Anda di halaman 1dari 35

LAPORAN AKHIR MAGANG 2

Pengembangan Perangkat Pembelajaran

DOSEN PENGAMPU:

Dr. Nurliana Marpaung, M.Si

DISUSUN OLEH:

Nurhikmah Weisdiyanti
(4161121018)

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN


FAKULTAS MATEMATIKA ILMU ALAM
PENDIDIKAN FISIKA
2018
LEMBARAN PENGESAHAN
LAPORAN AKHIR MAGANG PENGEMBANGAN PERANGKAT
PEMBELAJARAN

Judul : Pengembangan Perangkat Pembelajaran


Mahasiswa
Nama : Nurhikmah Weisdiyanti
NIM : 4161121018
Fakultas/Jurusan : Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam/ Fisika
Program Studi : Pendidikan Fisika
Kelas : Pendidian Fisika Reguler B 2016
Dosen Pembimbing
Nama : Dr. Nurliana Marpaung, M.Si
NIP : 19631072 001122 001
Jabatan/Golongan : Pembina/Iva
Guru Pamong
Nama : Fahri Hanim, S.Pd
NIP : 19760604 200212 2 003
Jabatan/Golongan : Pembina/Iva
Bidang Studi : Fisika

Menyetujui: Medan, Mei 2018


Guru Pamong Mahasiswa,

Fahri Hanim, S.Pd Nurhikmah Weisdiyanti


NIP. 19760604 200212 2 003 NIM. 4161121018

Mengetahui/Menyetujui:

Wakil Dekan Bidang Akademik Dosen Pembimbing,

Prof. Dr. Herbet Sipahutar, M.S, M.Sc, Dr. Nurliana Marpaung, M.Pd
M.Si NIP. 19631072 001122 001
NIP. 19610626 198710 1 001

i
KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah akhirnya penyusun dapat


menyelesaikan tugas mini riset matakuliah wajib yakni Magang Pengembangan
Perangkat Pembelajaran, program studi S1 Pendidikan Fisika, yang merupakan
Laporan Akhir Magang 2.
Penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya serta penghargaan
kepada Ibu Dr. Nurliana Marpaung, M.Si, sebagai dosen pengampu mata kuliah ini
yang telah banyak memberikan bimbingan dan arahan sehingga penulis dapat
menyelesaikan tugas makalah ini.
Penulis menyadari bahwa tugas ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh
karena itu penulis sangat mengharapkan saran dan kritikan untuk perbaikan tulisan
ini. Akhir kata saya mengucapkan banyak terimakasih dan berharap semoga tulisan
ini bermanfaat bagi penulis dan pembaca.

Medan, Mei 2018

Nurhikmah Weisdiyanti
4161121018

ii
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ......................................................................................................... i


Daftar Isi.................................................................................................................. ii
Bab 1 PENDAHULUAN .........................................................................................1
A. Latar Belakang ..........................................................................................1
B. Tujuan Magang 2 .......................................................................................1
Bab 2 TINJAUAN TEORITIS .................................................................................2
A. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah...................................................................1
B. Organisasi Sekolah.....................................................................................2
C. Sumber Daya Manusia Sekolah .................................................................2
D. Sarana Prasana ...........................................................................................2
E. Prestasi Sekolah dan Kegiatan Pendukung ................................................2
Bab 3 METODOLOGI PENELITIAN ....................................................................4
A. Tempat dan Waktu Survey.........................................................................4
B. Subject Survey ...........................................................................................4
C. Teknik Pengambilan Data ..........................................................................4
D. Instrumen Survey .........................................................................................
E. Teknik analisis data......................................................................................
Bab 4 HASIL DAN PEMBAHASAN .....................................................................4
A. Analisis silabus bidang studi......................................................................4
B. Telaah Perangkat Pembelajaran yang digunakan guru ..............................4
C. Telaah Strategi Pembelajaran ....................................................................4
D. Telaah Sistem Penilaian .............................................................................4
E. Pengembangan RPP ...................................................................................4
F. Pengembangan Bahan Ajar ........................................................................4
G. Pengembangan Media Pembelajaran .........................................................4
H. Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik .............................................4
I. Pengembangan Perangkat Penilaian ..........................................................4
J. Refleksi ......................................................................................................4
Bab 5 PENUTUP .....................................................................................................9
A. Kesimpulan ................................................................................................9
B. Saran ..........................................................................................................9
DAFTAR PUSTAKA ............................................................................................10
LAMPIRAN ...........................................................................................................11

iii
1

BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 pasal 35 mengamanatkan bahwa
kurikulum pendidikan tinggi dikembangkan oleh setiap Perguruan Tinggi dengan
mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi untuk setiap Program Studi
yang mencakup pengembangan kecerdasan intelektual,akhlak mulia, dan
keterampilan. Selanjutnya berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.
16 Tahun 2012 mengamanatkan bahwa kurikulum dalam setiap jenjang pendidikan
di Indonesia mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
Mengacu kepada KKNI, jenjang Strata 1 berada pada level 6. Untuk
meningkatkan kualitas lulusannya, khususnya dalam melaksanakan pembelajaran,
maka Unimed menerapkan model pembelajaran magang. Kegiatan magang
dilaksanakan di sekolah dan dalam pelaksanaannya, kegiatan Magang ini dilakukan
secara sistematis dengan melibatkan seluruh stakeholder seperti kepala
sekolah/wakil kepala sekolah, guru pamong magang (GPM), dan dosen
pembimbing magang (DPM). Melalui program magang bagi mahasiswa program
studi kependidikan, diharapkan akan terbentuk empat kompetensi guru
sebagaimana amanah UUGD, yaitu kompetensi keperibadian, sosial, pedagogik,
dan kompetensi profesional. Selama ini pencapai empat kompetensi ini hanya
bertumpu pada pendidikan profesi guru (PPG) yang hanya berdurasi 2 semester.
Undang-undang republik Indonesia nomor 14 tahun 2005 mengamanatkan
bahwa guru harus memiliki kompetensi professional, pedagogik, kepribadian dan
social sesuai dengan bidang studi dan keilmuan yang terkait. Dalam rangka
menyiapkan calon guru yang memiliki kompetensi tersebut perlu dilakukan upaya
peningkatan, antara lain peningkatan awal siswa baru, peningkatan kompetensi
guru, pengembangan isi kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran dan
penilaian hasil belajar siswa, penyediaan bahan ajar yang memadai, dan penyediaan
sarana belajar. Dari semua cara tersebut, peningkatan kualitas pembelajaran melalui
peningkatan kualitas pendidik menduduki posisi yang sangat sentral dan akan akan
berdampak positif. Dampak positif tersebut berupa : (1) peningkatan kemampuan
dalam menyelesaikan masalah pendidikan dan pembelajaran yang dihadapi secara
nyata ; (2) peningkatan kualitas masukan, proses dan hasil belajar ; (3) peningkatan
keprofesionalan pendidik ; (4) penerapan prinsip pembelajaran berbasis penelitian.
Salah satu upaya dalam mencapai hal tersebut perlunya program pengembangan
melalui matakuliah magang 1,2,3 dengan cara mengamati kultur/budaya sekolah,
mengamati peserta didik dalam proses pembelajaran.

