Anda di halaman 1dari 18

Makalah

Kebutuhan Dasar Manusia


D
I
S
U
S
U
N

Oleh :
Kelompok V

Program Studi Ilmu Keperawatan


Fakultas Kedokteran
Universitas Hasanuddin
2014
Kata Pengantar

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat
rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah dengan judul “Kebutuhan Dasar
Manusia”

Kami menyadari bahwa penulisan makalah ini jauh dari kata sempurna. Oleh karena
itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak.

Penulis

Kelompok V

1
Daftar Isi

Table of Contents
Kata Pengantar............................................................................................................................i

Daftar Isi....................................................................................................................................ii

BAB I PENDAHULUAN..........................................................................................................1

A. Latar belakang.................................................................................................................1

B. Rumusan masalah............................................................................................................2

C. Tujuan..............................................................................................................................2

D. Manfaat...........................................................................................................................2

BAB II PEMBAHASAN...........................................................................................................3

A. Pengertian KDM.............................................................................................................3

B. Hal-hal yang mendasari pemahaman tentang KDM.......................................................4

C. Model-model KDM.........................................................................................................5

D. Faktor yang mempengaruhi KDM................................................................................10

E. Karakteristik seseorang yang kebutuhan dasarnya terpenuhi........................................11

F. Penerapan KDM dalam praktik keperawatan...............................................................12

BAB III PENUTUP..................................................................................................................13

A. Kesimpulan...................................................................................................................13

B. Saran..............................................................................................................................13

DAFTAR PUSTAKA...............................................................................................................15

2
3
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang

Kebutuhan dasar manusia merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh


manusia dalam mempertahankan keseimbangan fisiologis maupuan psikologis, yang
tentunya bertujuan untuk mempertahankan kehidupan dan kesehatan.Kebutuhan dasar
manusia menurut Abraham Maslow dalam teori Hirarki. Kebutuhan menyatakan
bahwa setiap manusia memiliki lima kebutuhan dasar yaitu kebutuhan fisiologis,
keamanan, cinta, harga diri, dan aktualisasi diri (Potter dan Patricia, 1997).

Dalam mengaplikasikan kebutuhan dasar manusia (KDM) yang dapat


digunakan untuk memahami hubungan antara kebutuhan dasar manusia pada saat
memberikan perawatan.Beberapa kebutuhan manusia tertentu lebih mendasar
daripada kebutuhan lainnya.Oleh karana itu beberapa kebutuhan harus dipenuhi
sebelum kebutuhan lainnya.

Dalam mengaplikasikan kebutuhan dasar manusia tersebut dapat digunakan


untuk memahami hubungan antara kebutuhan dasar manusia dalam mengaplikasikan
ilmu keperawatan di dunia kesehatan.walaupun setiap orang mempunyai sifat
tambahan, kebutuhan yang unik, setiap orang mempunyai kebutuhan dasar manusia
yang sama. Besarnya kebutuhan dasar yang terpenuhi menentukan tingkat kesehatan
dan posisi pada rentang sehat-sakit.

Adapun kebutuhan adalah sesuatu yang harus tercukupi bagi makhluk hidup
untuk melangsungkan hidupnya sebagai tujuan untuk bertahan hidup. Kebutuhan
manusia wajib di penuhi. Namun tak selamanya yang kita inginkan itu adalah
kebutuhan namun hanya berupa nafsu dan keegoisan diri kita dan hanya sebagai
kepuasan diri kita atas apa yang kita dapatkan dan kita peroleh. Kebutuhan bukan
hanya orang-orang yang sedang dalam keadaan normal. Namun, kebutuhan juga ada
pada orang yang sedang sakit serta pemenuhan kebutuhan pada orang sakit berbeda
dengan pemenuhan kebutuhan pada orang yang tidak dalam keadaan sakit (sehat).

B. Rumusan masalah

1
1. Apa pengertian KDM ?

2. Apakah hal hal yang mendasari pemahaman tentang KDM ?


3. Apa saja model-model KDM ?
4. Faktor apa saja yang mempengaruhi pemenuhan KDM ?

5. Apakah karakteristik seseorang yang kebutuhan dasarnya terpenuhi ?


6. Penerapan KDM dalam praktik keperawatan ?

C. Tujuan

1. Kita dapat mengetahui pengertian dari KDM.


2. Kita dapat mengetahui hal-hal yang mendasari pemahaman tentang KDM.
3. Kita dapat mengetahui model-model dari KDM.
4. Kita dapat mengetahui faktor apa saja yan dapat mempengaruhi pemenuhan
KDM.
5. Bagaimana karakteristik seseorang yang kebutuhan dasarnya terpenuhi.
6. Penerapan KDM dalam praktik keperawatan.

