Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN MARKETING MANAGEMENT

LA VIE KITCHEN & COFFEE

Disusun oleh:

Jessica Thalia (2201737816)


Rut Liesl (2201824583)
Natasha (2201819381)
Zahra Kinanti Sakina H. (2201774313)
Lie Kwang Ming (2201730873)
Jonathan Adiputra (2201762906)
Gilbert Benedict Bongso (2201750995)

Kelas:

LM21

UNIVERSITAS BINA NUSANTARA


TANGERANG

2019
DAFTAR ISI

Halaman
TABLE OF CONTENT ................................................................................ i
BAB I : INTRODUCTION ........................................................................... 1
1.1. PESTLE ............................................................................................ 1
1.2. SWOT ............................................................................................... 2
BAB II : OBJECT OF RESEARCH ............................................................. 4

2.1. COMPANY PROFILE, VISION & MISSION ................................ 4


BAB III : ANALYSIS AND DISCUSSION ................................................. 6
3.1. STP ................................................................................................... 6
3.2. MARKETING MIX ......................................................................... 7

3.3. GAP ANALYSIS ............................................................................. 9

BAB IV : CONCLUSION AND PROPOSITION ........................................ 11

4.1. CONCLUSION ................................................................................ 11


4.2. PROPOSITION ................................................................................ 11

i
BAB I

INTRODUCTION

1.1 PESTLE

● Politik
- Mengurangi sistem impor kopi untuk menaikkan produk kopi lokal
Indonesia
- Memberikan pajak yang sesuai dengan pedoman pajak yang berlaku

● Ekonomi
- Inflasi yang belum stabil
- Menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat
- Pertumbuhan ekonomi yang tinggi

● Sosial
- Cafe dijadikan sebagai trend-setter oleh millennial
- Millennial menginginkan cafe yang kekinian dan instagrammable

● Teknologi
- Perkembangan sosial media memiliki dampak yang besar dalam
pemasaran suatu produk kepada pelanggan
- Teknologi yang semakin maju memudahkan proses transaksi dalam
pembelian suatu produk (contoh: ovo, go-pay)

● Environment
- Penggunaan produk yang tidak ramah lingkungan
- Penggunaan ampas kopi yang dapat di daur ulang (cth: masker muka)

1
● Legal
- Undang-undang persaingan usaha
- Hukum kesehatan dan keselamatan
- Hukum perlindungan konsumen

1.2 SWOT

● Strength
- Tempat dan situasi cafe yang nyaman dan sejuk serta dilengkapi dengan
area smoking dan non smoking
- Menu yang disediakan unik seperti “Lekker”
- Terletak di tempat yang strategis
- Dilengkapi dengan fasilitas WiFi

● Weakness
- Meja yang disediakan kurang memadai
- Menu harga kurang sesuai dengan kantong mahasiswa
- Desain menu yang kurang menarik seperti tidak ada contoh gambar
makanan/minuman

● Opportunity
- Digemari anak muda yang lebih suka nongkrong
- Lokasi yang berdekatan dengan beberapa kampus dan apartemen yang
dihuni mayoritasnya adalah mahasiswa

● Threats
- Pada saat liburan semester/hari libur kampus, jumlah pengunjung akan
berkurang secara signifikan
- Banyaknya pesaing di daerah perumahan/kos-kosan
- Kenaikan harga bahan pokok dan bumbu masak

2
➔ Strength-Threats
- Dilengkapi dengan WiFi sehingga pelanggan merasa nyaman
- Makanan dan minuman yang disajikan enak sehingga dapat bersaing
dengan kompetitor lain

➔ Weakness-Threats
- Menambahkan meja dan menyesuaikan harga agar tetap dapat bersaing
dengan kompetitor lain
- Memperbaharui desain menu untuk dapat menarik perhatian pelanggan

➔ Weakness-Opportunity
- Memberikan promo dan diskon
- Memberikan paket hemat untuk pelajar

3
BAB II

OBJECT OF RESEARCH

2.1 COMPANY PROFILE, VISI & MISI

Diambil dari bahasa Perancis, kata La Vie yang artinya kehidupan. Terletak di sebuah
unit ruko, La Vie Kitchen & Coffee yang didirikan oleh pemuda bernama Steven ini
tempat tersebut terdiri dari dua lantai yang penuh warna, begitu terang dan cerah. Di
lantai satu, terdapat area barista dan beberapa seating dengan nuansa retro yang cukup
kental serta salah satu sudut yang menarik. Sedangkan di lantai dua, Anda akan
disambut dengan nuansa resto yang semakin kuat dalam permainan warna pada
dinding, furniture maupun ornamen, lengkap dengan smoking room yang dibatasi
pintu dan dinding kaca.

