Anda di halaman 1dari 13

BEHAVIOR SETTING

DEFINISI BEHAVIOR SETTING

Behavior setting didefinisikan sebagai suatu kombinasi yang stabil antara


aktivitas, tempat, dan kriteria sebagai berikut:
a. Terdapat suatu aktivitas yang berulang, berupa suatu pola perilaku
(standing pattern of behavior). Dapat terdiri satu atau lebih pola
perilaku ekstraindividual.
b. Kegiatan social yang ditampung bangunan
c. Derajat fleksibilitas yang dinyatakan oleh tiap kegiatan
d. Kebiasaan- kebiasaan yang mempengaruhi atau yg akan d pengaruhi
e. Dilakukan pada periode waktu tertentu
f. Latar belakang dan sasaran dari peserta atau partisipan
 Istilah ekstraindividual menunjukkan fakta operasional bahwa
sebuah setting tidak bergantung hanya pada seorang manusia
atau objek. Dalam setting bisa jadi dibentuk oleh pengganti
karena dalam hal ini tidak ada objek atau lokasi yang
sedemikian pentingnya sehingga tidak tergantikan. Yang
penting adalah konfigurasi secara keseluruhan, bagian per
bagian.
 Istilah circumjacent milieu merujuk pada batas fisik dan
temporal dari sebuah setting. Setiap behavior setting berbeda
dari setting lainnya menurut ruang dan waktu. Sementara itu,
istilah synomorphic berarti ‘struktur yang sama’ menunjukkan
adanya hubungan antara milieu dan perilaku.
 Latar belakang dari peserta mungkin banyak ditentukan oleh norma-
norma pendidikan, pengalaman kerja, status perkawinan, dst. Jadi,
seseorang tidak dapat ditentukan oleh suatu situasi atau kegiatan,
lebih tepat seseorang harus dianggap memerlukan berbagai jenis
pemenuhan kegiatan

Disini saya menggunakan Domicile Kitchen Lounge sebagai


contoh.
Pada Domicile Kitchen Lounge terdapat ruang dengan berbagai konsep.
Konsep- konsep ruang tercipta dari plafon, dinding, lantai, serta perabot-
perabot . karena pengaruh dari pebedaan plafon, dinding, lantai, serta
perabot-perabotnya maka terciptalah pembagian ruang2 dalam suatu
ruangan Domicile Kitchen Lounge.
DOMICILE Kitchen & Lounge berlokasi jalan sumatera 35
surabaya, adalah western restaurant dengan konsep kitchen &
lounge yang menyajikan kualitas western food and beverage dengan
nuansa eco-green atmosphere.

POLA PERILAKU

Suatu pola perilaku biasa terdiri dari atas beberapa perilaku secara
bersamaan, antara lain sebagai berikut:

a. Perilaku emosional
b. Perilaku untuk menyelesaikan masalah
c. Aktivitas motorik
d. Interaksi interpersonal
e. Manipulasi objek
Kombinasi dari perilaku tersebut di atas membentuk suatu
pola perilaku , terjadi pada lingkungan fisik tertentu atau
pada milieunya.
Suatu behavior setting mempunyai struktur internal sendiri. Setiap
orang atau kelompok berperilaku berbeda karena masing-masing
mempunyai peran yang berbeda-beda. Sebagai contoh, koki pada
Domicile Kitchen ini membutuhkan dapur untuk memasak pesanan para
pelanggannya, peran koki adalah memasak, jadi tentu saja ia
membutuhkan dapur dan perabotan untuk memasak. Berbeda dengan
pengunjung yang hanya tinggal datang lalu duduk dan memesan
makanan lalu menunggu makanan datang sambil menikmati suasana
ruang.
Dari contoh di atas, dapat kita katakan bahwa struktur behavior
setting dibedakan berdasarkan siapa yang memegang kendali aktivitas.
Terdapat daerah yang ditempati oleh pengendali atau pemegang control
sebagai performance zone. Namun, tidak semua tatanan
mempunyai performance zone, atau tidak semua performance
zone dibedakan desainnya secara arsitektural. Misalnya, ruang diskusi
atau ruang rapat. Tatanan fisik bagi pimpinan rapat sama dengan peserta
rapat lainnya.
Batas Behavior Setting
Batas suatu behavior setting adalah dimana perilaku tersebut berhenti.
3 tipe pola ruang:
a. Ruang berbatas tetap(fixed feature space)

