Anda di halaman 1dari 33

LAPORAN PRAKTIKUM

SISTEM INFORMASI MANUFAKTUR

Di Susun oleh :
A.Nuryamin (201610215085)
Abdul furqon (201610215009)
Robbi yulianto (201610215037)
Sumi rahayu (201610215020)
Farid argadinata (201610215105)
Kelas : TID6C1
Kelompok : 4

FAKULTAS TEKNIK INDUSTRI


UNIVERSITAS BHAYANGKARA JAKARTA RAYA
2019

1 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


DAFTAR ISI

Pendahuluan 3
1.1 Latar Belakang 3
Modul 1 4
2.1 Activity Diagram 4
Modul 2 10
3.1 Use Case Diagram 10
Modul 3 17
4.1 Class Diagram 17
Modul 4
5.1 Normalisasi File

2 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


PENDAHULUAN

Latar Belakang
Dalam sebuah perusahaan selalu menghubungkan pemikiran hasil kepada sebuah
prosedur input, proses, dan output. Data merupakan sebuah input yang pada akhirnya
akan menjadi sebuah informasi melalui sebuah proses sistem manajemen yang biasa
disebut Database Management System (DBMS). Proses mengubah data menjadi
informasi perlu melalui sebuah sistem yang memiliki kompleksitas yang tinggi.
Begitu pula dengan perusahaan manufaktur memerlukan informasi untuk
melangsungkan roda industrinya. Tanpa informasi yang akurat, perusahaan tidak dapat
menentukan kebijakan, keputusan, bahkan peraturan yang dapat menunjang perbaikan
maupun perkembangan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memiliki sebuah
sistem informasi yang dikhususkan pada setiap departemen. Hal ini diperlukan untuk
membentuk proses bisnis yang lebih menguntungkan bagi perusahaan.
Sistem Informasi Manufaktur adalah solusi tepat bagi perusahaan yang
memikirkan prospeknya dalam jangka panjang. Hal ini dikarenakan sistem informasi
manufaktur lebih menekankan kepada proses produksi yang terjadi dalam sebuah lantai
produksi, mulai dari input bahan mentah hingga output barang jadi, dengan
mempertimbangkan semua proses yang terjadi.

3 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


MODUL 1
ACTIVITY DIAGRAM (AKTIVITAS)

A. LANDASAN TEORI

Unified Modeling Language (UML)


Yang dimaksud dengan UML merupakan singkatan dari "Unified Modelling
Language" yaitu suatu metode permodelan secara visual untuk sarana perancangan sistem
berorientasi objek, atau definisi UML yaitu sebagai suatu bahasa yang sudah menjadi
standar industri untuk visualisasi, perancangan dan juga pendokumentasian sistem
software. Saat ini UML sudah menjadi bahasa standar dalam penulisan blue print
software. Beberapa tujuan atau fungsi dari penggunaan UML diantaranya:
 Dapat memberikan bahasa permodelan visual kepada pengguna dari berbagai
macam pemrograman maupun proses rekayasa.
 Dapat menyatukan praktek-praktek terbaik yang ada dalam permodelan.
 Dapat memberikan model yang siap untuk digunakan dan merupakan bahasa
permodelan visual yang ekspresif untuk mengembangkan sistem serta untuk
saling menukar model secara mudah.
 Dapat berguna sebagai blue print, sebab sangat lengkap dan detail dalam
perancangannya yang nantinya akan diketahui informasi yang detail mengenai
coding suatu program.
 Dapat memodelkan sistem yang berkonsep berorientasi objek, jadi tidak hanya
digunakan untuk memodelkan perangkat lunak (software) saja.
 Dapat menciptakan suatu bahasa permodelan yang nantinya dapat dipergunakan
oleh manusia maupun oleh mesin.

Unified Modeling Language (UML) juga bisa digunakan untuk:


1. Menggambarkan batasan sistem dan fungsi-fungsi sistem secara umum, dibuat
dengan use case dan actor.

4 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


2. Menggambarkan kegiatan atau proses bisnis yang dilaksanakan secara umum,
dibuat dengan interaction diagrams
3. Menggambarkan representasi struktur statik sebuah sistem dalam bentuk class
diagram.
4. Membuat model behavior "yang menggambarkan kebiasaan atau sifat sebuah
sistem" dengan state transision diagram
5. Menyatakan arsitektur implemctasi fisik menggunakan component and
development diagrams
6. Menyampaikan atau memperluas fungsionality dengan stereotypes.

