Anda di halaman 1dari 55

THAHARAH

Perseorangan shalat tidak bisa lepas dari bab thaharah. Thahara adalah syarat pertama
sahnya shalat seseorang.

Firman Allah SWT:

Artinya : “Diturunkan air dari langit untuk kalian supaya kalian bersuci dengan air tersebut” .
(QS.Al Anfaal 08:11)

Sabda Rasulullah yang Artinya : “Tidak diterima shalat seseorang tampa bersuci dan tidak
terimah sedaqah seseorang yang berasal dari kejahatan”. (HR. Iman Muslim)

A. Arti Thaharah
Menurut bahasa makna thaharah adalah bersuci dan menurut istilah Syara’ makna thaharah
adalah suci dari hadast dan najis.
- Hadast adalah najis yang melakat dibatin, misal karena kentut, jimak, terjemah antara
kulit laki-laki dengan perempuan tampa penghalang. Cara membersihkan dengan wudhu
(Hadast kecil) dan dengan mandi jinabat bila hadast besar.
- Najis ialah najis yang melekat dibagian dhahir seperti badan kena kotoran hewan, air
kencing, darah dan hal yang menjijikan.
B. Alat-Alat Untuk Bersuci
Pandangan yang umum mengenai alat untuk bersuci adalah 2 :
1. Air
2. Debu
C. Macam-Macam Dan Pembagian Air
Air untuk bersuci ada beberapa syarat dan ketentuan, sebab ada jenis air yang bersih tapi
tidak memenuhi syarat untuk bersuci. Lebih jelasnya diberikan beberapa pembagiandan air
macam apa yang bisa dibuat bersuci dan air bersih yang tidak sah digunakan bersuci.
I. Air Suci Mensucikan
Disebut air mutlak, artinya mutlak dan sah untuk bersuci, belum tercampur dengan macam-
macam zat, najis maupun yang tidak najis. Air ini masih aslinya dari sumbernya. Contohnya
beberapa sumber air yang suci dan mensucikan :
a. Air Sumur e. Air Embun
b. Air Sungai f. Air laut
c. Ar Hujan g. Air salju
d. Air Telaga
Bila mana air tersebut sudah mengalami perubagan warna, bau, rasa, dari aslinya, karena
barang najis atau barang suci , maka air ini tidak mensucikan.
II. Air Suci Mensucikan Tapi Makruh Digunakan
Lahan air musammas. Musammas adalah air mutlak bersih tapi kena sinar matahari sampai
terlalu panas. Air ini makruh digunakan bersuci seperti wudhu’. Ukuran panas diindonesia tidak
sampai menjadikan air menjadi musammas, tapi panas di Makkah mampu menjadikan air
musammas.
III. Air Bersih Yang Tidak Mensucikan
Seperti air musta’mal ialah yang bekas wudhu’ atau mandi jinabat. Ringkasnya air
musta’mal adalah air bekas dibuat bersuci dan air tidak sah bersuci
IV. Air Mutanajis
Ialah air yang kejatuhan najis. Ada beberapa ketentuan mengenai air mutajis.
a. Disebut air mutanajis bila air yang kejatuhan najis kurang dari dua kollah, sekalipun
air itu tidak berubah warnanya, baunya dan rasanya tetapi hukumunya mutanajis dan
tidak sah untuk bersuci.
b. Bila air yang kejatuhan lebih dari dua kollah, ketentuan mutanajis sekiranya air yang
kejatuhan itu sampai berubah warna, bau dan rasa. Air seperti ini sudah tidak sah
untuk bersuci sekalipun 2 kollah. Dan air lebih dari 2 kollah itu tidak berubah warna,
baud an rasa ketika kejatuhan najis maka hukumnya tetap suci mensucikan.
c. Sekalipun yang mencampuri air barang tidak najis, tepi warna, baud an rasa air sudah
tercampur jadi satu dalam air, maka air tersebut tidak bisa dibuat bersuci.
d. Ada jenis air yang sudah berubah warnanya, tapi air tersebut masih dihukum suci dan
boleh untuk wudhu’. Ialah air yang :
- Berubah ditempanya sendiri karena sudah lama tergenang.
- Berubah karena terlalu banyak ikan atau tempat air ini dekat dengan belerang yang
membuat baunya seperti belerang, dan
- Berubah karena daun-daun yang rontok yang sekiranya tidak bisa menjaga.
IMAN KEPADA ALLAH SWT

