Anda di halaman 1dari 18

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
Nama Sekolah : SDN 14 BERMANI ILIR
Mata pelajaran : Ilmu Pengetahuan Sosial
Kelas/Semester : VI/II
Alokasi Waktu : 3 x 35 Menit

STANDAR KOMPETENSI
2. Memahami gejala alam yang terjadi di Indonesia dan sekitarnya.
A. KOMPETENSI DASAR
2.2 Mengenal cara menghadapi bencana alam.
B. INDIKATOR
1. Menjelaskan pengertian tsunami
2. Menjelaskan penyebab terjadinya tsunami
3. Menjelaskan cara-cara menghadapi bencana alam tsunami
4. Menjelaskan dampak negatif terjadinya bencana alam tsunami

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setalah melalui proses pengamatan video, Tanya jawab dan diskusi kelompok, siswa
dapat:
5. Menjelaskan pengertian tsunami
6. Menjelaskan penyebab terjadinya tsunami
7. Menjelaskan cara-cara menghadapi bencana alam tsunami
8. Menjelaskan dampak negatif terjadinya bencana alam tsunami

Karakter siswa yang diharapkan :


Tanggung jawab ( responsibility ), Kerja sama ( Cooperation ), Percaya diri
(Confidence ), disiplin, kreatif dan peduli lingkungan.
D. MATERI PEMBELAJARAN
Dampak Bencana Alam

E. PENDEKATAN, METODE, DAN TEKNIK


Pendekatan : Realistik
Metode : Simulasi, Diskusi, ceramah, dan tanya jawab
Model : Learning Cycle 5E

F. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR


1. Media pembelajaran : video, LCD, LKS.
2. Sumber belajar : Buku IPS kelas 6, sumber lain yang relevan.

H. Langkah-langkah Pembelajaran
1. Kegiatan awal (15 menit)
- Guru menyiapkan siswa (salam, doa, mengecek kehadiran siswa)
- Apresepsi/ Motivasi siswa untuk belajar dan mengaitkan permasalahan
tentang bencana alam tsunami dalam kehidupan sehari-hari siswa dengan
menonton video singkat bencana alam tsunami (mengamati).
Engage
- Siswa merumuskan tujuan pembelajaran dengan bimbingan guru.
- Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menanggapi
permasalahan yang diberikan guru sesuai dengan pemahamannya.

- Guru memotivasi siswa untuk melakukan tanya jawab mengenai hal-hal yang
belum di mengerti (menanya).

2. Kegiatan Inti (80 menit)


Eksplorasi:
- Membentuk kelompok kecil yang terdiri dari 4 orang siswa yang heterogen.
- Guru membimbing siswa untuk melakukan simulasi kesiapsiagaan bencana
tsunami.
- Membagi peran siswa dalam melakukan simulasi
- Masing-masing siswa melakukan perannya sesuai dengan arahan guru.
- Guru membagikan LKS kepada setiap kelompok sebagai sarana siswa dalam
mengidentifikasi dan memahami bencana tsunami dan cara
menanggulanginya.
- Siswa berdiskusi dalam kelompok untuk menyelesaikan LKS
(mengeksplorasi)
- Siswa diberi kesempatan untuk bertanya tentang hal-hal yang belum jelas.
Eksplaine
- Salah satu kelompok menjelaskan tentang hasil diskusi mereka pada tahap
eksplorasi
- Siswa lain bertanya atau menanggapi hasil presentasi siswa yang maju.
- Guru memberi umpan balik positif mengenai penemuan siswa dengan
menggunakan penjelasan siswa sebagai dasar diskusi.
Elaboratel extended
- Siswa kembali masuk ke dalam kelompok untuk menyelesaikan LDS
(mengasosiasi)

- Guru membimbing siswa yang kesulitan dalam kegiatan diskusi.


- Siswa lain memberikan tanggapan tentang pemecahan masalah yang diberikan
oleh temannya.