B. TUJUAN MAGANG 2
2

Magang 2 bertujuan memantapkan kompetensi akademik kependidikan dan


kompetensi akademik bidang studi serta memantapkan kemampuan awal calon
guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran.
3

BAB II

INFORMASI UMUM MAN 2 MODEL MEDAN


A. VISI, MISI DAN TUJUAN SEKOLAH

VISI DAN MISI MAN 2 MODEL MEDAN

1. Visi
Islami, Integrasi, Berprestasi dan Cinta Lingkungan
2. Misi
1) Menyelenggarakan proses pembelajaran dan latihan berbasis pada
akhlakul karimah dan prestasi
2) Menyelenggarakan proses pembelajaran dan latihan berkarakter
Indonesia
3) Menyelenggarakan proses pembelajaran dan latihan bernuansa
lingkungan
4) Menyelenggarakan proses pembelajaran dan latihan sistematis dan
berteknologi
5) Menyelenggarakan proses pembelajaran dan latihan berbasis penelitian
dan pengembangan .
3. Tujuan/Target MAN 2 Model Medan
a) Diterimanya lulusan Man 2 Model Medan di perguruan tinggi yang
berkualitas baik di dalam dan luar negeri (>80%) tiap tahun.
b) Diraihnya prestasi akademik yang baik oleh alumni Man 2 Model
Medan selama belajar di perguruan tinggi.
c) Terciptanya kehidupan religius di lingkungan kampus Man 2 Model
Medan yang diperlihatkan dengan perilaku: ikhlas, sederhana,
mandiri, ukhuwah dan bebas berkreasi.
d) Diterimanya lulusan Man 2 Model Medan bekerja di berbagai
instansi pemerintahan dan swasta baik dalam maupun luar negeri.

B. ORGANISASI SEKOLAH
MAN 2 Model Medan memiliki 46 ekstra kurikuler dan 17 organisasi,
adapun organisasi yang ada di MAN 2 Model Medan yakni:
1. OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah)
2. PRAMANDA (Pramuka MAN Dua Model Medan)
3. PASMANDA (Paskibra MAN Dua Model Medan)
4. BIMANDA (Bina Musika MAN Dua Model Medan)
5. Kewirausahaan
6. TD (Tarung Derajat)
7. MP (Merpati Putih)
8. KKD (Kursus Kader Dakwah)
4

9. LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran)


10. DR (Dokter Remaja)
11. PMR (Palang Merah Remaja)
12. GANAMANDA (Gerakan Anti Narkoba MAN 2 Model Medan)
13. SUCMANDA (Stand Up Comedy MAN Dua Model Medan)
14. TAMANDA (Tari MAN 2 Model Medan)
15. LKSCT (Lembaga Karya Cipta Seni Teater)
16. SISPALA (Siswa Pecinta Alam)
17. M2GS (MAN 2 Green School)
C. SUMBER DAYA MANUSIA DISEKOLAH
Siswa dan siswi MAN 2 Model Medan pada tahun ajaran 2016/2017 adalah
sebanyak 2360 orang siswa dengan jumlah siswi sebanyak 1400 dan jumlah siswa
sebanyak 960 orang. Siswa MAN 2 Model Medan didominasi oleh siswa jurusan
IPA, karena 54% dari siswa MAN 2 Model Medan adalah jurusan IPA, selebihnya
20% dari jurusan IPS, 8% dari jurusan IPB dan 18% dari jurusan IA. Adapun rincian
data jumlah siswa dan siswi MAN 2 Model Medan adalah sebagai berikut:
Jenis Kelamin
No. Kelas Jumlah Rombel
Laki-laki Perempuan
1. X IPA 220 292 512 11 rombel
2. X IPS 77 113 190 5 rombel
3. X IPB 28 45 73 2 rombel
4. X IA 50 58 108 3 rombel
375 508 883 21 rombel
5. XI IPA 149 272 421 10 rombel
6. XI IPS 98 111 109 5 rombel
7. XI IPB 13 42 55 2 rombel
8. XI IA 59 58 117 3 rombel
319 438 802 20 rombel
9. XII IPA 133 216 348 9 rombel
10. XII IPS 87 84 171 5 rombel
11. XII IPB 3 58 61 2 rombel
12. XII IA 40 52 92 3 rombel
266 408 675 19 rombel
Total 960 1400 2360 60 rombel

Jumlah Guru dan Tenaga Kependidikan di MAN 2 Model Medan adalah 128
Orang. Terdapat 2 orang yang lulusan S3, 32 orang lulusan S2, 90 orang lulusan S1
dan 3 orang belum lulus S1. Namun, guru dan tenaga kependidikan yang sudah PNS
ada 71 orang dan sebanyak 57 orang masih honorer.
5

Adapun utnuk pegawai lainnya seperti Pegawai Tata Usaha sebanyak 20


orang. Pegawai Tata Usaha yang sudah PNS sebanyak 11 orang dan yang masih
honorer sebanyak 9 orang. Selain itu, pegawai lainnya terdapat penjaga sekolah
sebanyak 2 orang dan cleaning Service sebanyak 5 orang.

D. SARANA DAN PRASARANA

Sarana dan prasarana yang tersedia di MAN 2 Model Medan adalah sebagai
berikut :

1) Ruangan Guru dan Tenaga Kependidikan,


Ruangan guru dan tenaga kependidikan lainnya yakni berupa ruangan Kepala
Madrasah, ruang guru, ruang Bendahara, ruang Kepala Tata Usaha, ruang
Tata Usaha, ruang BK, ruang komite dan rumah dinas.
2) Ruangan Belajar Mengajar
MAN 2 Model Medan memiliki 60 ruangan belajar mengajar atau 60 Kelas.
Terdapat 21 ruangan kelas X, terletak dilantai 2, 20 ruang kelas XI dan 19
kelas/ruangan belajar kelas XII.
3) Laboratorium
Laboratorium yang ada di MAN 2 Model Medan sebanyak 5 ruangan. Ada
laboratorium kimia, laboratorium fisika, laboratorium biologi, laboratorium
komputer dan laboratorium bahasa yang ter letak di lantai 2. Tiap-tiap
laboratorium juga terdapat sarana-prasarana yang sangat lengkap sesuai
dengan kebutuhan laboran.
4) Perpustakaan
Ruang perpustakaan MAN 2 Model hanya satu. Namun, fasilitas yang ada di
pepustakaan tersebut cukup lengkap. Selain buku pada mata pelajaran yang
dipelajari, MAN 2 Model sendiri juga memiliki buku yang dari Universitas.
Selain itu juga terdapat jurnal, Koran, majlah, tabloid, serta Al-Quran yang
sangat lengkap. Pada perpustakaan ini juga terdapat meja dan kursi untuk
membaca da nada ruangan khusus diskusi.
5) Asrama
MAN 2 Model juga memiliki asrama yakni 3 asrama yang terdiri dari 2
asrama putri dan 1 asrama putra.
6) Musholla
Musholla MAN 2 Model hanya 1, dengan 2 tempat wudhu. Selain itu fasilitas
yang ada pada musholla MAN 2 Model Medan yaitu, kipas angina, mic,
mukena, tirai pembatas, sejadah, cermin, lemari, dan perlengkapan lainnya.
7) Toilet (WC)
Toilet atau WC MAN 2 Model sebanyak 10 ruangan, 3 toilet siswa, 3 toilet
siswi, 1 toilet guru, 1 toilet tata usaha dan 1 toilet kepala madrasah.