A. Pengertian iman kepada Allah SWT


Alam terbentang luas dan manusia hidup di dalamnya. Dengan panca indra dan akal Yang ada
padanya, manusia dapat menyaksikan alam itu dalam segala sifat dan bentuknya. Ada kebenaran,
keajaiban dan keindahan serta hukum - hukum yang teratur serta harmonis.
Perhatikan bintang – bintang dan planet yang serba teratur, perputaran dan pergantian musim,
pergantian siang dan malam. Perhatikan kembali pandangan kita kebumi yang menghampar luas, laut
yang terbentang, keanekaragam hewan dan tumbuh – tumbuhan. Maka akan timbul pada diri manusia
itu adalah perasaan dan pengakuan bahwah “ada sesuatu” yang menguasai alam ini. Dia yang mencipta,
mengatur dan menyusun perjalanan bintang – bintang. Dia yang maha kuasa atas segala sesuatu yang
ada lihatlah firman allah dalam Al quran surah Ar-Ra’ad ayat 2-4.
Keyakinan kita pada allah SWT itulah yng disebut iman, iman berasal dari kata (aamana) yang
berarti “percaya”, iman kepada allah SWT artinya meyakini dengan sungguh hati bahwa allah itu ada
dengan segala sifat – sifat kesempurnaan-Nya.
Iman kepada Allah merupakan yang pertama dan utama dari rukun iman yang wajib diyakini oleh
seorang muslim, sebagainama hadits Nabi Muhammad SAW dari ibnu umar yang Artinya : “iman itu
ialah percaya kepada allah, malaikat – malaikat-Nya, kitab – kitab-Nya, Rasul – rasul-Nya, hari kiamat
dan Qadar yang baik dan yang buruk”(H.R. Muslim).
Iman dalam arti yang luas adalah membenarkan dalam hati, mengucapkan dengan lisan dan
diamalkan dengan perbuatan.Sabda nabi Muhammad SAW: yang Artinya : “iman ialah pengakuan
dengan hati, mengucapkan dengan lisan, dan pengamalan dengan anggota badan. (H.R. Thabrani).
Karenanya iman kepada allah SWT tidak hanya berupa ketetapan hati bahwa “tidak ada tuhan
selain allah”, tetapi harus ditindak lanjuti dengan ikrar atau ucapan dengan lisan dan pengamalan semua
yang diperintahkannya, serta menjauhi larangannya.

Lihatlah firman allah dalam surah An- nisa ayat 136.

Jelasnya, beriman kepada allah SWT tidak hanya percaya dan yakin kepada allah dengan segala
sifat kesempurnaanya, tetapi dengan amal perbuatan. Agar segala tingkah lakunya mempunyai nilai
positif, hendaklah segala gerak hati dan jasmaninya diniatkan karena Allah SWT.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : I (KE SATU) BULAN : JANUARI TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin Penguasaan Tajwid TPA Al-Amin 2X


Makhroj Huruf Tinggas - Tinggas

2 MT. GM. Al-Amin Penyampaian materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“Jangan Jadi Pemarah” Tinggas - Tinggas

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian Materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“Dunia Hanyalah Tipuan” Tinggas - Tinggas

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 05 Januari 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
MAKHROJ HURUF

1. Makhroj menurut bahasa artinya tempat keluar.


Menurut istilah adalah tempat keluarnya huruf dan tempat membedakan antara satu huruf
dengan huruf lainnya.
2. Defenisi huruf menurut bahasa artinya ujung atau pinggir.
Menurut istilah adalah suara yang bersandarkan pada suatu Makhroj baik Makhroj
Muhaqqaq ( Pasti ) ataupun Makhroj Muqoddar ( Perkiraan )

Perhatikan setiap perbedaan huruf Hijaiyyah dibawah ini.