- Guru membimbing siswa dengan memberikan penjelasan lebih mendetil


tentang permasalahan yang dihadapi siswa.
Evaluated
- Siswa mendapatkan soal kuis dari guru.
- Siswa mengerjakan soal kuis yang diberikan oleh guru secara individu sesuai
dengan waktu yang telah ditentukan (evaluasi)

- Siswa mengumpulkan jawaban.


3. Kegiatan penutup (15 menit)
- Siswa menyimpulkan proses pembelajaran dibimbing oleh guru.

- Siswa mendapatkan kesempatan untuk menanyakan mengenai materi yang


belum mereka pahami.

- Siswa mendapatkan informasi tentang materi yang akan dipelajari pada


pertemuan selanjutnya.

- Pelajaran ditutup dengan berdoa dan salam.


I. Alat/Bahan dan Sumber Belajar
a. Buku IPS untuk Sekolah Dasar Kelas 5 dan sumbber lain yang relevan
b. Video, LDS, Lembar Penilaian dan Lembar Evaluasi
J. Penilaian
a. Sikap spiritual (penilaian diri)
Bersyukur terhadap karunia Allah subhanahu wata’ala karena telah berkesempatan
mempelajari kegunaan bilangan pecahan dalam kehidupan sehari-hari.
a. Teknik penilaian : nontes
b. Bentuk instrumen : observasi
c. Kisi-kisi
b. Sikap sosial (penilaian antar siswa)
Bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan
a. Teknik penilaian : nontes
b. Bentuk instrumen : angket
c. Kisi-kisi
c. Pengetahuan
a. Teknik penilaian : nontes
b. Bentuk instrumen : uraian
c. Kisi-kisi
d. Keterampilan
Menyimpulkan cara menghadapi tsunami (sebelum, saat, setelah)
Teknik penilaian : nontes
a. Bentuk instrumen : lembar observasi
b. Kisi-kisi

Mengetahui, Kepahiang, Mei 2019


Kepala Sekolah Wali Kelas VI

Ramdon Imansah, S.Pd. Dadang Mulyana, S.Pd.


NIP.19680902 1999 10 1001 NIP.19900413 2015 05 1001
Lampiran 1
Lembar penilaian sikap spiritual
berdoa sebelum dan
Mengucapkan syukur Memberi salam saat
setelah
ketika berhasil awal dan akhir
No Nama siswa melaksanakan
mengerjakan sesuatu pembelajaran
sesuatu
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1
2
3
4
5
6
Keterangan:
4 : selalu
3 : seering
2 : kadang-kadang
1 : tidak pernah
Skor akhir = skor diperoleh x 4 : skor maksimal
Lampiran 2
Instrumen sikap sosial
Mengerjakan Berada dalam
Tertib kerjasama total
No NAMA tugas kelompok
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1
2
3
4
5
6
Keterangan:
4 : selalu
3 : seering
2 : kadang-kadang
1 : tidak pernah
Skor akhir = skor diperoleh x 4 : skor maksimal
Lampiran 3
Penilaian Pengetahuan
Indikator skor
Pencapaian Teknik Bentuk Instrumen/ Soal
Kompetensi
1. Menjelaskan cara- Tes Essay 1. Sebutkan 3 hal yang dapat 3
cara menghadapi dilakukan dalam
bencana alam. menghadapi tsunami
sebelum terjadi tsunami!
2. Sebutkan 4 hal penting 4
yang harus dilakukan saat
terdeteksi tanda-tanda
tsunami!
3. Sebutkan 3 hal yang dapat 3
kamu lakukan setelah
tsunami surut!

2. Menjelaskan tes Essay 1. Sebutkan 4 dampak bencana 1


dampak negatif tsunami!

terjadinya bencana 2. jelasakan mengapa hal


4
alam tersebut bias terjadi?