Activity Diagram (Aktivitas)


Diagram aktifitas atau activity diagram menggambarkan work flow (aliran kerja)
atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis. Yang perlu diperhatikan disini adalah
bahwa diagram aktivitas menggambarkan aktivitas sister bukan apa yang dilakukan aktor,
jadi aktivitas yang dapat dilakukan oleh sistem. Diagram aktivitas juga banyak digunakan
untuk mendefinisikan hal-hal berikut:
- Rancangan proses bisnis dimana setiap urutan aktivitas yang digambarkan
merupakan proses bisnis sistem yang didefinisikan
- Urutan atau pengelompokan tampilan dari sistem /user interface dimana setiap
aktivitas dianggap memiliki sebuah rancangan antarmuka tampilan
- Rancangan pengujian diamana setiap aktivitas dianggap memerlukan sebuah
pengujian yang perlu didefinisikan kasus ujiannya.

Membuat Diagram Aktivitas


Diagram aktivitas mendeskripsikan aliran kerja dari perilaku sistem. Diagram ini
hampir sama dengan diagram status karena kegiatan-kegiatannya merupakan status suatu
pekerjaan dengan menunjukkan kegiatan yang dilakukan secara berurutan. Sebaiknya
diagram aktivitas digunakan untuk melengkapi diagram lain seperti diagram interaksi dan
diagram status. karena diagram aktivitas dapat mengetahui aliran sistem yang akan
dirancang. Selain itu diagram aktivitas bermanfaat untuk menganalisis use case melalui

5 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


penggambaran aksi-aksi yang dibutuhkan, penggambaran algoritma berurutan yang
kompleks, dan pemodelan aplikasi dengan proses paralel. Tetapi diagram aktivitas tidak
menunjukkan bagaimana objek berperilaku atau objek berkolaborasi secara detail.

Simbol-simbol Pada Activity Diagram


 Activity Node
Activity node adalah sesuatu yang dilakukan atau yang sedang terjadi dalam
activity diagram. Activity node mempunyai simbol yang hampir mirip dengan use case
namun mempunyai bentuk yang lebih ramping dan menyerupai bujur sangkar.
 Decision Node
Decision node disebut decision diamonds di dalarn flowchart. Simbol diamond
adalah satu elemen yang berguna untuk memberi kondisi percabangan. Transition Fork
Keberadaan sebuah transition fork untuk menggambarkan tingkah laku yang pararel atau
bercabang. Sebuah transition join untuk mempertemukan tingkah laku yang pararel.
Simbol-simbol yang digunakan pada Activity Diagram dapat dilihat pada Tabel 1.1
dibawah ini :
Tabel 1.1 Simbol-simbol pada Activity Diagram

6 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


Langkah-langkah Penggambaran Activity Diagram
Diagram aktivitas dibaca dari atas kebawah, mungkin bercabang untuk
menunjukkan kondisi, keputusan dan atau memiliki kegiatan paralel. ,Berikut adalah
langkah-langkah membuat diagram aktivitas :
1. Buat simbol status awal ketika mengawali diagram
2. Gambarkan aksi pertama dan seterusnya sesuai aliran kegiatan sistem. Gunakan
sebuah fork ketika berbagai aktivitas terjadi secara berasamaan. Setelah
penggabungan seluruh kegiatan paralel, harus digabungkan dengan simbol joint
3. Cabang keputusan digunakan untuk menunjukkan suatu kegiatan yang memenuhi
kondisi tertentu. Seluruh percabangan diakhiri tanda penggabungan
(menggunakan tandadecision) sebagai akhir perilaku tersebut.
4. Akhiri diagram dengan simbol status akhir.