 
 -  -

 
 - ‫هـ‬ -

  
- - ‫ح‬

  
- - ‫ي‬

   
- -

  
- ‫ق‬ -

  
- ‫ق‬ -
Kajian Hadir

JANGAN JADI PEMARAH

ِ ‫ أَ ْو‬:‫سلَّ َم‬
َ‫ ال‬: ‫ قَا َل‬،‫صنِي‬ َ ُ‫صلَّى هللا‬
َ ‫علَ ْي ِه َو‬ َ ِ ‫ي هللاُ َع ْنهُ أ َ َّن َر ُجالً قَا َل ِللنَّ ِبي‬ ِ ‫ع ْن أَبِي ُه َري َْرة َ َر‬
َ ‫ض‬ َ
َ ‫ الَ ت َ ْغ‬:‫ قَا َل‬،ً‫ضبْ فَ َردَّدَ ِم َرارا‬
]‫ضبْ [رواه البخاري‬ َ ‫ت َ ْغ‬

1. Diriwayatkan dari Abu Hurairah R.A bahwa seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW : “
Berilah aku wasiat, Nabi menjawab “Jangan marah”. Nabi selalu menjawab “Jangan
marah”. HR. Ahmad.
2. Iman Jafar bin Muhammad R.A berkata :

“ Kemarahan merupakan kunci segala keburukan “


3. Obat marah Rasulullah bersabda :
“ Jika salah satu dari kalian marah hendaknya ia diam “
Saran kepada Jamaah bahwa menahan amarah itu lebih utama karena Rasulullah bersabda :
“ Orang yang kuat bukan yang dapat menjatuhkan lawannya tetapi yang dapat
mengendalikan nafsunya ketika marah “ ( HR. Bukhari ).
DUNIA HANYALAH TITIPAN

1. Kenikmatan dunia hanyalah samu belaka, seperti hijaunya tanaman yang indah dipandang
tetapi tidak lama setelah itu menjadi kering dan mati. Begitulah kehidupan dunia ini, semua
akan hilang dan fana Al – Hasan berkata :
“ Kesenangan yang menipu, maksudnya bagaikan hijaunya tanaman dan permainan anak –
anak wanita.
2. Dunia manis dan hijau. Setiap orang memandang dengan terhipnotis dan selalu terus ingin
memandangnya yang merasakan kenikmatan dunia akan diracuni oleh candingan sehingga
selalu ingin menimatinya lagi, oleh karena itu Allah Swt berpesan pada Surah Thaha ayat
131.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 2 (KE DUA) BULAN : JANUARI TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin Lanjutan Makhrijal Huruf .... TPA Al-Amin 2X


Tinggas - Tinggas

2 MT. GM. Al-Amin Penyampaian materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“ Sikap Rasul kepada orang Tinggas - Tinggas
Munafik “

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian Materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“ Cara Minum Rasulullah “ Tinggas - Tinggas

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 15 JANUARI 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
LANJUTAN MAKHROJ HURUF

1. َّ َ‫) ال‬
Asy – Syafatain ( ِ‫شفَتَيْن‬
Artinya : 2 bibir, maksudnya tempat keluarnya huruf yang terdapat pada dua bibir. Bibir
atas dan bibir bawah.
Asy – Syafatan terbagi 2 :
- Perut ( Bagian dalam ), bibir bawah atau bagian tengah bibir bawah ujung – ujung
buah gigi teri.
Hurufnya yakni : ( ‫) و‬
Kaidahnya : Perut bibir atas dan bawah dirapatkan dengan ujung gigi seri.
- Kedua bibir atas dan bawah bersama – sama, jika 2 bibir tersebut rapat, keluar huruf

Mim ( ‫ ) ِْم‬dan Ba ( ‫ ) ب‬lebih rapat daripada mim.


Kaidahnya : “ Diantara kedua bibir dalam keadaan tertutup “
2. ِ ‫) ا َ ْل َج ْو‬
Al – Jauf ( ‫ف‬
Artinya : Rongga tenggorokan dan mulut dari Makhroj Al – Jauf terbagi 3 huruf , yaitu :
‫ي‬, ‫ و‬, ‫ا‬
3. َ ‫) ا َ ْل‬
Al – Khaisyum ( ِ‫خيْشوم‬
Artinya : Pangkal hidung. Huruf yang berfungsi dari Pangkal hidung Khaisyum keluar dari
satu Makhroj yaitu Gunnah ( Sengang / Dengung ).
SIKAP RASULULLAH TERHADAP ORANG MUNAFIK