Nilai akhir = skor diperoleh : skor maksimal x 100


Lampiran 4
Penilaian Keterampilan
No Nama siswa KT T ST
1
2
3
4
5
6

INDIKATOR:
Kurang terampil (KT) : jika sama sekali tidak dapat menyelesaikan operasi perkalian pecahan
jika ada usaha untuk menyelesaikan masalah meskipun masih
Terampil (T) : terdapat kesalahan
jika ada usaha untuk menyelesaikan masalah dan menyimpulkan
Sangat Terampil (ST) : dengan tepat
Lampiran 5
Materi
BENCANA ALAM TSUNAMI
A. Pengertian Tsunami
Tsunami (bahasa Jepang ; tsu = pelabuhan, nami = gelombang, secara harafiah berarti
"ombak besar di pelabuhan") adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh
perubahan permukaan laut secara vertikal dengan tiba-tiba. Perubahan permukaan laut
tersebut bisa disebabkan oleh gempa bumi yang berpusat di bawah laut, letusan gunung
berapi bawah laut, longsor bawah laut, atau atau hantaman meteor di laut. Gelombang
tsunami dapat merambat ke segala arah. Tenaga yang dikandung dalam gelombang
tsunami adalah tetap terhadap fungsi ketinggian dan kelajuannya. Di laut dalam,
gelombang tsunami dapat merambat dengan kecepatan 500-1000 km per jam. Setara
dengan kecepatan pesawat terbang. Ketinggian gelombang di laut dalam hanya sekitar 1
meter. Dengan demikian, laju gelombang tidak terasa oleh kapal yang sedang berada di
tengah laut.
Ketika mendekati pantai, kecepatan gelombang tsunami menurun hingga sekitar 30
km per jam, namun ketinggiannya sudah meningkat hingga mencapai puluhan meter.
Hantaman gelombang Tsunami bisa masuk hingga puluhan kilometer dari bibir pantai.
Kerusakan dan korban jiwa yang terjadi karena Tsunami bisa diakibatkan karena
hantaman air maupun material yang terbawa oleh aliran gelombang tsunami. Dampak
negatif yang diakibatkan tsunami adalah merusak apa saja yang dilaluinya. Bangunan,
tumbuh-tumbuhan, dan mengakibatkan korban jiwa manusia serta menyebabkan
genangan, pencemaran air asin lahan pertanian, tanah, dan air bersih. Sejarawan Yunani
bernama Thucydides merupakan orang pertama yang mengaitkan tsunami dengan
gempa bawah lain. Namun hingga abad ke-20, pengetahuan mengenai penyebab tsunami
masih sangat minim. Penelitian masih terus dilakukan untuk memahami penyebab
tsunami. Teks-teks geologi, geografi, dan oseanografi di masa lalu menyebut tsunami
sebagai "gelombang laut seismik".

B. Penyebab Terjadinya Tsunami


Tsunami tidak akan terjadi jika tidak ada faktor pemicu. Faktor penyebab terjadinya
tsunami ini adalah:
1. Gempa bumi yang berpusat di bawah laut
Gempa bumi didasar laut ini merupakan penyebab utama terjadinya tsunami.
Tsunami yang menghancurkan kota Banda Aceh tahun 2004 dan tsunami yang
memporak-porandakan Pulau Mentawai pada tahun 2010 ini berasal dari adanya
gempa bumi yang berpusat di bawah laut.
Sebagai negara kepulauan yang dikelilingi oleh laut dan samudera, Indonesia
sangat berpotensi terkena tsunami. Meskipun demikian, tidak semua gempa bumi
dibawah laut berpotensi menimbulkan tsunami. Gempa bumi dasar laut dapat
menjadi pernyebab terjadinya tsunami adalah gempa bumi dengan kriteria sebagai
berikut:

 Gempa bumi yang terjadi di dasar laut.


 Pusat gempa kurang dari 30 km dari permukaan laut.
 Magnitudo gempa lebih besar dari 6,0 SR
 Jenis pensesaran gempa tergolong sesar vertikal (sesar naik atau turun).

