Anda di halaman 1dari 4

PROGRAM KERJA SIM RS PRIMA HUSADA 2018

A. Latar Belakang

Dalam menjalankan fungsi pembinaan upaya kesehatan, Kementerian


Kesehatan membutuhkan informasi yang handal, tepat, cepat dan terbarukan (up to
date) untuk mendukung proses pengambilan keputusan dan penetapan kebijakan
secara tepat.

Sebagai salah satu bentuk fasilitas pelayanan kesehatan yang


menyelenggarakan upaya kesehatan, Rumah Sakit sering mengalami
kesulitandalampengelolaaninformasibaikuntukkebutuhan internal
maupuneksternal.sehinggaperludiupayakanpeningkatanpengelolaaninformasi yang
efisien, cepat, mudah, akurat, murah, aman, terpadudanakuntabel. Salah
satubentukpenerapannyamelaluisistempelayanandenganmemanfaatkanteknologiinfor
masimelaluipenggunaansistemSistemInformasiberbasiskomputer.

SistemInformasidapatdimanfaatkanuntukkegiatanpelayanan data
daninformasidenganlebihproduktif, transparan, tertib, cepat, mudah, akurat, terpadu,
amandanefisien,
khususnyamembantudalammemperlancardanmempermudahpembentukankebijakandal
ammeningkatkansistempelayanankesehatankhususnyadalambidangpenyelenggaraanR
umahSakit di Indonesia.

Pemanfaatanteknologiinformasimenggunakansistem yang
baikmerupakansolusi paling tepatdalamupayameningkatkankualitaspelayanan,
koordinasi, efisiensi, responsibilitas, pengawasansertapenyediaaninformasisecaracepat,
tepatdanakurat.KebutuhanSistemInformasipadaRumahSakitbahkantelahditetapkanseb
agaisuatukewajiban, seperti yang tertuangpadaUndang-Undang No 44 Tahun 2009
TentangRumahSakit, pasal 52 ayat
1: “SetiapRumahSakitwajibmelakukanpencatatandanpelaporantentangsemuakegiatanp
enyelenggaraanRumahSakitdalambentukSistemInformasiManajemenRumahSakit”

Berdasarkanhaltersebut di atas, Direktorat Jenderal yang


menyelenggarakanurusan di
bidangBinaUpayaKesehatanKementerianKesehatanmemandangperlunyamembangunk
erangkaacuankerja (framework) danperangkatlunak (software)
aplikasisisteminformasiRumahSakit yang bersifatsumberterbukaumum (open source
generic) untukRumahSakit di Indonesia. Denganadanya software aplikasi open
source generikinidiharapkanRumahSakit di Indonesia dapatmenggunakan,
mengembangkan,
mengimplementasidanmemeliharasendiri.Sehinggaakanterdapatkeseragaman data
yang dikirimkepadaKementerianKesehatan.
RSU Prima Husada sesuai dengan kebijakan Dirjen Bina upaya Kesehatan
terus meningkatkan kemmpuan untuk memperbaiki kegiatan pelayana rekam medis
dengan memanfaatkan sofware yang telah ada dan sistem imformasi dengan
mengunakan komputer disemua instalasi baik rawat jalan maupun rawat inap serta
semua instalasi pelayanan penunjang.

B. Tujuan

1) Tujuan UmumProgram SIM RSU Prima Husada :

1. Adanyasisteminformasi yang akuratdanpelaporan yang tepatwaktu yang


terintegrasi/terpaduantarseluruhbagian/unit terkait,
sehinggapihakmanajemendapatmelihatkeluaranlaporan yang tepatdanakurat.
2. Adanyaaplikasipada back office yang terintegrasidenganaplikasi front office
yang berhubungandengan pasien dan pelayanan medis, agar setiap data yang
ada dapat diolah menjadi sebuah laporan yang akurat sesuai dengan kebutuhan
rumah sakit.
3. Adanyaperangkatpendukungkegiatan , sebaiknya SIM RS
jugadilengkapidengansaranakerja yang memadaiberupaperangkatkeras
(hardware), seperti server penyimpanan data, PC untukpengguna SIM RS,
jaringan (network), danperangkatpendukungjaringan.