D. Manfaat
Manfaat dari penulisan makalah ini adalah agar pembaca dapat mengetahi apa saja
hal-hal yang terkait dengan konsep pemenuhan kebutuhan dasar manusia.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian KDM

2
Kebutuhan dasar manusia merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh
manusia dalam mempertahankan keseimbangan fisiologis maupuan psikologis, yang
tentunya bertujuan untuk mempertahankan kehidupan dan kesehatan. Misalnya
kebutuhan akan oksigen, nutrisi, cairan dan elektrolit, intek dan output, eliminasi,
personal hygiene, bodi mekanik dan posisi.

Kebutuhan dasar manusia adalah hal-hal seperti makanan, air, keamanan dan
cinta yang merupakan hal yang penting untuk bertahan hidup dan kesehatan.Hierarki
kebutuhan manusia menurut Maslow adalah sebuah teori yang dapat digunakan
perawat untuk memahami hubungan antara kebutuhan dasar manusia pada
saat memberikan perawatan.

Hierarki kebutuhan manusia mengatur kebutuhan dasar dalam lima tingkatan


prioritas. Tingkatan yang paling dasar, atau yang pertama meliputi kebutuhan
fisiologis seperti: udara, air dan makanan. Tingkatan yang kedua meliputi kebutuhan
keselamatan dan keamanan, yang melibatkan keamanan fisik dan
psikologis.Tingkatan yang ketiga mencakup kebutuhan cinta dan rasa memiliki,
termasuk persahabatan, hubungan sosial dan cinta seksual.Tingkatan yang keempat
meliputi kebutuhan rasa berharga dan harga diri, yang melibatkan percaya diri, merasa
berguna, penerimaan dan kepuasan diri.Tingkatan yang terakhir adalah kebutuhan
aktualisasi diri.

Menurut teori Maslow seseorang yang seluruh kebutuhannya terpenuhi


merupakan orang yang sehat, dan sesorang dengan satu atau lebih kebutuhan yang
tidak terpenuhi merupakan orang yang berisiko untuk sakit atau mungkin tidak sehat
pada satu atau lebih dimensi manusia.

Berbeda dengan Hundersen, dalam pendapatnya Henderson membagi KDM


menjadi 14 typologidi, diantaranya kebutuhan bernafas secara normal, kebutuhan
makan dan minum, kebutuhan eliminasi, kebutuhan bergerak, dan mempertahan
posisi, kebutuhan istirahat dan tidur, kebutuhan memilih pakaian yang tepat,
kebutuhan untuk mempertahan kan temperature tubuh, krbutuhan untuk menjadikan
tubuh bersih dan baik, kebutuhan menghindari kerusakan lingkungan dan injuri,
kebutuhan berkomunikasi dengan orang lain termasuk mengekspresikan keinginan,

3
emosi, kebutuhan keyakinan atau kepercayaan, kebutuhan bekerja, kebutuhan
bermain dan berpartisipasi dalam rekreasi dan kebutuhan belajar menentukan
kegunaan untuk perkembangan dan fasilitas kesehatan.

Adapun kebutuhan adalah sesuatu yang harus tercukupi bagi makhluk hidup
untuk melangsungkan hidupnya sebagai tujuan untuk bertahan hidup. Kebutuhan
manusia wajib di penuhi. Namun tak selamanya yang kita inginkan itu adalah
kebutuhan namun hanya berupa nafsu dan keegoisan diri kita dan hanya sebagai
kepuasan diri kita atas apa yang kita dapatkan dan kita peroleh. Setiap orang memiliki
kebutuhan hidupnya sendiri dan berbeda-beda. Perbedaan kebutuhan manusia itu di
pengaruhi oleh banyak faktor misalnya adalah faktor ekonomi.

B. Hal-hal yang mendasari pemahaman tentang KDM

Manusia sebagai bagian integral yang berintegrasi satu sama lainnya dalam
motivasinya memenuhi kebutuhan dasar (fisiologis,keamanan,kasih sayang,harga diri
dan aktualisasi diri). Setiap kebutuhan manusia merupakan suatu tegangan integral
sebagai akibat dari perubahan dari setiap komponen system.Tekanan tersebut
dimanifestasikan dalam perilakunya untuk memenuhi kebutuhan atau tujuan sampai
terpenuhinya tingkat kepuasan klien.

