Anda di halaman 1dari 26

MODUL

INSPEKSI DAN PEMELIHARAAN

DRAINASE JALAN

Greece M. Lawalata
Daftar isi

Daftar isi .................................................................................................................................................... i


Pengantar ................................................................................................................................................. ii
1 PENDAHULUAN.................................................................................................................................. 1
1.1 Latar Belakang.......................................................................................................................... 1
1.2 Tujuan ...................................................................................................................................... 1
1.3 Tujuan Pembelajaran ............................................................................................................... 1
1.4 Ruang Lingkup .......................................................................................................................... 1
2 Tahapan Prosedur Pelaksanaan Inspeksi Drainase............................................................................ 2
3 Inspeksi Dan Pemeliharaan Drainase ................................................................................................ 3
3.1 Prinsip Umum .......................................................................................................................... 3
3.1.1 Inspeksi Rutin dan Khusus drainase jalan ................................................................... 3
3.1.2 Pemeliharaan drainase ............................................................................................... 4
3.1.3 Aspek keselamatan dan peralatan.............................................................................. 4
3.2 Prosedur ................................................................................................................................... 5
3.2.1 Inspeksi rutin ............................................................................................................... 6
3.2.2 Inspeksi khusus............................................................................................................ 6
3.2.3 Pemeliharaan/perbaikan ............................................................................................ 7
3.2.4 Pelaporan .................................................................................................................. 11
Lampiran I ............................................................................................................................................... 12
Jenis Kerusakan Pada Elemen Drainase .................................................................................................. 12
A. Saluran samping dan saluran inlet (terbuka/ tertutup) ............................................ 13
B. Gorong-gorong.......................................................................................................... 15
C. Bak kontrol ......................................................................................................................... 17
D. Tutup saluran samping dan tutup bak kontrol .......................................................... 18
Lampiran II .............................................................................................................................................. 19
Contoh-contoh gambar ilustrasi ............................................................................................................ 19
A. Peralatan keselamatan kerja ..................................................................................... 19
B . Peralatan pekerjaan pemeliharaan ................................................................................. 19
Lampiran III............................................................................................................................................. 21
Formulir inspeksi drainase jalan Contoh pengisian formulir ................................................................. 21

i
Pengantar

Puji syukur pada Tuhan Yesus Kristus, bahwa Buku Modul Inspeksi dan Pemeliharaan Drainase Jalan
ini telah selesai disusun.

Sistem drainase jalan merupakan salah satu bagian jalan yang penting untuk dijaga agar beroperasi
dengan optimal. Tidak berfungsinya sistem drainase jalan dapat mengakibatkan kerusakan struktur
badan jalan. Buku Modul Inspeksi dan Pemeliharaan Drainase Jalan berisi tentang langkah-langkah
yang harus diambil dalam menjaga sistem drainase tetap beroperasi secara optimal.

Penyusunan buku ini adalah untuk melengkapi rangkaian buku drainase jalan yang akan dibagikan
pada Workshop Jalan Perkotaan TA. 2013. Diharapkan melalui Buku ini, Pembina Jalan dapat
menambah wawasan terkait kegiatan-kegiatan inspeksi dan pemeliharaan bangunan drainase jalan
sehingga terwujud lingkungan jalan yang berkualitas.

Penyusunan Modul Edisi pertama ini telah melewati tahap diskusi secara internal KPP Jalan
Perkotaan di Balai Teknik Lalu Lintas dan Lingkungan jalan. Namun demikian, Penulis menyadari
kekurangan yang ada pada Buku ini. Untuk itu, kritik dan saran kami harapkan untuk dapat
membangun Buku yang lebih baik lagi.

Penulis mengucapkan terimakasih pada Pusat Litbang Jalan dan Jembatan, Ir. IGW Samsi Gunarta,
M.Eng.Appl.Sc, Ir. Agus Bari S, MSc. dan segenap pihak yang telah membantu dalam penyusunan
Buku ini. Harapan Penulis, buku ini dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi para Pembina
Jalan.

Penulis

ii
1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Maraknya kejadian melimpasnya air di saluran drainase jalan ke badan jalan menimbulkan jalan
terputus dan berserakannya sampah kayu, daun, limbah rumah tangga lainnya. Tidak beroperasi
saluran drainase jalan yang sesungguhnya hanya berfungsi menampung limpasan air hujan di badan
jalan, dapat menyebabkan kerusakan pada konstruksi perkerasan jalan. Dengan demikian operasional
saluran drainase jalan harus diperhatikan agar tetap berfungsi dengan optimal. Bertumpuknya sampah
daun, tumbuhnya tanaman di dasar saluran, tertutupnya saluran penghubung dari inlet ke saluran
drainase tepi jalan, atau bahkan dinding saluran yang runtuh dapat menyebabkan terhentinya fungsi
dari saluran tersebut.
Dari kondisi yang disebut di atas, disusunlah Modul yang dimaksudkan agar dapat menjadi pegangan
bagi penyelenggara jalan, perencana teknis, pelaksana, dan pengawas lapangan dalam mengelola
Inspeksi dan pemeliharaan sistem drainase jalan perkotaan. Inspeksi dan Pemeliharaan ini dimaksudkan
untuk mendukung ketahanan struktur perkerasan jalan.

1.2 Tujuan
Mewujudkan sistem drainase perkotaan yang berfungsi secara optimal.

1.3 Tujuan Pembelajaran


Tujuan instruksional khusus:
(a) Peserta mampu memahami rencana inspeksi drainase jalan, rutin maupun khusus, dan jenis
pemeliharaan.
(b) Peserta mampu melakukan inspeksi drainase jalan, rutin maupun khusus, dan jenis pemeliharaan.

