Anda di halaman 1dari 7

30

DAFTAR PUSTAKA

Azwar, Saifuddin. 1998. Sikap Manusia. Teoridan Pengukurannya. Edisi II.Pustaka


Pelajar. Yokyakarta.

Dapertemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1999. Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi
Kedua. Balai Pustaka. Jakarta

Gunawan. AM. 2002. Sikap Masyarakat Peserta HTI Terhadap Kegiatan Penjarangan
di Areal HPHTI PT. Finantara Intiga Kecamatan Bonti Kabupaten Sanggau.
[Skripsi] Fakultas Kehutanan. Universitas Tanjungpura. Pontianak.

Haryani, T. 2008. Pemanfaatan Vegetasi Mangrove Oleh Mayarakat Di Desa Peniti


Luar Kecamatan Siantan Kabupaten Pontianak. [Skripsi] Fakultas Kehutanan
Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Herfiandi. 2004., Faktor Kepedulian Masyarakat Dalam Upaya Penghijauan di Dusun


Kuala DuaKendawangan Kiri Kecamatan Kendawangan Kabupaten Ketapang.
[Skripsi] Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura Pontianak.

Hernanto, F. 1988. Ilmu Usaha Tani. Penebar Swadaya. Jakarta.


Indra. 2008. Persepsi Masyarakat Terhadap Usaha Pemerintah Daerah Kabupaten
Ketapang Dalam Pengembangan Hutan Kota Di Kabupaten Ketapang, Skripsi
Fakultas Kehutanan. [Skripsi] Universitas Tanjungpura. Pontianak.

Junihartin, S. 2002. Sikap Masyarakat Terhadap Penerapan Hukum Adat Bagi


Penebang Liar Di desa Laman Satong Kecamatan Matan Hilir Utara Kabupaten
Ketapang. [Skripsi] Fakultas Universitas Tanjungpura Pontianak.

Kerlinger, F. N. 1990. Azas-azas Penelitian Behavoral. Gadjah Mada University Press.


Yogyakarta.

Kurniawan, 2005. Sikap Masyarakat Dusun Cabang Roan Terhadap Keberadaan Hutan
Mangrove Di Desa Batu Ampar Kabupaten Pontiantianak Kalimantan Barat.
[Skripsi] Fakultas Universitas Tanjungpura Pontianak.

Muchtar, T. 1998. Hubungan Karakteristik Elit Formal dan Elit Informal Desa dengan
Persepsi dan Tingkat Partisipasi Mereka dalam Program P3DT di Kabupaten
Sukabumi [tesis]. Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Nurhayati. 2013. Psikologi Sosial Tentang Sikap. http://lalisnurhatii.blog-


spot.com/2013/05/psikologi-sosial-tentang-sikap.html. (Diakses Tanggal 03
september 2014).
31

Nurmalasari, 2007. Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Hutan Rakyat Di Desa


Semangau Kecamatan Sambas Kabupaten Sambas Kalimantan Barat.

Purwanto, Y. 2004. Sikap Masyarakat Desa Kadakas dan Desa Pandan Sembuat
Terhadap Diperlakukannya Surat Keputusan Pemerintah Tentang Kawasan
Hutan Lindung Gunung Semaung-Sepapan Di Kecamatan Tayan Hulu
Kabupaten Sanggau. [Skripsi] Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura.
Pontianak.

Santoso, N. 2000. Pola Pengawasan Ekosistem Mangrove. Makalah Disampaikan Pada


Lokalkarya Nasional Pengembangan Sistem Pengawasan Ekosistem Laut Tahun
2000. Jakarta, Indonesia.

Sarwono, S.W. 2002. Teori-teori Psikologi Sosial. Rajawali. Jakarta

Setiawan N. 2007. Penentuan Ukuran Sampel Memakai Rumus Slovin Dan Tabel
Krejcie-Morgan: Telaah Konsep Dan Aplikasinya. [diunduh 13 Mei 2014]

Soekanto S. 2001. Memperkenalkan Sosiologi, Edisi Ketiga, CV. Rajawali. Jakarta.

Sugiyono. 2001. Statistik Nonparametrik Untuk Penelitian. Alfabeta. Bandung

Suharto. E. 2006. Pengembangan Masyarakat Dalam Praktek Pekerjaan


Sosial.http://www.policy.hu/suharto/Naskah%20pdf/jembercocd.pdf. (Diakses
03 september 2014)

Tailor, S.E; Peplau, L.A; at. al. 2009. Psikologi Sosial-Edisi XII. Kencana Prenada
Media Group. Jakarta.

Undang-undang No.41 Tahun 1999 Pasal. 50. Tentang Kehutanan https://umukhulsum.


wordpress.com/illegal-logging/. (Diakses 02 maret 2016).

Wamuak, D. 2014. Persepsi dan Sikap Masyarakat Terhadap Taman Wisata Alam
Teluk Youtefa Kotamadya Jayapura. Skripsi.