Alam Sutera termasuk daerah yang sedang berkembang pesat. Banyak industri yang
masuk ke daerah perumahan sebagai dasar untuk berbisnis. Industri kuliner adalah
salah satunya. Industri kuliner di Alam Sutera mengalami perkembangan pada yang
sangat pesat karena lokasinya yang strategis dan berdekatan dengan daerah
perkantoran dan beberapa kampus. Dan salah satu industri yang sedang berkembang

4
adalah La Vie Kitchen & Coffee. Hal ini didasari oleh visi dan misi dari La Vie
Kitchen & Coffee.

La Vie Kitchen & Coffee memiliki visi dan misi sebagai berikut:

1. Memberikan tempat yang nyaman dan dapat memberikan sensasi kekinian.


2. Memiliki restoran dengan harga yang baik dengan kualitas terbaik.
3. Menjadikan rumah untuk segala kalangan dengan nyaman, dan untuk para 'laviers'
menceritakan keluh dan kesan anda dengan teman-teman anda.
4. Memberikan tempat yang instagrammable sehingga para laviers bangga ketika
makan di lavie.

5
BAB III

ANALYSIS & DISCUSSION

3.1 STP

● Segmentasi Geografis
Makanan maupun minuman yang disediakan atau disajikan oleh La Vie
Kitchen & Coffee mengambil segmentasi di daerah sekitaran tangerang
maupun alam sutera

● Segmentasi Demografis
Makanan yang ditawarkan dapat dikonsumsi oleh seluruh kalangan usia
mulai dari anak kecil, remaja, dewasa hingga orang tua

● Segmentasi Psikografis
Makanan, minuman, maupun suasana di La Vie Kitchen & Coffee sangat
cocok untuk orang yang memiliki gaya hidup dengan kesenangan atau hobby
untuk mencoba makanan ringan baru yang mungkin belum pernah ditemui
sebelumnya di lingkungan tempatnya berada. Makanan dan minuman
tawarkan memiliki kualitas yang baik sehingga konsumen tidak perlu merasa
khawatir akan kesenangan atau hobby mereka dalam ‘ngemil’.

● Segmentasi Perilaku
Produk yang kami tawarkan memiliki kualitas yang baik dengan kandungan
bahan yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi oleh konsumen dengan
proses produksi yang bersih sehingga dalam hal kualitas dan cita rasa akan
makanan yang kami tawarkan dapat memberikan kepuasan akan hobby untuk
mencoba makanan ringan dengan kualitas yang baik.

● Targeting
Target adalah masyarakat yang memiliki kesenangan untuk mencoba
makanan ringan baru yang jarang ditemui dengan memberikan produk
berkualitas yang aman untuk dikonsumsi oleh seluruh anggota keluarga dari

6
anak-anak hingga orang dewasa sekalipun. Sasaran pendistribusian
dilakukan dengan cara online melalui media seperti blog, instagram (Sosial
Media), dll.

● Positioning
Dalam hal ini kami merupakan Cost Leadership karena kami menjual
produk dengan harga yang terjangkau sehingga konsumen tidak merasa
diberatkan dengan harga yang mahal untuk menikmati makanan khas
dengan rasa yang baru. Hal yang dapat kami lakukan untuk memenuhi
kepuasan konsumen adalah:

- Pelayanan yang ramah dalam menghadapi konsumen sehingga konsumen


tidak ragu untuk bertanya lebih lanjut tentang produk yang dijual.
- Fast response dalam memberikan feedback kepada pelanggan sehingga
pelanggan tidak merasa proses transaksi begitu lama dan dapat
melakukan repeat order untuk pembelian produk lain.
- Menjaga kualitas makanan atau produk yang dijual dengan bahan yang
berkualitas baik dan aman untuk dikonsumsi.
- Menetapkan harga yang wajar untuk berbagai produk makanan yang
dijual sehingga konsumen tidak perlu menanggung harga yang mahal
untuk menikmati makanan dengan kualitas yang baik dan cita rasa yang
enak.