1.4 Ruang Lingkup


Lingkup buku ini adalah Inspeksi dan Pemeliharaan drainase saluran dan elemen drainase lainnya.

1
2 Tahapan Prosedur Pelaksanaan Inspeksi Drainase

Indikator Keberhasilan:
Setelah selesai pembelajaran bab ini, peserta diharapkan dapat menjelaskan Tahapan Prosedur
Pelaksanaan Inspeksi dan Pemeliharaan Drainase Jalan

Kegiatan inspeksi drainase, merupakan kegiatan yang dilakukan oleh penyelenggara jalan. Kegiatan
tersebut meliputi:
1. Mempelajari sistem draianse jalan yang ditunjukkan dalam peta jalan atau masterplan drainase
2. Penyelenggara jalan membuat jadwal inspeksi rutin dan khusus
3. Kegiatan pelaksanaan inspeksi rutin
4. Pelaksana inspeksi melaporkan hasil kegiatan
5. Penyelenggara jalan bersama pelaksana inspeksi menyusun kegiatan inspeksi khusus
6. Kegiatan pelaksanaan inspeksi khusus
7. Pelaksana inspeksi khusus melaporkan hasil kegiatan
8. Penyelenggara jalan bersama pelaksana inspeksi khusus menyusun kegiatan pemeliharaan saluran
drainase jalan.

2
3 Inspeksi Dan Pemeliharaan Drainase

Indikator Keberhasilan:
Setelah selesai pembelajaran bab ini, peserta diharapkan dapat menjelaskan Tahapan Inspeksi dan
Pemeliharaan Drainase Jalan yang meliputi saluran tepi jalan, inlet, bangunan pelengkap
lainnya, dan bangunan drainase yang berkelanjutan

3.1 Prinsip Umum


Setelah pelaksanaan pekerjaan saluran drainase, maka saluran drainase harus berfungsi dalam
mengalirkan air limpasan dari permukaan badan jalan. Pengaliran air dari badan jalan ke inlet-inlet yang
tersedia dan selanjutnya dialirkan ke saluran, badan air, bangunan penampung, atau bangunan peresap
air. Untuk menjaga aliran air limpasan tersebut bekerja dengan baik, maka inspeksi maupun
pemeliharaan dilakukan.
Inspeksi dibagi dua yaitu inspeksi rutin dan inspeksi khusus

3.1.1 Inspeksi Rutin dan Khusus drainase jalan

Inspeksi merupakan kegiatan pengamatan secara langsung untuk mengetahui secara visual dengan
mencatat kondisi saluran dan kondisi bangunan beserta sarana pelengkapnya; mengidentifikasi
implikasi kondisi saluran terhadap fungsi drainase.
inspeksi rutin dilaksanakan minimum dua kali satu tahun, pada awal musim hujan dan akhir musim
hujan dan hasil inspeksi perlu dicatat dengan cara yang mudah, jelas dan standar/baku, sehingga
dapat dipakai sebagai bahan/data untuk evaluasi dalam penyusunan program kegiatan
pemeliharaan;

Terdapat aspek-aspek yang harus memperhatikan, yaitu:


(1) aspek efisiensi dan koordinasi;
(2) aspek keselamatan;
(3) aspek kelancaran lalulintas.

3
Inspeksi Khusus diadakan jika terdapat peristiwa/kejadian tertentu (luar biasa) seperti: bencana alam,
kecelakaan lalulintas dan atau informasi dari masyarakat sekitarnya. Kegiatan ini merupakan kegiatan
pengamatan secara langsung untuk mengetahui secara visual kondisi saluran dan kondisi bangunan
beserta sarana pelengkapnya. Hasil inspeksi perlu dicatat dengan cara yang mudah, jelas dan
standar/baku, sehingga dapat digunakan sebagai bahan/data untuk evaluasi dalam penyusunan
program kegiatan pemeliharaan khusus.
Terdapat aspek-aspek yang harus memperhatikan:
(1) aspek efisiensi dan koordinasi;
(2) aspek keselamatan;
(3) aspek kelancaran lalulintas.

3.1.2 Pemeliharaan drainase

Pada dasarnya pekerjaan pemeliharaan adalah tindakan perbaikan yang tergantung dari
besarnya kerusakan yang ditemukan pada saat dilakukan inspeksi rutin maupun inspeksi khusus.
Sasaran pekerjaan pemeliharaan/perbaikan adalah mengembalikan kondisi drainase sesuai dengan
desain/perencanaan yang telah dibuat, paling tidak untuk memenuhi kebutuhan yang terjadi.

Kerusakan saluran secara fisik dikategorikan sebagai berikut:


1) kerusakan ringan, yaitu kerusakan saluran yang dapat diperbaiki saat itu dan tidak
memerlukan waktu yang lama;
2) kerusakan sedang, yaitu kerusakan saluran yang dapat diperbaiki saat itu, namun
memerlukan material dan waktu yang lama dari kerusakan ringan;
3) kerusakan berat, yaitu kerusakan saluran yang diakibatkan oleh kencelakaan kendaraan atau
bencana alam sehingga dalam perbaikannya memerlukan penanganan khusus dengan waktu
perbaikan yang relatif lama.

Daftar kerusakan ringan, sedang, dan berat ditunjukkan pada Lampiran.