7 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


B. CONTOH KASUS
PT. New armada adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang stamping & tools.
Semua transaksi di perusahaan dilakukan menggunakan sistem SAP.
Berikut ini adalah kegiatan yang dilakukan oleh bagian Marketing dalam melaksanakan
transaksi penjualan barang di dalam perusahaan.
1. Pemesanan barang
setiap kali bagian penjualan akan menjual barang ia selalu menerima surat
pesanan dari customer. Berdasarkan surat pesanan tersebut bagian marketing
kemudian mencatat dan merekamnya ke dalam Arsip surat pesanan.
Berdasarkan arsip surat pesanan tersebut, bagian marketing membuatkan Faktur dan
surat jalan yang dikirimkan kepada pelanggan sebagai bukti bahwa barang yang
dipesan sudah terealisasi dan rangkapnya disimpan sebagai Arsip faktur dan arsip
surat jalan.

2. Pembuatan Kwitansi
Apabila Faktur dan Surat jalan sudah sampai di tempat pelanggan, maka
pelanggan mengirimkan pembayaran yang kemudian oleh bagian marketing
dibuatkan Kwitansi yang dibuat berdasarkan Arsip faktur yang kemudian
diserahkan kepada pelanggan sebagai bukti pembayaran dan rangkapnya disimpan
kedalam Arsip Kwitansi.

3. Pembuatan Laporan
Setiap akhir bulan Bagian marketing selalu membuat Laporan penjualan
berdasarkan Arsip faktur dan Laporan Pesanan berdasarkan Arsip pesanan dan
Laporan pengiriman berdasarkan Arsip surat jalan yang ditujukan kepada Kepala
bagian marketing.

8 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


CUSTOMER BAGIAN MARKETING KEPALA BAGIAN MARKETING

Kirim surat pemesanan Terima surat jalan

Terima faktur Mengirim faktur

Kirim pembayaran Menerima pembayaran

Menerima kwitansi Mengirim kwitansi

Membuat laporan Menerima laporan

Gambar. Activity diagram Proses pembelian suatu barang


C. Soal
a. Lakukan survey ke sebuah sistem yang sudah ada atau melakukan studi pustaka yang
berkaitan dengan sistem atau kegiatan manufaktur
b. Berdasarkan sistem yang ada buatkan deskripsi aktivitasnya
c. Buatkan activity diagram berdasarkan sistem yang ada dan buatkan pula usulan sistem
informasinya

9 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


MODUL2
USE CASE DIAGRAM
Dasar Teori
Use Case Diagram
Pengertian Use case diagram atau diagram use case merupakan pemodelan untuk
menggambarkan kelakuan (behavior) sistetn yang aican dibuat. Oiagratn use case
meildeslaipsikan sebuah interaksi antata satu atau lebih aktor dengan sistem yang alcan
dibuat (Sugiarti, 2014)..
Fungsi dari diagram use case adalah :
1) Untulc mengetahui fungsi apa saja yang ada didalam sebuah sistem
2) Untulc mengetahui siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi tersebut
Hal yang perlu diingat bahwa diagram use case bukan inenggambarkan tampilan
antarmuka (user interface), arsitektur dari sistem, kebutuhan non fungsional dan tujuan
performasi.
Terdapat beberapa simbol dalam menggambarkan sebuah diagram use case, yaitu use
case; aktor dan relasi.

Simbol-simbol Pada Use Case Diagram


Berikut adalah simbol-simbol yang ada pada diagratn use case :

Sirnbol Deskripsi
. - -
Use case Fungsionalitas yang disediakan sistem sebagai unit-unit yang
sating bertukar pesan antar unit atau aktor; biasanya dinyatakan
dengan menggunakan kata kerja diawal frase nama use case

10 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


Tahapan -tahapan dalatn mendesain sistem informasi :
1. Menemukan actor
Pekerjaan awal dalam mendesain sistem adalah menemukan aktor,
menemukan fungsionalitas dan ttiembatasi sistem yang akan dibuat. Pembatasan

