Anda di halaman 1dari 4

PANDUAN BLENDED LEARNING

UNTUK DICERMATI DAN DILAKSANAKAN SEBAIK-BAIKNYA.


Kepada Semua Peserta Kuliah Yang Tercinta.
Untuk Semester ini, kita menggunakan model pembelajaran Blended Learning, yaitu model
pembelajaran yang mengkombinasikan antara Kuliah Tatap Muka (konvensional), dengan Kuliah Online.
Di manca negara kecenderungan penggunaan blended learning (bahkan online learning) semakin meningkat
dalam beberapa tahun terakhir ini. Misalnya, Amerika Serikat telah memproyeksikan bahwa pada tahun
2014 lebih dari 80% dari semua mahasiswa pada pendidikan tingginya mengambil sekurang-kurangnya satu
mata kuliah online. Dan pada tahun 2009 tak kurang dari 75% dari instistusi pendidikannya telah
menawarkan pendidikan online (Christensen, Horn, & Caldera, 2011; Nagel, 2010).

Beberapa hasil penelitian internasional terbaru pun menunjukkan hasil yang positif terhadap
penggunaan blended maupun online learning terhadap sikap, minat, prestasi dan kreativitas siswa dalam
belajar, antara lain:

1. Joseph B. Umoh,& Ekemini T. Akpan (2014) menunjukkan manfaat penggunaan blended e-learning
dalam meningkatkan sikap dan kepercayaan diri siswa dalam belajar matematika.
2. Garrison, D. R, (2013) menunjukkan bahwa dalam konteks pembelajaran sekolah, penggunaan teknologi
pembelajaran online menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan dengan pembelajaran tatap muka.
Berbeda dengan komunikasi verbal spontan pada lingkungan belajar tatap muka biasa, lingkungan
belajar blended learning di mana komunikasi tertulis terjadi secara asynchronous dapat memberikan
kondisi yang mempromosikan pertanyaan reflektif, lebih bermakna, dan bermanfat, serta meningkatkan
kepercayaan diri siswa
3. Shalman Khan (2012; 21-27) menunjukkan bahwa video-vedeo pembelajaran matematika online
memberikan kepada siswa pengalaman yang aman, personal, nyaman dan menggugah pikiran. Sehingga
pada akhirnya siswa dapat mengalamai momen-momen “Aha”, di mana siswa yakin dapat memahami
konsep matematika dengan mendalam”.
4. Abramovitz, B., Bererman, A., & Shvartsman. L. (2012) menujukkan bahwa belajar matematika melalui
bantuan sumber online seperti video, animasi konsep matematika yang relevan dan menantang dapat
meningkatkan rasa ingin tahu siswa. Namun dinyatakan pula, bahwa baik siswa dan guru merasa lebih
nyaman dalam komunikasi asynchronous melalui pembelajaran online, karena semua pernyataan dan
pertanyaan menjadi lebih bermakna dan reflektif, dari pada komunikasi spontan lewat pembelajaran
tatap muka.
Dari pengalaman menggunakan langsung dalam perkuliahan sepanjang tahun 2014, dan hasil penelitian
paying tahun 2014, dan juga penelitian skripsi mahasiswa tahun 2014, penerapan blended learning
menunjukkan hasil yang sangat positif, baik dari segi peningkatan hasil belajar maha(siswa), peningkatan
sikap dan karakter siswa dan mahasiswa. Hal ini dapat dilihat pada Hasil Penelitian ( I Gusti Putu Sudiarta,
2014), Skripsi Hermawan, Sudiani, Dewi Astuti, Pindari, Deviana (2014). Penerapan blended learning
berpengaruh positif terhadap:
1. Prestasi belajas siswa
2. Kemampuan pemecahan masalah siswa
3. Pemahaman konsep siswa
4. Sikap kemandirian dan kesiapan siswa
5. Keranian siswa dalam bertanya, dan berdiskusi
6. Tanggunjawab siswa terhadap tugas dan kemajuan belajar

Untuk itu, pada semester ini, ganjil tahun 2015, Prof. Dr. Phil. I Gusti Putu Sudiarta, M.Si dengan
konsisten menerapkan model blended learning secara utuh, dengan menggunakan fasilitas blended learning
www.duniaprestasi.com yang dapat digunakan secara gratis, dengan ketentuan-ketentuan sbb:

I. KETENTUAN PELAKSANAAN
1. Dari 16 rencana pertemuan tatap muka sesuai SAP yang ada, maka 8 kali akan menggunakan tatap
muka, dan 8 kali sisanya menggunakan kuliah online, termasuk UTS dan UAS.
2. Pertemuan ke Nol (tidak dihitung di administrasi perkuliahan): Satu pertemuan perkuliahan awal
dilaksanakan secara tatap muka, yang berisi motivasi dan pengenalan materi, dan persiapan-
persiapan perkuliahan, registrasi online, dll, untuk memastikan bahwa kuliah online dapat
dilaksanakan dengan baik. Hanya jika setelah dipastikan kuliah online dapat dilaksanakan, maka
dapat diputuskan kuliah berikutnya berupa kuliah online.
3. Pertemuan Pertama (Tatap Muka + Diskusi Online): Membahas indikator-indikator Pertemuan
Pertama sesuai Silabus, dilakukan dengan tatap muka, tapi materi-materi yang diperlukan, seperti
makalah, video, dll, sudah harus diunggah oleh mahasiwa, paling lambat 24 jam sebelum jadwal
kuliah. Kuliah tatap muka berlansgung seperti biasanya, tetapi tidak berhenti pada jadwal tatap muka
hari itu saja, namun dilanjutkan dalam bentuk diskusi online yang dipandu oleh pemakalah sesuai
jadwal, sampai Diskusi online untuk sesi ini ditutup, yaitu 24 jam sebelum jadwal kuliah berikutnya.
Ditutup oleh pemakalah dengan memberikan Kesimpulan Diskusi Minggu Ini.
4. Pertemuan Kedua (Online Penuh): Pemakalah pada pertemuan kedua membahas materi kuliah
sesuai dengan indicator-indikator pertemuan kedua pada silabus. Perlengkapan, seperti makalah,
video, dll, harus sudah diunggah oleh mahasiswa 24 jam sebelum jadawal kuliah semestinya. Pada
jadwal kuliah online ini, siswa diharapkan berada di kampus terutama di ruangan/luar ruangan yang
memiliki akses wifi internet, atau dimana saja yang memiliki akses intenet. Tentu saja mahasiswa
diharapkan bersikap dewasa dan bertanggungjawab, serta mampu menunjukkan kemandiriannya
dalam belajar online. Diskusi Online berlangsung fleksibel sesuai dengan waktu yang dimiliki oleh
mahasiswa, terus berlangsung sampai ditutup oleh pemakalah pada sesi ini, yaitu 24 jam sebelum
jadwal kuliah berikutnya, yaitu Kuliah Pertemuan Ketiga berupa Tatap Muka+Diskusi online seperti
pada Pertemuan Pertama.
a. Pemakalah bertindak sebagai presenter, narasumber, melayani diskusi online dengan
baik, mengayomi, menggugah, memotivasi dan membuka wawasan yang luas dan
multiperspektif.
b. Semua perseta kuliah diharapkan memanfaatkan diskusi online ini untuk mengajukan
pertanyaan, jawaban, kritikan, gagasan, maupun ide-ide yang reflektif, bermakna, luas
dan dewasa.
c. Masing-masing perserta harus pernah mengajukan pertanyaan dan jawaban masing-
masing minimal sekali pada setiap sesi diskusi online, dan harus mengenai pokok
bahasan yang relevan.
5. Pertemuan berikutnya, dapat digambarkan pada tabel berikut:

Pertemuan 3 = Pertemuan 1 Pertemuan 10 = Pertemuan 2


Pertemuan 4 = Pertemuan 2 Pertemuan 11 = Pertemuan 1
Pertemuan 5 = Pertemuan 1 Pertemuan 12 = Pertemuan 2
Pertemuan 6 = Pertemuan 2 Pertemuan 13 = Pertemuan 1
Pertemuan 7 = Pertemuan 1 Pertemuan 14 = Pertemuan 2
Pertemuan 8 = UTS Pertemuan 15 = Pertemuan 1
Pertemuan 9 = Pertemuan 1 Pertemuan 16 = UAS