3.2 MARKETING MIX

● Harga (Price)
Harga yang dimaksud adalah sejumlah uang yang harus dibayar oleh user
atau klien Anda untuk mendapatkan produk yang Anda tawarkan. Dengan
kata lain, seseorang akan menggunakan jasa atau membeli produk yang Anda
tawarkan, jika pengorbanan yang dikeluarkan (yaitu uang dan waktu) sesuai
dengan manfaat yang ia ingin dapatkan dari produk atau jasa yang ditawarkan
oleh perusahaan tersebut.

7
● Tempat (Place)
Konsep ini berfokus pada tempat atau lokasi di mana perusahaan Anda
berdiri. Di mana, semakin strategis tempat bisnis Anda, semakin besar juga
keuntungan yang akan didapatkan perusahaan. Dengan lokasi yang strategis,
konsumen atau calon pelanggan dapat lebih mudah menemukan dan
menjangkau bisnis Anda, sehingga transaksi penjualan lebih mudah terjadi.

● Promosi (Promotion)
Strategi marketing mix ini berfokus pada masalah promosi bisnis, seperti
bagaimana cara memasarkan produk, media apa yang digunakan, dan
sebagainya. Promosi merupakan salah satu strategi marketing yang memiliki
tujuan sebagai berikut:

- Mengidentifikasi dan menarik konsumen baru.


- Mengkomunikasikan produk baru.
- Meningkatkan jumlah konsumen untuk produk yang telah dikenal secara
luas.
- Menginformasikan kepada konsumen tentang peningkatan kualitas
produk.
- Mengajak konsumen untuk mendatangi tempat penjualan produk.
- Memotivasi konsumen agar memilih atau membeli suatu produk.

● Orang (People)
Faktor ini berperan penting dalam membuat suatu kemajuan atau bahkan
kemunduran dari suatu perusahaan. Inilah mengapa berbagai perusahaan
berlomba-lomba untuk mencari kandidat pekerja terbaik, mereka bahkan rela
membayar lebih untuk menyewa pihak pencari kerja independen yang sudah
ahli dalam mencarikan kandidat pekerja bagi perusahaan.

● Proses (Process)
Proses di sini mencakup bagaimana cara perusahaan melayani permintaan
tiap konsumennya, mulai dari konsumen memesan (order) hingga akhirnya
mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Beberapa perusahaan

8
tertentu biasanya memiliki cara yang unik atau khusus dalam melayani
konsumennya

3.3 GAP ANALYSIS

● Abstrak
La Vie merupakan cafe di Alam Sutera yang menyajikan makanan western
maupun cita rasa lokal yang kemudian dikemas dengan cara yang unik untuk
menarik minat pendatang terutama kaum millenials untuk datang mencoba
dengan juga memperhatikan quality control terhadap rasa yang diberikan
agar tidak sekedar bagus untuk dilihat namun juga enak dirasakan. Untuk
dapat mempertahankan pelanggan, La Vie harus mampu meningkatkan
kualitas layanannya. Tujuan dari analisis ini adalah untuk memberikan usulan
perbaikan kualitas layanan sehingga dapat meningkatkan kepuasan
konsumen.