11 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


sistem ini penting untulc menemukan aktor. Karena dari sinilah kita akan
tnenemulcan apakah sesuatu itu adalah aktor dan apakah aktor tersebut akan
berbentuk rang atau sistem lain. Aktor adalah segala hal diluar sistem yang alcan
menggunakan sistem tersebut untulc melakukan sesuatu. Cara tnudah untulc
menemulcan aktor adalah dengan bertanya hal-hal berikut :
- SIAPA yang alcan menggunakan sistem?
- APAKAH sistem tersebut alcan memberikan NILA! bagi aktor ?
Namun, yang perlu diingat adalah tidak semua aktor adalah manusia, bisa• saja
sistem lain yang berinteraksi dengan sistem yang anda buat.
2. Menemukan use case
Jika sudah berhasil menemukan aktor, maka untulc menemukan use case
akan lebih mudah dilakukan. Sebuah use case harus mendeskripsikan sebuah
pekerjaan dimana pekerjan tersebut akan memberikan NILAI yang bennanfaat
bagi aktor.
Untulc menemukan use case, mulailah dari sudut pandang aktor, misalnya dengan
bertanya :
- Informasi apa sajakah yang akan didapatkan aktor dari sistem?
- Apakah ada keajadian dari sistem yang perlu diberitahukan ke aktor?
Sedangkan dari sudut pandang sistem, misalnya dengan pertanyaan sebagai.
berikut:
- Apakah ada informasi yang perlu disimpan atau diambil dari sistem?
- Apakah ada informasi yang harus dimasukan oleh aktor?
Setiap use case harus dijelaskan alur prosesnya melalui sebuah deskripsi use case
(use case description) atau secenario use case, deskripsi use case berisi •:
- Nama use case yaitu penamaan use case yang menggunakan kata kerja
- Deslaipsi yaitu penjelasan mengenai tujuan use case dan nilai yang akan
didapatkan oleh aktor
- Kondisi sebelum (pre-condition) yaitu kondisi-kondisi yang perlu ada
sebelum use case dilakukan
- Konclisi sesudah (post-condition) yaitu kondisi-kondisi yang sudah
dipenuhi ketika use case sudah dilaksanakan. Alur dasar (basic flow ) yaitu

12 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


alur yang menceritakan jika semua aksi yang dilakukan adalah benar atau
proses yang harusnya terjadi
- Alur altematif (alternatif flow ) yaitu alur yang menceritakan aksi
altematif, yang berbeda dengan alur dasar.
3. Membuat skenario per use case

CONTOH KASUS
Use case diagram pembelian barang di PT New Armada

surat pesanan

Customer
Bagian
Faktur & surat jalan marketing

Pembayaran

Kwitansi

Membuat laporan

Menerima laporan
Kepala bagian
marketing

13 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


Penyelesaian tahap 1 yaitu menemukan actor :

No Aktor Deksripsi
1 Customer Customer adalah orang yang berada dalam perusahaan dan memiliki
pengaruh pada performa pekerjaan (atau perusahaan) kita.Pelanggan
eksternal merupakan orang yang membayar untuk langsung menggunakan
produk atau jasa tersebut.
2 Marketing Sebagai perantara antara Produsen dan Konsumen. Fungsi perantara ini
dilakukan dengan berbagai cara, misalnya melalui pencarian informasi,
pembiayaan, klasifikasi produk, dan lain-lain.
3 Kepala Bagian Orang yang bertanggung jawab terhadap laporan pembelian barang
Marketing

Penyelasaian tahap 2 yaitu menemukan use case : surat pesanan

Scenario

Aksi customer Reaksi bagian marketing


Skenario normal
1. Mengirim surat pemesanan
2. Di terima
3. Di catat ke dalam arsip surat
pemesanan
Skenario alternatif
1. Mengirim surat pemesanan
2. Alamat pengiriman salah
3. Mengirim surat pemesanan dan alamat
yang benar
4. Di terima
5. Di catat ke dalam arsip surat
pemesanan

Penyelasaian tahap 3 yaitu menemukan use case : Faktur dan surat jalan

Scenario

14 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


Aksi bagian marketing Reaksi customer
Skenario normal
1. Membuat faktur dan surat jalan dan
rekapanya di simpan sebagai arsip
faktur dan arsip surat jalan
2. Di terima
3. Mengetahui barang yang di pesan
sudah realisasi
Skenario alternatif
1. Membuat faktur dan surat jalan dan
rekapanya di simpan sebagai arsip
faktur dan arsip surat jalan
2. Di terima
3. Barang yang sudah di realisasi bukan
barang yang di pesan
4. Membuat faktur dan surat jalan dengan
realisasi barang yang di pesan
5. Di terima
6. Mengetahui barang yang di pesan
sudah realisasi