2. Letusan Gunung Berapi


Letusan gunung berapi dapat menyebabkan terjadinya gempa vulkanik (gempa
akibat letusan gunung berapi). Tsunami besar yang terjadi pada tahun 1883 adalah
akibat meletusnya Gunung Krakatau yang berada di Selat Sunda. Meletusnya Gunung
Tambora di Nusa Tenggara Barat pada tanggal 10-11 April 1815 juga memicu
terjadinya tsunami yang melanda Jawa Timur dan Maluku. Indonesia sebagai negara
kepulauan yang berada di wilayah ring of fire (sabuk berapi) dunia tentu harus
mewaspadai ancaman ini.
3. Longsor Bawah Laut
Longsor bawah laut ini terjadi akibat adanya tabrakan antara lempeng samudera
dan lempeng benua. Proses ini mengakibatkan terjadinya palung laut
dan pegunungan. Tsunami karena longsoran bawah laut ini dikenal dengan
nama tsunamic submarine landslide. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2008
menemukan adanya Palung Siberut yang membentang dari Pulau Siberut hingga
pesisir pantai Bengkulu.
4. Hantaman Meteor di Laut
Jatuhnya meteor berukuran besar di laut juga merupakan penyebab terjadinya
tsunami.

C. Tanda-Tanda Tsunami
1. Diawali adanya gempa bumi.
Bila Anda tinggal di dekat pantai, sebaiknya berhati-hati bila terjadi gempa bumi.
Tsunami biasanya terjadi karena adanya gempa bumi yang terjadi di bawah atau di
dekat laut. Tidak hanya gempa yang terjadi di daerah Anda, tetapi juga di seluruh
dunia. Gempa ribuan kilometer jauhnya dapat menyebabkan potensi tsunami yang
mematikan.\
2. engarkan suara-suara gemuruh.
Banyak korban tsunami telah mengatakan bahwa datangnya gelombang tsunami
diawali dengan suara gemuruh yang keras mirip dengan kereta barang.
3. Perhatikan penurunan air laut.
Jika ada penurunan air laut yang cepat dan bukan merupakan waktu air laut surut,
maka segeralah mencari tempat perlindungan yang tinggi. Sebelum terjadi gelombang
tsunami, air laut akan terlebih dahulu surut dengan cepat dan kemudian kembali
dengan kekuatan yang sangat besar.
4. Selalu waspada pada gelombang pertama.
Gelombang tsunami pertama tidak selalu yang paling berbahaya, sehingga tetap
mendekatkan diri dari garis pantai sampai keadaaan benar-benar aman. Jangan
berasumsi bahwa karena tsunami kecil di satu tempat maka akan kecil juga pada
daerah yang lain. Ukuran gelombang tsunami bervariasi dan tidak sama di semua
lokasi. Gelombang tsunami juga bisa melakukan perjalanan melalui sungai-sungai yang
terhubung ke laut.
Selain tanda-tanda tersebut, alam juga bisa memberi tanda sebelum terjadinya
bencana, seperti gerakan angin yang tidak biasa, tekanan udara atau cuaca yang
ekstrem dan perilaku hewan yang berubah. Sebagai contoh prilaku hewan yang
berubah yaitu: beberapa kelelawar, yang aktif di malam hari dan biasanya tidur di siang
hari, menjadi sangat aktif setengah jam sebelum gelombang tsunami datang.

