Anda di halaman 1dari 2

PEMILIHAN PORTOFOLIO

1. Jelaskan perbedaan antara portofolio efisien dengan portofolio optimal!


Portofolio Efisien : Portofolio dengan return tertinggi pada resiko tertentu atau portofolio dengan resiko
terendah pada return tertentu. Dalam pembentukan portofolio, investor selalu ingin memaksimalkan return
harapan dengan tingkat risiko tertentu yang bersedia ditanggungnya
Portofolio Optimal : Portofolio yang dipilih sesuai preferensi investor dari himpunan portofolio set. Dalam
pembentukan portofolio, investor memilih portofolio dari sekian banyak pilihan yang ada pada kumpulan
portofolio efisien

2. Apakah pengaruh adanya aset bebas risiko terhadap efisien frontier?


Pengaruh adanya aset bebas risiko terhadap efisien frontier dapat dijelaskan dengan sebagai berikut. Dengan
menghubungkan titik Rfdan pilihan portofolio pada efficient frontier akan ditemukan suatu kombinasi baru
yang sebelumnya belum ditemukan pada model Markowitz, maka efficient frontier akan berubah membentuk
garis lurus yang menghubungkan Rf dan titik porofolio optimal yang dipilih investor. Jika investoR
menginvestasikan seluruh dananya (100%) pada aset bebas resiko, maka return yang diharapkan adalah dengan
risiko sebesar nol. Return yang diharapkan akan ditentukan oleh porsi dana yang diinvestasikan pada aset
berisiko dan aset bebas risiko. Semakin besar porsi dana yang diinvestasikan pada aset berisiko, semakin besar
return yang diharapkan dari portofolio tersebut.

3. Bagaimana kita dapat menilai preferensi risiko seorang investor dengan menggunakan kurva indeferen?
Preferensi investor menentukan pilihan portofolio investor terrhadap resiko yang terdapat didalam kurva
indeferen ditunjukan oleh kurva utilitas investor. Pilihan investor akan berada pada atitik persinggungan antara
kurva utilitas investor dengan garis permukaan efisien. Pilihan portofolio investor akan semakin mendekati aset
bebas risiko, demikian pula semakin agresif seorang investor berarti semakin berani dia menanggung risiko,
sehingga pilihan portofolionya akan semakin mendekati portofolio paada aset berisiko.

4. Jelaskan pengertian tentang investasi, instrumen keuangan, investor dan pasar keuangan serta berikan
penjelasan keterkaitannya satu sama lain!
Jawab :
Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumberdaya lainnya yang dilakukan pada saat ini, dengan
tujuan memperoleh keuntungan dimasa datang.
Instrumen keuangan adalah kontrak yang mengakibatkan timbulnya asset keuangan bagi satu entitas dan
kewajiban keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas lainnya.
Investor adalah pihak-pihak yang melakukan investasi
Pasar keuangan adalah merupakan mekanisme pasar yang memungkinkan bagi seorang atau koporasi untuk
dengan mudah dapat melakukan transaksi penjualan dan pembelian dalam
bentuk sekuritas keuangan (seperti saham dan obligasi)
Keterkaitan antara investasi, instrument keuangan, investor dan pasar keuangan adalah sebagai berikut :
Pasar Keuangan bertindak sebagai penghubung antara para investor dengan perusahaan ataupun institusi
pemerintah melalui perdagangan instrumen keuangan jangka panjang seperti Obligasi, Saham dan lain
sebaginya.

5. Apa yang saudara ketahui tentang risiko sistematis dan risiko non sistematis? Berikan penjelasan secara
rinci serta dilengkapi dengan contohnya masing-masing! Mana antara risiko sistematis dan risiko non
sistematis yang paling penting untuk analisis pembentukan portofolio?
Jawab :
Risiko sistematis atau dikenal dengan risiko pasar atau risiko umum (general risk) merupakan risiko yang
berkaitan dengan perubahan yang terjasi di pasar secara keseluruhan. Perubahan pasar tersebut akan
mempengaruhi variabilitas return suatu investasi. Dengan kata lain, risiko sistematis merupakan risko yang
tidak dapat didiversifikasi. Resiko sistematis akan tetap ada walaupun diversifikasi telah dilakukan seoptimal
mungkin.
Contoh : pada saat awal krisis dimana mata uang Rupiah terdepresiasi hebat, pertumbuhan ekonomi negatif,
dan indeks turun tajam, maka dapat dipastikan apapun portofolio saham anda pasti akan mengalami capital loss.
Risiko non sistematis atau dikenal dengan risiko spesifik (risiko perusahaan) adalah risiko yang tidak terkait
dengan perubahan pasar secara keseluruhan. Risiko perusahaan lebih terkait pada perubahan kondisi mikro
perusahaan penerbit sekuritas. Dalam manajemen portofolio disebutkan bahwa risiko perusahaan bisa
diminimalkan dengan melakukan diversifikasi asset dalam suatu portofolio. resiko nonsistematis bisa
dihilangkan melalui diversifikasi.
Contoh : resiko operasi atau resiko keuangan perusahaan.
Yang paling penting untuk analisis pembentukan portofolio adalah risiko sistematis, karena risiko non
sistematis dapat dihilangkan dengan diversifikasi, sedangkan risiko sistematis walaupun di diversifikasi, tidak
dapat dihilangkan. Risiko sistematis yang dalam istilah manajemen keuangan disebut sebagai Beta (β), dapat
digunakan untuk mengukur volatilitas dari suatu saham atau portfolio suatu saham bila dibandingkan dengan
pasar secara keseluruhan. Beta seringkali memiliki pengaruh terhadap persepsi seorang investor ketika akan
membeli saham tertentu. Oleh karena itu menentukan Beta atas suatu saham atau Beta dalam suatu portfolio
sangatlah penting bagi para investor, karena berpengaruh terhadap persepsi risk return trade-off para investor

6. Jelaskan apa yang dimaksud dengan efficient frontier dan langkah-langkah pembuatan efficient frontier
terkait serta tunjukkan langkah mana yang saudara anggap paling kritikal buat seorang investor.
Jawab :
Efficient frontier adalah sebuah konsep dalam teori portofolio modern diperkenalkan oleh Harry Markowitz dan
lainnya. Kombinasi dari aset, yaitu portofolio , disebut sebagai “efisien” jika memiliki yang terbaik
mungkindiharapkan tingkat pengembalian untuk level dari risiko(biasanya proksi oleh standar deviasi dari
return portofolio),
Langkah –langkah membuat efficient frontier adalah sebagai berikut :
a) Tentukan minimal 2 saham yang beda industry
b) Tentukan data risk & return dari 2 saham diatas
c) Tentukan alternative-alternatif proporsi dari kedua saham
d) Tentukan risk & return dari portofolio
e) Tentukan portofolio yang efisien

- Langkah yang paling kritkal menurut saya adalah menentukan alternatif-alternatif proporsi dari kedua
saham, karena dengan adanya proporsi, maka risk dan return dapat dihitung sehingga untuk mengurangi resiko
kita dapat melakukan diversifikasi.