Penyelasaian tahap 3 yaitu menemukan use case : Pembayaran

Scenario

Aksi customer Reaksi bagian marketing


Skenario normal
1. Membayarkan biaya yang harus dibayar
sesuai dengan faktur
2. Menerima pembayaran
3. Membuat kwitansi sesuai dengan arsip
faktur
4. Menerima kwitansi sebagai bukti
pembayaran
Skenario alternatif
1. Membayarkan biaya yang harus dibayar
sesuai dengan faktur
2. Menerima pembayaran
3. Jumlah yang dibayarkan tidak sesuai
dengan faktur
4. Mengirim memo external kekurangan
5. Mengirim kekurangan biaya
6. Menerima pembayaran
7. Membuat kwitansi sesuai dengan arsip
faktur

15 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


Penyelasaian tahap 3 yaitu menemukan use case : Lporan

Scenario

Aksi bagian marketing Reaksi kepala bagian marketing


Skenario normal
1. Membuat laporan penjualan
berdasarkan arsip faktur, laporan
pesanan berdasarkan arsip pesanan,
laporan pengiriman berdasarkan arsip
surat jalan
2. Diterima dan di cek
3. Laporan sesuai dengan penjualan,
pesanan pengiriman yang telah
dilakukan dalam satu bulan
Skenario alternatif
1. Membuat laporan penjualan
berdasarkan arsip faktur, laporan
pesanan berdasarkan arsip pesanan,
laporan pengiriman berdasarkan arsip
surat jalan
2. Diterima dan di cek
3. Laporan tidak sesuai dengan penjualan,
pesanan, pengiriman yang telah
dilakukan dalam satu bulan
4. Mengecek dan merifisi laporan
penjualan berdasarkan arsip faktur,
laporan pesanan berdasarkan arsip
pesanan, laporan pengiriman
berdasarkan arsip surat jalan
5. Diterima dan di cek
6. Laporan sesuai dengan penjualan,
pesanan pengiriman yang telah
dilakukan dalam satu bulan

Soal

1. Lakukan survey ke sebuah sistem yang sudah ada atau melakukan studi pustaka,
kemudian carilah aktor dan use case yang terdapat pada sistem tersebut kemudian
deskripsikan dan buatkan sekenario nya.

16 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


MODUL 3
CLASS DIAGRAM

Dasar Teori
Diagram kelas atau class diagram menggambarkan struktur sistem dari segi pendefinisian
kelas – kelas yang akan dibuat untuk membangun sistem. Kelas memiliki apa yang disebut
atribut dan metode atau operasi.
• Atribut merupakan variabel – variabel yang dimiliki oleh suatu kelas
• Atribut mendeskripsikan properti dengan sebaris teks didalam kotak kelas tersebut - Operasi
atau metode adalah fungsi - fungsi yang dimiliki oleh suatu kelas
Diagram kelas mendeskripsikan jenis-jenis objek dalam sistem dan berbagai hubungan statis
yang terdapat diantara mereka. Diagram kelas juga menunjukkan properti dan operasi sebuah
kelas dan batasan-batasan yang terdapat dalam hubungan - hubungan objek tersebut.
Kelas memiliki tiga area pokok :
1. Nama
2. Atribut
3. Operasi

Berikut adalah simbol – simbol yang ada pada diagram kelas :

17 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


Relasi Antar Kelas
Antar kelas adalah keterkaitan hubungan antar kelas secara konseptual. UML menyediakan
beberapa relasi antar yang akan dijelaskan berikut ini :
Asosiasi
Asosiasi yaitu hubungan statis antar kelas. Umumnya menggambarkan class yang memiliki
atribut berupa kelas lain, atau class yang harus mengetahui eksistensi class lain. Panah
navigability menunjukkan arah query antar kelas.

