Anda di halaman 1dari 4

PERMOHONAN RINCIAN KEWENANGAN KLINIS

Permohonan Rincian Kewenangan klinis untuk dokter dalam menjalankan prosedur tindakan
medis di Rumah Sakit Jiwa Kalawa Atei dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan dan
keselamatan pasien secara bertanggung jawab dan mentaati semua disiplin dan etika
kedokteran serta bertanggung jawab dan mentaati semua disiplin dan etika kedokteran serta
morel yang baik kepada pasien, sejawat dan masyarakat.
Kewenangan ini diminta oleh:
Nama : dr. Lewi Martha Furi
Kualifikasi : DOKTER
Permohonan Kewenangan prosedur yang diminta inti pelayanan yaitu melakukan
diagnosis, pemeriksaan penunjang, penatalaksanaan dan terapi konsultasi medis dalam
penatalaksanaan penyakit dengan rincian untuk prosedur tindakan sebagai berikut:

DISETUJUI DITOLAK KET


NO KOPETENSI KLINIK DIMINTA
M DS TA TK
Delirium yang tidak diinduksi oleh V
1
alkohol atau zat psikoaktif lainnya
2 Intoksikasi akut zat psikoaktif V
3 Adiksi/ketergantungan Narkoba V
Delirium yang diinduksi oleh V
4
alkohol atau zat psikoaktif lainnya
5 Skizofrenia V
6 Gangguan waham V
7 Gangguan psikotik V
8 Gangguan skizoafektif V
9 Gangguan bipolar episode manik V
10 Gangguan bipolar episode depresi V
11 Post partum depression V
12 Gangguan panik V
13 Gangguan cemas menyeluruh V
Gangguan campuran cemas dan V
14
depresi
15 Post Traumatic Stress Disorder V
16 Gangguan somatoform V
17 Trikotilomania V
18 Retardasi mental V
19 Transient Tic Disorder V
Gangguan keinginan dan gairah V
20
seksual
Gangguan orgasmus, termasuk V
21
gangguan ejakulasi (ejakulasi dini)
Sexual pain disorder (termasuk V
22
vaginismus, disparenia)
23 Insomnia V
24 Hipersomnia

KOPETENSI DISETUJUI DITOLAK KET


NO KETERAMPILAN RSJ DIMINTA
M DS TA TK
KALAWA ATEI
1 Autoanamnesis dengan pasien V
Alloanamnesis dengan anggota V
2 keluarga/orang lain yang
bermakna
Memperoleh data mengenai V
3
keluhan/masalah utama
Menelusuri riwayat perjalanan V
4
penyakit sekarang/dahulu
Memperoleh data bermakna V
mengenai riwayat
5 perkembangan, pendidikan,
pekerjaan, perkawinan,
kehidupan keluarga
6 Penilaian status mental V
7 Penilaian kesadaran V
Penilaian persepsi orientasi V
8
intelegensi secara klinis
9 Penilaian orientasi V
Penilaian intelegensi secara V
10
klinis
11 Penilaian bentuk dan isi piker V
12 Penilaian mood afek V
13 Penilaian motorik V
14 Penilaian pengendalian impuls V
Penilaian kemampuan menilai V
15
realitas (judgement)
Penilaian kemampuan tilikan V
16
(insight)
Penilaian kemampuan V
17 fungsional (general assessment
of functioning)
Menegakkan diagnosis kerja V
18 berdasarkan kriteria diagnosis
multiaksial
Membuat diagnosis banding V
19
(diagnosis diferensial)
Identifikasi kedaruratan V
20
psikiatrik
Identifikasi masalah di bidang V
21
fisik, psikologis, sosial
22 Mempertimbangkan prognosis V
23 Menentukan indiksi rujukan V
Melakukan Mini Mental State V
24
Examination
Melakukan kunjungan rumah V
25
apabila diperlukan
Melakukan kerja sama V
26 konsultatif dengan teman
sejawat lainnya
Memberikan terapi V
psikofarmaka (obat-obat
27 antipsikotik, anticemas,
antidpresan, antikolinergik,
sedatif)
28 Psikoterapi suportif konseling V

DISETUJUI DITOLAK KET


NO PROSEDUR TINDAKAN DIMINTA
M DS TA TK
1 Tindakan Resusitasi Jantung V
– Paru
2 Penanganan sesak nafas V
ringan sampai berat (tanpa
ventilator)
3 Penanganan awal kegawat V
daruratan pada jantung
4 Penanganan Pasien dengan V
syok
5 Menjahit luka ringan sampai V
sedang
6 Pemasangan tampon hidung V
bagian anterior
7 Partus normal dengan posisi V
kepala sudah dipintu vagina
8 Penanganan awal luka bakar V
9 Penanganan kejang V
10 Penanganan keracunan dan V
gigitan binatang
11 Penanganan awal trauma V
kepala
12 Penanganan awal fraktur V
terbuka dan fraktur tertutup

KETERANGAN:
M : Mandiri
DS : Dibawah Supervisi
TA : Tidak Ada Alat
TK : Tidak Ada Kompetensi

Demikianlah RINCIAN KEWENANGAN KLINIS ini diberikan sebagai acuan


dalam melaksanakan penata laksanaan prosedur tindakan, dengan ketentuan dilarang
melakukan prosedur tindakan diluar rincian kewenangan klinis kecuali dalam keadaan
darurat dan tidak ada sejawat lain yang memiliki kewenangan tersebut.

Bukit Rawi, 7 Juni 2019


Pemohon

dr. Lewi Martha Furi