3.1.3 Aspek keselamatan dan peralatan

Keselamatan kerja pada saat pelaksanaan inspeksi maupun pemeliharaan perlu


mendapatkan perhatian karena akan mempengaruhi pelaksanaan inspeksi. Beberapa hal yang harus
dilakukan adalah:

4
1) mempersiapkan peralatan dan bahan dalam keadaan siap pakai merupakan hal yang perlu
diperhatikan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
2) jika diperlukan mempersiapkan perambuan lalu-lintas sementara secukupnya dan petugas
pengatur lalulintas untuk keselamatan pelaksanan inspeksi maupun pengguna jalan.
3) menempatkan peralatan dan bahan di tepi jalan secara aman terutama di lokasi rawan
kecelakaan.
4) personil yang terlibat dalam pelaksanaan inspeksi rutin harus berpakaian yang memenuhi
unsur keselamatan dan perlindungan dari gangguan alam (hujan, panas, dan lain-lain).
5) kondisi dan situasi yang terjadi seperti bencana alam, perlu lebih waspada dengan
mempersiapkan segala kemungkinan (lapor, dan lain-lain).

Peralatan dan bahan yang dibutuhkan untuk kegiatan inspeksi khusus antara lain : alat ukur; alat tulis;
bahan formulir; kendaraan, yang memenuhi persyaratan laik pakai.

Dalam melakukan pemeliharaan, dibutuhkan peralatan seperti: cangkul, skop, karung plastik, tali rafia,
gerobak dorong, palu, cangkul garpu, serokan, topi kerja (Helm pengaman), katrol, dump truck atau
truck pick up. Sedangkan bahan-bahan yang diperlukan seperti: batu pecah, pasir, dan semen PC .

3.2 Prosedur

Berikut ini ditunjukkan diagram alir pekerjaan inspeksi dan pemeliharaan.

5
Gambar 1 Diagram alir pekerjaan inspeksi dan pemeliharaan

3.2.1 Inspeksi rutin

Prosedur inspeksi rutin adalah :


1) Siapkan segala peralatan dan bahan yang diperlukan untuk inspeksi termasuk kendaraan,
perlengkapan keselamatan dan formulir inspeksi.
Dalam pelaksanaannya, disarankan untuk membuat formulir ceklis sehingga segala kebutuhan
tidak ada yang terlupa atau tertinggal.
2) Lakukan inspeksi secara teliti sesuai dengan kerusakan yang terjadi pada tiap jenis konstruksi
drainase dilengkapi dengan berbagai ukurannya untuk memudahkan evaluasi.

Dari hasil inspeksi di lapangan, selanjutnya dievaluasi dengan langkah-langkah berikut:


1) catat dari mulai stasiun pendangkalan/kerusakan sampai stasiun akhir pendangkalan/kerusakan.
Selanjutnya ukur panjang, lebar, tinggi, diameter, pendangkalan/kerusakan.
2) hitung luas, volume dan banyaknya pendangkalan/kerusakan untuk keperluan pekerjaan
pemeliharaan.

3.2.2 Inspeksi khusus

Prosedur inspeksi khusus adalah:


1) Tanggapi masukkan/laporan masyarakat, terjadi bencana alam atau kecelakaan kendaraan;
2) Siapkan segala peralatan dan bahan yang diperlukan termasuk kendaraan, perlengkapan
keselamatan dan formulir inspeksi.
Dianjurkan untuk membuat formulir ceklis sehingga segala kebutuhan tidak ada yang terlupa
atau tertinggal.
3) Lakukan inspeksi secara teliti sesuai dengan kerusakan yang terjadi pada tiap jenis
konstruksi drainase dilengkapi dengan berbagai ukurannya untuk memudahkan evaluasi.

Dari hasil inspeksi di lapangan, selanjutnya dievaluasi dengan langkah-langkah berikut:


1) catat dari mulai stasiun pendangkalan/kerusakan sampai stasiun akhir pendangkalan/kerusakan.
Selanjutnya ukur panjang, lebar, tinggi, diameter, pendangkalan/kerusakan.
2) hitung luas, volume dan banyaknya pendangkalan/kerusakan untuk keperluan pekerjaan
pemeliharaan.

6
3.2.3 Pemeliharaan/perbaikan

Beberapa pemeliharaan/perbaikan drainase jalan ditunjukkan pada Tabel berikut ini.

Tabel 1. pemeliharaan/perbaikan drainase jalan

No Jenis pemeliharaan Prosedur


1 Pembuangan timbunan 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
tanah/rumput liar/berangkal
2) Laksanakan pekerjaan dengan hati-hati jangan sampai merusak
saluran;
dan perbaikan drainase 3) Ambil seluruh timbunan tanah (lihat Gambar 3), rumput
liar atau berangkal dengan menggunakan cangkul atau arit
konstruksi tanah
yang ada di dalam saluran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut/troli;
4) Buang seluruh timbunan tanah, rumput liar atau berangkal
ke luar lokasi pekerjaan atau ke tempat yang telah ditentukan.

Gambar 3 Pengangkatan sampah dari bak kontrol

2 Perbaikan drainase 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
2) Bongkar pasangan batu kali yang kemungkinan masih bakal
konstruksi pasangan batu
rusak;
kali atau bata merah 3) Laksanakan pekerjaan perbaikan pasangan batu kali atau
bata merah sesuai dengan ukuran dan kebutuhan (lihat
Gambar 4);
4) Ambil seluruh hasil bongkaran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut;
5) Buang seluruh hasil bongkaran ke luar lokasi pekerjaan
atau ke tempat yang telah ditentukan.

Gambar 4 Pemasangan batu pasang pada saluran drainase

7
No Jenis pemeliharaan Prosedur
3 Perbaikan drainase 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
2) Bongkar beton yang kemungkinan masih bakal rusak;
konstruksi beton
3) Buat bekisting beton sesuai dengan ukuran dan kebutuhan;
bertulang dan tidak 4) Potong dan atur besi beton sesuai dengan ukuran dan
kebutuhan;
bertulang 5) Lakukan pengadukan sesuai persyaratan dan volume sesuai
dengan kebutuhan;
6) Lakukan perbaikan beton sesuai dengan ukuran dan kebutuhan;
7) Ambil seluruh hasil bongkaran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut;
8) Buang seluruh hasil bongkaran ke luar lokasi pekerjaan
atau ke tempat yang telah ditentukan.

