Anda di halaman 1dari 7

PERKEMBANGAN BAHASA INDONESIA PADA ERA TEKNOLOGI

INFORMASI DAN KOMUNIKASI

DEVELOPMENT OF INDONESIAN ERA OF INFORMATION AND


COMMUNICATION TECHNOLOGY

Sutisno Adam
Universitas Khairun
Jalan Gambesi, Ternate
Pos-el: qq_bryan@yahoo.com
Telepon 081340230023

Abstrak
Bahasa itu dinamis, ia berkembang seiring dengan perkembangan peradaban manusia. Hal ini
tidak terkecuali pada bahasa Indonesia yang merupakan bahasa nasional dan pemersatu
masyarakat Indonesia. Di era Teknologi Informasi dan Komunikasi (Information and
Communication Technology) sekarang ini, bahasa ini Indonesia mengalami perkembangan pesat.
Perkembangan tersebut memicu perubahan-perubahan fundamental di dalam tubuh bahasa
Indonesia yang selain membawa dampak positif juga membawa dampak negatif yang sangat
krusial dalam proses pemertahanan eksistensi bahasa Indonesia di masa depan.

Kata Kunci: Perkembangan, Bahasa Indonesia, Teknologi Informasi dan Komunikasi

Abstract
Language is dynamic , it evolved along with the development of human civilization . This is no
exception in the Indonesian language is the national language and unifying the people of
Indonesia . In the era of Information and Communication Technology (Information and
Communication Technology) today , this language Indonesia experienced a rapid development .
These developments triggered fundamental changes in the body besides Indonesian who had a
positive impact also have negative impacts which is crucial in the process of preservation
Indonesian existence in the future.