8) Ruangan/Sekretariat Organisasi di Sekolah


6

Untuk ruangan/sekretarias organisasi di skeolah terdapat 5 ruangan, yakni


secretariat PASKIBRA dan OSIS, secretariat Pramuka, teater dan sanggar
KKD, ruangan koperasi, Ruangan sanggar dan secretariat bina Musika.
9) Alat dan Bahan Belajar Mengajar
Adapun sarana prasarana alat dan bahan belajar mengjaar terdiri dari, meja,
kursi, lemari, papan tulis, proyektor, rak buku, jam dinding, rak sepatu, AC,
kipas angina, Lembar Kerja Siswa (LKS), spidol, penghapus, computer dan
lain sebagainya. Untuk seperti mata pelajaran Penjaskes dan seni bisa berupa,
ring bola basket, tiang bola voly, bola takraw, dan gawang bola kaki atau
futsal.
10) Lapangan
Lapangan yang ada pada MAN 2 Model Medan yakni, lapangan
upacara/Basket/Badminton/ Takraw, Lapangan Volly Ball dan Lapangan
biasa.
11) Aula
12) Kantin
MAN 2 Model Medan memiliki 4 kantin, yakni 1 kantin koperasi, dan 3
kantin biasa yang letaknya berada di ujung-ujung lokais MAN 2 Model
Medan.
13) Sarana Prasarana Lainnya
Adapun sarana-prasana lainnya berupa, alat pengenal wajah untuk absensi
guru dan tenaga Kependidikan. Parkiran siswa dan guru.taman dan lain
sebagainya.

E. PRESTASI SEKOLAH DAN KEGIATAN PENDUKUNG

MAN 2 Model Medan merupakan salah satu sekolah yang cukup banyak
memiliki ukiran prestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik. Prestasi
MAN 2 Model sudah cukup banyak, baik ditingkat nasional maupun daerah antara
lain, Juara III lomba Pidato Bahasa Jerman se-Kota Medan, juara III uji kompetensi
Matematika antar Pelajar SMA/MA se-Sumut 2008, juara umum Marching Band
Sumut-NAD 2009, juara umum Paskibra Sumut Piala Gubernur 2009, juara umum
Pidato Bahasa Inggris Tingkat SMA/MA se-Kota Medan, juara I Fahmil Qur'an se-
Sumut dan dikirim ke Samarinda mewakili Sumut dan Tropy bergilir drum and
marching band Walikota Cup Padang Sidempuan.

Ekstra Kurikuler di sekolah ini sangat banyak antara lain jahit-menjahit,


elektronik, Marching Band, Paskibra, Cheers, Nasyid, Teater, kader dakwah, MTQ,
Pramuka, PMR, Basket Ball dan Futsal. Dengan visi MAN 2 sebagai MAN Model
yang Islami, unggul, berkwalitas dan populis, MAN 2 Model berharap agar
lulusannya bisa masuk perguruan tinggi dan mendapat pekerjaan serta memiliki
akhlak yang baik.
7

Salah satu buktinya yaitu M. Fikri Haikal dan Nurul Hasanah Siregar, Siswa
kelas XI MAN 2 Model Medan berhasil keluar sebagai Juara II (runner-up) dalam
Kejuaraan Nasional Petanque Junior 2015 yang diselenggarakan oleh Federasi
Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) pada 17 s/d 19 Desember 2015. Kejurnas
Petanque Junior itu dilaksanakan di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Negeri
Jakarta, diikuti oleh berbagai kontingen utusan dari beberapa propinsi di Indonesia.

Dalam ajang itu, M. Fikri Haikal dan Nurul Hasanah Siregar berhasil
masuk final dan meraih Juara II Tingkat Nasional, setelah menjadi runner-up dari
kontingen Jawa Timur. Atas keberhasilan itu, Kepala MAN 2 Model Medan Dr. H.
Burhanuddin, M.Pd memberikan sambutan hangat dan ucapan selamat kepada
Haikal dan Hasanah setelah kembali di Medan pagi Senin (21/12). Dalam
kesempatan yang sama, Kepala MAN 2 Model Medan juga melepas keberangkatan
Tim Bina Musika MAN 2 untuk mengikuti Grand Prix Marching Band (GPMB)
yang akan digelar 26 s/d 28 Desember 2015 di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta,
memperebutkan Piala Presiden RI.

Dalam sambutannya, Burhanuddin mengapresiasi keberhasilan kedua siswa


tersebut dan berharap prestasi ini dapat ditingkatkan pada masa mendatang. Beliau
mengungkapkan, “Bagi MAN 2, tiada hari tanpa prestasi, dan kepada semua ananda
yang berangkat menuju Gelora Bung Karno diucapkan selamat jalan. Dengan
kesungguhan dan kekompakan kalian dalam latihan selama ini, insya Allah akan
memperoleh prestasi.”

Dalam kesempatan itu, WKM Humas MAN 2 Model Medan, Mohammad Al


Farabi,M.Ag menjelaskan bahwa Haikal dan Hasanah merupakan siswa yang tidak
hanya berbakat di bidang olahraga, tetapi juga memiliki prestasi dalam bidang seni.
Terutama Haikal, beliau sudah pernah mewakili Sumut dalam event Jetrada tingkat
nasional dan Juara I Orasi Politik antar Pelajar SLTA se-Sumut dalam Gebyar
PPKn di Unimed pada 9-11 Nopember 2015.

Sementara itu, M. Fikri Haikal mewakili temannya yang meraih prestasi


dalam Kejurnas tersebut mengatakan: “Kami merasa senang telah
mempersembahkan prestasi ini untuk MAN 2 dan FOPI Sumut serta mengucapkan
terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Madrasah dan para Guru
yang telah memberi perhatian dan dukungan kepada kami.”

M.Fikri Haikal dan Nurul Hasanah Juara II Kejurnas Petanque Junior


2015 (tengah) atlit wakil Sumut asal MAN 2 Model Medan foto bersama pelatih
setelah meraih medali perak dalam event tersebut.
8

BAB III

HASIL KEGIATAN MAGANG 2


A. ANALISIS SILABUS BIDANG STUDI
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Bab
II Pasal 3, tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan kemampuan dan
membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi siswa
agar menjadi Marusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara
yang demokratis serta bertanggung jawab.
Dalam mencapai tujuan pendidikan nasional dan menghadapi tantangan abad
21 yang ditandai dengan perkembangan teknologi yang pesat, Ilmu Pengetahuan
Alam menjadi salah satu landasan penting dalam pembangunan bangsa. Oleh
karena itu, pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam diharapkan dapat menghantarkan
siswa memenuhi kemampuan berikut ini:
1. keterampilan belajar dan berinovasi yang meliputi berpikir kritis dan mampu
menyelesaikan masalah, kreatif dan inovatif, serta mampu berkomunikasi dan
berkolaborasi;
2. terampil untuk menggunakan media, teknologi, informasi dan komunikasi;
dan
3. kemampuan untuk menjalani kehidupan dan karir, meliputi kemampuan
beradaptasi, luwes, berinisiatif, mampu mengembangkan diri, memiliki
kemampuan sosial dan budaya, produktif, dapat dipercaya, memiliki jiwa
kepemimpinan, dan bertanggung jawab.
Hasil dari penyelidikan ini umumnya membawa ke pertanyaan lanjutan yang
lebih rinci dan lebih kompleks. Kegiatan penyelidikan memerlukan teknologi yang
sudah ada dan pada akhirnya akan menghasilkan teknologi yang lebih baru. Dengan
demikian, Ilmu Pengetahuan Alam layak dijadikan sebagai wahana untuk
menumbuhkan dan menguatkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terus-
menerus pada diri siswa di berbagai jenjang pendidikan.
Fisika sebagai bagian dari Ilmu Pengetahuan Alam diperoleh dan
dikembangkan berdasarkan percobaan untuk mencari jawaban mengenai gejala-
gejala alam khususnya yang berkaitan dengan materi dan energi.
Silabus ini disusun dengan format dan penyajian/penulisan yang sederhana
sehingga mudah dipahami dan dilaksanakan oleh guru. Penyederhanaan format
dimaksudkan agar penyajiannya lebih efisien, tidak terlalu banyak halaman namun
lingkup dan substansinya tidak berkurang, serta tetap mempertimbangkan tata
urutan (sequence) materi dan kompetensinya. Penyusunan silabus ini dilakukan
dengan prinsip keselarasan antara ide, desain, dan pelaksanaan kurikulum; mudah
diajarkan oleh guru (teachable); mudah dipelajari oleh siswa (learnable); terukur
pencapainnya (measurable); bermakna (meaningfull); dan bermanfaat untuk
dipelajari (worth to learn) sebagai bekal untuk kehidupan dan kelanjutan
pendidikan siswa.
Silabus ini merupakan acuan bagi guru dalam melakukan pembelajaran agar
siswa mampu mengembangkan kompetensinya secara optimal melalui kegiatan
pengamatan, berpikir kritis, kreatif, inovatif, dan terlibat aktif dalam pembelajaran.
9

