyah akibat kerusakan gigi
/sakit gigi).

d. Kegiatan pokok dan rincian kegiatan


1. UKGS Tahap 1/Paket minimal
Pelayanan Kesehatan gigi dan mulut untuk murid SD dan MI belum terjangkau
oleh tenaga dan fasilitas kesehatan gigi.
a. Pelatihan kepada guru pembina UKS dan dokter kecil tentang pengethuan
gigi dan mulut secara integrasi dilaksanakan olehtim pelasana UKS dinas
pendidikan dengan nara sumber tenaga kesehatan gigi.
b. Pendidikan dan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut dilaksanakan oleh guru
penjaskes / guru pembina UKS / Dokter kecil sesuai dengan Kurikulum yang
berlaku (Buku Pedoman Olah Raga dan Kesehatan) Untuk semua murid 1-6,
dilaksanakan satu kali tiap bulan.
c. Pencegahan penyakit gigi dan mulut dengan melaksanakan sikat gigi
bersama setiap hari minimal untuk kelas1, II, dan III dibimbing oleh guru
dengan memakai pasta gigi yang mengandung fluor.

11. UKGS TAHAP II (DUA) / PAKET STANDAR UKGS


Pelayanan GIGi dan mulut untuk SD dan MI sudah terjangkau oleh tenaga dan
fasilitas kesehatan gigi yang terbatas kegiatannya adalah:
a. Pelatihan kepada guru UKS dan dokter kecil tentang pengetahuan
kesehatangigi dan mulut secara integrasi. Pelatihan dilaksanakan oleh dinas
pendidikan dengan narasumber petugas kesehatan gigi.
b. Pendidikan dan penyuluhan kesehatan gigi dilaksanakan oleh guru penjaskes /
guru pembina UKS / dokter kecil sesuai dengan kurikulm yng berlaku (Buku
Pendidikan Olaraga dan Kesehatan ) untuk semua murid kelas 1-6,
dilaksanakan minimal satu kali tiap bulan.
c. Pencegahan penyakit gigi dan mulut dengan melaksanakan kegiatan sikat
bersama setiap hari minimal untuk kelas I, II, dan III dibimbing oleh guru
dengan memakai pasta gigi yang mengandung fluor.
d. Pengobatan darurat untuk menghilangkan rasa sakit oleh guru.
e. Penjaringan kesehatan gigi dan mulut untuk kelas I pada awal ajaran diikuti
dengan pencabutan gigi sulung yang sudah waktunya tanggal, dengan
persetujuan terulis (informed consent) dari orangtua siswa dan tindakan
dilakukan oleh tenaga kesehatan gigi.
f. Surface Protction pada gigi molar – tetap yang sedang tumbuh (dilakukan
disekolah atau dirujuk sesuai kemampuan), bila penjaringan murid kelas I
dijumpai murid dengan gigi tetap ada yang karies lebih dari 8 gigi dilakukan
Fissur sealent pada gigi molar yang sedang tumbuh.
g. Rujukan bagi yang memerlukan.

e. Cara melaksanakan kegiatan


Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan UKGS
1. Persiapan
a. Pengarahan dan forum komunikasi berjenjang dibawah koordintor
kesehatan gigi dan mulut di Tingkat puat, Dinas KesehatanPropinsi,Dinas
kesehatan kabupaten/ Kota.
b. Pada tingkat Puskesmas
Penjelasan dari dan pengarahan kepada pimpinan puskesmas dari pelaksan
tehnis
kesehatan gigi dan mulut Dinkes kabupaten / kota
Penjelasan kepada unit Dinkas dan unit Komite Sekolah Kecamatan oleh
Pimpinan Puskesmas/Pelaksanaan Teknis.
Perencanaan bersama menentukan, SD dan MI sasaran operasional
Pendekatan pada para guru SD dan MI sebagai sasaran operasional karena
guru
merupakan orang yang berpengaruh (key person) dalam proses merubah
perilaku
murid. Karena itu hubungan baik dengan para guru harus dibina terlebih
dahulu
oleh pelaksana teknis.
Penjelasan kepada oramg tua murid/Komite Sekolah melalui Kepala
Sekolah dan atau guru kelas.
2 . Pelaksanaan Lapangan
Pelaksanaan lapangan mencakup perangkat kegiatan yang dilaksanakan pada
tingkat Puskesmas, yang terdiri atas:
a. Pengumpulan data
1) Data dasar untuk keperluan perencanaan operasional meliputi:
- Jumlah SD dan MI ,murid dan guru
- Data tentang situasi pelaksanaan UKS berdasarkan paket UKS
- Data tentang situasi pelayanan kesehatan gigi dan mulut di SD dan MI
khususnya sehubungan dengan persentase sekolah menurut pentahapan
UKGS.
2) Data untuk evaluasi dampak program terhadap profil kesehatan gigi dan
mulut murid
- Oleh tenaga kesehatan
- Oleh guru
b. Intervensi perilaku
1) Penggerakan peran serta guru melalui lokakarya/pelatihan
2) Penyuluhan kepada murid berupa
- Latihan menggosok gigi
- Pengajaran formal tentang kesehatan gigi dan mulut
- Penilaian kebersihan mulut oleh guru, melalui pemeriksaan rutin
- Penyuluhan oleh tenaga kesehatan secara insidental yaitu :
- Penggerakan guru, dokcil. Orang tua murid melalui/ pelatihan.
- Pendidikan kesehatan gigi oleh guru, sikat gigi bersama dengan
menggunakan pasta gigi berfluor, penilain kebersihan mulut oleh
guru/dokcil.
c.. Intervensi lingkungan
- Fluoridasi air minum ( bila perlukan )
- Kerja sama denga LP/LS melalui TP UKS

f. Sasaran
Ruang lingkup program UKGS sesuai dengan tiga Progrm Pokok Usaha
Kesehatan Sekolah (TRIAS UKS ) yang meliputi; pendidikan keshatan,pelayanan
kesehatan, dan pembinaan lingkungan sekolah kehidupan sehat

g. Jadwal pelaksanaan kegiatan


(terlampir)

h. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan


Evaluasi pelaksanaan kegiatan di dokumentasikan dan dilaporkan kepada kepala
puskesmas.

i. Pencatatan, pelaporan dan evaluasi kegiatan


1. Pencatatan: Semua kegiatan didokumentasikan dengan baik .Pencatatan
dilakukan oleh petugas yang bersangkutan
2. Pelaporan: pelaksanaan kegiatan, hasil dan rencana tindak lanjut dilaporkan
dalam bentuk tertulis disertai dokumentasi kegiatan dan dilaporkan kepada
kepala puskesmas sebelum dilaporkan ke tingkat Kabupaten
3. Evaluasi kegiatan: dilakukan tiap bulan.
4. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan pelaporan dilakukan tiap bulan dan
dilaporkan sesuai dengan format yang ada.
Kepala Ketua

UPT Puskesmas Purwosari Program UKGM

Sumartana SKM Ngadikem

NIP: 19670327 199003 1 004 NIP : 19660727 19900 3.2.007