Keywords : Development , Indonesian , Information and Communication Technology

1. Pendahuluan menguasai bahasa yang dipakai pada suatu


Di era mutakhir yang sedemikian pesat ini, teknologi informasi tersebut, sebab bahasa
Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan penghubung tunggal antara
memegang kendali atas peradaban manusia. pengguna dengan teknologi informasi yang
Dominasi IT pada setiap kehidupan manusia digunakan.
tergambar dalam pola keseharian manusia Berdasarkan pada hal tersebut, bahasa dan
dewasa ini, seperti penggunaan telepon seluler Teknologi Informasi dan Komunikasi
canggih, sosial media, komputer, browsing, mengalami perkembangan yang seiring-
dan sebagainya. sejalan. Kemajuan Teknologi Informasi dan
Dalam menggunakan berbagai media Komunikasi akan berpengaruh langsung pada
informasi tersebut, tentu saja bahasa teks perkembangan bahasa yang digunakan dalam
masih menjadi fitur standar yang dipakai, berinteraksi menggunakan perangkat
meskipun saat ini perlahan fitur tersebut mulai Teknologi Informasi dan Komunikasi
beralih ke bahasa audio. Untuk itulah maka tersebut.
para pengguna teknologi informasi diharuskan
152
Hal ini berlaku pula pada bahasa Indonesia. komunikasi dengan memanfaatkan berbagai
Kondisi bahasa Indonesia, terutama di era dimensi ruang dan waktu.
mutakhir ini mengalami perubahan yang Teknologi Informasi dan Komunikasi
sangat drastis. Terbentuknya masyarakat mengalami perkembangan yang pesat di era
cyber, serta menjamurnya regulasi atau modern. Dapat dikatakan Teknologi Informasi
kebijakan yang dibuat pemerintah untuk dan Komunikasi adalah teknologi paling tua
membuka ‘jendela global’ melalui Teknologi yang berhasil diciptakan oleh manusia yang
Informasi dan Komunikasi, secara langsung kemudian berkembang ke tingkat yang paling
mengakibatkan terjadinya perubahan- kompleks dengan pemanfaatan perangkat
perubahan dalam penggunaan bahasa modern sebagaimana yang terdapat saat ini.
Indonesia dalam kehidupan sehari-hari. Menurut William (2007), Di awal sejarah
Dampak yang terjadi adalah tergerusnya nilai- manusia bertukar informasi melalui
nilai sosial dan hilangnya penghargaan komunikasi, yaitu; bahasa. Dengan demikian,
terhadap budaya lokal, sebab bahasa bahasa adalah teknologi. Bahasa
Indonesia adalah simbol jati diri bangsa. memungkinkan seseorang memahami
Hilangnya jati diri bangsa berarti hilangnya informasi yang disampaikan oleh orang lain
masa depan yang berusaha dibangun oleh tetapi itu tidak bertahan lama karena setelah
suatu bangsa. ucapan selesai, maka informasi yang berada di
tangan si penerima akan dilupakan dan tidak
2. Pembahasan bisa tersimpan lama.
2.1. Perkembangan Teknologi Informasi Selain itu, jangkauan suara juga terbatas.
dan Komunikasi Setelah itu teknologi penyampai informasi
Teknologi Informasi dan Komunikasi berkembang melalui gambar. Dengan gambar
(Information and Communication jangkauan informasi bisa lebih jauh. Gambar
Technologies / ICT) adalah terminologi yang ini bisa dibawa-bawa dan disampaikan kepada
mencakup seluruh peralatan teknis untuk orang lain. Selain itu informasi yang ada akan
memproses dan menyampaikan informasi bertahan lebih lama.
(Setiadi dkk, 2009). Perkembangan Teknologi Informasi dan
Menurut Haag dan Keen dalam Renol (2010: Komunikasi memasuki babak baru ketika
38) Teknologi Informasi adalah seperangkat ditemukannya huruf alfabet yang
alat yang membantu anda bekerja dengan memudahkan cara penyampaian informasi
informasi dan melaksanakan tugas-tugas yang yang lebih efisien dari cara yang sebelumnya.
berhubungan dengan pemrosesan informasi, Suatu gambar yang mewakili suatu peristiwa
ini berlaku juga untuk alat komunikasi. Haag dibuat dengan kombinasi alfabet yang secara
mengklasifikasikan ITC ke dalam dua lugas menceritakan peristiwa secara lugas dan
pengertian dengan aspek yang berbeda, yaitu: jelas. Teknologi dengan alfabet ini
a. Teknologi informasi meliputi segala hal memudahkan dalam penulisan informasi itu,
yang berkaitan dengan proses, juga dalam hal berkomunikasi, yakni melalui
penggunaan sebagai alat bantu, surat dan lain-lain.
manipulasi, dan pengelolaan informasi. Kemudian, teknologi percetakan
b. Sedangkan teknologi komunikasi adalah memungkinkan pengiriman informasi lebih
segala sesuatu yang berkaitan dengan cepat lagi. Teknologi elektronik seperti radio,
penggunaan alat bantu untuk memproses televisi, komputer mengakibatkan informasi
dan mentransfer data dari perangkat yang menjadi lebih cepat tersebar di area yang lebih
satu ke lainnya. luas dan lebih lama tersimpan. Teknologi
Teknologi Informasi dan Komunikasi secara Informasi dan Komunikasi dewasa ini
jamak dapat diartikan sebagai perangkat menembus dimensi ruang dan waktu.
buatan manusia yang digunakan untuk
memperoleh informasi dan membangun