Selain itu siswa diharapkan mampu mengambil keputusan dan menyelesaikan


masalah dalam kehidupan sehari-hari baik berhubungan dengan proses maupun
pengetahuan sains.
Silabus ini bersifat fleksibel, kontekstual, dan memberikan kesempatan
kepada guru untuk mengembangkan dan melaksanakan pembelajaran, serta dapat
mengakomodasi keungulan-keunggulan lokal. Atas dasar prinsip tersebut,
komponen silabus mencakup kompetensi dasar, materi pembelajaran, dan kegiatan
pembelajaran. Uraian pembelajaran yang terdapat dalam silabus merupakan
alternatif kegiatan yang dirancang berbasis aktivitas. Pembelajaran tersebut
merupakan alternatif dan inspiratif sehingga guru dapat mengembangkan berbagai
model yang sesuai dengan karakteristik masing-masing mata pelajaran. Dalam
melaksanakan silabus ini guru diharapkan kreatif dalam mengembangkan materi,
mengelola proses pembelajaran, menggunakan metode dan model pembelajaran,
yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat serta tingkat
perkembangan kemampuan siswa.
B. TELAAH PERANGKAT PEMBELAJARAN YANG DIGUNAKAN
GURU
1. Silabus

2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran


Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan
pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari
silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya
mencapai Kompetensi Dasar (KD). Setiap pendidik pada satuan pendidikan
berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran
berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien,
memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang
cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan
perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. RPP disusun berdasarkan KD
atau subtema yang dilaksanakan kali pertemuan atau lebih.

1. Komponen RPP
Komponen RPP MAN 2 Model Medan terdiri atas 13 bagian.
a. Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan.
b. Identitas mata pelajaran atau tema/subtema.
c. Kelas/semester.
d. Materi pokok.
e. Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan
beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia
dalam silabus dan KD yang harus dicapai.
f. Tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan
menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang
mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
g. Kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi.
h. Materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang
relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator
ketercapaian kompetensi.
10

i. Metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana


belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang
disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai.
j. Media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk
menyampaikan materi pelajaran.
k. Sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar,
atau sumber belajar lain yang relevan.
l. Langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti,
dan penutup.
m. Penilaian hasil pembelajaran.

2. Prinsip Penyusunan RPP


Dalam menyusun RPP hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:

a. Perbedaan individual peserta didik antara lain kemampuan awal, tingkat


intelektual, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi,
gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya,
norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.
b. Partisipasi aktif peserta didik.
c. Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi,
minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian.
d. Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk
mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan
berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
e. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program
pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.
f. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi pembelajaran,
kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi, penilaian, dan
sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.
g. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata
pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.

h. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis,


dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

4. Pengembangan RPP
Pengembangan RPP dilakukan pada setiap awal semester atau awal tahun
pelajaran dengan maksud agar RPP telah tersedia terlebih dahulu dalam setiap
awal pelaksanaan pembelajaran. Pengembangan RPP dapat dilakukan oleh guru
secara individu maupun berkelompok dalam kelompok kerja guru (KKG) di gugus
sekolah, di bawah koordinasi dan supervisi oleh pengawas atau dinas pendidikan.

3. Bahan Ajar
11

Dalam melakukan proses pembelajaran diperlukan bahan ajar atau materi


pembelajaran (instructional materials) yang secara garis besar terdiri atas
pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang harus dipelajari siswa-siswi dalam
rangka mencapai kompetensi inti yang telah ditentukan. Secara terperinci, jenis-
jenis materi pembelajaran terdiri atas pengetahuan yang berupa konsep. Sumber
bahan ajar yang digunakan MAN 2 Model Medan pelajaran fisika adalah buku teks
dan buku kurikulum. Buku teks yang digunakan dapat berasal dari berbagai
sumber, tidak harus satu. Semakin banyak bahan ajar yang digunakan akan
semakin bervariasi dan semakin banyak ilmu yang didapat. Tetapi yang perlu
diingat harus tetap relevan dengan materi ajar. Buku teks yang digunakan guru
fisika MAN 2 Model Medan adalah buku fisika terbitan Erlangga dan Seribu Pena.
Buku kurikulum penting untuk digunakan sebagai sumber bahan ajar. Karena
berdasar kurikulum itulah kompetensi inti, kompetensi dasar, dan materi bahan
dapat ditemukan. Hanya saja materi yang tercantum dalam kurikulum hanya
berisikan pokok-pokok materi. Gurulah yang harus menjabarkan materi pokok
menjadi bahan ajar yang terperinci. Adapun buku kurikulum yang digunakan guru
fisika MAN 2 Model Medan yakni buku Kajian konsep fisika terbitan Platinum
Kurikulum 2013 revisi.
4. Media Pembelajaran
Media pembelajaran yang digunakan guru fisika MAN 2 Model Medan barupa
PPT dan alat peraga praktikum Fisika dan Buku Laporan Praktikum Man 2
Model Medan.
5. Lembar Kerja Peserta Didik
Lembar Kerja yang digunakan guru fisika MAN 2 Model Medan bersumber
dari buku kurikulum, buku teks seribu pena dan LKPD pada RPP.
6. Perangkat Penilaian
Perangkat penilaian yang digunakan guru fisika MAN 2 Model Medan
didasarkan pada RPP dan panduan perangkat penilaian Kurikulum 2013 revisi.
C. TELAAH STRATEGI PEMBELAJARAN
1. Strategi Penyampaian Bahan Ajar
Strategi Urutan Penyampaian Simultan
Jika guru harus menyampaikan materi pembelajaran lebih dari satu, maka
menurut strategi urutan penyampaian simultan, materi secara keseluruhan
disajikan secara serentak, baru kemudian diperdalam satu demi satu
(metode global). Misalnya guru akan mengajarkan materi vektor maka
terlebih dahulu diulas tentang vektor. Kemudian baru menyampaikan salah
satu aplikasi vektor dalam kehidupan sehari-hari.
Strategi Urutan Penyampaian Suksesif
Jika guru harus menyampaikan materi pembelajaran lebih dari satu, maka
menurut strategi urutan penyampaian suksesif, sebuah materi satu demi satu
disajikan secara mendalam baru kemudian secara berurutan menyajikan
materi berikutnya secara mendalam pula.
Strategi Penyampaian Fakta
Jika guru harus menyajikan materi pembelajaran termasuk jenis fakta
seperti nama pencetus teori, isi teori atau hukum serta rumus-rumus, strategi
yang tepat untuk mengajarkan materi tersebut adalah :
12

 Sajikan materi fakta dengan lisan, tulisan, atau gambar.