Dasar kebutuhan manusia adalah terpenuhinya tingkat kepuasan agar manusia


bisa mempertahankan hidupnya. Peran perawat yang utama adalah memenuhi
kebutuhan dasar manusia dan tercapainya suatu kepuasan bagi diri sendiri serta
kliennya, meskipun dalam kenyataannya dapat memenuhi salah satu dari kebutuhan
membawa dampak terhadap perubahan system dalam individu (biologis, intelektual,
emosional, social, spiritual, ekonomi, lingkungan, patologi dan psikopatologi).

Hal ini menggambarkan suatu bagian di mana penerapan proses keperawatan


selalu difokuskan pada kebutuhan individu yang unik dan sebagai suatu bagian
integral dari keluarga dan masyarakat. Keseimbangan antar kebutuhan tersebut
menjadi tanggungjawab dari setiap orang.Misalnya tanggung jawab orangtua terhadap
anaknya, demikian juga tanggung jawab perawat untuk membantu memenuhi

4
kebutuhan dasar klien. Peran tersebut dapat dilaksanakan secara optimal melalui
pendekatan proses keperawatan.

C. Model-model KDM

1. Abraham Maslow
Hirarki kebutuhan dasar manusia menurut Maslow meliputi lima kategori
kebutuhan dasar, yakni sebagai berikut :

a. Kebutuhan Fisiologis (Physiologic Needs)


Kebutuhan fisiologis memiliki prioritas tertinggi dalam hirarki
Maslow. Seorang yang beberapa kebutuhannya tidak terpenuhi secara
umum akan melakukan berbagai upaya untuk memenuhi kebutuhan
fisiologisnya terlebih dahulu.
Misalnya, seorang yang kekurangan makanan, keselamatan, dan cinta
biasanya akan mencari makanan terlebih dahulu daripada mencari cinta.
Kebutuhan fisiologis hal yang penting untuk bertahan hidup.
Manusia memiliki delapan macam kebutuhan fisiologis, yaitu kebutuhan
akan oksigen dan pertukaran gas, kebutuhan cairan dan elektrolit,
kebutuhan nutrisi, kebutuhan eliminasi urin dan fekal, kebutuhan istirahat
dan tidur, kebutuhan tempat tinggal, kebutuhan temperatur, serta
kebutuhan seksual. Penting untuk mempertahankan kebutuhan tersebut
guna kelangsungan umat manusia.

b. Kebutuhan Keselamatan dan Rasa Aman (Safety and Security Needs)

5
Kebutuhan keselamatan dan rasa aman yang dimaksud adalah
keselamatan dan rasa aman dari berbagai aspek, baik fisiologis maupun
psikologis.Kebutuhan ini meliputi kebutuhan perlindungan diri dari udara
dingin, panas, kecelakaan dan infeksi, bebas dari rasa takut dan cemas,
serta bebas dari ancaman keselamatan dan psikologi pada pengalaman
yang baru atau tidak dikenal.

c. Kebutuhan Rasa Cinta, Memiliki, dan Dimiliki (Love and Belonging


Needs)
Kebutuhan ini meliputi memberi dan menerima kasih sayang,
perasaan dimiliki dan hubungan yang berarti dengan orang lain,
kehangatan, persahabatan, serta mendapat tempat atau diakui dalam
keluarga, kelompok dan lingkungan sosialnya.

d. Kebutuhan Harga Diri (Self Esteen Need)


Kebutuhan ini meliputi perasaan tidak bergantung pada orang lain,
kompeten, serta penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain.

e. Kebutuhan Aktualisasi Diri (Need for Self Actualization)


Kebutuhan ini meliputi kemampuan untuk dapat mengenal diri
dengan baik (mengenal dan memahami potensi diri), belajar memenuhi
kebutuhan sendiri – sendiri, tidak emosional, mempunyai dedikasi yang
tinggi, kreatif, serta mempunyai kepercayaan diri yang tinggi dan
sebagainya.