153
2.2. Hubungan Bahasa dan TIK Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam
Bahasa adalah alat penghubung antar perkembangannya berhasil melahirkan
manusia. Keraf dalam Smarapradhipa kosakata-kosakata baru yang memperkaya
(2005:1), memberikan pengertian bahasa khazanah kosakata dan istilah bahasa
sebagai alat komunikasi antara anggota Indonesia di zaman modern. Contohnya
masyarakat berupa simbol bunyi yang adalah kata/huruf E, Chat, Mobile, Browse,
dihasilkan oleh alat ucap manusia. Download, Upload, dan sebagainya yang
Menurut Oka dan Suparno dalam Chair belakangan muncul dan berkembang menjadi
(2007:42) Bahasa adalah sistem lambang tidak hanya sebatas nama perangkat, tetapi
bunyi oral yang arbitrer yang digunakan oleh juga dalam komunikasi sehari-hari dengan
sekelompok manusia (masyarakat) sebagai konteks yang lain. Hal ini kemudian
alat komunikasi. Posisi penting bahasa berpengaruh lebih jauh, sebab bahasa tersebut
sebagai alat penghubung menjadikan bahasa ketika masuk ke suatu negara dianggap
sebagai suatu kebutuhan komunikasi, seperti sebagai bahasa asing oleh negara konsumen.
pandangan Felicia (2001 :1), yang Akibatnya, negara-negara tersebut membuat
mengatakan bahwa dalam berkomunikasi terjemahan sendiri atas kosakata dan istilah
sehari-hari, salah satu alat yang paling sering baru tersebut yang kebanyakan juga adalah
digunakan adalah bahasa, baik bahasa lisan kosakata yang belum pernah didengar
maupun bahasa tulis. sebelumnya.
Singkatnya, bahasa adalah kunci pokok bagi Kecenderungan perkembangan bahasa sebagai
kehidupan manusia, karena dengan bahasa akibat dari perkembangan mutakhir Teknologi
orang bisa berinteraksi dengan sesamanya dan Informasi dan Komunikasi berbasis
bahasa merupakan sumber daya bagi elektronika menjadikan bahasa semakin
kehidupan bermasyarakat (Soeparno, 2002). kompleks dan transformative. Dampak sosial
Bahasa juga bisa sebagai identitas yang yang ditimbulkan sangat luas terlebih di
menunjukan seseorang atau kelompok dalam kehidupan masyarakat modern yang
tertentu. Bahasa dalam perspektif ini dapat saling terhubung antara yang satu dengan
diartikan sebagai jati-diri. yang lain di berbagai belahan dunia.
Bahasa adalah alat penghubung dalam
komunikasi baik verbal maupun non-verbal 2.3. Bahasa Indonesia pada Era Teknologi
yang dilakukan oleh manusia. Setiap Informasi dan Komunikasi
negara/kelompok sosial masyarakat dipastikan Bahasa Indonesia yang dijadikan sebagai
memiliki bahasanya masing-masing. Tanpa bahasa resmi Republik Indonesia dan bahasa
bahasa tentu manusia tidak dapat membangun persatuan bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia
kehidupan sosialnya. diresmikan penggunaannya setelah
Menurut George (1985: 229) Bahasa adalah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, tepatnya
teknologi sederhana yang dihasilkan oleh sehari sesudahnya, bersamaan dengan mulai
pergaulan manusia, ia senantiasa berkembang berlakunya konstitusi.
dari waktu ke waktu, sebagaimana Bahasa Indonesia secara resmi diakui sebagai
perkembangan peradaban manusia yang bahasa nasional pada saat Sumpah Pemuda
dinamis. tanggal 28 Oktober 1928. Penggunaan bahasa
Perkembangan bahasa dan Teknologi Melayu sebagai bahasa nasional merupakan
Informasi dan Komunikasi dalam catatan usulan dari Muhammad Yamin, seorang
sejarah cenderung menunjukan keterkaitan. politikus, sastrawan, dan ahli sejarah. Dalam
Kecenderungan Teknologi Informasi itu pidatonya pada Kongres Nasional kedua di
menunjukkan bahwa Teknologi Informasi dan Jakarta, Yamin mengatakan bahwa : “Jika