 Barikan bantuan kepada siswa siswi untuk menghafal. Bantuan
diberikan dalam bentuk penyampaian secara bermakna.

Strategi Penyampaian Konsep

Materi pembelajaranjenis konsep adalah materi berupa definisi atau


pengertian. Tujuan mempelajari konsep adalah agar siswa siswi paham,
dapat menunjukkan ciri-ciri, unsur, membedakan, membandingkan,
menggenaralisasi, dan sebagainya.

Langkah-langkah mengajarkan konsep: 1) Sajikan konsep, 2) berikan


bantuan (berupa inti isi, ciri-ciri pokok, contoh dan bukan contoh), 3)
berikan latihan (exercise) misalnya berupa tugas mencari contoh lain, 4)
barikan umpan balik , 5) berikan tes.

Strategi Penyampaian Materi Pembelajaran Prinsip

Termasuk materi pembelajaran jenis prinsip adalah dalil, rumus, hukum


atau law, postular, teorema, dan sebagainya. Langkah-langkah mengajara
atau menyampaikan materi pembelajaran jenis prinsip adalah:

1. Sajikan prinsip
2. Berikan bantuan berupa contoh penerapan prinsip
3. Berikan soal-soal latihan
4. Berikan umpan balik
5. Berikan tes

Strategi Penyampaian Prosedur

Tujuan mempelajari prosedur adalah agar siswa siswi dapat melakukan atau
mempraktekkan prosedur tersebut, bukan sekedar paham atau hafal.
Termasuk materi pembelajaran jenis prosedur adalah langkah-langkah
mengerjakan suatu praktikum secara berurutan.

Langkah-langkah mengerjakan prosedur meliputi:

1. Menyajikan prosedur,
2. Memberikan bantuan dengan jalan mendemostrasikan bagaimana cara
melaksanakan prosedur,
3. Memberikan latihan,
4. Memberikan umpan balik
5. Memberikan tes

Strategi Mengajarkan/Menyampaikan Materi Aspek Afektif


13

Termasuk materi pembelajaran aspek sikap atau afektif menurut Bloom


(1978), adalah pemberian respon penerimaan suatu nilai, internalisasi, dan
penilaian. Beberapa strategi mengajarkan materi aspek sikap antara lain:

1. Penciptaan kondisi
2. Pemodelan atau contoh
3. Demonstrasi
4. Simulasi
5. Penyampaian ajaran atau dogma.

D. TELAAH SISTEM PENILAIAN

E. PENGEMBANGAN RPP
F. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
Bahan Ajar (Buku Siswa)
VEKTOR
A. Kompetensi Inti

KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya


KI 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung
jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun,
responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia.

KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual,


konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang
ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifiik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

KI 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret da ranah


abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai
kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar

No. KOMPETENSI DASAR


1.1 Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan
kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang
menciptakannya.
14

1.2 Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur karakteristik fenomena


gerak, fluida, kalor dan optic
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur;
teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis;
kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari
sebagai wujud implementasi sikap dalam meakukan percobaan,
melaporkan, dan berdiskusi
2.2 Menghargai kerja Individu dan kelompok dalam aktivitas sehari sebagai
wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan dan berdiskusi
3.3 Menerapkan prinsip penjumlahan vektor sebidang (misalnya
perpindahan)
4.3 Merancang percobaan untuk menentukan resultan vektor sebidang
(misalnya perpindahan) beserta presentasi hasil dan makna fisisnya.

C. Indikator

Dengan model pembelajaran Discovery Learning dan Problem Based Learning ,


siswa diharapkan dapat:
1 Sikap  Memiliki sikap : Jujur, Disiplin, Bertanggung Jawab,
 Menunjukkan sikap : Bersyukur (kesungguhan belajar
), Bekerja sama, Teliti, Aktif dan Kreatif
2 Pengetahuan  Mengidentifikasi defenisi pengukuran
 Menerapkan konsep-konsep dasar besaran vektor dan
besaran scalar
 Mendemonstrasikan contoh-contoh besaran vektor
yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dengan
menggunakan media
 Mengaplikasikan besaran vektor dan penerapan
konsep menngenai besaran-besaran yang ada.
3 Keterampilan  Melakukan percobaan vektor tentang penjumlahan,
pengurangan, perkalian dan penguraian vektor
 Menjelaskan pengertian besaran vektor dan besaran
skalar serta contoh aplikasinya dalam kehidupan
sehari-hari
 Menjelaskan konsep vektor analisis dan vektor
geometris
 Melukiskan vektor gaya berdasarkan prosedur
praktikum
 Melakukan analisis kuantitatif untuk persoalan-
persoalan penguraian vektor sederhana dalam
kehidupan sehari-hari

D. Tujuan Pembelajaran

Sikap Melalui seluruh kegiatan pembelajaran materi vektor, peserta


didik diharapkan memiliki sifat Bersyukur (kesungguhan
belajar ) kepada Tuhan atas segala hikmat yang telah
diberikan,
15

Melalui kegiatan dikusi pengukuran, peserta didik


diharapkan memiliki sikap teliti.

Melalui kegiatan praktikum melukis vektor, peserta didik


diharapkan mampu memiliki sikap bertnggung jawab untuk
mengerjakan tugas praktikum

Melalui kegiatan diskusi pengukuran, peserta didik


diharapkan mampu memiliki sikat aktif dan kreatif

Pengetahuan Mengidentifikasi defenisi pengukuran

Menerapkan konsep-konsep dasar besaran vektor dan


besaran scalar

Mendemonstrasikan contoh-contoh besaran vektor yang


berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dengan
menggunakan media

Mengaplikasikan besaran vektor dan penerapan konsep


menngenai besaran-besaran yang ada.

Keterampilan Melakukan percobaan vektor tentang penjumlahan,


pengurangan, perkalian dan penguraian vector

Menjelaskan pengertian besaran vektor dan besaran skalar


serta contoh aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari

Menjelaskan konsep vektor analisis dan vektor geometris

Melukiskan vektor gaya berdasarkan prosedur praktikum

Melakukan analisis kuantitatif untuk persoalan-persoalan


penguraian vektor sederhana dalam kehidupan sehari-hari

G. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN


H. PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
I. PENGEMBANGAN PERANGKAT PENILAIAN
J. REFLEKSI

Hasil magang observasi yang dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN)


2 Model Medan pada tiga minggu pertama tidak begitu memiliki kesulitan. Karena
dari awal pertemuan baik pihak kepala sekolah, tenaga kependidikan serta siswa
itu sendiri sudah dibantu terutama oleh guru pamong magang. Selain itu, dari pihak
sekolah sendiri sangat terbuka terutama mengenai proses pembelajaran dikelas.
16

Adapun kesulitan yang dihadapi selam kegiatan magang observasi ini yakni
dalam melengkapi data-data lampiran magang, kami mengalami kesulitan dalam
melengkapinya karena harus melewati proses yang tidak sebentar dan memakan
waktu hingga berhari-hari. Faktor kesulitannya antara lain yaitu saat ingin menemui
Kepala Madrasah bidang kurikulum karena beliau termasuk orang yang memiliki
banyak urusan sehingga sulit untuk ditemui, kemudian saat meminta daftar nama
guru dan tenaga pendidik kepada pengurus Tata Usaha juga demikian, kami harus
mengetik ulang daftar nama guru dan tenaga pendidik yang jumlahnya cukup
banyak karena pihak Tata Usaha hanya memberikan data berupa kertas yang harus
diabadikan melalui kamera dan data itulah yang selanjutnya diketik secara ulang.