Dengan mengetahui konsep kebutuhan dasar menurut Maslow, kita perlu


memahami bahwa :
 Manusia senantiasa berkembang, sehingga dapat mencapai potensi diri
yang maksimal.
 Kebutuhan pada tingkat yang lebih tinggi tidak akan terpenuhi dengan baik
sampai kebutuhan di bawahnya penuhi.
 Jika kebutuhan dasar pada tiap tingkatan tidak terpenuhi, pada akhirnya
akan muncul sesuatu kondisi patologis.

6
 Setiap orang mempunyai kebutuhan dasar yang sama dan setiap kebutuhan
tersebut dimodifikasi sesuai dengan budaya masing.
 Setiap orang memenuhi kebutuhan dasarnya menurut prioritas.
 Walaupun kebutuhan pada umumnya harus dipenuhi, tetapi beberapa
kebutuhan sifatnya dapat ditunda.
 Kegagalan dalam memenuhi kebutuhan menyebabkan ketidakseimbangan
homeostasis. Lebih lanjut kondisi ini dapat menimbulkan penyakit.
 Kebutuhan dapat menyebabkan seseorang berpikir dan bergerak
memenuhinya. Ini disebabkan oleh rangsangan yang berasal dari faktor
eksternal dan internal.
 Seseorang dapat merasakan adanya kebutuhan sehingga dapat berespon
melalui berbagai cara.
 Kebutuhan dasar sifatnya saling berkaitan, beberapa kebutuhan yang tidak
terpenuhi akan mempengaruhi kebutuhan lainnya.

Untuk beralih ke tingkat kebutuhan yang lebih tinggi, kebutuhan dasar di


bawahnya harus terpenuhi dulu.Artinya, terdapat sesuatu jenjang kebutuhan yang
“lebih penting” yang harus dipenuhi sebelum kebutuhan yang lain dipenuhi.
Sebagai contoh, jika kebutuhan fisiologis seseorang seperti makan, cairan,
istirahat, dan lain sebagainya belum terpenuhi, tidak mungkin baginya untuk
memenuhi kebutuhan harga diri atau aktualisasi diri dengan mengabaikan
kebutuhan yang pertama.

2. Virginia Henderson

Teori keperawatan Virginia Handerson mencangkup seluruh kebutuhan


dasar seorang manusia. Handerson mendefinisikan keperawatan sebagai :

Membantu individu yang sakit dan yang sehat dalam melaksanakan


aktivitas yang memiliki kon-stribusi terhadap kesehatan dan
penyembuhannya.dimana individu tersebut akan mampu mengerjakannya tanpa
bantuan bila ia memiliki kekuatan , kemauan, dan pengetahuan yang di butuhkan.

7
dan hal ini dilakukan dengan cara membantu mendapatkan kembali
kemadiriannya secepat mungkin.
Kebutuhan berikut ini, sering kali disebut 14 kebutuhan dasar henderson,
memberikan kerangka kerja dalam melakukan asuhan keperawatan :

a. Bernapas secara normal


b. Makan dan minum cukup
c. Eliminasi
d. Bergerak dan mempertahankan posisi yang dikehendaki
e. Istirahat dan tidur
f. Memilih cara berpakian ; berpakian dan melepas pakian
g. Mempertahankan temperatur tubuh dalam rentang normal
h. Menjaga tubuh tetap bersih dan rapi
i. Menghindari bahaya dari lingkungan
j. Berkomukasi dengan orang lain
k. Beribadah menurut keyakinan
l. Bekerja yang menjajikan prestasi
m. Bermain dan berpatisipasi dalam bentuk rekreasi
n. Belajar, menggali atau memuaskan rasa keingintahuan yang mengacu
pada perkembangan dan kesehatan normal.

3. Watson

Filosofi Watson tentang asuhan keperawatan berupaya untuk


mendifinisikan hasil dari aktivitas keperawatan yang berhubungan dengan aspek
humanistik dari kehidupan. Tindakan keperawatan mengacu langsung pada
pemahaman hubungan antara sehat, sakit dan perilaku manusia.Keperawatan
memperhatikan peningkatan dan mengembalikan kesehatan serta pencegahan
terjadinya penyakit.

Model Watson meliputi proses asuhan keperawatan, pemberian bantuan


bagi klien dalam mencapai atau mempertahankan kesehatan atau mencapai
kematian yang damai. Intervensi keperawatan berkaitan dengan proses
keperawatan manusia. Perawatan manusia membutuhkan perawat yang

8
memahami perilaku dan respon manusia terhadap masalah kesehatan yang aktual
ataupun yang potensial, kebutuhan manusia dan bagaimana merespon terhadap
orang lain dan memahami kekurangan dan kelebihan klien dan keuarganya ,
sekaligus pemahaman pada dirinya sendiri. Selain itu perawat memberikan
kenyamanan dan perhatian serta empati pada klien dan keluargannya. Asuhan
keperwatan tergambar pada seluruh faktor-faktor yang digunakan oleh perawat
dalam pemberian pelayanan keperawatan pada klien.