D. Menghadapai Tsunami
a. Sebelum terjadi tsunami
1. Mengetahui pusat informasi bencana, seperti Posko Bencana, Palang Merah
Indonesia, Tim SAR. Kenali areal rumah, sekolah, tempat kerja, atau tempat
lain yang beresiko. Mengetahui wilayah dataran tinggi dan dataran rendah
yang beresiko terkena Tsunami.
2. Jika melakukan perjalanan ke wilayah rawan Tsunami, kenali hotel, motel, dan
carilah pusat pengungsian. Adalah penting mengetahui rute jalan keluar yang
ditunjuk setelah peringatan dikeluarkan.
3. Siapkan kotak Persediaan Pengungsian dalam suatu tempat yang mudah
dibawa (ransel punggung), di dekat pintu.
4. Siapkan peersediaan makanan dan air minum untuk pengungsian.
5. Siapkan selalu peralatan P3K lengkap.
6. Membawa barang secukupnya saja untuk keperluan pengungsian.
b. Saat terjadi tsunami
1. Segera mengungsi setelah ada pemberitahuan dari pihak yang berwenang atas
penyebaran informasi tentang tsunami.
2. Jika hanya ada sedikit waktu sebelum datng tsunami,segera mencari pintu dan
mencari jalan keluar dari rumah atau gedung dengan segera.
3. Carilah tempat yang tinggi dan aman dari gelombang tsunami,atau mengikuti
rute dan tempat yang suah ditetapkan oleh pihak yang berwenang.
4. Utamakan keselamatan terlebih dahulu, jika terjadi kerusakan pada tempat
Anda berada,bila ingin menyelamatkan harta benda carilah yang mudah dan
ringan dibawa.
5. Pastikan tidak ada anggota keluarga yang tertinggal pada saat pergi ke tempat
evakuasi. Jika bisa ajaklah tetangga dekat Anda untuk pergi bersama-sama.
6. Jika tsunami terjadi pada saat Anda sedang menyetir kendaraan, cepat keluar
dan cari tempat yang tinggi dan aman.
c. Setelah Kejadian Tsunami
1. Periksa kesediaan makanan. Makanan apapun yang terkena air mungkin sudah
tercemar dan harus dibuang.
2. Memberikan bantuan kepada korban luka-luka. Berikan bantuan P3K dan
panggil bantuan. Jangan pindahkan orang yang terluka, kecuali yang luka
serius.
3. Segera membangun tenda pengungsian apabila keadaan untuk kembali ke
rumah tidak memungkinkan.
4. Pastikan keadaan sudah aman dan tidak terjadi tsunami susulan sebelum
kembali ke rumah.Bila keadaan rumah tidak memungkinkan untuk ditempati
carilah tempat tinggal yang bisa ditempati atau kembali ke tempat
pengungsian.
LAMPIRAN 6
LEMBAR DISKUSI SISWA (LDS)
BENCANA ALAM TSUNAMI

Kelas / Semester : VI/II


Hari / Tanggal :
Alokasi waktu : 60 menit

Kelompok : ……………………………………
NamaAnggota :
1. ……………………………………
2. ……………………………………
3. ……………………………………
4. ……………………………………

Tujuan : Setalah melalui proses pengamatan video, Tanya jawab dan diskusi kelompok, siswa
dapat:
9. Menjelaskan cara-cara menghadapi bencana alam
10. Menjelaskan dampak negatif terjadinya bencana alam (tsunami)
Cara kerja : 1. Jangan lupa tulis kelompok dan anggota kelompok, mata pelajaran serta
hari/tanggal pada tempat yang telah di sediakan pada lembar LDS
2. Siapkanlah alat tulis dan bacalah petunjuk pengrjaan LDS.
3. Bacalah terlebih dahulu materi yang telah diberikan tentang antisipasi bencana
alam tsunami.
4. Diskusikan dengan teman kelompok dalam mengerjakan LDS.
5. Isi dan lengkapilah tabel berikut di bawah ini.
6. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas sesuai
dengan bahasa kalian sendiri.
7. Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.

Pertanyaan:
a. Jelaskan 4 hal yang dapat menyebabkan terjadinya tsunami!
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
b. Sebutkan 1 hal penting yang dapat kalian lakukan ketika berada di wilayah asing yang
berpotensi terjadi tsunami?
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
c. Sebutkan masing-masing 3 hal yang paling penting dalam menghadapi tsunami ?

Sebelum:
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….

Saat:
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
Setelah:
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
d. Sebutkan 2 dampak negative dari bencana alam tsunami terhadap lingkungan!

……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………………………….

e. Jelaskan dampak tsunami sehingga dapat menghancurkan ekonomi masyarakat!