Selama observasi pengalaman yang dapat diambil yaitu dapat menilai secara
langsung bagaimana kegiatan belajar mengajar yang dilakukan dalam sekolah
tersebut, mengikuti kegiatan rutin yang dilakukan oleh pihak sekolah setiap
minggunya yaitu membaca ayat suci Al-Qur’an dan mendengar ceramah yang
diberikan oleh Kepala Madrasah maupun oleh siswa. Sikap guru yan juga sangat
bertanggung jawab atas kegiatan mengajar nya selama dikelas. Selain itu, juga
dapat belajar dari sikap siswa/i yang sopan saat berpapasan dengan siapa pun.
17

BAB IV

PENUTUP
A. SIMPULAN

MAN 2 Model Medan memiliki visi, misi, tujuan dan target yang
sangat baik dan direalisasikan sampai saat ini. Sarana prasarana sekolah
tersebut juga tergolong memadai sehingga tidak menghambat proses
pembelajaran yang berlangsung. Sekolah yang berlandaskan agama Islam
ini sudah memiliki kultur dan manajemen yang baik, namun kurangnya
manajemen pada kedisiplinan untuk siswa yang terlambat masuk ke
sekolah.

MAN 2 Model Medan memiliki tenaga pendidik yang professional


dalam menjalankan tugas dan kewajibannya sehingga siswa/i dalam sekolah
ini cukup memiliki prestasi yang baik dan unggul. Budaya yang terdapat
disekolah ini juga cukup baik yang ditandai dengan adanya kegiatan rutin
setiap hari maupun setiap minggunya yang dilakukan di dalam lingkungan
sekolah. Kegiatan organisasi yang terdapat di sekolah tersebut berjalan
dengan baik dan siswa/i juga berkontribusi aktif dalam kegiatan organisasi
yang mereka ikuti.

B. SARAN
Untuk pihak sekolah, ada baiknya jika sekolah meningkatkan upaya
dalam mengurangi siswa/i yang terlambat agar tingkat kedisiplinan sekolah
semakin meningkat dan memberikan efek jera yang baik bagi siswa/i.

DAFTAR PUSTAKA

Arends, Richards I. 2012. Learning to Teach. New York. Mc-Graw Hill

Arifin, M. 1995. Pengembangan Program Pengajaran Bidang Studi Kimia.


Surabaya: Airlangga University Press

Dasna, I.Wayan.2005. Kajian Implementasi Model Siklus Belajar (Learning Cycle)


dalam Pembelajaran Kimia. Makalah Seminar Nasional MIPA dan
18

Pembelajarannya. FMIPA UM – Dirjen Dikti Depdiknas. 5j September


2005

George Lucas Educational Foundation (2005:52) tersedia online.


http://www.eurekapendidikan.com/2014/12/model-project-based-
learning landasan.html diakses pada tanggal 15 juni 2016 jam 18:48

Harahap, Mara Bangun. 2017. Startegi Belajar Mengajar Fisika. Medan. UNIMED
Press

Iskandar, S.M. 2005. Perkembangan dan Penelitian Daur Belajar. Makalah


Semlok Pembelajaran Berbasis Konstruktivis. Jurusan Kimia UM. Juni
2005

Joyce, Bruce and Weil, Marsha. 2003. Models of Teaching. New Delhi: Prentice
Hall of India

Lorsbach, A. W. 2002. The Learning Cycle as A tool for Planning Science


Instruction. Online
(http://www.coe.ilstu.edu/scienceed/lorsbach/257lrcy.html, diakses 10
Mei 2012)

Renner, J.W., Abraham M.R.,Birnie, H.H. 1988. The Necessity of Each Phase of
The Learning Cycle ini Teaching High School Physics. J. of Research in
Science Teaching. Vol 25 (1), pp 39-58.
19

LAMPIRAN 1

A. Struktur organisasi
B. Daftar nama guru dan tenaga kependidikan
C. Denah sekolah dan kelas yang diobservasi
D. Foto kegiatan yang relevan
E. Lembar Observasi
F. Absensi Mingguan
G. Kartu Kendali Magang
H. Jurnal Mingguan
I. Data Pendukung
J. Surat Ijin Magang Prodi
K. Surat Persetujuan Ijin Magang dari Lokasi Magang
L. Curriculum Vitae Mahasiswa Magang
M. Dokumentasi
N. Video
O. Lainnya .....
20

Curiculum Vitae ( CV)

Nama : Nurhikmah Weisdiyanti


Tempat Tanggal Lahir : Tanjung Kuras, 30 Mei 1998
Umur : 19 Tahun
Alamat : Jl. SMU, Kec. Sungai Apit, Kab. Siak,
Riau
Agama : Islam
Golongan Darah :O
Jenis Kelamin : Perempuan
Kewarganegaraan : Warga Negara Indonesia
Anak ke : Kedua dari empat bersaudara
Nomor Handphone : 085297805241
Alamat Tinggal : Jl. Willem Iskandar No 91, Kelurahan
Sidorejo,
Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan,
Kode Pos. 20222
Email : nurhikmahweisdiyanti@gmail.com
Status : Belum Menikah
Pekerjaan : Mahasiswa
Tinggi/Berat Badan : 157 cm / 50 kg
Nama Orangtua : Awiskarni dan Erliyanti
Alamat Orangtua : Jl. SMU, Kec. Sungai Apit, Kab. Siak,
Riau
Riwayat Pendidikan : Pernah bersekolah di
- SD pada tahun 2004 di SDN 004 Teluk
Batil
- SMP pada tahun 2010 di SMPN 1
Sungai Apit
- SMA pada tahun 2013 di SMAN 1
Sungai Apit
- Kuliah pada tahun 2016 di Universitas
Negeri Medan
21

Riwayat Organisasi : Pernah menjabat sebagai


- Sekretaris organisasi PRAMUKA di
SMA N 1 Sungai Apit
- Anggota organisasi Rohis sebagai
dokumentasi di SMAN 1 Sungai Apit
- Anggota Asisten Laboratorium Fisika
Umum universitas Negeri Medan
- Anggota HMJ Fisika Universitas Negeri
Medan
22