4 Perbaikan gorong-gorong 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
2) Bongkar pasangan gorong-gorong beton yang rusak;
konstruksi beton
3) Atur dan pasangkan gorong-gorong beton yang mempunyai
ukuran sesuai kebutuhan untuk mengganti yang rusak;
4) Lakukan pengadukan sesuai persyaratan dan volume sesuai
dengan kebutuhan;
5) Sambungan antara gorong-gorong beton dipasang selimut
adukan;
6) Ambil seluruh hasil bongkaran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut;
7) Buang seluruh hasil bongkaran ke luar lokasi pekerjaan
atau ke tempat yang telah ditentukan.

5 Perbaikan gorong-gorong 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
2) Bongkar pasangan gorong-gorong besi yang rusak;
pipa besi bergelombang
3) Atur dan pasangkan gorong-gorong pipa besi baru yang
(corrugated steel) mempunyai ukuran sesuai kebutuhan untuk mengganti yang
rusak;
4) Sambungan antara gorong-gorong besi dipasang selimut
adukan;
5) Ambil seluruh hasil bongkaran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut;
6) Buang seluruh hasil bongkaran ke luar lokasi pekerjaan
atau ke tempat yang telah ditentukan

6 Perbaikan bak kontrol 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
2) Bongkar pasangan batu kali atau bata yang kemungkinan masih
konstruksi pasangan batu
bakal rusak;
kali atau bata merah 3) Laksanakan pekerjaan perbaikan pasangan batu kali atau bata
merah sesuai dengan ukuran dan kebutuhan;
4) Ambil seluruh hasil bongkaran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut;
5) Buang seluruh hasil bongkaran ke luar lokasi pekerjaan atau ke
tempat yang telah ditentukan.

7 Perbaikan bak kontrol 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
2) Bongkar beton yang kemungkinan masih bakal rusak;
8
No Jenis pemeliharaan Prosedur
konstruksi beton 3) Buat bekisting beton sesuai dengan ukuran dan kebutuhan;
4) Potong dan atur besi beton sesuai dengan ukuran dan
bertulang dan tidak
kebutuhan;
bertulang 5) Lakukan pengadukan sesuai persyaratan dan volume sesuai
dengan kebutuhan;
6) Lakukan perbaikan beton sesuai dengan ukuran dan kebutuhan;
7) Ambil seluruh hasil bongkaran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut;
8) Buang seluruh hasil bongkaran ke luar lokasi pekerjaan
atau ke tempat yang telah ditentukan.

8 Perbaikan tutup bak 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
2) Bongkar pasangan batu kali atau bata yang kemungkinan
kontrol konstruksi
masih bakal rusak;
pasangan batu kali atau 3) Laksanakan pekerjaan perbaikan pasangan batu kali atau
bata merah sesuai dengan ukuran dan kebutuhan;
bata merah
4) Ambil seluruh hasil bongkaran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut;
5) Buang seluruh hasil bongkaran ke luar lokasi pekerjaan
atau ke tempat yang telah ditentukan.

9 Pembuangan timbunan 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
2) Laksanakan pekerjaan dengan hati-hati jangan sampai merusak
tanah/rumput
saluran;
liar/berangkal dan 3) Ambil seluruh timbunan tanah, rumput liar atau brangkal
dengan menggunakan cangkul atau arit yang ada di dalam
perbaikan saluran inlet
saluran inlet dan masukkan ke dalam gerobak/alat
konstruksi tanah pengangkut/troli;
4) Buang seluruh timbunan tanah, rumput liar atau brangkal ke
luar lokasi pekerjaan atau ke tempat yang telah ditentukan.

10 Perbaikan saluran inlet 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
2) Bongkar pasangan batu kali atau bata merah yang
konstruksi pasangan batu kemungkinan masih bakal rusak;
kali atau bata merah 3) Laksanakan pekerjaan perbaikan pasangan batu kali atau
bata merah sesuai dengan ukuran dan kebutuhan;
4) Ambil seluruh hasil bongkaran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut;
5) Buang seluruh hasil bongkaran ke luar lokasi pekerjaan
atau ke tempat yang telah ditentukan.

11 Perbaikan saluran inlet 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
2) Bongkar beton cetak yang kemungkinan masih bakal rusak;
konstruksi pasangan
3) Potong dan atur beton cetak sesuai dengan ukuran dan
beton cetak kebutuhan;
4) Lakukan pemasangan beton cetak sesuai dengan ukuran dan
kebutuhan;
5) Ambil seluruh hasil bongkaran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut;
6) Buang seluruh hasil bongkaran ke luar lokasi pekerjaan
atau ke tempat yang telah ditentukan.
9
No Jenis pemeliharaan Prosedur

12 Perbaikan jeruji saluran 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
2) Bongkar tutup saluran inlet yang rusak;
inlet konstruksi besi
3) Potong dan atur besi yang mempunyai ukuran sesuai dengan
beton, besi siku dan besi kebutuhan;
4) Lakukan pengelasan sesuai persyaratan;
kanal
5) Lakukan pemasangan;
6) Ambil seluruh hasil bongkaran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut;
7) Bawa seluruh hasil bongkaran dan simpan atau buang di
tempat yang telah ditentukan.