18 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


- Ditandai dengan anak panah.
- Seringkali ditambahkan label dan multiplicity untuk memperjelas hubungan.
Contoh asosiasi :
Supplier

Surat pesanan 1

Agregasi
Agregasi adalah hubungan dari atau bagian ke keseluruhan. Suatu kelas/objek mungkin
memiliki/bisa dibagi menjadi kelas/objek tertentu dimana objek /kelas yang disebut kemudian
merupakan bagian dari kelas /objek ysng terdahulu.
Contoh agregasi
Pendidik

Guru

19 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


Generalisasi
Generalisasi adalah relasi ke atas beberapa sub kelas kepada super kelas diatasnya
(ditunjukkan dengan notasi segitiga). Sub kelas mewarisi fitur dari super kelasnya. Sub kelas
mampu overriding metode super kelasnya.
Contoh :

Pasien

Pasien rawat jalan


Pasien rawat inap

Dependency
Dependency adalah hubungan dimana perubahan pada suatu kelas akan mempengaruhi kelas
yang lain dimana kelas yang terakhir ini bergantung pada kelas yang sebelumnya. Dalam
dependency antar 2 elemen jika terjadi perubahan pada salah satu elemen maka akan
mengakibatkan perubahan pada elemen yang lain.
Semakin kompleks sistem, maka dependency menjadi sesuatu yang harus dipertimbangakan.
Dependency hanya berlaku satu arah.
Bisa diperjelas dengan penggunaan keyword, seperti <<parameter>>,<<use>>, <<call>> notasi
anak panah dan garis putus-putus.

20 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


Contoh kasus :
Class diagram pembelian barang di PT New Armada

Customer Pemesanan
Barang
+id_customer +id_pesanan
+id_barang
+nama +tgl_pesanan
+nama
+alamat +nama barang
+harga
+telpon +jumlah barang
+stock
+email +status
+jenis
+input data() +input data()
+input data()
+update data +update data
+update data
+delete
+delete

Registrasi Pembayaran pengiriman


laporan
+id_user +id_bayar +id_pengiriman
+data_barang
+user name +tlg_bayar +tlg_kirim
+data_cutomer
+password +total bayar +alamat kirim
+data_pemesanan
+no HP +no_rekening +input data() +data_pembayaran
+email +bukti TF
+data_pengiriman
+Id_pesan
+input data() +view()
+input data()

SOAL
1. Lakukan survey ke sebuah sistem yang sudah ada atau melakukan studi pustaka,
kemudian berdasarkan prosedur sistem tersebut, buatkan Class Diagram.

21 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


MODUL 4
NORMALISASI FILE
Dasar Teori
Dalam merancang suatu sistem yang baik dibutuhkan beberapa file yang bertujuan untuk
memudahkan pengambilan informasi pengolahan data. File-file tersebut akan berhubungan satu
sama yang lainnya dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan pemakai atau user.
Normalisasi
Normalisasi adalah suatu proses formal untuk menentukaan atribut-atribut yang seharusnya
dikelompokkan secara bersama-sama dalam suatu relasi .Bentuk normal adalah suatu aturan
yang dikenakan pada relasi-relasi dalam basis data dan harus dipenuhi oleh relasi-relasi tersebut
pada langkah-langkah normalisasi .
 Membentuk Data Base dalam struktur yang baik, dimana tidak terjadi :
1. Kehilangan informasi
2. Kesukaran dalam merepresentasikan informasi
3. Ketidak Konsistensi-an data
 Menghilangkan Anomali
1. Penyisipan
2. Pemutakhiran
3. Penghapusan
 Analisa dalam proses penormalan
1. Functional Depedency
2. Multy Value Depedency
 Tahapan Normalisasi
Bentuk Tidak Normal
↓ Menghilangkan perulangan group
Bentuk Normal Pertama (1NF)
↓ Menghilangkan ketergantungan sebaglan
Bentuk Normal Kedua (2NF)
↓ Menghitangkan ketergantungan transitif
Bentuk Normal Ketiga (3NF)
↓ Menghilangkan anomall-anomall hasil dari

22 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


ketergantungan fungsional
Bentuk Normal Boyce-Codd (BCNF)
↓ Menghilangkan Ketergantungan Muttivalue
Bentuk Normal Keempat (4NF)
↓ Menghilangkan anomall-anomall yang tersisa
Bentuk Normal Kelima