Daftar Nama Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 2 Model Medan

No. Nama Guru NIP Jabatan Pangkat/Gol


1. Dr. Burhanuddin, Pembina Tk.
196704131989031005 Kepala Madrasah
M.Pd I/IVb
2. Dra. Hj. Ely Hapni 196609101993032004 Wkm. Kurikulum Pembina
3. Dra. Hj. Nurasma
196603111993032003 Wkm. Kesiswaan Pembina/ IVa
Harahap M.A
4. Dr Mohammad Al
197609152003121003 Wkm. Humas Pembina/IVa
Faraby
5. Bulgansyah Ritonga Wkm. Sarana
197403082000031002 Pembina/IVa
S.Pd Prasarana
6. Hj Muhammad Kabid Pemberdayaan
197009032000031003 Pembina/IVa
Yusuf M.A jur MGMP Jur IA
7. Fatimah Nasution, Kabid Pemberdayaan
197201231996022001 Pembina/IVa
Sag, SPd, MPd jur MGMP Jur IPB
8. Rita Zahara, S. Ag. Kabid Pemberdayaan
196910061998031003 Pembina/IVa
MA Jur MGMP Jur IPS
9. Darussalim, S.Ag, Kabid Pemberdayaan
197295981998031004 Pembina/IVa
S.Pd, MSi Jur MGMP Jur IPA
10. Dra. Hj Yusro Kabid Pemberdayaan
Adriani, SPd 196706251992032001 SDM & Zakat Infak Pembina/IVa
Sedekah
11. Drs H Anwar AA Kabid Penilaian
- -
Kinerja Kearsipan
12 Pandapotan
Kabid Hubungan Penata Tk
Harahap, S.Pd, 197506152000121009
Internasional I/IIId
M.Pd, MPFis
13 Sahlan Lubis, S.PdI Kepala PSBB/Wkm.
197712281007011016 Penata/IIIc
Pemb Lokasi Helvetia
14 Nurhanipah Siregar - Kepala UKS/PMR -
15 Rini Syahrayni Kepala Lab. Biologi Penata
198105122003122002
Hasibuan S.Pd, M.Si Lokasi Pancing Tk.I/IIId
16 Suyati., S.Pd, Kepala Lab. Kimia
196707081998022001 Pembina/IVa
M.PKim Lokasi Pancing
17 Hartini Br
Kepala Lab. Bahasa Penata
Hutabarat, S.Pd, M. 197812022005012004
Lokasi Pancing Tk.I/IIId
Hum
18 Sutan Efendi Kepala Lab.
Siregar, S.PdI - Komputer -
Lokasi Pancing
19 Dra. Rahmawati Kepala Lab. Fisika
196804111993032002 Pembina/IVa
Nasution, S.Pd Lokasi Pancing
20 Dra Hj. Nurshofa
195712101981032002 Kepala Perpustakaan Pembina/IVa
Lubis
21 Marsidi, S.Pd, M.Si P. Link. Hidup/
197007012002121007 Adiwiyata/wali Kelas Pembina/IVa
XII IPS 2
22 Hilmah, S.Kom, Staf Wkm Kurikulum
- -
S.PdI Wali Kelas XII IA 2
23

23 Khairullah, S.HI Staf Wkm Kesiswaan


- -
Wali Kelas XII IPA 4
24 Imam Muttaqin, Staf Wkm Humasy
- -
S.HI, MA Wali Kelas XII IA 1
25 Irwansyah Siregar, Staf Wkm Sarana
- -
S.Pd Prasarana
26 Dra. Gusma Gabe Koordinator Full Day
Sahara Siregar 197108161994122001 School Pembina/IVa
Lokasi Pancing
27 Dra Hj. Laili Koordinator Full Day
Rahmaini Hasibuan, 197008031989112001 School Pembina/IVa
MA Lokasi Helvetia
28 Zuraida Damanik, S. Koordinator BK
- -
Psi, SPdI, M.Psi Lokasi Pancing
29 Khairun Naim, Koordinator BK
- -
S.PdI Lokasi Helvetia
30 Zul Efendi Siregar, BK/BP
- -
S.PdI Lokasi Pancing
31 Ayunda Zahroh BK/BP
- -
Harahap, S.Pd Lokasi Pancing
32 Rizkina Muda BK/BP
- -
Dalimunthe, SPdI Lokasi Pancing
33 Achmad Zulfikar BK/BP
- -
Siregar, S.PdI Lokasi Helvetia
34 Citra Nanda Utami Guru Piket
- -
Siregar, S.Pd Lokasi Pancing
35 Elfi Rahmi Harahap, Guru Piket
- -
S.PdI Lokasi Pancing
36 Rahmad Ramadhan Guru Piket
- -
Harahap, S.PdI Lokasi Helvetia
37 Drs. Ranto Lubis Koordinator Tahfiz
196402281993031002 Pembina/Iva
Lokasi Pnacing
38 Dra. Hj. Fauziah,
196805251993031002 Wali Kelas X IPA 1 Pembina/Iva
M.Pd
39 Julianti, S.Pd 196007232000032001 Wali Kelas X IPA 2 Pembina/Iva
40 Novita Sari, S.Pd - Wali Kelas X IPA 3 -
41 Dra. Hj. Khairani
196704101993032004 Wali Kelas X IPA 4 Pembina/Iva
Hasibuan
42 Helda Anggraini,
- Wali Kelas X IPA 5 -
S.Pd
43 Saripah Hannum Penata Muda
198804152011012013 Wali Kelas X IPA 6
Siregar, S.S, S.Pd Tk IIIb
44 Dra. Hj. Asmi, S.Pd 19630810870302002 Wali Kelas X IPA 7 Pembina /Iva
45 Lili Primamori Penata Muda
198412072009012006 Wali Kelas X IPA 8
Harahap, S.Pd Tk IIIb
46 Elen Wardani
197707171998031002 Wali Kelas X IPA 9 Pembina /Iva
Siregar, S.Pd
47 Rabiah safriza, S.Pd 197204201998021001 Wali Kelas X IPA 10 Pembina /Iva
48 Dra. Hj. Khairani,
196808071995032003 Wali Kelas X IPA 11 Pembina /Iva
S.Pd
49 Dra Hj. Siti Ruhil Penata Muda
19660052005012005 Wali Kelas X IPS 1
Nasution, S.Pd Tk IIIb
24

50 Dra. Hj. Musyfirah,


196511211992032003 Wali Kelas X IPS 2 Pembina /Iva
MA
51 Siti Syahraini
- Wali Kelas X IPS 3 -
Harahap, S.Pd
52 Nuraja Siregar,
195912251989032001 Wali Kelas X IPS 4 Pembina /Iva
S.Ag
53 Putri Udur
Panjaitan, S.Pd, - Wali Kelas X IPS 5 -
M.Pd
54 Julianis Clara
- Wali Kelas X IPB 1 -
Debora, S.S
55 Rina Moga Sari, Penata Muda
198306292009122006 Wali Kelas X IPB 2
S.Pd Tk IIIb
56 Dra. Hj. Asnah
195802061986032002 Wali Kelas IA 1 Pembina /Iva
Siregar
57 Dra. Erlina Siregar 16807261994032993 Wali Kelas IA 2 Pembina /Iva
58 Daud Rifa’I
- Wali Kelas IA 3 -
Harahap, S.Pd
59 Dra Hj. Habibah,
196405281994032001 Wali Kelas XI IPA 1 Pembina/IVa
M.Pd
60 Fahri Hanim, S.Pd 197606042002122003 Wali Kelas XI IPA 2 Pembina/IVa
61 Dra Hj. Dasimah 19581171986032001 Wali Kelas XI IPA 3 -
62 Ratna Soraya, S.Pd - Wali Kelas XI IPA 4 Pembina/IVa
63 Dra. Hj. Ida Iriani,
19650701993032002 Wali Kelas XI IPA 5 Pembina/IVa
M.Pd
64 Ridhali raja
Penata Muda
Mandadwika 198501262009011007 Wali Kelas XI IPA 6
Tk. IIIb
Harahap, S.Pd
65 Dra. Jati setiasih,
196701301997032001 Wali Kelas XI IPA 7 Pembina/IVa
M.Si
66 Drs. Haris Alfuadi 196504121997031001 Wali Kelas XI IPA 8 Pembina/IVa
67 Siti Jumroh, S.Pd - Wali Kelas XI IPA 9 -
68 Jamilah Daulay,
- Wali Kelas XI IPA 10 -
S.Pd
69 Kalsum, S.Kom - Wali Kelas XI IPS 1 -
70 Dra. Rosalina 197103242005012004 Wali Kelas XI IPS 2 Penata/IIIc
71 Muhammad Nur
- Wali Kelas XI IPS 3 Pembina/IVa
Eddy, S.Ag, M.Si
72 Asmita, S.Pd Penata
197106022006042009 Wali Kelas XI IPS 4
TK.I/IIId
73 Chairunnisa
- Wali Kelas XI IPS 5 -
Wulansari, S.Pd
74 Abdul Roni
Hasibuan,S.Ag, - Wali Kelas XI IA 2 -
S.PdI
75 Mukhlis, S.Ag 197602192007101003 Wali Kelas XI IA 3 Penata/IIIc
76 Rosliana Nasution,
197501282003122001 Wali Kelas XI IPB 2 -
S.Pd
77 Ismarika Sari, S.Pd,
- Wali Kelas XI IPB 2 -
M.Pd
25