13 Perbaikan tutup bak 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
2) Bongkar beton yang kemungkinan masih bakal rusak;
kontrol konstruksi beton
3) Buat bekisting beton sesuai dengan ukuran dan kebutuhan;
bertulang dan tidak 4) Potong dan atur besi beton sesuai dengan ukuran dan
kebutuhan;
bertulang 5) Lakukan pengadukan sesuai persyaratan dan volume sesuai
dengan kebutuhan;
6) Lakukan perbaikan beton sesuai dengan ukuran dan kebutuhan;
7) Ambil seluruh hasil bongkaran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut;
8) Buang seluruh hasil bongkaran ke luar lokasi pekerjaan
atau ke tempat yang telah ditentukan.

14 Perbaikan tutup drinase 1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
2) Bongkar tutup drainase dari beton yang rusak;
konstruksi beton
3) Buat bekisting untuk tutup drainase dari beton bertulang
bertulang dan beton tidak sesuai dengan ukuran dan kebutuhan;
4) Potong dan atur besi beton sesuai dengan ukuran dan
bertulang
kebutuhan
5) Lakukan pengadukan sesuai persyaratan dan volume sesuai
dengan kebutuhan;
6) Lakukan perbaikan tutup drainase konstruksi beton
sesuai dengan ukuran dan kebutuhan;
7) Ambil seluruh hasil bongkaran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut/troli;
8) Buang seluruh hasil bongkaran ke luar lokasi pekerjaan
atau ke tempat yang telah ditentukan.

15 Perbaikan tutup drainse


1) Tentukan volume pekerjaan yang akan selesai pada hari itu;
konstruksi besi beton, besi 2) Bongkar tutup drainase dari besi yang rusak;
3) Potong dan atur besi yang mempunyai ukuran sesuai dengan
siku dan besi kanal kebutuhan;
4) Lakukan pengelasan untuk tutup drainase konstruksi besi sesuai
persyaratan;
5) Lakukan pemasangan tutup drainase konstruksi besi;
6) Ambil seluruh hasil bongkaran dan masukkan ke dalam
gerobak/alat pengangkut;
7) Bawa seluruh hasil bongkaran dan simpan atau buang di tempat

10
No Jenis pemeliharaan Prosedur
yang telah ditentukan.

3.2.4 Pelaporan

Setelah dilakukan evaluasi, selanjutnya dibuat laporan atas hasil kegiatan dengan langkah- langkah
sebagai berikut:
1) siapkan untuk setiap interval stasiun tertentu pendangkalan/kerusakan yang terjadi dari hasil
evaluasi inspeksi pemeliharaan lapangan;
2) laporan disertai lampiran hasil evalusi;
3) laporan harus ditandatangi oleh penanggung jawab;
4) laporkan mengenai ukuran saluran (diperkecil, diperbesar dan/atau diperlebar).
5) laporan inspeksi ini dapat dijadikan masukan untuk kegiatan pemeliharaan.
6) hasil inspeksi harus disimpan dengan baik untuk dilakukan evaluasi.

11
Lampiran I
Jenis Kerusakan Pada Elemen Drainase

12
A. Saluran samping dan saluran inlet (terbuka/ tertutup)

Jenis Kerusakan ringan dan sedang Kerusakan berat


Konstruksi Penyebab Kegiatan Bahan Peralatan Tenaga Penyebab Kegiatan B Peralatan Tenaga
Tanah • Endapan lumpur • Penggalian • Cangkul • Tenaga ahli • Tanah ekspansif • Penggalian a • Cangkul • Tenaga
• Timbunan • Pembongkaran • Belincong berpengalaman • Beban lalulintas • Pembongkaran • Belincong ahli
sampah • Pengangkutan • Sekop • Pengawas pada jalan yang • Pengangkutan • Sekop berpengala
• Rumput liar • Pemeliharaan/ • Clurit/Sabit • Pekerja terlatih bahunya kurang • Pemeliharaan/ • Clurit man
• Longsoran talud perbaikan lengan panjang • Pekerja biasa lebar atau akibat perbaikan • Pengki • Pengawas
• Kemiringan • Garuk kendaraan yang • Garuk • Kepala
memanjang • Waterpass parkir di bahu jalan • Troli pekerja
saluran agak • Rollmeter • Bencana alam • Sabit lengan • Pekerja
datar, sehingga • Gerobak dorong • Kecelakaan panjang terlatih
air tidak mengalir • Rambu”Hati-hati” kendaraan • Gerobak dorong • Pekerja
dengan lancar, • Rambu”Ada • Motor grader biasa
mempercepat Perbaikan Jalan” • Dump truck • Operator
sedimentasi. • Rambu”Hati- hati” kendaraan
• Rambu”Ada berat
Perbaikan Jalan”

Pasangan batu • Aliran air • Penggalian • Semen • Cangkul • Tenaga ahli • Tanah ekspansif • Penggalian • Semen • Cangkul • Tenaga
kali dan bata membawa • Pembongkaran • Batu • Belincong berpengalaman • Beban lalulintas • Pembongkaran • Batu • Belincong ahli
merah banyak material • Pengangkutan belah/bata • Sekop • Pengawas pada jalan yang • Pengangkutan belah/ • Sekop berpengala
endapan. • Pemeliharaan/ merah • Martil • Kepala pekerja bahunya kurang • Pemeliharaan/ bata • Martil man
• Saluran tertimbun perbaikan • Pasir pasang • Pengki • Pekerja terlatih lebar atau akibat perbaikan merah • Pengki • Pengawas
longsoran dari • Gerobak dorong • Pekerja biasa kendaraan yang • Pasir • Sendok semen • Kepala
talud tepi jalan. • Sendok semen parkir di bahu jalan pasang • Ember adukan pekerja
• Ember adukan • Bencana alam • Kerikil • Pahat besi • Pekerja
• Benang kasur beton • Palu konde terlatih
• Pahat besi • Roll meter • Pekerja
• Waterpass biasa
• Operator
kendaraan
berat