4. King

Manusia merupakan individu reaktifan yang dapat bereaksi terhadap


situasi, orang dan objek tertentu. Sebagai makhluk yang berorientasi pada waktu,
manusia tidak terlepas dari kejadian masa lalu dan masa sekarang yang akan
berpengaruh terhadap masa depannya. Sebagai makhluk sosial, manusia hidup
bersamaorang lain dan berinteraksi satu sama lain. Berdasarkan hal tersebut,
kebutuhan dasar manusiadi bagi menjadi tigayaitu :

a. Kebutuhan akan informasi kesehatan


b. Kebutuhan akan pencegahan penyakit
c. Kebutuhan akan perawat ketika sakit.

5. Martha E. Rogers

Manusia merupakan satu kesatuan yang utuh serta memiliki sifat dan
karakter yang berbeda. Manusia selalu berinteraksi dengan limgkungan dan
memengaruhi satu sama lain. Dalam proses kehidupannya, manusia diciptakan
dengan karakteristik dan keunikannya masing- masing. Dengan kata lain, setiap
individu berbeda satu dengan yang lain. Konsep Martha E. Rogers ini di kenal
dengan konsep manusia manusia sebagai unit.

6. Jhonson

Jhonson mengungkap pandangannya dengan menggunakan pendekatan


sistem perilaku.Dalam pendekatan ini, individu di pandang sebagai sistem prilaku

9
yang selalu ingin mencapai keseimbangan dan stabilita, baik dalam lingkungan
internalmaupun eksternal.Individu juga memiliki keinginan untuk mengatur dan
menyesuaikan dirinya terhadap pengaruh yang timbul.

7. Sister Calista Roy

Menurut Roy, manusia sebagai individu dapat meningkatkan


kesehatannya dengan mempertahankan perilaku yang adaptif dan mengubah
perilaku maladaptif. Sebagai makhluk biopsikososial, manusia selalu berinteraksi
dengan lingkungannya.Untuk mencapai keseimbangn atau homeostasis, manusia
harus beradaptasu dengan perubahan yang terjadi.Adaptasi tersebut dilakukan
dengan stimulasi fokal, stimulasi konstektual dan stimulasi residual. Dalam
proses penyesuaian diri, individu harung meningkatkan energinya agar mampu
mencapai tujuan berupa kelangsungan hidup, perkembangan, reproduksi serta
keunggulan. Dengan demikian, individu memiliki tujuan untuk meningkatkan
respon adaptif.Karenanya, Roy secara ringkas berpendapat bahwa individu
sebagai makhluk biopsikososio-spiritual yang merupakan satu kesatuan yang
utuh, memiliki mekanisme untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang
terjadi melalui interaksi yang dilakukan terhadap perubahan lingkungan tersebut.

D. Faktor yang mempengaruhi KDM

Pemenuhan kebutuhan dasar pada manusia dipengaruhi oleh berbagai


faktor sebagai berikut:
1. Penyakit. Adanya penyakit dalam tubuh dapat menyebabkan perubahan
pemenuhan kebutuhan, baik secara fisiologis maupun psikologis,
karena beberapa fungsi organ tubuh memerlukan pemenuhan
kebutuhan yang lebih besar dari biasanya.
2. Hubungan keluarga. Hubungan keluarga yang baik dapat
meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar karena adanya saling
percaya, merasakan kesenangan hidup, tidak ada rasa curiga, dan lain-
lain.

10
3. Konsep diri. Konsep diri manusia memiliki peran dalam pemenuhan
kebutuhan dasar. Konsep diri yang positif memberikan makna dan
keutuhan (wholeness) bagi seseorang. Konsep diri yang sehat
menghasilkan perasaan positif terhadap diri. Orang yang merasa positif
tentang dirinya akan mudah berubah, mudah mengenali kebutuhan, dan
mengembangkan cara hidup yang sehat sehingga mudah memenuhi
kebutuhan dasarnya.
4. Tahap perkembangan
a. Sejalan dengan meningkatnya usia, manusia mengalami
perkembangan.
b. Berbagai fungsi organ tubuh megalami proses kematangan
dengan aktivitas yang berbeda pada setiap tahap
perkembangan.
c. Setiap tahap tersebut memiliki pemenuhan kebutuhan yang
berbeda, baik kebutuhan biologis, psikologis, sosial, maupun
spiritual.