Ruang berbatas tetap dilingkupi oleh pembatas yang relative


tetap dan tidak mudah digeser, seperti dinding massif, jendela,
pintu, lantai.
Pada Domicile Kitchen Lounge terdapat jendela serta dinding
sebagai pembatas ruangan, antara ruang indoor dan out
doornya. Dinding dan jendela menciptakan ruang berbatas
tetap.

b. Ruang berbatas semitetap(semifixed feature space)


Ruang yang pembatasnya bisa berpindah. PAda rumah-rumah
tradisional Jepang misalnya, dinding dapat digeser untuk
mendapatkan setting yang berbeda sesuai dengan kebutuhan
dan pada waktu yang berbeda. Ruang-ruang pameran yang
dibatasi oleh partisi yang dapat dipindahkan ketika dibutuhkan
setting yang berbeda.
Tidak terdapat ruang berbatas semitetap d Domicile Kitchen
Lounge ini.

c. Ruang berbatas informal


Ruang yang terbentuk hanya untuk waktu singkat., seperti
ruang yang terbentuk ketika dua atau lebih orang berkumpul.
Ruang ini tidak tetap dan terjadi diluar kesadaran orang yang
bersangkutan. Ruang VIP yang erdapat di bagian palng
belakang Domicile Kitchen Lounge merupakan ruang berbatas
Informal karena digunakan hanya pada saat – saat tertentu
saja. Misal ketika acara ulang tahun atau rapat barulah
ruangan tersebut digunakan dan penggunaannya juga tidak
terus menerus, hanya dalam waktu yang singkat.
ANALISIS RUANGAN PADA DOMICILE KITCHEN LOUNGE.
 Lantai
Bagian lantai indoor domicile keramik lantainya merupakan gaya
western. Sedangkan bagian outdoornya menggunakan lantai dari parquet
kayu yang berkesan elegan dan alami.
 Pencahayaan
Pencahayaan yang digunakan di Domicile ini adalah pencahayaan
alami dan buatan. Tetapi pada saat hari masih terang, sangat sedikit
penggunaan lampu untuk menerangi ruangan indoor domicile, karena di
sepanjang tembok pembatas antara ruang outdoor dan indoor terdapat
banyak kaca yg tinggi dan besar, sehingga banyak cahaya yang masuk
ke dalam ruangan tanpa harus menggunakan lampu sehingga
menghemat listrik dan menyehatkan ruangan.
 Penghawaan
penghawaan dalam ruangan domicile ini bagus karena terdapat
banyak jendela dan pintu-pintu yang bukaannya lebar. Sehingga sirkulasi
udaranya lancar dan ruangannya sejuk tanpa harus terus menerus
menggunakan pendingin ruangan.
 Pembatas Ruang
Karena banyak konsep pada ruangan di Domicile Kitchen ini,
pembatas ruangnya pun beragam. pembatas ruang inilah yang
menciptakan ruang – ruang di dalam sebuah ruang. Faktor-faktor yang
mepengaruhinya adalah terdapatnya perbedaan jenis atau model lantai,
plafon, adanya tembok pembatas yang semi tetap, dan lain lain.
 Warna
Warna warna yang digunakan pada Domicile kitchen & lounge ini
adalah warna-warna bergaya western yang dipadukan dengan warna-
warna alami seperti kayu sehingga tercipta kesan elegan dan western.
Warna kayu adalah yang paling dominan karena penggunaan unsur kayu
pada Domicile kitchen ini terdapat di indoor maupun outdoornya.
 Fasilitas
Fasilitas yang disediakan disini adalah wifi dan VIP room kapasitas 40
orang.