1. Tentang Sunnatul Mawaqif atau seni bersikap dalam kehidupan Rasulullah Saw dan
Lakulafaurrasyidin. Rasulullah mencontohkan sikap Nabi Saw terhadap gembong munafik,
Abdullah Bin Ubay yang mempropokasi kaum muslimin.
2. Orang yang terkontaminasi skap munafik akan susah untuk dipercaya karena gembong ini
selalu mengadu domba dan sering membocorkan rahasia.
3. Rentang bahaya sifat munafik maka disarankan kepada kita untuk senantiasa berusaha
untuk tidak didalamnya karena sikap seperti itu akan merugikan diri kita sendiri.
4. Dalam sejarah yang dicontohkan Rasulullah menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi
kita semua.
ADAB RASULULLAH MINUM

1. Apa yang diminum Nabi Saw adalah yang baik dan menyehatkan tubuh, begitu pula tata
cara minum beliau.
2. Air yang disukai Nabi :
Sayyida Aisyah RA, meriwayatkan :

ِ َ‫سلَّ َم ْال ُح ْل َو ْالب‬


َ‫ارد‬ َ ‫علَ ْي ِه َو‬ َّ ‫صلَّى‬
َ ُ‫َّللا‬ ُ ‫ب إِلَى َر‬
َّ ‫سو ِل‬
َ ِ‫َّللا‬ َّ ‫َكانَ أ َ َحبُّ ال‬
ِ ‫ش َرا‬
“ Minuman yang paling di sukai Rasulullah Saw adalah yang manis dan dingin “
( Turumidzi )
3. Rasulullah adalah sumber keberhasilan
Cara minum Rasulullah :
Nabi meminum dengan perlahan dan tidak menegak minumannya sekaligus, di riwayatkan
dari Rabiah dan Aktsan :

“ Rasulullah Saw bersiwak dengan cara melintang dan minum secara perlahan “
( HR. Tabrani )
4. Iban Qayyim berkata : Berdasarkan penelitian diketahui bahwa masuknya air sekaligus
dapat membuat hati menjadi sakit dan menghilangkan sifat panasnya. Berbeda kalau iar
masuk secara bertahap.
5. Nabi Saw selalu minum sambil duduk, pernah satu dua hal beliau minum sambil berdiri,
untuk menjelaskan bahwa minum sambil berdiri tidak haram tetapi makruh.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 3 (KE TIGA) BULAN : JANUARI TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin
Hukum Nun Mati ( ِ‫) ْن‬ TPA Al-Amin 2X
Tinggas - Tinggas
dan Tanwin ( ‫) ـًـٍِـ‬
2 MT. GM. Al-Amin Kajian tentang “ Seni Masjid Al-Amin 1X
Berbeda Pendapat “ Tinggas - Tinggas

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian Materi tentang Masjid Al-Amin


1X
“ Mukjizat dalam Ilmiah Tinggas - Tinggas
Al-quran “

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 22 JANUARI 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
ِْ ) DAN TANWIN (
HUKUM NUN MATI ( ‫ن‬ ‫) ـًـٍِـ‬

1. ِْ ) dan Tanwin (
Hukum Nun Mati ( ‫ن‬ ‫ ) ـًـٍِـ‬jika bertemu dengan salah satu huruf hijaiyyah
yang mempunyai empat hukum bacaan, antara lain :
- ْْ ‫اِ ْظ َه‬
Izh – har ( ‫ار‬ )
- Idgham ( َ ‫) اِ ْد‬
ْ‫غا ْم‬
- Iqlab ْْ ‫) اِ ْق ََل‬
(‫ب‬
- Ikhfa ْْ ‫) ا ِْخفَا‬
(‫ء‬

Dalam Nun Mati dan Tanwin ada empat hukum, maka ambillah sebuah pelajaran.

- ْْ ‫اِ ْظ َه‬
Izh – har Halqi ( ‫ار‬ ْ‫ ) َح ْل ِق ْي‬hurufnya : ‫ا ح خ ع غ ه‬
- Ikhfa ( ‫ ) ا ِْخفَا ْء‬hurufnya : ‫تثجدذسشصضطظفقك‬
- Idgham ( َ ‫ ) اِ ْد‬hurufnya :
ْ‫غا ْم‬
Idgham Bighunna : ‫يومن‬
Idgham Bilagunnah : ‫ل ر‬
- ْْ ‫اِ ْق ََل‬
Iqlab ( ‫ب‬ ) hurufnya : ‫ب‬
SENI BERBEDA PENDAPAT