E. Karakteristik seseorang yang kebutuhan dasarnya terpenuhi

Manusia dan kebutuhannya senantiasa berubah dan berkembang. Jika


seseorang sudah bisa memenuhi salah satu kebutuhannya, dia akan merasa puas dan
akan menikmati kesejahteraan serta bebas untuk berkembang menuju potensi
kebutuhan yang lebih besar. Sebaliknya, jika proses pemenuhan kebutuhan itu
terganggu, akan timbul suatu kondisi patologis. Dalam konteks homeostasi, suatu
persoalan atau masalah dapat dirumuskan sebagai hal yang menghalangi terpenuhinya
kebutuhan, dan kondisi tersebut lebih lanjut dapat mengancam homeostasis fisiologis
maupun psikologis seseorang.

F. Penerapan KDM dalam praktik keperawatan

11
Pengetahuan tentang kebutuhan manusia dapat membantu perawat dalam
berbagai hal ; pertama, membantu perawat memahami dirinya sendiri mereka dapat
mencapai kebutuhan personal diluar situasi klien. Kedua, dengan memahami
kebutuhan manusia perawat dapat memahami perilaku orang lain dengan lebih baik.
Ketiga, pengetahuan tentang kebutuhan dasar dapat memberikan kerangka kerja untuk
diaplikasikan dalam proses keperawatan pada tingkat individu dan keluarga. Keempat,
perawat dapat mengaplikasikan pengetahuan tentang kebutuhan manusia untuk
mengurangi stress.Kelima, perawat dapat mengunakan pengetahuan kebutuhan
manusia untuk membantu seseorang untuk tumbuh dan berkembang.

12
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan

Kebutuhan dasar manusia adalah hal-hal seperti makanan, air, keamanan dan
cinta yang merupakan hal yang penting untuk bertahan hidup dan kesehatan. Hierarki
kebutuhan manusia menurut Maslow adalah sebuah teori yang dapat digunakan
perawat untuk memahami hubungan antara kebutuhan dasar manusia pada
saat memberikan perawatan.

Manusia sebagai bagian integral yang berintegrasi satu sama lainnya dalam
motivasinya memenuhi kebutuhan dasar (fisiologis,keamanan,kasih sayang,harga diri
dan aktualisasi diri). Setiap kebutuhan manusia merupakan suatu tegangan integral
sebagai akibat dari perubahan dari setiap komponen system.Tekanan tersebut
dimanifestasikan dalam perilakunya untuk memenuhi kebutuhan atau tujuan sampai
terpenuhinya tingkat kepuasan klien.

Beberapa ahli mengemukakan teori tentang model kebutuhan dasar manusia


seperti Abraham Maslow, Virginia Henderson, Watson, King, Martha E. Rogers,
Johnson, Sister Calista Roy.

Manusia dan kebutuhannya senantiasa berubah dan berkembang. Jika seseorang sudah
bisa memenuhi salah satu kebutuhannya, dia akan merasa puas dan akan menikmati
kesejahteraan serta bebas untuk berkembang menuju potensi kebutuhan yang lebih
besar. Sebaliknya, jika proses pemenuhan kebutuhan itu terganggu, akan timbul suatu
kondisi patologis.

B. Saran
Mempelajari tentang kebutuhan dasar manusia sangat penting untuk
diterapkan dalam praktik keperawatan.Sebagai perawat, kita harus mengetahui
kebutuhan dasar dari pasien, karena ini merupakan hal yang mendasar yang harus
dipenuhi.Kita juga seharusnya bisa memprioritas kebutuhan yang mana harus
dipenuhi terlebih dahulu disamping kebutuhan-kebutuhan dasar lainnya.

13
DAFTAR PUSTAKA

Bibliography
Asmadi. (2008). Konsep Dasar keperawatan. Jakarta: EGC.

Mubarak, W. I. (2007). Buku Ajar Kebutuhan Dasar Manusia : Teori dan Aplikasi dalam
Praktik. Jakarta: EGC.

Perry, P. &. (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan Vol. 1. Jakarta: EGC.

14