………….……………………………………………………………………………………………………………………………….
………….……………………………………………………………………………………………………………………………….
………….……………………………………………………………………………………………………………………………….
………….……………………………………………………………………………………………………………………………….
KUNCI JAWABAN LEMBAR DISKUSI SISWA (LDS)
BENCANA ALAM TSUNAMI

Kelas / Semester : VI/II


Hari / Tanggal :
Alokasi waktu : 60 menit

Kelompok : ……………………………………
NamaAnggota :
1. ……………………………………
2. ……………………………………
3. ……………………………………
4. ……………………………………

Tujuan : Setalah melalui proses pengamatan video, Tanya jawab dan diskusi kelompok, siswa
dapat:
1. Menjelaskan cara-cara menghadapi bencana alam
2. Menjelaskan dampak negatif terjadinya bencana alam (tsunami)
Cara kerja : 1. Jangan lupa tulis kelompok dan anggota kelompok, mata pelajaran serta
hari/tanggal pada tempat yang telah di sediakan pada lembar LDS
2. Siapkanlah alat tulis dan bacalah petunjuk pengrjaan LDS.
3. Bacalah terlebih dahulu materi yang telah diberikan tentang antisipasi bencana
alam tsunami.
4. Diskusikan dengan teman kelompok dalam mengerjakan LDS.
5. Isi dan lengkapilah tabel berikut di bawah ini.
6. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas sesuai
dengan bahasa kalian sendiri.
7. Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.

Pertanyaan:
1. Sebutkan 4 hal yang dapat menyebabkan terjadinya tsunami!
a. Gempa bumi yang berpusat di bawah laut
b. Letusan Gunung Berapi
c. Longsor Bawah Laut
d. Hantaman Meteor di Laut
2. Sebutkan 1 hal penting yang dapat kalian lakukan ketika berada di wilayah asing
yang berpotensi terjadi tsunami?
Mencari tahu potensi tsunami di daerah tersebut dan jalur evakuasi bila terjadi
tsunami
3. Sebutkan masing-masing 3 hal yang paling penting dalam menghadapi tsunami ?
Sebelum terjadi tsunami
1. Mengetahui pusat informasi bencana, seperti Posko Bencana, Palang Merah
Indonesia, Tim SAR. Kenali areal rumah, sekolah, tempat kerja, atau tempat lain
yang beresiko. Mengetahui wilayah dataran tinggi dan dataran rendah yang
beresiko terkena Tsunami.
2. Jika melakukan perjalanan ke wilayah rawan Tsunami, kenali hotel, motel, dan
carilah pusat pengungsian. Adalah penting mengetahui rute jalan keluar yang
ditunjuk setelah peringatan dikeluarkan.
3. Siapkan kotak Persediaan Pengungsian dalam suatu tempat yang mudah dibawa
(ransel punggung), di dekat pintu.
Saat terjadi tsunami
1. Segera mengungsi setelah ada pemberitahuan dari pihak yang berwenang atas
penyebaran informasi tentang tsunami.
2. Jika hanya ada sedikit waktu sebelum datng tsunami,segera mencari pintu dan
mencari jalan keluar dari rumah atau gedung dengan segera.
3. Carilah tempat yang tinggi dan aman dari gelombang tsunami,atau mengikuti rute
dan tempat yang suah ditetapkan oleh pihak yang berwenang.
Setelah Kejadian Tsunami
1. Periksa kesediaan makanan. Makanan apapun yang terkena air mungkin sudah
tercemar dan harus dibuang.
2. Memberikan bantuan kepada korban luka-luka. Berikan bantuan P3K dan panggil
bantuan. Jangan pindahkan orang yang terluka, kecuali yang luka serius.
3. Segera membangun tenda pengungsian apabila keadaan untuk kembali ke rumah
tidak memungkinkan.
4. Sebutkan 2 dampak negative dari bencana alam tsunami terhadap lingkungan!
1. Rusaknya lingkungan
2. Pencemaran air dan lingkungan lainnya
5. Jelaskan dampak tsunami sehingga dapat menghancurkan ekonomi masyarakat!
Tsunami telah menimbulkan banyak dampak kerugian. Baik harta maupun jiwa. Rusaknya
lingkungan dan fasilitas lainnya mengakibatkan kegiatan ekonomi menjadi terhambat.
EVALUASI