• Palu konde • Kecelakaan • Gerobak dorong


• Roll meter kendaraan • Dump truck
• Waterpass • Rambu”Hati- hati”
• Rambu”Hati-hati” • Rambu”Ada
• Rambu”Ada Perbaikan Jalan”
Perbaikan Jalan”

13
Beton • Aliran air • Penggalian • Semen • Cangkul • Tenaga ahli • Tanah ekspansif • Penggalian • Paku • Concrete mixer • Tenaga
bertulang / membawa • Pembongkaran • Pasir pasang • Sekop berpengalaman • Turbulensi air deras • Pembongkaran ukuran (beton molen) ahli
tidak bertulang banyak material • Pengangkutan • Sapu/sikat • Pengawas menyebabkan • Pengangkutan 2” – 5” • Sendok berpengala
endapan. penggerusan • Kawat man
beton

Jenis Kerusakan ringan dan sedang Kerusakan berat


Konstruksi Penyebab Kegiatan Bahan Peralatan Tenaga Penyebab Kegiatan Bahan Peralatan Tenaga
• Saluran tertimbun • Pemeliharaan / • Dumptruck/ • Pekerja terlatih (scouring) pada • Pemeliharaan/ • Semen semen • Pengawas
longsoran dari perbaikan gerobak dorong • Pekerja biasa dasar saluran perbaikan • Pasir beton • Alat pembuat • Kepala
talud tepi jalan. • Sopir dumptruck maupun dinding • Agregat beton mortar pekerja
konstruksi • Sekop • Pekerja
• Beban lalulintas • Cangkul terlatih
pada jalan yang • Sikat kawat • Pekerja
bahunya kurang • Pahat besi biasa
lebar Uplift (gaya • Palu konde
angkat) dari air tanah • Sendok
menyebabkan semen
kerusakan dasar • Ember adukan
saluran (retak dan
• Benang kasur
pecah)
• Rollmeter
• Bencana alam
• Waterpass
• Kecelakaan
• Gegep
kendaraan
• Rambu”Hati-
hati”
• Rambu”Ada
Perbaikan
Jalan”

Keterangan :
Penggalian : Kegiatan pembersihan endapan/ timbunan sampah, material lepas
Pembongkaran : Membongkar bagian dari kontruksi yang rusak
Pengangkutan : Mengangkut material sisa dari kegiatan penggalian/pembongkaran ke tempat yang aman/ditentukan
Pemeliharan/perbaikan : Mengembalikan kondisi konstrusi sesuai dengan desain perencanaan.

14
B. Gorong-gorong

Kerusakan ringan dan Kerusakan berat


Jenis Konstruksi
Penyebab Kegiatan sedang
Bahan Peralatan T Penyebab Ke Bahan Peralatan Tenaga
Pipa besi • Karat • Penggalian • Semen • Cangkul • e
Tenaga • Beban berat • giat
Penggalian • Semen • Cangkul • Tenaga ahli
berombak • Endapan • Pembongkaran • Pasir pasang • Sekop ahli • Bencana alam • Pembongkaran • Pasir pasang • Linggis berpengalaman
(corrugated steel • Sampah • Pengangkutan • Batu kali • Tangga berpengal • Kecelakaan kendaraan • Pengangkutan • Batu kali • Sekop • Pengawas
pipe) • Batang • Pemeliharaan/ • Bata • Dumptruck/gero aman • Inlet gorong- gorong tidak • Pemeliha • Bata • Tangga • Kepala pekerja
kayu perbaikan bak dorong • Pengawas dilengkapi dengan bak raan/ • Dumptruck/ • Tukang las
• Garuk/garpu • Pekerja penampung (catch basin) perbaikan gerobak • Pekerja biasa
• Clurit lengan terlatih sehingga air langsung dorong • Sopir dumptrcuk
panjang • Pekerja mengalir masuk ke gorong- • Garuk/garpu
• Pompa air dan biasa gorong dengan benda- • Clurit lengan
penyemprot air • Sopir benda yang hanyut panjang
• Rambu”Hati- dumptruck terbawa air • Pompa air
hati” dan
• Rambu”Ada penyemprot
Perbaikan air
Jalan” • Rambu”Hati-
hati”
• Rambu”Ada
Perbaikan
Jalan”

15
Beton bertulang/ • Endapan • Penggalian • Semen • Cangkul • Tenaga • Beban berat • Penggalian • Semen • Sekop • Tenaga ahli
tidak bertulang • Sampah • Pembongkaran • Pasir pasang • Sekop ahli • Bencana alam • Pembongkaran • Kerikil beton • Concrete berpengalaman
• Batang • Pengangkutan • Batu kali • Tangga berpengal • Kecelakaan kendaraan • Pengangkutan • Pasir pasang mixer • Pengawas
kayu • Pemeliharaan/ • Bata • Dumptruck/ aman • Inlet gorong- gorong tidak • Pemeli • Aspal • Sekop • Kepala pekerja
perbaikan gerobak dorong • Pengawas dilengkapi dengan bak haraan/ • Batu belah • Sendok • Tukang batu
• Garuk/garpu • Pekerja penampung (catch basin) perbaika • Bata semen • Tukang las
• Clurit lengan terlatih sehingga air langsung n • Ember • Pekerja biasa
panjang • Pekerja mengalir masuk ke gorong- semen • Sopir dumptruck
• Pompa air dan biasa gorong dengan benda- • Sikat kawat
penyemprot air • Sopir benda yang hanyut • Alat pembuat
• Rambu”Hati- dumptruck terbawa air mortar
hati” • Dasar gorong- gorong • Dumptruck/g
• Rambu”Ada tergerus air (scouring) erobak
Perbaikan • Sambungan dorong
Jalan” • Pompa air
dan penyem
prot air
• Rambu”Hati-
hati”
• Rambu”Ada
Perbaikan
Jalan”

Kerusakan ringan dan Kerusakan berat


Jenis Konstruksi
Penyebab Kegiatan sedang
Bahan Peralatan T Penyebab Ke Bahan Peralatan Tenaga
e gorong-gorong giat
(joint) kurang sempurna
pemasangan nya
• Konstruksi gorong-
gorongnya sendiri sudah
lecet pada awal
pemasangan nya,
sehingga kerusakan
semakin mengembang
setelah difungsikan.