Yasin. S. 2002. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Adis. Surabaya.

Yuwono, S. 2006. Persepsi dan Partisipasi Masyarakat terhadap Pembangunan Hutan


Rakyat Pola Kemitraan di Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan
[tesis]. Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Yunita, E, 2002, Studi Permudaan Hutan Mangrove di Berbagai Umur Bekas Tebangan
fi Areal Kerja HPH PT. INHUTANI II Kabupaten Pontianak Kalimantan Barat,
Skripsi Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura, Pontianak.
32

Lampiran. 1. Daftar Kuesioner.


Daftar Kuesioner
Sikap Masyarakat Desa Penibung Terhadap Objek Wisata Mangrove Dikawasan Pulau
Penibung Di Desa Penibung Kecamatan Mempawah Hilir
Kabupaten Mempawah

Penelitaan untuk Skripsi Sarjana (S.I) Fakultas Kehutanan


Universitas Tanjungpura Pontianak

Nomor Kuesioner : ..................... Hari / Tanggal : .....................


A. Identitas Responden
1. Nama : ........................................
2. Alamat :…………………………
3. Umur : ......... Tahun
4. Jenis kelamin :
laki-laki perempuan
5. Lama Berdomisili :..........
6. Pendidikan terakhir :
B. Tingkat pendapatan responden
Pendapatan adalah penerimaan yang diperoleh individu dari hasil jasa yang dikerjakan
dalam bentuk uang dalam periode tertentu (setahun).
1. Pekerjaan utama :
2. Pekerjaan sampingan :
3. Pendapatan dari pekerjaan utama per bulan (RP) :
4. Pendapatan dari pekerjaan sampingan per bulan (RP) :
33

C. Sikap Masyarakat Desa Penibung Terhadap Objek Wisata Mangrove


Dikawasan Pulau Penibung Di Desa Penibung
Sikap pada dasarnya meliputi rasa suka dan tidak suka, penilaian serta reaksi
menyenangkan atau tidak menyenangkan terhadap objek wisata mangrove.
1. Hutan mangrove sebagai sumber daya alam yang perlu dijaga kelestariannya,
bagaimana menurut Bapak ?
a. Sangat setuju c. Ragu-ragu e. Sangat tidak setuju
b. Setuju d. Tidak setuju
2. Pemanfaatan hutan mangrove secara berlebihan dapat merusak keberadaan hutan
mangrove dipulau penibung. Bagaimana sikap bapak/ibu dari pernyataan tersebut ?
a. Sangat setuju c. Ragu-ragu e. Sangat tidak setuju
b. Setuju d. Tidak setuju
3. Bagaimana menurut bapak/ibu jika diadakannya penanaman kembali pada kawasan
hutan mangrove yang telah rusak, dimana kegiatan tersebut melibatkan masyarakat
setempat dan instansi yang terkait ?
a. Sangat setuju c. Ragu-ragu e. Sangat tidak setuju
b. Setuju d. Tidak setuju
4. Menurut anda apakah perlu menjaga dan melestarikan keberadaan hutan di pulau
penibung?
a. Sangat perlu c. Ragu-ragu e. Sangat tidak perlu
b. Perlu d. Tidak perlu
5. Apakah anda ikut serta dalam menjaga dan melestarikan hutan mangrove di Pulau
Penibung ?
a. Sangat berperan c. Ragu-ragu e. Sangat tidak berperan
b. Berperan d. Tidak berperan
6. Menurut anda apakah terdapat pengaruh bagi lingkungan jika masyarakat tidak
menjaga hutan mangrove yang terdapat di Pulau Penibung tersebut ?
a. Sangat berpengaruh c. Ragu-ragu e. Sangat tidak berpengaruh
b. berpengaruh d. Tidak berpengaruh
34

7. Keberadaan hutan mangrove di Pulau Penibung membantu menjaga kelestarian flora


(tumbuhan) dan fauna (satwa). Bagaimana menurut Bapak ?
a. Sangat setuju c. Ragu-ragu e. Sangat tidak setuju
b. Setuju d. Tidak setuju
D. Persepsi masyarakat Desa Penibung Terhadap Objek Wisata Mangrove
Dikawasan Pulau Penibung Di Desa Penibung
Persepsi dapat di artikan sebagai tanggapan terhadap suatu menyadari adanya hal-
hal baru dan memberikan tanggapan atas hal tersebut. Dalam hal ini bagaimana
tanggapan masyarakat tentang objek wisata dipulau penibung
1. Dalam pengelolaan objek wisata di Pulau Penibung, masyarakat harus ikut serta
didalamnya, Bagaimana menurut Bapak ?
a. Sangat setuju c. Ragu-ragu e. Sangat tidak setuju
b. Setuju d. Tidak setuju
2. Potensi terbesar dari ekosistem di Pulau Penibung adalah Ekosistem Pantai atau
Mangrove. Sedangkan potensi lainnya sangat kecil. Bagaimana pendapat Bapak ?
a. Sangat setuju c. Ragu-ragu e. Sangat tidak setuju
b. Setuju d. Tidak setuju
3. Bagaimana tanggapan anda mengenai hutan mangrove di Pulau Penibung yang
dilestarikan ?
a. Sangat setuju c. Ragu-ragu e. Sangat tidak setuju
b. Setuju d. Tidak setuju
4. Apakah bapak/ibu mendukung dengan adanya penebangan liar khususnya pada
kawasan pulau penibung yang dilakukan oleh masyarakat ?
a. Sangat mendukung c. Ragu-ragu e. Sangat tidak mendukung
b. mendukung d. Tidak mendukung
5. Aktivitas Penebangan pohon mangrove adalah salah satu memperlakukan hutan
dengan negatif dan akan mengarah pada kerusakan hutan dan perlu dihindari,
apakah bapak setuju dengan pandangan tersebut ?
a. Sangat setuju c. Ragu-ragu e. Sangat tidak setuju
b. Setuju d. Tidak setuju
35