UNNOMAL FORM

 Terdapat repenting group

NIM NAMA KODE1 MTK1 KEL1 KODE2 MTK2 KEL2

PENORMALAN KE 1 ̾ͭͭͭꭞ ̾ͭͭͭNF

 Membuat tabel menjadi flat


NIM NAMA KODE MTK KEL

23 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


24 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T
25 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T
Contoh pembelian barang di PT New Armada
Customer
Id customer Nama Alamat Telepon Email

Pemesanan
Id pesanan Tgl pesanan Nama barang Jumlah barang Status

Barang
Id barang Nama Harga Stock Jenis

Pembayaran
Id bayar Tgl bayar Total bayar No rekening Bukti TF Id pesan

Pengiriman
Id pengiriman Tanggal kirim Alamat kirim

Laporan
Data barang Data customer Data pemesanan Data pembayaran Data pengiriman

26 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


SOAL
1. Lakukan survey ke sebuah sistem yang sudah ada atau melakukan studi pustaka yang
berkaitan dengan perancangan file
2. Berdasarkan file tabel yang ada lakukan normalisasi dan perancangan filenya

27 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


MODUL 5
MICROSOFT ACCESS

Dasar Teori
Microsoft Access merupakan suatu perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mengolah
database yang bersifat RDBMS (Relational Database Management System) (Sadeli,2011).
Access merupakan salah satu produk Office dari Microsoft yang dapat menangani database
dengan skala besar maupun kecil, access memiliki kemampuan yang beragam, selain
penyimpanan data kedalam tabel, access juga dapat menampilkan queries, Form, Report, dan
fitur-fitur istimewa seperti VBA (Visual Basic Application), OLE (Objecting Linking
Embedding), dan XML (Extended Markup Language).Format database yang dihasilkan oleh
Access 2010 adalah file berbasis XML (eXtensible Markup Language), dengan ekstensi
.accdb.Hal ini dimulai sejak versi 2007.Sedangkan Access versi 2003 dan sebelumnya, tidak
menggunakan XML,ekstensi file-nya adalah .mdb.
Field Name, digunakan untuk membuat nama field didalam table. Usahakan namna field tidak
ada spasi. Jika terpaksa Anda hendak memberikan spasi, sebaiknya menggunakan tanda
underscore ) sebagai tanda pemisah. Nama field tidak boleh ada yang duplikat atau sama di
dalam satu table. Jika Anda hendak menggunakan nama field yang merujuk pada hal yang sama
pada dua table, maka usahakan untuk membedakan nama field tersebut. Misalnya Anda hendak
membuat field Nama pada table 1 dan table 2, maka pada table 1 bisa menggunakan nama field
"tbl1Nama” dan pada table 2 bisa menggunakan nama field "b12Nama”. Hal ini akan berguna
jika nanti akan dibuat query yang menggabungkan antara table 1 dan table 2, sehingga tidak
perlu lagi menambahkan statement nama tabelnya untuk menunjuk field-field tersebut.
Record, adalah isi data didalam suatu table. Bila di excel, disebut juga row.
Data Type, digunakan untuk menentukan jenis data untuk field yang bersangkutan.
Terdapat 10 data type didalam table Microsoft Access 2010, diantaranya:
1. Text, yaitu data yang bisa diisi dengan nilai kombinasi antara text dan number, dengan
maximum karakter sebanyak 255 karakter.
2. Memo, sama saja dengan jenis Text, hanya saja memiliki jumlah karakter maksimum
yang lebih banyak, yaitu 63,999 karakter.

