Anda di halaman 1dari 4

Nomor :

RevisiKe:
BerlakuTgl:

Standard OperasionalProsedur (SOP)


Penggantian dan perbaikan alat yangrusak

Ditetapkan
Kepala UPT. Puskesmas Majenang I

SRI WAHYUNI, SKM


Penata Tk.I
NIP. 19671209 199103 2 005

DINAS KESEHATAN KABUPATEN CILACAP

PUSKESMAS MAJENANG I
JL. Raya Cilopadang No. 49 Majenang Telepon (0280) 6262118 Majenang
Email : puskesmasmajenang1@gmail.com
Penggantian dan perbaikan alat yang rusak
No Dokumen :C/SOP/BAB.No urut / 2016

No. Revisi:

SOP TanggalTerbit:

Halaman:

UPT. PUSKESMAS SRI WAHYUNI, SKM


MAJENANG I NIP. 19671209 199103 2 005

1. Pengertian Penggantian dan perbaikan alat yang rusak adalah serangkaian


kegiatan mengganti dan memperbaiki alat yang mengalami kerusakan
agar alat segera dapat digunakan untuk menunjang pelayanan.

2. Tujuan Sebagai acuan dalam penggantian dan perbaikan alat yang rusak agar
kerusakan barang segera ditindak lanjuti baik dengan perbaikan atau
penggantian.

3. Kebijakan 1. SK Kepala Puskesmas No. tentang Penanggung Jawab Pengelola


Barang Inventaris.
2. SK Kepala Puskesmas tentang Pemantauan, Pemeliharaan,
Perbaikan Sarana dan Peralatan.
3. SK Kepala Puskesmas No. ……………..tentang Pengelolaan Peralatan
Kesehatan.
4. SK Kepala Puskesmas No. …………….tentang Penanggungjawab
Pengelolaan Peralatan dan Kalibrasi.
4. Referensi

5. Prosedur 1. Penanggung jawab unit/program melaporkan kerusakan barang


kepada petugas pemelihara barang.
2. Petugas pemelihara barang mengecek dan menentukan rencana
perbaikan.
3. Petugas pemelihara barang mendokumentasikan laporan
kerusakan dan rencana tindak lanjut di buku laporan kerusakan
barang.
4. Petugas pemelihara barang melakukan perbaikan barang baik
dilakukan sendiri maupun diserahkan pihak ketiga.
5. Petugas pemelihara barang mendokumentasikan hasil perbaikan
barang.
6. Petugas pemelihara barang menyerahkan kembali ke unit
pelayanan jika barang sudah laik digunakan.
7. Jika barang tidak bisa diperbaiki, petugas pemelihara barang
menghubungi petugas inventaris barang untuk mengetahui
ketersediaan/stok barang di gudang.
8. Petugas inventaris barang menyerahkan barang ke unit yang
melaporkan kerusakan.
9. Jika tidak ada stok barang untuk mengganti barang yang rusak,
petugas pemelihara barang/penanggung jawab unit mengusulkan
kepada tim pengadaan untuk dilakukan pengadaan barang.
6. Diagram Alir
7. RuangTerkait
8. Rekaman historis perubahan

NO Yang dirubah Isi perubahan Tgl. Mulai diberlakukan

Penggantian dan perbaikan alat yang rusak


No Dokumen :C/SOP/BAB.No urut / 2016

No. Revisi:
Daftar TanggalTerbit:
tilik
Halaman:

UPT. PUSKESMAS SRI WAHYUNI, SKM


MAJENANG I NIP. 19671209 199103 2 005
TIDAK
NO KEGIATAN YA TIDAK
BERLAKU

1. Apakah petugas di tiap ruangan mengidentifikasi


semua alat yang ada di ruangannya masing –
masing?
2. Apakah petugas ruangan mencatat di dalam buku
harian adanya alat yang rusak?
3. Apakah petugas ruangan melaporkan hasil
temuannya kepada coordinator ruangan?
4. Apakah koordinator ruangan memastikan alat yang
rusak?
5. Apakah koordinator ruangan menulis alat yang
rusak di buku catatan inventaris ruangan?
6. Apakah koordinator ruangan melaporkan hasil
temuan kepada coordinator barang?
7. Apakah koordinator barang menerima laporan?

8. Apakah koordinator barang meninjau alat yang


rusak bersama coordinator ruangan?
9. Apakah koordinator barang dan ruangan
mengevaluasi penyebab kerusakan?
10 Apakah koordinator barang menuliskan hasil
temuan di dalam buku catatan inventaris?
11. Apakah koordinator barang membuat usulan
mengenai penggantian atau perbaikan alat yang
rusak kepada Kepala Puskesmas?
12. Apakah koordinator barang melaporkan adanya
kerusakan alat dan mengajukan usulan penggantian
dan perbaikan alat yang rusak kepada kepala
Puskesmas?
13. Apakah kepala Puskesmas menerima laporan dari
coordinator barang?
14. Apakah kepala Puskesmas menyetujui usulan
Koordinator barang?
15. Apakah kepala Puskesmas menyerahkan
persetujuan usulan penggantian atau perbaikan alat
yang rusak kepada coordinator barang?
16. Apakah koordinator barang menyampaikan
persetujuan Kepala Puskesmas kepada Koordinator
barang?
17. Apakah koordinator barang mengambil alat yang
rusak untuk di perbaiki?
18. Apakah koordinator barang mendokumentasikan
kegiatan yang telah dilakukan?

CR : …………………………%.
Majenang,……………………..

Pelaksana / Auditor

(……………………..)