Anda di halaman 1dari 2

OBSERVASI TRANSFUSI DARAH

CATATAN PERKEMBANGAN Stempel Nama

Tgl / Jam Hb Perubahan dan


T N S P Reaksi Tansfusi
Pre Post Kondisi Pasien Tanda Tangan

Catatan :

1. Observasi / Reaksi Cepat : - 15 menit pertama dan 15 menit kedua

- 60 menit kemudian dan selanjutnya tiap pergantian shift sampai 24 jam pasca
transfusi
2. Observasi Reaksi Lambat : Tiap pergantian shift sampai 5-10 hari pasca transfusi

Reaksi Transfusi

1. Reaksi Cepat (terjadi selama transfusi atau dalam 24 jam setelah transfusi).

A. Reaksi Ringan

 Gatal, urtikaria, pruritus

B. Reaksi Sedang - Berat

 Gejala gelisah, lemah, pruritus, palpitasi, dispnea ringan dan nyeri kepala.

 Urtikaria, demam, takikardi, kaku otot

 Demam, lemah, hipotensi (turun ≥ 20%), hemoglobinuria dan perdarahan yang tidak jelas.

2. Reaksi lambat timbul 5-10 hari setelah transfusi

 Reaksi hemolitik lambat : gejala dan tanda demam, anemia, ikterik dan hemoglobinuria.

 Purpura pasca transfusi : timbul perdarahan dan adanya trombositopenia berat akut trombosit
<100.000/µL, hitung trombosit ≤50.000/µL dan perdarahan yang tidak terlihat dengan hitung trombosit
20.000/µL

 Penyakit graft - versus- host : gejala demam, rash kulit dan deskuamasi, diare, hepatitis, pansitopenia,
biasanya timbul 10-12 hari setelah transfusi. Tidak ada teapi spesifik, terapi hanya bersifat suportif.

 Kelebihan besi ditandai gagal organ (jantung & hati), kadar fe serum dan ferritin meningkat lebih dari
normal

 Infeksi yang berisiko terjadi akibat transfuse adalah Hepatitis B, dan C, HIV, CMV, Malaria, Sifilis, Bruselosis,
Tripanosomiasis)