Komunikasi sebagai sebuah perangkat (benda) mengacu pada masa depan bahasa-bahasa
mati yang paling banyak mempengaruhi yang ada di Indonesia dan kesusastraannya,
perkembangan bahasa. hanya ada dua bahasa yang bisa diharapkan
menjadi bahasa persatuan yaitu bahasa Jawa
154
dan Melayu. Tapi dari dua bahasa itu, bahasa masyarakat berbasis internet (internet based
Melayulah yang lambat-laun akan menjadi society).
bahasa pergaulan atau bahasa persatuan Sebagai bagian dari masyarakat global,
(Kridalaksana, 1991). masyarakat Indonesia juga tidak terlepas dari
Secara Sosiologis bisa dikatakan bahwa pengaruh langsung perkembangan Teknologi
Bahasa Indonesia resmi diakui pada Sumpah Informasi dan Komunikasi ini. Dan aspek
Pemuda tanggal 28 Oktober 1928. Hal ini yang berkaitan langsung adalah aspek
juga sesuai dengan butir ketiga ikrar Sumpah kebahasaan, bahasa Indonesia yang telah
Pemuda yaitu “Kami putra dan putri mengalami perkembangan yang pesat dewasa
Indonesia menjunjung bahasa persatuan, ini. Pengaruh dari luar atau pengaruh asing ini
bahasa Indonesia.” Namun secara Yuridis sangat besar kemungkinannya terjadi pada era
Bahasa Indonesia diakui pada tanggal 18 Informasi dan Teknologi ini. Batas
Agustus 1945 atau setelah Kemerdekaan antarnegara yang sudah tidak jelas dan tidak
Indonesia (Tasai, 2000). ada lagi, serta pengaruh alat komunikasi yang
Ini menandakan bahwa bahasa Indonesia begitu canggih perlahan telah menciptakan
adalah bahasa resmi bangsa Indonesia. Bahasa pergeseran drastis dalam penggunaan bahasa
Indonesia telah menjadi lingua franca lebih Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
dari 200 juta rakyat di Indonesia. Sebagian Perubahan-perubahan itu tidak hanya terjadi
besar di antaranya juga telah menjadikan di dalam bahasa percakapan sehari-hari di
bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama. dalam kehidupan nyata dan di dunia maya,
Bahasa Indonesia yang tadinya berkembang tetapi juga terjadi secara perlahan di dunia
dari bahasa Melayu itu telah “menggusur” kesusasteraan Indonesia. Dewasa ini banyak
sejumlah bahasa lokal (etnis) yang kecil. Oleh bermunculan karya-karya sastra modern yang
karena itu bahasa Indonesia mempunyai bertema urban dan metropolis, sebut saja
peranan penting dalam membangun manusia misalnya Perahu Kertas karya Dee, Maryamah
Indonesia seutuhnya.selain itu bahasa Karpov karya Andrea Hirata yang tidak hanya
Indonesia juga merupakan jati diri bangsa menggambarkan alur cerita yang lebih
Indonesia terutama di era globalisasi yang modern tetapi dengan menyajikan gaya
berkembang dengan ritme yang sangat cepat bahasa yang lebih kontemporer dan cenderung
dan pesat. terpengaruh oleh perkembangan Teknologi
Harus diakui bahwa bahasa Indonesia Informasi dan Komunikasi.
tidakkebal terhadap pengaruh globalisasi. Hal
ini disebabkan oleh perkembangan teknologi 2.4. Dampak Perkembangan Teknologi
yang juga sangat cepat, sehingga komunikasi Informasi dan Komunikasi Terhadap
antarmanusia di negara-negara yang terpisah Bahasa Indonesia
jauh pun dapat dilakukan dengan praktis tanpa Perkembangan Teknologi Informasi dan
perlu memakan waktu lama. Kemudahan ini Komunikasi secara langsung memberikan
membuat informasi dapat bergerak dari satu dampak terhadap penggunaan bahasa
tempat ke tempat lain dengan waktu yang Indonesia baik yang bersifat postif maupun
relatif singkat. negatif.
Percepatan perpindahan informasi ini
kemudian juga mempercepat proses 2.4.1. Dampak Positif
keterkaitan dan ketergantungan antarmanusia. a. Meningkatnya pengetahuan masyarakat
