Anda di halaman 1dari 2

NAMA : RIZKI AMALIYA

KELAS : VII F

JIJI JERAPAH DAN KUS TIKUS

Dikisahkan hiduplah sekelompok binatang di sebuah kampung. mereka saling bekerja sama
untuk mendapat pekerjaan .lalu ada seekor Jerapah yang tengah mencari pekerjaan .sang jerapah
itu bernama jiji.
Jiji terlalu tinggi untuk menjadi kondektor bus, karena,ketika di dalam bus ,ia harus menekuk
lehernya dan itu membuat lehernya nyeri. ia juga terlalu tinggi untuk menjadi sopir truk lehernya
terlalu panjang di ruang kemudi .saat ia tekuk hidungnya menyentuh kemudi truk.
Lalu jiji mendatangi sebuah rumah ia menemui seekor tikus. si tikus bernama kus. si tikus
tengah mengecat rumah .kus berdiri di sebuah tangga pendek sambil tanganya memegang kaleng
cat. kus kelihatan berat mengecat disitu.
"Halo, teman!"sapa jiji
"Hai,"sahut kus tikus. lalu dari mulut keluar keluhan "oh"
"Ada apa?"tanya jiji
"Tangga ini terlalu pendek .aku jadi tidak bisa mencapai
Langit" ucqp kus "ah, andai saja aku punya teman kerja
Yang tinggi sepertimu, ia pasti dapat membantuku."
"Aku bisa membantumu,"jiji menawarkan diri.
"Kau bisa menggunakan aku sebagai tangga."
"Sungguh."
"Ya,"jawap jiji yakin.
"Terima kasih teman."
Dengan gembira kus tikus naik ke leher jerapah ,dia merasa nyaman menempel di leher sang
jerapah .
"Hore!"seru jiji senang "aku mendapat gaji pertamaku"
Akhirnya mulai saat itu jiji dan kus bekerja sama sebagai tukang cat di kampung tersebut
,mereka tidak kehabisan pekerjaan. dikampung lain pun mereka bekerja dengan baik pekerjaan
mereka selalu rapi dan memuaskan sehingga banyak menggunakan jasa mereka.
Ringkasan Cerita Jiji Jerapah dan Kus Tikus

Di suatu perkampungan hidup sekelompok hewan yang bekerja sesuai kemampuannya.


Hewan-hewan tersebut saling membantu dalam bekerja. Suatu hari, terdapat seekor jerapah
bernama Jiji yang ingin segera mendapat pekerjaan. Pekerjaan apapun akan ia lakukan asalkan
tidak merugikan orang lain.
Tetapi, tubuhnya yang terlalu tinggi membuat ia sulit mencari pekerjaan. Jika menjadi
kondektur bus Jiji harus menekuk lehernya yang membuat lehernya terasa nyeri. Dan, saat
menjadu supir truk Jiji juga harus menekuk lehernya dan hidngnya menyentuh alat kemudi
membuat ia kesulitan untuk menyetir.
Suatu hari Jiji menemui si tikus bernama Kus yang sedang mengecat dinding disebuah
rumah. Saat itu Kus bercerita jika ia kesulitan untuk menyentuh langit-langit karena tangga
yang ia pakai untuk mengecat terlalu pendek. Lalu, Jiji si jerapah menawarkan diri untuk
menjadi tangganya. Pekerjaan mereka sangat memuaskan, dan membuat Pak Beruang sang
pemilik rumah memberi upah lebih kepada mereka.
Akhirnya, mereka sepakat untuk bekerja sama dalam melakukan pekerjaan. Mereka tidak
hanya bekerja dikampungnya saja, tetapi juga di kampung-kampung lain. Karena, banyak orang
yang menyukai hasil kerja mereka.