TIME BUDGET
 Frekuensi aktivitas/kegiatan
Setiap hari terdapat pengunjung yang berdatangan silih berganti
menikmati hidangan dan suasana di Domicile, juga pelayan yang
melayani pengunjung yang ramai datang setiap harinya serta koki yang
memasakkan pesanan pelanggan yang beragam setiap harinya.
 JAM OPERASIONAL
11:00 - 02:00 Sabtu
11:00 - 00:00 Minggu - Jumat
 Jenis aktivitas
Banyak sekali aktivitas yang dapat dilakukan seperti makan,
minum, berfoto, bergurau,mengobrol, melayani pengunjung, bermain,
menggendong atau menggandeng anak, dan lain-lain.
 Pola Tipikal
System saat masuk yaitu biasnya pengunjung memilih tempat
duduk terlebih dahulu barulah memesan makanan dan minuman. Ketika
menunggu pesanan datang bisanya mereka berfoto dan berjalan- jalan
sambil melihat –lihat menikmati interior outdoor maupun indoor.

SENSUS
Sensus adalah istilah yang dikemukakan para ahli psikologi lingkungan
untuk menggambarkan proses pembelajaran semua aktivitas seorang
individu dalam waktu tertentu dengan metode pengamatan. Seperti yang
dilakukan Barker dan Wright dengan mengamati perilaku seorang anak
sepanjang hari. Cara ini dipakai dengan tujuan mendapatkan pengertian
mengenai,misalnya bagaimana para pekengrja menggunakan sebuah
bangunan. Hal yang dapat mewakili data pengamatan behavior
setting meliputi:
1. Manusia (siapa yang datang,kemana dan mengapa, siapa yang
mengendalikan setting?)
Yang datang kesana tidak hanya warga Surabaya, tetapi juga ada
yang dari luar Surabaya. Biasanya yang datang kesana adalah orang-
orang kelas menengah ke atas. Sangat beragam alasan mereka
berkunjung kesana, mungkin untuk merayakan ulang tahun, sekedar
makan-makan/ berkumpul bersama teman dan keluarga, ataupun rapat.
2. Karakteristik ukuran (berapa banyak orang per jam ada di
dalam setting, bagaimana ukuran settingsecara fisik, berapa sering
dan berapa lamasetting itu ada?)
Perjamnya terdapat 20-30 orang yang datang. Menurut mereka
tempatnya nyaman dan interiornya bagus. Selalu ada pengunjung setiap
harinya. Biasanya setiap satu sampai dua jam terdapat pengunjung yg
silih berganti.
3. Pola aksi ( seberapa sering terjadi pengulangan yang dilakukan
orang?) aktivitas yang dilakukan disana sangat sering dilakukan
berulang hingga terjadi setiap hari. terdapat pengunjung yang datang
dan pelayan serta koki yang melayani. Aktivitas yang dilakukan
disana sangat beragam, ada yang makan, minum, mengobrol, berfoto
bersama, ada juga pelayan yang sedang mengantar makana, ada
orang tua yang sedang menggendong atau bermain bersama anak-
anaknya dan masih banyak lagi.
 KEKURANGAN
Letak kekurangan pada Domicile Kitchen & Lounge ini adalah
pada ruang VIPnya yang terletak di paling belakang. Ruang VIPnya juga
seperti terpisah dengan ruangan intinya sehingga terlalu menyendiri dan
terlihat tersembunyi. Sehingga sulit dijangkau dan jauh dari ruang inti.
 KELEBIHAN
lancarnya sirkulasi udara dan pemanfaatan cahaya matahari pada
saat hari masih terang dengan adanya jendela serta pintu yang lebar
adalah kelebihan Domicile, Serta Tersedianya ruangan outdoor yang
menyejukkan mata karena kenaturalannya yang dipengaruhi oleh kayu
kayu dan banyaknya tumbuhan.
ANALISA RUANG PADA Mc Donald’s JUANDA

