Anda di halaman 1dari 3

Tugas 2 Riset Operasi

veraoktavianadewi.blogspot.com/2018/11/tugas-2-riset-operasi.html

TUGAS 2

EKMA4413 / RISET OPERASI


TUTOR: IBU IDA AYU MADE ER MEYTHA GAYATRI , S.E., M.M.

Disusun oleh:
Vera Okta viana Dewi
030149086

PROGRAM STUDI MANAJEMEN


UPBJJ UNIVERSITAS TERBUKA TAIWAN
TAHUN AKADEMIK
2018

1. Jelaskan langkah-langkah pemecahan optimal dengan metode simpleks!


Langkah 1: mengubah fungsi tujuan. Fungsi tujuan diubah sedemikian rupa sehingga semua variabel yang belum diketahui nilainya berada disebelah kiri tanda sama den
Langkah 2: mengubah batasan-batasan . Semua batasan yang mula-
mula bertanda lebih kecil atau sama dengan diubah menjadi tanda persamaan (=). Perubahan ini menggunakan suatu tambahan variabel yang sering diaebut slack variab
Langkah 3: menyusun persamaan-persamaan dalam Tabel. Persamaam-
persamaan kemudian dimasukkan dalam tabel simpleks. Biasanya dinyatakan dalm simbol misalnya NK: nilai bagian kanan dari tiap persamaan. V.D: variable dasar.
Langkah 4: memilih kolom kunci. Kolom kunci adalah kolom yang merupakan dasar untuk mengubah/memperbaiki tabel. Agar bisa lebih cepat memperoleh pemecahan
Langkah 5: memilih baris kunci. Baris kunci adalah baris yang merupakan dasar untuk mengubah/mengadakan perubahan. Untuk menentukannya terlebih dahulu kita ca
tiap baris dengan cara ; indeks=nilai pada kolom NK: nilai pada kolom kunci.
Langkah 6: mengubah nilai baris kunci . Mula-mula yang diubah adalah nilai-nilai baris kunci dengan membagi semua angkanya dengan angka kunci.
Langkah 7: mengubah nilai-nilai diluar baris kunci. Nilai baru dari baris-
baris yang bukan merupakan baris kunci dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut: nilai baris baru= nilai baris lama-
koefisien pada kolom kunci X nilai baru baris kunci
Langkah 8: melanjutkan perbaikan . Selama masih ada nilai negatif pada baris Z, ulangilah langkah perbaikan mulai dari langkah ke 3 sampai dengan langkah ke 7. Ini dila
2. Suatu perusahaan menjual barang hasil produksinya di tiga daerah penjualan, yaitu Lampung, Bandung dan Surabaya. Perusahaan itu memiliki tiga buah pabrik yang m
tiap gudang penjualan sebagai berikut:
Lampung (L) = 80 Ton
Bandung (Ba) = 60 Ton
Surabaya (S) = 40 Ton
NAMA : VERA OKTA VIANA DEWI
NIM : 030149086
Kapasitas produksi tiap-tiap pabrik sebagai berikut:
Jakarta (J) = 50 ton
Tanggerang (T) = 60 Ton
Bekasi (Be) = 70 Ton
Biaya Pengangkutan dari tiap gudang penjualan setiap ton sebagai berikut (dalam ribu rupiah)

Ke Lampung (L) Bandung (Ba) Surabaya (S)


Dari

Jakarta (J) 17 5 20

Tanggerang (T) 19 10 32

Bekasi (Be) 20 12 26

Selesaikanlah alokasi optimal dari data di atas dengan menggunakan metode vogel!

Penyelesaian:
METODE VOGEL

Ke Lampung (L) Bandung (Ba) Surabaya (S) KAPASITAS


Dari

Jakarta (J) 17 5 20 50

Tanggerang (T) 19 10 32 60

Bekasi (Be) 20 12 26 70

kEBUTUHAN 80 60 40 180

MENCARI INDEKS TIAP BARIS DAN TIAP KOLOM


Biaya terendah dikurangi biaya terendah ke 2 dalam kolom / baris.
J = 17-5=12 L=19-17=2
1/3
T=19-10=9 BA=10-5=5
BE=20-12=8 S=26-20=6