Hubungan-hubungan langsung seperti dunia terhadap bahasa Indonesia dimana
perdagangan pun dipererat dengan adanya menurut catatan Wall Street Journal
berbagai metode untuk berinteraksi, misalnya bahwa jumlah pengguna media sosial
dengan menggunakan jaringan internet, Facebook di Indonesia menyentuh angka
telepon, atau surat elektronik. Hal-hal tersebut 59 juta pengguna sedangkan pengguna
berperan penting dalam menyebarkan media sosial Twitter di Indonesia adalah
informasi ke seluruh dunia dan membentuk 50 juta pengguna. Ini tentu berpengaruh
155
secara signifikan pada meningkatnya adalah penggunaan media sosial oleh
pengetahuan masyarakat dunia terhadap remaja yang cenderung menggunakan
masyarakat dan bahasa Indonesia. Belum bahasa gaul di media sosial dari pada
termasuk penyebaran massif melalui bahasa Indonesia yang baik dan benar.
media lain, seperti media televisi dan b. Tergerusnya budaya asli Indonesia
aplikasi sosial media global yang lain. Masyarakat global yang lebih terbuka
b. Meningkatnya produksi buku-buku menawarkan budaya baru yang lebih
terjemahan ke dalam bahasa Indonesia mudah dipilih oleh generasi muda.
Saat ini banyak buku dari luar negeri c. Campur Kode
yang diterjemahkan ke dalam bahasa Banyak masyarakat lebih bangga
Indonesia, baik itu buku fisik maupun menggunakan istilah asing atau
buku berbentuk ebook. Banyaknya buku mencampur bahasa Indonesia dengan
terjemahan ini selain sebagai pengayaan bahasa asing baik secara lisan maupun
literature juga merupakan sebuah media tulisan. Kata-kata seperti Good Morning,
pembauran kesusasteraan antar bangsa. I Love You, Ganbatte, Arigatto,
c. Bertambahnya kosakata dalam Bahasa Sayonara, serta banyak kalimat populer
Indonesia lain lebih senang diucapkan dalam bahasa
Secara langsung pertambahan jumlah Inggris daripada bahasa Indonesia.
kosakata bahasa Indonesia terjadi dengan
sangat cepat. Hal ini terjadi dan mayoritas 2.5. Perubahan Bahasa Indonesia di Era
dipengaruhi oleh bahasa Inggris. Contoh: TIK
Information menjadi Informasi, Setiap bahasa di dunia pasti mengalami
Communication menjadi Komunikasi, perubahan, baik itu secara intern maupun
Technology menjadi Teknologi, dan lain- ekstern. Sebut saja misalnya bahasa Inggris
lain. yang dalam satu milenium (1000 tahun)
d. Bahasa Indonesia sebagai kandidat setidaknya telah mengalami tiga kali
bahasa Internasional perubahan yang cukup ekstrem (yaitu Early
Berdasarkan jumlah penutur dan English, Middle English, dan Modern
penggunaan di viral sosial, bahasa English).
Indonesia termasuk yang terbesar diantara Pergeseran atau perubahan bahasa sebenarnya
bahasa-bahasa yang memiliki penutur telah ada sejak bahasa-bahasa itu mulai
yang banyak. Ketertarikan dunia terhadap mengadakan kontak dengan bahasa lainnya
bahasa Indonesia tercermin dari (Grosjean 1982). Kontak antar dua suku atau
bermunculannya pusat studi bahasa suku bangsa yang masing-masing membawa
Indonesia di beberapa universitas bahasanya sendiri-sendiri lambat laun
terkemuka di dunia. Selain itu, saat ini mengakibtakan terjadinya persaingan
bahasa Indonesia menjadi yang paling kebahasaan. Pada umumnya, di dalam
berpotensi untuk dijadikan sebagai bahasa persaingan kebahasaan terjadi fenomena-
penghubung di antara komunitas negara- fenomena kebahasaan yang diawali dengan
negara ASEAN. kedwibahsaan, diglosia, alih kode/campur
kode, interferensi, dan akhirnya
2.4.2. Dampak Negatif permertahanan dan pergeseran bahasa. Jika
a. Tidak lagi menggunakan bahasa satu bahasa lebih dominan, lebih berprestise,
Indonesia yang baik dan benar atau lebih modern atau bahkan mungkin lebih