 Lantai
Lantai yang digunakan pada Mc Donald’s ini yakni jenis lantai Tegel
(keramik) berwarna gelap yakni abu-abu menimbulkan sedikit kesan
elegant dan penggunaan warna gelap dapat meminimalisir kotor pada
lantai.
 Pencahayaan
Pencahayaan yang ada pada resto ini yakni pencahayaan alami dan
buatan. Pencahayaan Alami digunakan pada saat pagi atau siang hari
cahaya matahari masuk melalui jendela-jendela yang ada. Sedangkan
saat malam hari menggunakan cahaya dari lampu. Jenis lampu yang
digunakan yakni down lamp bersinar sedikit kuning keputihan
memberikan kesan hangat.
 Penghawaan
Penghawaan yang ada di daerah area indoor menggunakan AC Central,
agar suhu ruangan tetap terjaga jadi tidak terlalu panas. Sedangkan pada
area outdoor penghawaan bebas dan jauh dari jalan raya sehingga tetap
terjaga kebersihan udaranya.
 Pembatasan Ruang
Pembatasan yang ada di ruangan ini sangat amat kurang memadai, hal
ini terjadi karena bangunan inti tidak terlalu besar, jika pembatasan itu
diciptakan maka akan memakan tempat cukup banyak.
 Warna
-Coklat
Pada dinding yang ada diruangan tersebut. Warna dinding tercipta dari
unsure kayu yang digunakan di dinding.
-Hitam
Pada kusen jendela-jendela pada McD ini terkesan elegant.
-Abu-Abu
Warna ini digunakan pada bagian lantai, dimana menggunakan warna
abu-abu yang gelap.
-Merah
Warna ini digunakan pada tempat duduk pengujung, berwarna merah
untuk mempengaruhi psikologi pengunjung agar nafsu makan bertambah.
 Fasilitas
-Lahar Parkir Besar
Lahan parker yang disediakan oleh Mcd ini memiliki lahan yang cukup
besar, hal ini mempengaruhi pengunjung karena beberapa masalah justru
dapat terjadi karena lahan parker yang sempit membuat seseorang malas
untuk datang ke tempat tersebut.
-Wifi
Pihak McD memberikan fasilitas bagi pembeli yang duduk makan
ditempat yakni fasilitas wifi. Di era yang serba modern ini wifi menjadi
salah satu incaran untuk tempat nongkrong. Oleh karena itu wifi menjadi
fasilitas yang cukup menguntungkan bagi para pengunjung.
 Time Budget
-Frekuensi aktivitas : Buka 24 jam
-Jenis Aktivitas : Aktivitas yang tercipta pada tempat ini
yakni sebagai tempat makan dan sebagai tempat nongkrog kalangan
muda sampai tua.
-Pola tipikal : Ada dua macam pola tipikal pengunjung.
1.) Pembeli masuk Memilih Tempat duduk memesan
makanan
2.) Pembeli Masuk Memesan makanan Memilih tempat
duduk
 Sensus
Tiap Harinya Banyak dipadati Pembeli karna McD ini juga berada pada
akses menuju bandara. Lebih banyak membeli dengan layanan Drive
Thru.
 Kekurangan dan Kelebihan
-Kekurangan
McD ini tidak memiliki bangunan yang cukup besar, menjadi masalah
pada pembagian ruangnya sehingga sangat sempit jika dilihat
pengunjung banyak yang datang.
-Kelebihan
Mcd ini memiliki tempat yang cukup strategis dekat bandara, Hotel berada
pada jalan utama yang pasti mudah untuk dijangkau.
 PERBANDINGAN
 McD bergaya minimalis sedangkan Domicile bergaya western.
 Pengunjung McD mulai dr menengah ke bawah sampai
menengah ke atas sedangkan Domicile Kitchen and Lounge
pengunjungnya menengah ke atas.
LAMPIRAN

 DOMICILE Kitchen & Lounge


 McDonald’s JUANDA
MAKALAH
BEHAVIOUR SETTING

OLEH :
Rininta Cahyaningtyas 41414141
Luh Ayu Ariesta 41414142