Keterangan :
Penggalian : Kegiatan pembersihan endapan/ timbunan sampah, material lepas
Pembongkaran : Membongkar bagian dari kontruksi yang rusak
Pengangkutan : Mengangkut material sisa dari kegiatan penggalian/pembongkaran ke tempat yang aman/ditentukan
Pemeliharaan/perbaikan : Mengembalikan kondisi konstrusi sesuai dengan desain perencana

16
C. Bak kontrol
Jenis Kerusakan ringan dan sedang Kerusakan berat
Konstruksi Penyebab Kegiatan Bahan Peralatan Tenag Penyebab Kegiatan Bahan Peralatan Tenaga
Konstruksi • Endapan lumpur • Penggalian • Semen • Cangkul • a ahli
Tenaga • Tanah ekspansif • Penggalian • Semen • Cangkul • Tenaga ahli
pasangan • Timbunan • Pembongkaran • Batu • Belincong berpengalama • Vibrasi • Pembongkaran • Batu belah/bata • Belincong berpengalaman
batu kali dan sampah • Pengangkutan belah/bata • Sekop n kendaraan berat • Pengangkutan merah • Sekop • Pengawas
bata merah • Erosi/gerusan • Pemeliharaan/ merah • Tangga • Pengawas • Bencana alam • Pemelihara • Pasir pasang • Tangga • Kepala pekerja
perbaikan • Pasir pasang • Dumptruck/ • Kepala tukang • Kecelakaan an/ • Dumptruck/ • Pekerja terlatih
gerobak dorong • Sopir dumptruck kendaraan perbaikan gerobak dorong • Pekerja biasa
• Pahat besi • Pekerja biasa • Pahat besi
• Palu konde • Palu konde
• Martil • Martil
• Rollmeter • Rollmeter
• Water pass • Water pass
• Rambu”Hati- hati” • Rambu”Hati-
• Rambu”Ada hati”
Perbaikan Jalan” • Rambu”Ada
Perbaikan Jalan”

Kontruksi • Endapan lumpur • Penggalian • Semen • Cangkul • Tenaga ahli • Tanah ekspansif • Penggalian • Paku ukuran 2”- • Cangkul • Tenaga ahli
beton • Timbunan • Pembongkaran • Batu belah • Sekop berpengalama • Vibrasi • Pembongkaran 5” • Sekop berpengalaman
bertulang/tidak sampah • Pengangkutan • Pasir pasang • Tangga n kendaraan berat • Pengangkutan • Kawat beton • Tangga • Pengawas
bertulang • Erosi/gerusan • Pemeliharaan/ • Martil • Pengawas • Bencana alam • Pemelihara • Semen • Martil • Kepala tukang
perbaikan • Kunci besi • Kepala tukang • Kecelakaan an/ • Pasir beton • Kunci besi • Tukang kayu
• Gegep • Tukang kayu kendaraan perbaikan • Agregat beton • Gegep • Pekerja biasa
• Pahat besi • Pekerja biasa • Pahat besi • Tukang besi
• Palu konde • Tukang besi • Palu konde • Tukang tembok
• Sendok semen • Tukang tembok • Dolak • Sopir dumptruck
• Ember adukan • Sopir dumptruck • Gergaji kayu
• Rollmeter • Sendok semen
• waterpass • Ember adukan
• Dumptruck/gero bak • Rollmeter
dorong • waterpass
• Rambu”Hati- hati” • Dumptruck/gero
• Rambu”Ada bak dorong
Perbaikan Jalan” • Rambu”Hati-
hati”
• Rambu”Ada
Perbaikan Jalan”
Keterangan :
Penggalian : Kegiatan pembersihan endapan/ timbunan sampah, material lepas
Pembongkaran : Membongkar bagian dari kontruksi yang rusak
Pengangkutan : Mengangkut material sisa dari kegiatan penggalian/pembongkaran ke tempat yang aman/ditentukan
Pemeliharaan/perbaikan : Mengembalikan kondisi konstrusi sesuai dengan desain perencanaan