2) Tujuan Khusus SIM RSU Prima Husada:

1. Untukmeningkatkanpelayanankepadamasyarakatpenggunajasakesehatanataupa
sien, agar semua proses administrasi dan pelayanan medis dapat dilaksanakan
dengan akurat.
2. Untuk menjaga integritas data, sehingga data yang ada bisa dikatakan valid.
3. Untukmeningkatkankepercayaanparadokterdan staff di
rumahsakitberkaitandenganadanya data yang valid,
terutamapadapencatatanjasamedisdokter.
4. Untukmemberikanpelayanankebutuhaninformasibaikkepadafungsi-fungsimana
jerialdidalampengendalianpelaksanaankegiatanmaupunkepadapihak-pihakekst
ernalrumahsakit yang terkaitdengankinerjarumahsakit.
5. Untukmemudahkanmanajemendalampengambilankebijakanterhadaphasil yang
telahdicapaiolehrumahsakit.
6. Untukmeningkatkankontrolpimpinanterhadapkinerjarumahsakit,
sehinggadapatmeningkatkanefisiensipadarumahsakit.
7. Tersedianya SIM RS yang lengkap, mencakupseluruhkegiatandirumahsakit,
baikkegiatan front office maupun back office yang terintegrasi.
8. Terlaksananyaperluasanjaringankomputeruntukmencakupkegiatan-kegiatan
front office dan back office.
9. Berjalannyakegiatanoperasionalkomputerisasibaikdarisegi hardware maupun
software sertabagianpendukunglainnyasecaracepatdanmudah.
10. Untukmeningkatkanefisiensi, kenyamanandantransparansidalampengelolaan
SDM rumahsakit yang
merupakanfaktorkuncidalampemanfaatanpelayanankesehatanberbasisteknolog
iinformasi.
11. Terpenuhnyakebutuhanaplikasiuntukmendukungpenerapan INA-CBGs
danklaimpelayananjaminankesehatanNasional BPJS,
danklaimpihakketigadan/atauasuransilainnya.

C. Sasaran

Tersedianyasisteminformasirumahsakit yang terintegrasiantarasisteminformasipada


front office dan back office besertapaketpendukungpelayanan yang optimal
dannyaman, terciptanyasistem yang
dapatmembantuadministrasipelayanandandapatmembantuefisiensiadministrasidandap
atmembantuefisiensiadministrasiperumahsakitansebagaidasartransparansi,
tersdianyalaporan yang dapatdisajikandengancepatdanakurat,
adanyakepuasanpelangganeksternal (pasien) danpelanggan internal
(dokterdanpegawai).

D. DeskripsiSederhanaAplikasi

Front Office

Data yang dimasukanpada proses rawatakandigunakanpada proses rawatdanpulang.


Selama proses perawatan, pasienakanmenggunakansumberdaya,
mendapatlayanandantindakandari unit-unit sepertifarmasi, laboratorium, radiologi,
gizi, bedah,invasive, diagnostic non invasive dan lainnya. Unit tersebutmendapat
order/pesanandaridokter (misalnyaberuparesepuntukfarmasi, formulir lab
dansejenisnya) danperawat.

Jadidokterdanperawatsebagaiaktor/SDM intipada proses bisnisRumahSakit


(seluruh order berasaldarimereka). Karenaitu kami
menyebutkanintisisteminisebagai order communation system.

Bagian Front Office meliputi:

1. Unit Customer Service (pusatinformasi)


2. Unit pendaftaranpasienrawatinap
3. Unit pendaftaranpasienrawatjalan
4. Unit pendaftaranpasienrawatdarurat
5. Unit pendaftaranpasien di Unit Penunjang

Back Office
RumahSakitmerupakan unit yang mengelolasumberdayafisik (manusia,
uang, mesin/alatkesehatan/aset, material sepertiobat, reagen, alattuliskantor,
baranghabispakaidansejenisnya). Walaupun proses
bisnissetiapRumahSakituniktapitetapterdapat proses umum, diantaranyaperencanaan,
pembelian/pengadaan, pemeliharaanstok/inventory, pengelolaanAset, pengelolaan
SDM, pengelolaanuang (hutang, piutang, kas, bukubesardanlainnya). Proses back
office iniberhubungan/link dengan proses pada front office,

Back Office meliputi:

1. Medical record
2. Akuntansi keuangan
3. Remunerasi
4. Mobilisasi dana
5. Unit binatu dan sterilisasi
6. Inventory medikdan non medik
7. Kepegawaian dan penggajian
8. Unit pemeliharaan sarana medik