Anda di halaman 1dari 6

Tentukan kekuatan geser penampang di daerah yang berpotensi untuk terjadi retak

geser lentur yaitu 5,5 m dari tumpuan A dengan penampang seperti gambar di bawah!

Qll = 22 kN/m + bs

700 20 m
0

550
Diketahui:
Panjang (L) = 20 m
f’c = 30 MPa
fy = 320 MPa
beban hidup (qll) = 22 kN/m
Berat sendiri = luas penampang balok T x Berat Jenis beton

Penyelesain :
I. Section Properties
a. Menghitung luas penampang (A)
A =bxh
= 700 x 700
A = 385000 mm2
b. Menentukan lokasi garis berat penampang total
• Tentukan sumbu imajiner
• Hitung jarak dari titik berat masing penampang ke garis imajiner, d1
d1 = h/2 = 700/2 = 350 mm
• Hitung jarak dari sumbu imajiner (serat bawah) ke lokasi titik berat
penampang total (yb) dengan menggunakan persamaan
yb = h/2 = 700/2 = 350 mm
• Hitung jarak dari serat atas ke lokasi titik berat penampang total (yt) dengan
menggunakan persamaan yt = yb
yt = yb = 350 mm

c. Menghitung momen inersia penampang (I)

I = 1/12 x b x h³

= 1/12 x 550 x 700³

= 1.57 x 1010 mm4

d. Menghitung momen tahanan (W)


W=

Momen tahanan
.
W= = = 4.491 x 107 mm3

e. Menghitung eksentrisitas (e)


e = yb – 125
=350 – 125
= 225 mm
f. Menghitung jarak dari serat tekan terluar ke tulangan prategang (dp)
dp = yt + e
=350 + 225
= 575 mm
g. Mencari nilai Q
Q = 550 x 350 x 175
= 33687500 mm3
700

175
750

550
II. Pembebanan
a. Menghitung beban total yang dipikul oleh balok
1. Beban mati (qDL)
Berat sendiri balok = A x Berat jenis beton
= 0.385 m2 x 24 kN/m3
= 9.24 kN/m
2. Beban hidup (qLL) = 22 kN/m
3. Beban total (qu) = 1.2 qDL + 1.6 qLL
= 1.2 x 9.24 + 1.6 x 22
= 46.288 kN/m
4. Momen Maksimum (Mu)
Mu = 1/8 x qu x
= 1/8 x 46.288 x 20
= 2314.4 kNm
b. Menghitung Reaksi Pembebanan

.
qu = 46.288 kN/m Ra = Rb = =

A B = 462.88 kN
5.5 m
Va Vb .
20 m R = = = 92.4 kN

c. Mencari Vu akibat jarak x (4,5 m) dan Vd (gaya geser akibat beban mati)
Vux = Ra – ( ! x 5.5)

= 462.88 – (46.288 x 5.5)

= 208.296 kN

Vd = R -( #$ x 5.5)

= 92.4 – (9.24 x 5.5)


= 41.58 kN

• Menghitung P (gaya prategang)


Menghitung nilai gaya prategang dapat ditentukan dengan mengasumsikan jenis
prategangnya fully prestressed (ft = 0) sehingga dalam menghitung berapa
besarnya gaya prategang minimum yang harus diberikan dapat menggunakan
persamaan
ft =0
% % ' )
- + - =0
& ( (

% % .
- + *
- *
=0
. .

.
P( + * )= *
. .

P ( 7.06 x 10 ) = 51.526

P = 6773853.659 N = 6773.853 kN

d. Menghitung Mmax akibat jarak x


),- (0 × 234(25 3
= ./
./ 04 2 =
),- .

( × . 34( . 5 3 = 0.112
= 4( . 3

= 8.861

( 5
34(2 3
Md =R × χ–( )

. 4( . 5 3
= 92.4 × 5.5 – ( )

= 368.445 kNm
III. Tegangan
a. Tegangan akibat beban mati (fd)
67 . 8
fd = = *
( .

= 8.202 MPa
b. Tegangan prategang efektif (fpe)

% % '
fpe = +
& (

. .
= +
. *

= 51.526 MPa

IV. Kuat Geser Lentur


a. Perhitungan Momen Retak Mcr
:;<=
Mcr = [( ) + fpe – fd ]
9

. √
= [( ) + 51.526 - 8.202 ]

= 2068964358 N = 2068.964 kN

b. Perhitungan Vci tegangan tarik utama


:;<= ./ )=?
Vci =[( ) + bw – dp ] + Vd + ( )
),-

√ .
=[ + 0.55 – 0.575 ] + 41.58 + ( )
.

= 275.154 kN

Vci min = x :@′B x bw x dp

= x √30 x 550 x 575

= 247.453 kN
Jadi, Vci yang diambil yaitu 275.154 kN karena Vci > Vci min

V. Tegangan Tulangan Geser (Vs)


a. Menentukan Vs
apabila Vn > Vci maka dibutuhkan tulangan geser, namun apabila Vn < Vci tetap
menggunakan tulangan geser dengan perhitungan Avmin
.!
Vs = – Vci
D

.
= - 275.154
.

= 72.005 kN

A1 = EF

= E10 = 78,54 mm2

tulangan geser yang digunakan sebagai berikut:


sehingga,
Av = 2 x A1
= 2 x 78,54
= 157,08 mm2

&G . .;
S =
#H
.
=

= 274.285 mm

maka digunakan tulangan geser D10-250 mm