Pola hidup masyarakat Indonesia yang “superior” daripada bahasa lain, bahasa
konsumtif berakibat pada semakin tersebut dipastikan dapat bertahan, sedangkan
mudahnya penerimaan terhadap berbagai lainnya dalam beberapa generasi akan
penetrasi budaya luar. Ini lebih mudah ditinggalkan oleh penuturnya. Bahasa yang
terjadi pada penggunaan bahasa Indonesia ditelantarkan oleh penuturnya itu lambat laun
yang baik dan benar, salah satu contoh
156
mengakibatkan kematian bahasa (Dorian faktor lain. Adanya pola-pola sosial dan
1982). budaya yang beragam dalam suatu masyarakat
Perkembangan pesat Teknologi Informasi dan ikut menentukan identitas sosial dan
Komunikasi yang menyebabkan pembauran keanggotaan kelompok sosialnya, faktor-
budaya antar bangsa yang sangat masif faktor sosial itu meliputi status sosial,
membuka lebar celah perubahan di dalam kedudukan sosial ekonomi, umur, jenis
penggunaan bahasa Indonesia. Bahasa asing kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan atau
sebagai bahasa pergaulan yang mendominasi jabatan, serta keanggotaan seseorang dalam
penuturan di dalam penggunaan perangkat suatu jaringan sosial. Dalam hal ini,
Teknologi Informasi dan Komunikasi adalah perkembangan Teknologi Informasi dan
yang paling banyak menarik minat Komunikasi (Information and Communication
masyarakat Indonesia. Dewasa ini bahasa Technology) adalah faktor yang termasuk ke
asing lebih sering digunakan daripada bahasa dalam kelompok jaringan sosial.
Indonesia hampir di semua sektor kehidupan.
Sebagai contoh, masyarakat Indonesia lebih 3. Penutup
sering menempel ungkapan “No Smoking” Kehadiran Teknologi Informasi dan
daripada “Dilarang Merokok”, “Stop” untuk Komunikasi secara langsung dapat
“berhenti”, “Exit” untuk “keluar”, “Open mempermudah manusia dalam membangun
House” untuk penerimaan tamu di rumah pada interaksi antar sesamanya, interaksi tersebut
saat lebaran, dan masih banyak contoh lain. bahkan bisa dibangun menembus ruang dan
Di dalam pergaulan di media, baik itu media waktu. Tetapi di sisi yang lain pola interaksi
sosial, layanan pesan, atau mailing, pengguna tersebut dapat menyebabkan perubahan-
dari Indonesia lebih cenderung menggunakan perubahan yang secara fundamental
kata / kalimat gaul yang lebih mudah ditulis mempengaruhi jati diri darin suatu kelompok
dan dicerna menurut mereka, disamping itu manusia.
juga menggunakan simbol-simbol yang secara Bangsa Indonesia dengan bahasa Indonesia
frontal menyebabkan berubahnya penggunaan sebagai identitas diri adalah salah-satu yang
bahasa Indonesia secara brutal. Contohnya turut dipengaruhi oleh kehadiran Teknologi
adalah mereka lebih suka menulis; t4 untuk Informasi dan Komunikasi. Perubahan yang
Tempat, q untuk Aku, g untuk Nggak, Lw terjadi pada bahasa Indonesia dalam kaitannya
untuk Kalau, dan masih banyak lagi yang dengan pesatnya perkembangan Teknologi
lainnya. Informasi dan Komunikasi adalah perubahan
Selain itu penggunaan-penggunaan bentuk fundamental yang meliputi keberlangsungan
‘Inggris’ sudah banyak menggejala. Dalam penggunaan bahasa Indonesia di dalam
bidang internet dan komputer kita banyak kehidupan sehari-hari. Rusyana, (1984:152)
menggunakan kata mendownload, menyatakan bahwa dalam membina
mengupload, mengupdate, dienter, direlease, masyarakat akademik, penggunaan bahasa
didiscoun, delcontt, dan sebagainya. Tidak yang tidak baik dan tidak benar akan
hanya dalam bidang komputer saja, di bidang menimbulkan masalah. Penggunaan bahasa
lain pun sering kita jumpai. Selain bahasa Indonesia yang baik dan benar dianggap