● Karakteristik
Saat kelompok kami datang ke cafe La Vie, lokasi lumayan sulit ditemukan
karena berada di dalam area ruko yang terdiri dari banyak blok. Setelah
masuk ke dalam cafe, suasana sangat mendukung karena dekorasi dan
furniture yang digunakan serta penempatan warna sangat cocok, kekinian dan
tidak membosankan. Adanya musik di speaker juga membuat tempat ini
terasa hidup. Lanjut saat melihat menu, kelompok kami menilai bahwa menu
yang ditampilkan penyajiannya sangat unik dan terlihat mewah. Gambar
yang ada di menu pun terlihat jelas dan harga juga ditampilkan. Ada masakan
Western, lokal, kopi, non-kopi dan dessert. Selain itu para waiters, cashier
dan barista yang ada di sana selalu menyapa kami dengan sangat ramah.
Tempatnya cukup luas dan juga menyediakan lantai 2 jadi sangat cukup
untuk menampung banyak pelanggan. Namun yang menjadi kekurangan cafe
La Vie adalah mahalnya harga topping untuk makanan dan service yang
kurang cepat. Karena untuk topping telur ceplok dan sambal matah berharga

9
Rp10.000 untuk setiapnya. Kami juga merasa makanan yang akan hidangkan
datang dengan cukup lama

● Improvement
Berawal dari lokasi yang susah ditemui, pihak marketing cafe La Vie
sebaiknya memberikan logo yang lebih besar dan eye catching agar mudah
untuk ditemui. Memberikan petunjuk arah juga direkomendasikan saat mulai
masuk ruko. Untuk harga topping, akan lebih baik agar dikurangi setengah
harga dari harga normal karena Rp10.000 cukup mahal bagi kaum millenials
untuk hanya sebuah topping. Dan yang terakhir adalah pihak manajemen dan
kepala chef dapat berunding untuk meningkatkan performa memasak agar
pelanggan tidak perlu menunggu terlalu lama agar hidangannya datang.

10
BAB IV

CONCLUSION AND PROPOSITION

4.1 CONCLUSION

Pada bagian-bagian di atas telah diterapkan berbagai macam aspek yang


menjelaskan mengenai restoran Lavie tersebut. Setelah anda membaca bagian di
atas, anda dapat mengerti mengapa pengusaha restoran Lavie ingin memulainya.
Menurut saya, dari analisa yang kami telah lakukan diatas. Hal yang lebih penting
lagi adalah, keinginan untuk mencoba dari pemilik restoran Lavie ini. Ketika anda
ingin mencoba sesuatu yang baru, pasti terdapat tantangan. Terutama didalam
usaha, terdapat risiko di dalam setiap perilaku. Namun jika anda tidak mencoba,
maka anda tidak mengetahui hasil pastinya. Analisa kami diatas telah diterapkan
berbagai penjelasan detail hingga S.W.O.T. Namun sebaik apapun analisa
seseorang, anda harus mencoba dan hasil dari usaha yang dilakukan oleh
pengusaha Lavie ini. Telah memperbaiki lingkungan disekitarnya, dalam aspek
sumber daya manusia. Jika pengusaha Lavie menyewa tempat untuk membuka
restorannya, maka pemilik ruko tersebut mendapatkan uang dan menggunakan
uangnya untuk berbelanja di toko. Ketika ia belanja di suatu toko, di toko tersebut
terdapat pekerja yang akan terus bekerja jika terdapat konsumen. Pikirkan
bagaimana dampak dari usaha yang dilakukan oleh anda, dan menurut kami yang
sangat penting adalah keberanian untuk mencoba sesuatu yang baru dengan
analisis yang cermat.

4.2 PROPOSITION

Menurut kami, usaha apapun memerlukan keahlian marketing. Sebaik apapun


produk anda, jika anda tidak memiliki keahlian di dalam marketing maka produk
anda tidak akan terjual. Pada era kini, telah terdapat sosial media dan menurut
saya dengan fasilitas yang dimiliki oleh restoran Lavie seharusnya restoran ini
dapat memiliki konsumen yang lebih. Pemilik dari restoran Lavie telah baik

11
menghias tempatnya sehingga orang dapat tertarik untuk makan di tempat
tersebut. Namun menurut kami, ‘Lavie’ seharusnya lebih mempromosikan
restorannya di sosial media karena sebenarnya lokasinya sudah strategis dan
tempatnya pun bagus. Jika tempat ini dapat lebih dipromosikan dengan sosial
media, contohnya endorsement selebgram. Maka tempat ini pasti dapat lebih
berkembang dan menghasilkan keuntungan yang lebih.

12