28 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


3. Number, yaitu data dengan jenis number (angka) yang digunakan untuk kalkulasi
matematika dan keperluan lainnya. Uinumnya number ini terdiri dari 1, 2, 4 dan 8 bytes
data.
4. Date/Time, yaitu data dengan jenis tanggal, waktu atau penggabungan dari tanggal dan
waktu.
5. Currency, yaitu data dengan jenis number, hanya saja pada awal angka selalu disertakan
symbol currency default sesuai dengan regional setting yang digunakan, misalnya Rp, $,
dll. Currency dapat menggunakan angka dengan 15 digit dibelakang desimal dan 4 digit
sesudah desimal.
6. AutoNumber, yaitu data yang tidak dapat kita isi secara manual melainkan ia terisi secara
otomatis oleh Access, baik secara menjumlah ataupun random (acak).
7. Yes/No, yaitu data dengan jenis hanya 2 pillihan yaitu Yes (-1 atau True) atau No (O atau
False). Format yang tersedia adalah : Yes/No, True/False, dan On/Off
8. OLE Object, yaitu data yang diambil dari system OLE seperti Microsoft Excel
spreadsheet, Microsoft Word document, graphics, sounds, atau data-data biner lainnya
baik yang dilink ataupun dimasukkan secara permanen (embedded) kedalam table
Microsoft Access.
9. Hyperlink, yaitu type data yang digunakan untuk menyimpan alamat internet atau file
yang ditunjukkan melalui alamat URL.
10. Attachment, yaitu data type yang digunakan untuk menyimpan attachment fil berformat
apa saja (bebas, bisa file gambar, file suara, dll).
Selain 10 data type diatas, ada dua fasilitas tambahan khusus untuk field di dalam Microsoft
Access, yakni:
 Calculated, yaitu fasilitas yang berguna untuk menghitung operasi matematika antara
field yang satu dengan field yang lainnya. Misalnya, kita bisa menjumlahkan field A
dengan field B, dil.
 Lookup Wizards, yaitu fasilitas combo box (list) yang dibuat secara wizard sehingga
kita dapat memilih (lookup) suatu data dari daftar pada table lainnya. Primary Key, merupakan
indeks yang mempercepat dan memudahkan pencarian data, selain itu dapat digunakan untuk
menjaga record agar tidak duplikat. Oleh karena itu primary key harus selalu diisi dan tidak
boleh bernilai kosong (null) dan selalu berisi nilai yang berbeda antara satu record dengan record

29 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


lainnya. Umumnya primary key ini digunakan untuk menghubungkan record didalam suatu table
dengan record pada table lainnya. Primary key didalam table bisa lebih dari satu field. Ciri field
telah menjadi primary key adalah disebelah kirinya pada mode design view terdapat gambar
kunci. Usahakan primary key ini harus selalu dibuat ketika Anda membuat table pertama kali,
dan seandainya tidak ada field khusus yang dapat dijadikan primary key, maka buatlah field
tambahan dengan data type Auto Number sebagai primary key nya.
Object Database Access Terdapat beberapa objek database yang terdapat pada Microsoft Access
, antara lain :
a. Tables, adalah objek database yang digunakan sebagai sarana untuk menyimpan data
yang telah diolah.
b. Queries, adalah objek database yang berfungsi untuk menampilkan, menyunting dan
menyaring suatu data sesuai dengan kriteria yang diinginkan serta dapat memasukkan
suatu expresi.
c. Form, adalah objek database yang digunakan untuk memasukkandan mengedit data atau
informasi yang ada dalam suatu database dengan menggunakan bentuk tampilan formulir.
d. Report, adalah objek database yang digunakan untuk menampilkan data atau informasi
dalam bentuk laporan.
e. Macros, adalah rangkaian perintah yang dapat disimpan dan dijalankan secara otomatis,
misalnya membuka form, mencetak laporan di layar, dan lain-lain.
f. Moduls, adalah program kecil atau procedur yang kegunaannya adalaı untuk perancangan
modul aplikasi pengolahan database tingkat lanjut.

30 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


Contoh sistem informasi pemeblian barang di Pt. New aramada

Relationship

Form barang

31 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


Report barang

32 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T


DAFTAR PUSTAKA

Alan Denis, Barbara Haley Wixom and David Tegarden. 2012. System Analysis & Design With
UML Version 2.0: An Object-Oriented Approach, 4th ed. John Wiley & Sons, Inc.USA
Fathansyah. 2012. Basis Data.. Penerbit Informatika. Bandung
Sadeli. M. 2011. Access 2010 Untuk Orang Awarn. Penerbit Maxikom. Palembang
Sugiarti.Y. 2014. Analisis Dan Perancangan UML (Unified Modeling Language) Generated
VB.6. Penerbit Graha Ilmu. Jakarta
Thomas Boucher dan Ali Yalcin. 2006. Design of Industrial Information Systems. Academic
Press - Elsevier. Burlington, USA..

33 created by sonny nugroho aji, S.T.P., M.T