Anda di halaman 1dari 12

RANCANGAN PERATURAN MENTERI

AGRARIA DAN TATA RUANG/BPN


PENGENDALIAN ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH

Direktorat Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah 2018


Definisi Alih Fungsi Lahan Sawah
• perubahan fungsi lahan sawah menjadi bukan lahan
sawah baik secara tetap maupun sementara

Akibat alih fungsi lahan sawah


• Secara ekonomi, menyebabkan hilangnya investasi prasarana pertanian
• Secara ekologi, menyebabkan hilangnya fungsi sawah sebagai
tampungan air sementara untuk mencegah banjir
• Hilangnya kesempatan kerja dan pendapatan petani

Manfaat pengendalian alih fungsi lahan sawah


• Fungsi ketahanan pangan
• Fungsi ekonomi
• Fungsi ekologi
• Fungsi ketenagakerjaan
• Fungsi budaya
LATAR BELAKANG

UU 41 / 2009  Alih fungsi lahan sawah yang semakin


Perlindungan LP2B meningkat telah mengancam
ketahanan pangan nasional;

PP 1/2011  untuk mempertahankan dan


meningkatkan ketahanan pangan
Penetapan dan Alih Fungsi LP2B nasional perlu pengendalian alih
fungsi lahan sawah;
Raperpres  Peraturan Presiden tentang
Percepatan Penetapan LSB dan Pengendalian AFLS Percepatan Penetapan Lahan
Pertanian Pangan Berkelanjutan dan
Pengendalian Alih Fungsi Sawah perlu
Rapermen ATR / BPN disusun tata cara pengendalian alih
Pengendalian AFLS fungsi lahan sawah.
SISTEMATIKA

Bab I Ketentuan Umum 1 Pasal

Bab II Maksud, Tujuan, dan Ruang Lingkup 2 Pasal

Bab III Pelaksanaan 1 Pasal

Bab IV Verifikasi Lahan Sawah 9 Pasal

Bab V Persetujuan Alih Fungsi Lahan Sawah 6 Pasal

Bab VI Pemantauan dan Evaluasi 3 Pasal

Bab VII Proteksi 2 Pasal

Bab VIII Penyuluhan 1 Pasal

Bab IX Ketentuan Penutup 1 Pasal


MAKSUD, TUJUAN, DAN RUANG LINGKUP (PASAL 2 DAN 3)

MAKSUD:
sebagai pedoman bagi pelaksanaan pengendalian alih fungsi lahan sawah.
TUJUAN:
Untuk percepatan penetapan lahan sawah berkelanjutan dan menjamin
ketersediaan lahan sawah secara berkelanjutan

Verifikasi lahan sawah

Persetujuan Alih Fungsi Lahan Sawah

RUANG
Pemantauan dan Evaluasi
LINGKUP

Proteksi

Penyuluhan
VERIFIKASI LAHAN SAWAH (PASAL 5 S/D 13)

Dikoordinasikan oleh Ditjen


Dilakukan oleh Kanwil BPN dan
Pengendalian Pemanfaatan Ruang
atau Kantah
dan Penguasaan Tanah

Verifikasi Lahan Sawah


Terhadap Data Pertanahan

Persiapan

· Sawah 2013
· Peta Dasar
Pendaftaran
Survey Pendahuluan Pengumpulan Data · Data Pertanahan
· Data Peruntukan
· RTRW
· PSN

METODOLOGI Validasi Data Tekstual &


Spasial
Tidak

Ya

Peta Kerja
&
Identifikasi Lapangan
GPS
Handheld

Pengolahan Data

Klarifikasi & Sinkronisasi

Lahan Sawah Baku 2017


DATA UNTUK VERIFIKASI LAHAN SAWAH

1. Citra Terbaru 2. Data Pertanahan 3. RTRW 4. PSN

 HAK ATAS TANAH ( HGB DAN HAK


PAKAI )
 PERTIMBANGAN TEKNIS
PERTANAHAN
DALAM RANGKA IZIN LOKASI,
PENETAPAN LOKASI, DAN IZIN
PERUBAHAN PENGGUNAAN
TANAH
 PENGGUNAAN TANAH
SURVEY LAPANGAN

SURVEY YANG DILAKUKAN

Survey kesesuaian
Survey sawah eksisting dengan pemanfaatan tanah dengan
sawah hasil deliniasi peruntukan HGB, Hak Pakai,
dan PTP

Survey PSN, progam Survey perubahan penggunaan


pembangunan provinsi dan tanah pada area sawah yang
kabupaten pada area sawah teridentifikasi tanpa PTP

Survey cetak sawah baru


KLARIFIKASI DAN ANALISIS

Klarifikasi dilakukan terhadap hasil


survei lapangan kepada pemerintah
daerah dan pemangku kepentingan

Klarifikasi dilakukan melalui pertemuan


dengan pemerintah daerah dan
pemangku kepentingan

Analisis dilakukan dengan menganalisis


Berita Acara Klarifikasi dan laporan hasil
survei lapangan

Analisis dilakukan secara tekstual dan


spasial
PERSETUJUAN ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH (Pasal 14 s/d 19)

Persetujuan alih fungsi lahan Lahan Sawah yang sudah Lahan Sawah hasil
sawah diberikan terhadap : ditetapkan sebagai Lahan pencetakan sawah
Sawah Berkelanjutan baru

a. kesesuaian rencana kegiatan yang dimohon dengan RTRW;

b. penggunaan dan pemanfaatan tanah;

c. luas tanah yang dimohon;

d. status tanah atau gambaran umum penguasaan tanah di


Persetujuan alih fungsi lahan
lokasi yang dimohon, terutama terkait dengan aset
sawah mempertimbangkan :
Pemerintah dan Pemerintah Daerah;

e. keberadaan izin lokasi dan perizinan lainnya;

f. keberadaan sengketa, konflik dan perkara pertanahan di


lokasi yang dimohon;

g. program ketahanan pangan nasional dan daerah


PEMANTAUAN DAN EVALUASI & PROTEKSI (Pasal 20-24

PEMANTAUAN DAN EVALUASI

Pemantauan dan evaluasi merupakan identifikasi kesesuaian Lahan


Sawah dengan penggunaan dan pemanfaatan lahan eksisting

Pemantauan dan evaluasi dilakukan dengan cara survei lapangan


dan penggunaan teknologi informasi

Pemantauan dan evaluasi dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal


Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah

PROTEKSI

Proteksi sebagaimana dilakukan dengan


memberikan catatan/tanda pada peta
pendaftaran tanah
Terima kasih