6. Apakah bapak/ibu setuju bahwa pohon-pohon yang ada, khususnya pada hutan
mangrove di kawasan Pulau Penibung tidak boleh ditebang secara liar ?
a. Sangat mendukung c. Ragu-ragu e. Sangat tidak mendukung
b. Mendukung d. Tidak mendukung
E. Tingkat Pengetahuan masyarakat Desa Penibung Terhadap Objek Wisata
Mangrove Dikawasan Pulau Penibung Di Desa Penibung
Pengetahuan adalah pemahaman individu terhadap hutan mangrove diPulau
Penibung sebagai objek wisata, kehutanan dan dampak keberadaan dari objek wisata.
1. Apakah bapak mengetahui bahwa hutan mangrove di kawasan Pulau Penibung
merupakan kawasan yang harus dijaga dan dilestarikan?
a. Sangat mengetahui b. Mengetahui c.Ragu-ragu
d. Tidak mengetahui e. Sangat tidak mengetahui
2. Apakah bapak mengetahui bahwa hutan di Desa bapak memiliki fungsi dan
manfaat baik dari segi ekonomis, ekologis, maupun sosial . apakah bapak
mengerti/paham mengenai fungsi dan manfaat tersebut?
a. Sangat mengerti b. Mengerti c.Ragu-ragu
d. Tidak mengerti e. Sangat tidak mengerti
3. Apakah bapak mengerti mengenai fungsi dari hutan mangrove di Pulau Penibung ?
a. Sangat mengerti b. Mengerti c.Ragu-ragu
d. Tidak mengerti e. Sangat tidak mengerti
4. Apakah bapak mengetahui jenis-jenis kayu yang ada di kawasan Pulau Penibung?
a. Sangat mengetahui b. Mengetahui c.Ragu-ragu
d. Tidak Mengetahui e. Sangat tidak mengetahui
5. Apakah Bapak mengetahui status kawasan Pulau Penibung di Desa bapak?
a. Sangat mengetahui b. Mengetahui c.Ragu-ragu
d. Tidak Mengetahui e. Sangat tidak mengetahui
36

F. Tingkat Kosmopolitan masyarakat Desa Penibung Terhadap Objek Wisata


Mangrove Dikawasan Pulau Penibung Di Desa Penibung
Kosmopolitan dapat diartikan wawasan dan pengetahuan atau sudut pandang
individu tentang objek wisata di Pulau Penibung.
1. Apakah Bapak sering mendengarkan informasi-informasi dari media cetak/media
elektronik mengenai usaha menjaga pelestarian hutan mangrove dan lingkungan
hidup ?
a. Sering sekali (>5X sebulan) c. Kadang-kadang (3X sebulan)
b. Sering (4X sebulan) d. Jarang (2x sebulan) e.Tidak Pernah
2. Bagi Bapak, apakah dengan adanya informasi tersebut dapat menambah wawasan
dan pengetahuan ?
a. Sangat Menambah b.Menambah c. Kurang Menambah
d. Tidak Menambah e. Sangat Tidak Menambah
3. Apakah Bapak pernah menerima informasi mengenai fungsi dari objek wisata mangrove ?
a. Sering sekali c. Kadang-kadang
b. Sering d. Jarang e. Tidak Pernah
4. Dengan informasi yang bapak terima tentang fungsi dari hutan mangrove, apakah
mendukung bapak untuk memanfaatkandan melestarikan hutan mangrove di Desa
bapak?.
a. Sangat mendukung b. mendukung
c. Ragu-ragu d. Tidak mendukung
e. Sangat tidak mendukung
5. Apakah bapak berkeinginan untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak
tentang manfaat dari hutan mangrove selain dari hasil sosialisasi dari pemerintah,
bagaimana menurut bapak ?
a. Sangat ingin b. Ingin c.Ragu-ragu
d. Tidak ingin e. Sangat tidak ingin