II. PERANGKAT DAN BAHAN PERKULIAHAN

1. Panduan Perkuliahan, Silabus, SAP, Kontrak Perkuliahan, Buku Sumber disiapkan dan diunggah
oleh Dosen
2. Makalah secara berkelompok (2-3 orang) dibuat dan diunggah oleh mahasiswa 24 jam sebelum
jadwal kuliah. Format Makalah Bebas, maksimum 30 halaman, tidak melebihi 2 MG, dalam Format
Pdf, Ukuran A4, Berisi Identitas seperlunya.
3. Video Presentasi dibuat secara individu, berkaitan dengan indicator tertentu sesuai silabus. Dapat
menggunakan power point prefesional yang direkam di Camtasia misalnya, atau menggunakan
aplikasi yang lain seperti prezi, powtoon, video scribe, dll. Presentasi spesifik, tidak bertele-tele,
langsung pada intinya, menggunakan bahasa yang baik. Masing-masing individu membuat presentasi
sebanyak 3 pokok pikiran, berdurasi 3-5 menit. Dalam Format MP4 dengan ukuran maksimal 5 MG
untuk masing-masing pokok pikiran.
4. Pertemuan 3 = Pertemuan 1
5. Pertemuan 4 = Pertemuan 2
6. Pertemuan 5 = Pertemuan 1
7. Pertemuan 6 = Pertemuan 2
8. Pertemuan 3 = Pertemuan 1
9. Pertemuan 4 = Pertemuan 2
10. Pertemuan 3 = Pertemuan 1
11. Pertemuan 4 = Pertemuan 2
12. Pertemuan (Online Penuh):
13. persiJadwa kuliah online dan tatap muka dilakukan secara bergantian dan berkesinambungan.
Misalnya minggu ini tatap muka, artinya kuliah ini berlansung biasa, dengan presentasi dan tanya
jawab dihadiri oleh dosen minggu depan online, jadwal ini bisa dikordinasikan lebih lanjut,
menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, seperti adanya hari libur, kegiatan mahasiswa, atau
kegiatan jurusan yang seringkali menyebabkan dispensasi umum kepada mahasiswa, maupun
kegiatan dosen yang sering bertabrakan jadwalnya. Hal ini bisa diatasi model blended learning, yang
memberikan porsi kombinasi untuk tatap muka dan dengan kuliah online. Tentu saja harus
digunakan secara dewasa dan bertanggungjawab.
14. Yang dimaksud sebagai kuliah tatap muka (konvensional) adalah kuliah seperti biasa dilaksanakan
sesuai jadwal di ruang kelas, di hadiri dosen dan mahasiswa, dengan daftar hadir manual
15. Yang dimaksud kuliah online adalah kuliah yang dilakukan dengan menggunakan fasilitas
www.duniapestasi.com, yang memberikan fasilitas materi bahan kuliah baik berupa text maupun
video dan aktivitas diskusi Multiarah Mahaiswa-Dosen Mahasiswa dan Tanya Jawab Individual
dengan Dosen, yang dapat dimanfaatkan dengan gratis, dengan panduan sbb:
a. Waktu kuliah berlangsung secara online dengan menggunakan sambungan internet, setiap
mahasiswa dan dosen harus login, kehadiran mahasiswa dan dosen dapat dilihat, sebagai
online student, online Tutor.
b.
c. Untuk setiap pertemuan, mahasiswa secara berkelompok (2-3 orang) harus menyiapkan
makalah maksimum 30 halaman, A4, Font 12, Format Pdf, Maksimum 2 MB.
d. Pemakalah harus menyiapkan Makalah (berkelompok 2-3 orang) , Slide dalam bentuk Video
(rekaman power point) dengan setiap orang maksimum 15 menit, maksumum 10 Mega
e. Bahan Kuliah seperti Makalah dan Video dikirim oleh ketua kelompok melalui menu tanya
jawab, untuk diunggah selanjutnya oleh Dosen, paling lambat sehari sebelum jadwal kuliah
konvensional
f. Kuliah Online dalam bentuk diskusi multiarah, dan dalam bentuk tanya jawab langsung dg
dosen berlangsung selama 6 hari kerja, yaitu mulai jadwal kuliah konvensional, misalnya
Selasa jam 11.30 Wita, berlangsung secara kontinu sesuai kesediaan waktu yang dimiliki
mahasiswa dan dosen sampai 6 hari kerja berikutnya, jadi Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu,
dan Senen minggu berikutnya. Aktivitas di luar dari waktu yang ditetapkan ini, akan
diabaikan dan mahasiswa ybs dianggap absen untuk kuliah pada minggu tsb..
g. Dalam diskusi multiarah, Pemakalah dan anngota kelompoknya bertindak sebagai
moderator dan narasumber utama, disampingi oleh dosen
h. Setiap mahasiswa wajib berpartisipasi dalam forum diskusi dalam bentuk pertanyaan,
komentar tdh pertanyaan atau jawaban onliner, minimal dua kali posting. Yang tidak, akan
dianggap absen dan akan mempengaruhi penilaian.
i. Di sesi akhir kuliah online, setiap kelompok pemakalah minggu itu, membuat kesimpulan
maksimum 2 paragraf dan di posting di forum diskusi.
j. Tanya jawab langsung kepada dosen dapat dilakukan oleh setiap mahasiswa, dengan
menggunakan menu tanya jawab, maksimum satu pertanyaan tiap minggu, atau tiap makalah.
k. Tema Diskusi Multiarah, dan Tanya Jawab langsung kepada dosen dibatasi hanya
menyangkut Topik Makalah pada minggu tersebut.
16. Daftar Hadir Mahasiwa untuk kuliah online diisi oleh Korti, setelah kordinasi dengan Dosen
17. Aktivitas, Keaktivan serta Karakter Mahasiswa dapat dilihat dari:
a. Banyak partisipasinya dalam diskusi online
b. Kualitas pertanyaan dan komentarnya terkait dengan tema pada minggu ybs
c. Kedewasaanya dalam diskusi online
18. Sebagai Pegangan Utama dalam kuliah ini adalah Silabus dan SAP, jika ada informasi online yang
bertentangan, harap dirujuk kembali kepada Silabus dan SAP.

Selamat Bekerja Semoga Sukses


Pengampu

Prof. Dr. Phil. I Gusti Putu Sudiarta, M.Si