17
D. Tutup saluran samping dan tutup bak kontrol
Kerusakan ringan dan Kerusakan berat
Jenis Konstruksi
Penyebab Kegiatan sedang
Bahan Peralatan Tenaga Penyebab Kegiatan Bahan Peralatan Tenaga
Kontruksi beton • Beban dari • Penggalian • Semen • Cangkul • Tenaga ahli • Beban berat • Penggalian • Paku ukuran • Cangkul • Tenaga ahli
bertulang/tidak kendaraan yang • Pembongkara • Pasir beton • Belincong berpengalaman • Bencana • Pembongkar 2”- 5” • Belincong berpengalam
bertulang melintas/parkir n • Agregat • Sekop • Pengawas alam an • Kawat beton • Sekop an
melewati tutup • Pengangkuta beton • Martil • Kepala tukang • Kecelakaan • Pengangkuta • Semen • Martil • Pengawas
• Konstruksinya n • Pahat besi • Tukang besi kendaraan n • Pasir beton • Pahat besi • Kepala
sendiri sudah • Pemelihar • Palu konde • Tukang tembok • Pemeliha • Agregat beton • Palu konde pekerja
lecet pada awal aan/ • Sendok semen • Pekerja biasa raan/ • Sendok semen • Pekerja
pemasangan, perbaikan • Ember adukan • Sopir dumptruck perbaika • Ember adukan terlatih
sehingga • Benang kasur n • Benang kasur • Pekerja biasa
kerusakan • Gegep • Gegep • Sopir
berkembang dumptruck
• Pengki • Pengki
setelah
• Waterpass • Waterpass
difungsikan
• Rollmeter • Dumptruck/gero bak
• Dumputruck/ger dorong
obak dorong • Rollmeter
• Rambu”Hati- • Rambu”Hati- hati”
hati” • Rambu”Ada Perbaikan
• Rambu”Ada Jalan”
Perbaikan Jalan”
Kontruksi besi • Karat • Penggalian • Besi • Cangkul • Tenaga ahli • Beban berat • Penggalian • Cangkul • Tenaga ahli
beton, besi siku • Pembongkara beton/besi • Belincong berpengalaman • Bencana • Pembongkar • Gergaji besi berpengalam
dan besi kanal n siku/besi • Pahat besi • Kepala tukang alam an • Kunci besi an
• Pengangkuta kanal • Martil • Pengawas • Kecelaka an • Pengangkuta • Sekop • Pengawas
n • Pengki • Tukang besi kendaraan n • Martil • Kepala
• Pemelihar • Sekop • Pekerja biasa • Pemeliha • Pahat besi pekerja
aan/ • kunci besi • Sopir dumptruck raan/ • Palu konde • Tukang besi
perbaikan • gegep perbaika • Sendok semen • Tukang
• dumptruck/gerob n • Ember adukan tembok
ak dorong • Benang kasur • Pekerja biasa
• Rambu”Hati- • Gegep • Sopir
hati” • Pengki dumptruck
• Rambu”Ada • Waterpass
Perbaikan Jalan” • Dumptruck/gero bak
dorong
• Rollmeter
• Rambu”Hati- hati”
• Rambu”Ada Perbaikan
Jalan”

Keterangan : Penggalian : Kegiatan pembersihan endapan/ timbunan sampah, material lepas Pembongkaran : Membongkar bagian dari kontruksi yang rusak
Pengangkutan : Mengangkut material sisa dari kegiatan penggalian/pembongkaran ke tempat yang aman/ditentukan
Pemeliharaan/perbaikan : Mengembalikan kondisi konstrusi sesuai dengan desain perencanaan
18
Lampiran II
Contoh-contoh gambar ilustrasi

A. Peralatan keselamatan kerja

No. Gambar Nama Bahan Fungsi


1. Helm Plastik atau • Melindungi kepala
sejenisnya dari benda-benda
keras

2. Sarung Karet atau • Melindungi tangan


Tangan kulit dari lecet dan
sebagainya

3. Rompi Plastik • Sebagai tanda


dengan pengenal petugas
warna merah yang sedang
atau oranye melakukan tugas

B . Peralatan pekerjaan pemeliharaan

No. Gambar Nama Fungsi


1. Belincong • Menggali tanah
• Membuat badan saluran

2. Cangkul • Menggali tanah


• Memindahkan tanah
• Mengaduk adukan semen
3. Sabit • Membabat rumput dan ilalang

4. Meteran • Untuk pengukuran

19
No. Gambar Nama Fungsi
5. Sabit lengan • Membabat rumput dan ilalang
panjang yang tidak terjangkau

6. Penggaruk • Membersihkan sisa potongan


rumput di daerah sekitar saluran
• Mengangkat sampah dari badan
saluran

7. Gergaji • Memotong kayu

8. Kampak • Membelah kayu

9. Martil • Membuat patok


• Pemecah batu

10. Golok • Membelah kayu


• Membabat rumput

11. Sekop • Memindahkan tanah atau pasir

12. Sendok Tembok • Memplester tembok

13. Gerobak dorong • Mengangkut bahan atau


material pekerjaan
• Mengangkut limbah kontruksi
atau sampah

14. Water pass • Mengukur kerataan permukaan


tanah

20
Pd T-14-2005-B

Lampiran III
Formulir inspeksi drainase jalan Contoh pengisian formulir
Jenis Inspeksi: Rutin/ Sketsa situasi:
Khusus*
Nama jalan: Arah : ________ Pelaksanaan inspeksi:
Kota Kiri/ka : ________ Penanggung jawab:
Km awal:________
Km akhir:________
Elemen Drainase Bentuk Jenis kerusakan Panjang/volume Tindakan yang Keterangan
&Dimensi kerusakan diperlukan
Saluran samping terbuka ...... endapan, sampah, tanaman ..... Angkat
...... dinding retak endapan/sampah
....... dinding runtuh ..... Perbaikan
...... dasar saluran retak ..... Rekonstruksi
...... dasar saluran amblas
Saluran samping tertutup ...... endapan, sampah, tanaman ..... angkat endapan/
...... dinding retak sampah
....... dinding runtuh ...... penggelontoran
...... dasar saluran retak ..... Perbaikan
...... dasar saluran amblas ..... Rekonstruksi
Inlet ...... endapan/ tertutup ..... Perbaikan
...... jeruji rusak ..... Rekonstruksi
Saluran inlet/tali air ...... endapan, sampah, tanaman ..... Perbaikan
...... penutup rusak ..... Rekonstruksi
Gorong-gorong ...... retak ..... Perbaikan
...... patah ..... ganti
...... hancur
Penutup saluran ..... beton retak ..... Perbaikan
samping/ saluran inlet/ ..... beton patah ..... ganti
bak kontrol ..... beton hancur ..... las ulang
..... besi copot/kropos ..... perbaikan
..... besi patah