Asing, penggunaan bahasa gaul sering mempunyai peranan dalam menuju arah
dijumpai dalam pesan singkat atau sms, pembangunan masyarakat akademik yang
chatting, dan sejenisnya. Misalnya dalam diinginkan.
kalimat ‘gue gitu loh..pa sich yg ga bs’ dalam Oleh karena itu, perubahan-perubahan menuju
kalimat tersebut penggunaan kata ganti aku kearah yang negatif harus segera diantisipasi
tidak dipakai lagi. dengan merevitalisasi kembali pendidikan,
Perubahan ini oleh Grosjean (1982:107) terutama yang menyangkut penggunaan
disebut sebagai persoalan yang diakibatkan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Selain
oleh lima faktor: sosial, sikap, pemakaian, itu berbagai kemajuan teknologi informasi
bahasa, kebijakan pemerintah, dan faktor- dan komunikasi, seharusnya bisa
157
dimanfaatkan dalam upaya mempertahankan Groesjean, Fracois. 1982. Life with Two
bahasa Indonesia. Salah satu hal yang dapat Languages. Cambridge: Harvard
dilakukan adalah dengan pembelajaran bahasa University Press.
Indonesia berbasis ICT (Information, Hijazi Mahmud Fahmi, 2008. Pengantar
Communication and Technology). Linguistik. Bandung : PSIBA Press.
Pemanfaatan ICT untuk pendidikan sudah Kridalaksana H. 1991. Pendekatan tentang
menjadi keharusan yang tidak dapat ditunda- Pendekatan Historis dalam Kajian
tunda lagi. Berbagai aplikasi ICT sudah Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia.
tersedia dalam masyarakat dan sudah siap Dalam Kridalaksana H. (penyunting).
menanti untuk dimanfaatkan secara optimal Masa Lampau bahasa Indonesia:
untuk keperluan pendidikan. Pemanfaatan Sebuah Bunga Rampai. Yogyakarta:
teknologi informasi dan komunikasi untuk Penerbit Kanisius.
pendidikan dapat dilaksanakan dalam Patilima, Hamid. 2007. Metode Penelitian
berbagai bentuk sesuai dengan fungsinya Kualitatif. Jakarta: Alfabeta
dalam pendidikan. Menurut Indrajut (2004), Renol, dan Rasul, Juharis. 2010. Cerdas dan
fungsi teknologi informasi dan komunikasi Terampil Teknologi Informasi dan
dalam pendidikan dapat dibagi menjadi tujuh Komunikasi. Sidoarjo: CV Adi Perkasa.
fungsi, yakni: (1) sebagai gudang ilmu, (2) Rokhman, Fathur. 2003. Pemilihan Bahasa
sebagai alat bantu pembelajaran, (3) sebagai dalam Masyarakat Dwibahasa: Kajian
fasilitas pendidikan, (4) sebagai standar Sosiolinguistik di Banyumas. Disertasi.
kompetensi, (5) sebagai penunjang Jogjakarta: Universitas Gadjah Mada.
administrasi, (6) sebagai alat bantu Romaine, Suzanne. 1989 Biliangualism.
manajemen sekolah, dan (7) sebagai Oxford: Basil Blackwell.
infrastruktur pendidikan. Rusyana, Yus. 1984. Bahasa dan Sastra
dalam Gamitan Pendidikan: Himpunan
Daftar Pustaka Bahasan. Semarang: Penerbit
Chaer, Abdul. 2007. Linguistik Umum. Diponegoro.
Jakarta: Rineka Cipta Setiadi, Julianto Arief dkk. 2009. Teknologi
Dorian, N. 1982. Language Death: The Life Informasi dan Komunikasi. Jakarta:
Cycle of a Scottish Gaelic Dialect. Ristek.
Philadelphia: University of Soeparno, 2002. Dasar-Dasar linguistic
Pennsylvania Press. umum. Yogyakarta : Tiara Wacana
Fishman, Joshua A. 1990. Language and Yogya.
Ethnicity in Minority Sociolinguistic Sugono, Dendy. 1994. Berbahasa Indonesia
Perspectives. Cleveden: Multilingual dengan Benar. Jakarta: Puspa Swara.
Matters Ltd. Tasai, S Amran dan E. Zaenal Arifin. 2000.
Gal, Susan. 1979. Language Shift: Social “Cermat Berbahasa Indonesia : Untuk
Determinants of Linguistic Change in Perguruan Tinggi”. Jakarta: Akademika
Bilingual Austria. New York: Pressindo.
Academic Press. Williams / Sawyer. 2007. Using Information
Technology terjemahan Indonesia.
Jakarta: Penerbit ANDI

158