Dalam islam berbeda pendapat itu biasa, bahkan perbedaan pendapat itu dianggap sebagai
Rahmat dikalangan umat sekarang banyak aliran atau faham – faham yang dipersoalkan
bukanlah alirannya yang dipersoalkan jangan sampai berbeda pendapat mengganggu keutuhan
umat islam itu yang kita tidak ijinkan ibaratkan shalat jum’at dan shalat lima waktu lainnya.
Allah mewajibkan umat islam melaksanakan shalat jum’at sehingga sekali dengan tujuan
menciptakan rasa kasih sayang ukhwah dan persatuan ditengah mereka pada saat pelaksanaan
shalat 5 waktu, kita sangat dianjurkan melaksanakannya secara berjama’ah di Masjid dengan
tujuan yang sama dalam kaitan ini Allah Swt, berfirman :

  


   
  
   
  
 
   
   
    
  
 
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai
berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah)
bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat
Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah
menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya
kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. “ ( QS Al- Imran Ayat 103 )

Oleh karena itu dalam setiap perbedaan janganlah bermusuhan mari eratkan tali Ukhwah
Islamiyah.
MUKJIZAT ILMIAH DALAM AL – QURAN

  


  
   
   
   
  
“ Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) kami di segala wilayah
bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al - Quran itu adalah
benar. Tiadakah cukup bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? “

1. Mengkaji sisi Mukjizat ilmiah dalam Al - Quran harus berangkat dari keyakinan bahwa
kitab suci ini bukanlah kitab sains, kedokteran, Tehnik, Astronomi, atau kimia. Ia adalah
kitab petunjuk bagi manusia. Allah Swt berfirman “ Kitab Al-Quran ini tidak ada keraguan
didalamnya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa : QS. Al – Baqarah ayat 2.
2. Mukjizat ilmiah Al-quran dilaut, dasar lautan yang gelap.
3. Mukjizat ilmiah bahwa langit terdiri atas 7 lapis .
4. Gunung sebagai pasak.

Kesimpulan :
Sesungguhnya tidak ada kontradiksi antara kebaikan ilmu pengetahuan dengan hakikat Al -
Quran karena keduanya berasal dari satu sumber yaitu Allah Swt.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 4 (KE EMPAT) BULAN : JANUARI TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin - Wudhu TPA Al-Amin 2X


- Adzan / Qamat Tinggas - Tinggas
- Dzikir sesudah shalat

2 MT. GM. Al-Amin Kebersihan adalah Kadar Masjid Al-Amin 1X


Jiman Tinggas - Tinggas

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian Materi tentang Masjid Al-Amin


1X
“ Mayat bisa Mendengar Tinggas - Tinggas
Orang yang Hidup “

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 29 JANUARI 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
ADZAN / QAMAT DAN DZIKIR SESUDAH SHALAT

1. Adzan merupakan tanda atau panggilan seruan untuk segera menunaikan shalat 5 waktu
setelah adzan dilanjutkan dengan iqamah.
Adab ketika mendengar Muadzin :
- Ketika Hayya Alash – shalaah maka jama’ah menjawab Lahaulah Walakuwwata Illa
Billah.
- Ketika Hayya Alal – Falah maka kembali Jama’ah menjawab Lahaulah Walakuwwata
Illa billah Lafad Adzan dan Iqamah.
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
- Dzikir sesudah shalat :
1. Astaghfirullah Adzin 7 X
2. Subhanallah 33 X
3. Alhamdulillah 33 X
4. Allahu Akbar 33 X
Tutup dengan berdo’a pada Allah Swt.
MAYAT DAPAT MENDENGAR ORANG YANG HIDUP

1. Diantara keyakinan Alila Sunnah Wal Jamaah adalah bahwa setelah mati nanti manusia
akan hidup di alam barzakh.
2. Mayat mendengar, Ulama semua sepakat bahwa mayat dapat mendengar perkataan orang
hidup, terutama orang yang menziarahinya mereka hanya berbeda pendapat apakah mayat
dapat mendengar secara untuk mutlak diantaranya adalah hadits yang diriwayatkan dalam
Shalihaim ( dua kitab shalih )
3. Salam untuk penghuni kubur.
Diantara Dalil sangat jelas yang menunjukan mendengarnya mayat dalam kubur, dalam
Hadits :