Nama :
Kelas :
Hari / Tanggal :
Alokasi waktu : 15 menit

SOAL PILIHAN GANDA


Berilah tanda silang pada pilihan jawaban yang tepat di bawah ini.
1. Tsunami berasal dari bahasa jepang dimana tsu = pelabuhan dan nami =
gelombang,secara harafiah tsunami berarti….
a. gelombang yang besar
b. gelombang pelabuhan
c. ombak besar di pelabuhan
d. ombak besar akibat gempa bumi
2. Perhatikan gambar di bawah ini !

Gambar di atas merupakan proses terjadinya….


a. banjir
b. tsunami
c. gelombang laut
d. gempa bumi
3. Instansi atau lembaga yang di ditunjuk bertanggung jawab oleh pemerintah untuk
menginformasikan bencana alam adalah….
a. BMKG
b. BUOY
c. GPS
d. OBU
4. Yang bukan merupakan 4 komponen yang dimiliki peringatan dini, yaitu….
a. pengetahuan mengenai bahaya dan resiko
b. peramalan
c. penyebab terjadinya bencana
d. peringatan
5. Perhatikan gambar di bawah ini !

Alat di atas di gunakan untuk….


a. mencatat debit air
b. memantau gerakan bumi
c. mengukur kecepatan angin
d. mendeteksi gelombang yang terdapat di laut dalam
6. Cara menghadapi bencana tsunami pada saat pra tsunami, kecuali.…
a. mengetahui pusat informasi bencana, seperti Posko Bencana, Palang Merah
Indonesia, Tim SAR.
b. jika melakukan perjalanan ke wilayah rawan Tsunami, kenali hotel, motel, dan
carilah pusat pengungsian.
c. mendekati pantai dan berenang dipantai
d. menyiapkan peersediaan makanan dan air minum untuk pengungsian.
7. Perhatikan kegiatan berikut :
 Periksa kesediaan makanan. Makanan apapun yang terkena air mungkin sudah
tercemar dan harus dibuang.
 Memberikan bantuan kepada korban luka-luka. Berikan bantuan P3K dan panggil
bantuan. Jangan pindahkan orang yang terluka, kecuali yang luka serius.
 Segera membangun tenda pengungsian apabila keadaan untuk kembali ke rumah
tidak memungkinkan.
 Pastikan keadaan sudah aman dan tidak terjadi tsunami susulan sebelum
kembali ke rumah.Bila keadaan rumah tidak memungkinkan untuk ditempati
carilah tempat tinggal yang bisa ditempati atau kembali ke tempat pengungsian.

Kegitan di atas adalah kegiatan pada saat….

a. Pra- tsunami
b. Pasca- tsunami
c. Saat terjadinya tsunami
d. Pra- banjir

8. Yang merupakan upaya penyelamatan diri pada saat terjadinya tsunami, yaitu….
a. jika berada di sekitar pantai, segeralah lari menuju ke tempat yang tinggi
(perbukitan atau bangunan tinggi) sambil memberitahukan teman-teman yang
lain.
b. jika sedang berada di dalam perahu atau kapal di tengah laut, jangan
mendekat ke pantai, arahkan perahu ke laut.
c. jika gelombang pertama telah datang dan surut kembali, jangan segera turun ke
daerahyang rendah, biasanya gelombang berikutnya akan menerjang.
d. jika gelombang telah benar-benar mereda, lakukan pertolongan pertama pada
korban.

9. Mencari tahu jalur evakuasi suatu daerah rawan tsunami merupakan tindakan….
a. Baik
b. Sebelum terjadi tsunami
c. Saat terjadi tsunami
d. Setelah terjadi tsunami
10. Perhatikan gambar di bawah ini !

Penanaman kembali hutan bakau/mangrove bertujuan untuk….


a. wisata
b. pertanian
c. mencegah ombak besar ke daratan
d. mencegah air surut