Ke Lampung (L) Bandung (Ba) Surabaya (S) KAPASITAS


Dari

Jakarta (J) 17 5 20 50 12

Tanggerang (T) 19 10 32 60 9

Bekasi (Be) 20 12 26 70 8

kEBUTUHAN 80 60 40 180

2 5 6

MENGISI SATU SEGIEMPAT


Baris / kolom indeks terbesar terletak pada baris J yaitu 12, dan dibaris J pada segiempat JBa mempunyai biaya tranfortasi terendah.
Dikolom JBa tersebut diisi 50 karena kapasitasnya hanya 50 walupun kebutuhannya 60.
Jadi baris J sudah terpenuhi seluruhnya.maka baris itu kita lupakan.
MEMPERBAIKI INDEKS
T= 19-10=9 L=20-19=1
Be=20-12=8 Ba=12-10=2
S=32-26=6

Ke Lampung (L) Bandung (Ba) Surabaya (S) KAPASITAS


Dari

Jakarta (J) 17 5 20 50
XXXXXX 50 XXXXXX TERPENUHI

Tanggerang (T) 60 9

Bekasi (Be) 70 8

kEBUTUHAN 80 60 40 180

1 2 6

MENGISI SATU SEGI EMPAT


Baris / kolom indeks terbesar terletak pada kolom T yaitu 9, dan kolom Ba pada segiempat TBa mempunyai biaya tranfortasi terendah.
Dikolom TBa tersebut diisi 10 karena kebutuhan di Ba masih belum terpenuhi tinggal 10 meskipun kapasitas di T 60.
Jadi kolom Ba sudah terpenuhi seluruhnya. Maka kita lupakan.

MEMPERBAIKI INDEKS
T=32-19=13 L=20-19=1
Be=26-20=6 S=32-26=6

Ke Lampung (L) Bandung (Ba) Surabaya (S) KAPASITAS


Dari

Jakarta (J) 17 5 20 50
XXXXXX 50 XXXXXX TERPENUHI

Tanggerang (T) 19 10 32 60 13
10

Bekasi (Be) 20 12 26 70 6
XXXXXX

kEBUTUHAN 80 60 40 180

1 TERPENUHI 6

MENGISI SATU SEGI EMPAT


Baris / kolom indeks terbesar terletak pada kolom T yaitu 13, dan kolom L pada segiempat TL mempunyai biaya tranfortasi terendah.
Dikolom TL tersebut diisi 50 karena kapasitas di T masih belum terpenuhi tinggal 50 meskipun kebutuhan di L 80.
Jadi kolom T sudah terpenuhi seluruhnya. Maka kita lupakan.

MEMPERBAIKI INDEKS
L=20 Be=26-20=6
S=26

2/3
Ke Lampung (L) Bandung (Ba) Surabaya (S) KAPASITAS
Dari

Jakarta (J) 17 5 20 50
XXXXXX 50 XXXXXX TERPENUHI

Tanggerang (T) 19 10 32 60
50 10 XXXXXX TERPENUHI

Bekasi (Be) 20 12 26 70 6
XXXXXX

kEBUTUHAN 80 60 40 180

20 TERPENUHI 26

MENGISI SATU SEGI EMPAT


Baris / kolom indeks terbesar terletak pada kolom S yaitu 26, dan kolom S pada segiempat BeS mempunyai biaya tranfortasi 26. Karena sudah tidak ada kolom tranfortas
Jadi kolom S sudah terpenuhi seluruhnya. Maka kita lupakan.

MEMPERBAIKI INDEKS
L=20
Be=6

Ke Lampung (L) Bandung (Ba) Surabaya (S) KAPASITAS


Dari

Jakarta (J) 17 5 20 50
XXXXXX 50 XXXXXX TERPENUHI

Tanggerang (T) 19 10 32 60
50 10 XXXXXX TERPENUHI

Bekasi (Be) 20 12 26 70 6
XXXXXX 40

kEBUTUHAN 80 60 40 180

20 TERPENUHI TERPENUHI

MENGISI SAGIEMPAT TERAKHIR


Disini segi4 yang belum diisi yaitu BeL. Jadi di segiempat BeL diisi 30 karena kebutuhan L belum terpenuhi tinggal 30 dan kapasitas Be juga belum terpenuhi tinggal 30. M

Ke Lampung (L) Bandung (Ba) Surabaya (S) KAPASITAS


Dari

Jakarta (J) 17 5 20 50
XXXXXX 50 XXXXXX TERPENUHI

Tanggerang (T) 19 10 32 60
50 10 XXXXXX TERPENUHI

Bekasi (Be) 20 12 26 70
30 XXXXXX 40 TERPENUHI

kEBUTUHAN 80 60 40 180

TERPENUHI TERPENUHI TERPENUHI

NAMA : VERA OKTA VIANA DEWI


NIM : 030149086

3/3