78 Dra. Hj. Roslinawati Pembina Tk


196609221995122002 Wali Kelas XII IPA 1
Harahap, M.Si I/IV
79 Dra. Hj. Syahriah
195810221982032003 Wali Kelas XII IPA 2 Pembina IVa
Lubis, MA
80 Humairo Rangkuti,
197303302005012003 Wali Kelas XII IPA 3 Penata Tki/IIId
S.Pd
81 Dra. Hj. Arfah Lubis
196508051992032002 Wali Kelas XII IPA 5 Pembina/Iva
S.Pd
82 H. Syarifuddin,
195903031992031002 Wali Kelas XII IPA 6 Pembina/Iva
S.Ag
83 Drs. Zamlan 196210061993031001 Wali Kelas XII IPA 7 Pembina/Iva
84 Eddy Junaidi Pembina
197609102005011006 Wali Kelas XII IPA 8
Tumanggor, S.Pd Tk.I/IIId
85 Faridah, S.Pd - Wali Kelas XII IPA 9 -
86 Imran Setia Budi
- Wali Kelas XII IPS 1 -
Sihombing, S.Pd
87 Drs. Hamsar
196511301998021001 Wali Kelas XII IPS 2 Pembina/Iva
Harahap
88 Ahmad Rifa’I
- Wali Kelas XII IPS 4 -
Ritonga, S.Pd
89 Sangkot Melinda,
- Wali Kelas XII IPS 5 -
S.Pd
90 Dra. Hj. Misbah
196712121993032004 Wali Kelas XII IPB 1 Pembina/IVa
Su’aidah, S.Pd
91 Dra. Malarita 196601211998032001 Wali Kelas XII IPB 2 Pembina/Iva
92 Dra. Hj. Nipah
196504191991032001 Wali Kelas XII IA 1 Pembina/Iva
Simanullang, MA
93 Sapri, S.PdI, MA - Wali Kelas XII IA 3 -
94 Rahmawati Guru Mata Pelajaran
196810081998022001 Pembina/Iva
Harahap, S.Pd Bahasa Indonesia
95 Dra. Suriati, S.Pd, Guru Mata Pelajaran
196908011995032001 Pembina/Iva
M.Pd Bahasa Inggris
96 T.
Guru Mata Pelajaran
Halimatussakdiah, 197010121996032002 Pembina/Iva
Bahasa Inggris
S.Ag
97 Dra. Hj. Nurkholis Guru Mata Pelajaran
195706021981032001 Pembina/Iva
Maha, S.Ag Fiqih
98 Dra. Erna Reny Guru Mata Pelajaran
196809031995032001 Pembina/Iva
Sitepu, Matematika
99 Dra. Iswani Guru Mata Pelajaran
196510051996032003 Pembina/Iva
Matematika
100 Fadhilah Juliyanti Guru Mata Pelajaran
197807232005012002 Pembina/Iva
Harahap, S.Pd, M.Si Matematika
101 Afni, S.Pd Guru Mata Pelajaran Penata
19780172006022008
Sejarah/Antropologi Tk.I/IIId
102 Fadhliati Harna, Guru Mata Pelajaran
Penata
S.Pd 197912252005012006 Sejarah/Sejarah
Tk.I/IIId
Indonesia
103 Surahman Saragih Guru Mata Pelajaran Penata Muda
197403272007101003
Turnip, S.Pd Bahasa Jerman Ik. IIIb
26

104 Isrul Hamdi, S.Pd Guru Mata Pelajaran


Penata Muda
197108102007101001 Prakarya/Keterampila
Tk. IIIb
n
105 Drs. Yusri Lubis, Guru Mata Pelajaran
196205201997031001 Pembina/IVa
M.Pd Sosiologi
106 Dra. Henny Guru Mata Pelajaran
196702171992031001 Pembina/IVa
Hanurian, M.Pd Pkn
107 Dra. Hj. Nursalimi, Guru Mata Pelajaran
- -
M.Ag Fiqih
108 Dra. H. Starifuddin Guru Mata Pelajaran
- -
Hasan Fiqih
109 Drs. H. Mora Guru Mata Pelajaran
- -
Harahap, M.Ag Bahasa Arab
110 Khadijah Nasution, Guru Mata Pelajaran
- -
S.Pd Sosiclogi
111 M. Husein Siagian, Guru Mata Pelajaran
- -
S.Pd Penjaskes
112 Madina Qudsia Guru Mata Pelajaran
- -
Lubis, S.Pd Pkn
113 Alfarsi, S.Pd Guru Mata Pelajaran
- -
Penjaskes
114 Desi Lawarni Guru Mata Pelajaran
- -
Tanjung, S.Pd Bahasa Inggris
115 Pajr Lailatuh Guru Mata Pelajaran
- -
Jum’ah Sejarah
116 Samsul Bahri, S.PdI Guru Mata Pelajaran
- -
Sejarah
117 Faldy Subraza Guru Mata Pelajaran
- -
Adrian, S.Pd Penjaskes
118 Ara Yustiana, S.PdI Guru Mata Pelajaran
- -
Matematika
119 Ananda Diana, S.Pd Guru Mata Pelajaran
- -
Matematika
120 Nurul Mamelya Guru Mata Pelajaran
- -
Harahap, S.Pd Kimia
121 Fitri Wulandari Guru Mata Pelajaran
- -
Digjaya, S.Pd Seni Budaya
122 Fauziah Nur Azizah, Guru Mata Pelajaran
- -
S.Pd Bahasa Arab
123 M. Iqbal, Lc Guru Mata Pelajaran
- -
Bahasa Arab
124 Khairunnisa Guru Mata Pelajaran
- -
Batubara, S.Pd Bahasa Inggris
125 Arif Aulia Rahman, Guru Mata Pelajaran
- -
S.Pd, M.Pd Matematika
126 Intan Kurnia, S.Pd Guru Mata Pelajaran
- -
Pkn
127 Husni Latifah, S.PdI Guru Mata Pelajaran
- -
SKI
128 Heru Syahputra, Guru Mata Pelajaran
S.Pd - Keterampilan/S.Buda -
ya
27

Denah kelas X IPA 9

Lemari
Meja Guru
28

Foto Kegiatan yang Relevan

Kegiatan rutin tiap pagi jumat, yasinan bersama..

Kegiatan pembelajaran di kelas, diskusi..


29

Kegiatan sholat dzuhur berjamaah di Mushollah MAN 2 Model Medan


30

Prestasi yang telah dicapai siswa MAN 2 Model Medan

Perpustkaan MAN 2 Model Medan


31

Sekretariat organisasi Madrasah

Asrama MAN 2 Model Medan

Kegiatan siswa saat jam kosong di lapangan..