“ Sesungguhnya Rasulullah Saw, mendatangani suatu kuburan dan berkata, “ Salam


sejahtera bagi kalian wahai penghuni tempat kaum mukmin. Sesungguhnya kami Insya
Allah akan menyusul kalian. ( HR. Muslim )
AMALAN UNTUK MELAPANGKAN REZKI

Indonesia saat ini adalah sempitnya Rezki akibat krisis ekonomi yang berkepanjangan.
Himpitan ekonomi tidak jarang membuat sebagian umat islam terjerumus kedalam dosa,
bahkan kekufuran, Naudzubillah Minzalik.
Diantara nama – nama Allah Swt yang indah adalah “Al – Wahab “ yang berarti banyak
hibah dan pemberiannya kepada hamba – hambanya tanpa didahului permintaan atau mencari
sebab.
Allah Swt berfirman :
“Dan Anugrahkan bagiku ilmu dan hikmah wahai sang pemberi Anugrah serta
memudahkan bagiku rezki wahai Yang Maha Pemberi Rezki “
Sesungguhnya Allah Swt yang memberi Rezki kepada seluruh makhluk, baik itu manusia,
jin, hewan – hewan dan para malaikat. Allah Swt membeikan Rezki kepada para malaikat
berupa ilham untuk bertasbih. Allah Swt memberikan Rezki kepada manusia berupa Rezki yang
nyata dan yang maknawi Rezki maknawi berupa ilmu – ilmu makrifat dan yang lainnya.
Oleh karena itulah maka tatkala sebagian ulma ditanya tentang hadits yang menyebutkan
bahwa seyogyanya setiap orang yang selesai makan dan minum mengucapkan “ Segala puji
bagi Allah yang telah menganugerahkan makanan ini kepada kami dan menebari Rezki
kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku “
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 1 (KE SATU) BULAN : OKTOBER TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin Bacaan Tartil TPA Al-Amin 2X


- Tafkhim Tinggas - Tinggas
- Tarqiq

2 MT. GM. Al-Amin Penyampaian Materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“ 5 Wasiat Nabi Muhammad Tinggas - Tinggas
Saw”

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian Materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“ Keindahan Rupa dan Tinggas - Tinggas
Tubuh Rasulullah Saw “

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 06 Oktober 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
LIMA WASIAT RASUL SAW

Kebutuhan manusia di dunia sangat sederhana. Sumaith Bin Ajlan pernah berkata
“perutmu hanyalah sejengkal, wahai anak Adam, lalu bagaimana bisa perut yang sekecil itu
membuatmu masuk neraka”. Pernyataan ini gambaran betapa rakusnya sebagian manusia dalam
memenuhi kebutuhan mereka hingga menghalalkan segala cara.
Rasulullah pernah menawarkan kepada para sahabat tentang amalan sakit dalam
menjalankan kehidupan agar kebaikan lahir maupun batin menjadi berkah dan berlimpah.
Rasulullah Saw bersabda “siapakah yang mau mengambil dariku kalimat – kalimat ini, lalu ia
amalkan atau ia ajarkan kepada orang yang mau mengamalkannya ?”
Abu Hurairah menjawab “ aku mau, wahai Rasulullah “, maka Nabi menyentuh tangan
Abu Hurairah lalu berkata, (pertama), ‘I’tiqal mahaarima takun ta’kun naas, “(kedua) “ Wardha
bimaa qosamallahu laka takun a’badan naas. (ketiga) “wa ahsin ilaa jaarika takun mu’minan”,
(keempat) “wa ahibba linnas maa tauhibbu li nafsika takun muslimin”. (kelima) “wa laa
tukstsirid dhahik fa inna katsratad dhadik tulitul quluub.” Rasulullah Saw bersabda, “diantara
baiknya islam seseorang adalah meninggalkan apa – apa yang tidak berguna baginya.” (HR. At
– Tirmidzi ). Begitulah kehidupan yang sedang kita jalani antara surga dan neraka.
KEINDAHAN RUPA DAN TUBUH RASULULLAH SAW

Iman kepada Nabi Saw adalah meyakini bahwa Allah Swt menciptakan beliau dalam rupa
terindah yang tidak pernah ada yang menyamai, baik sebelum maupun setelah baliau Saw.
Rasulullah Saw memiliki wajah yang elok dan rupawan. Sayyidina Ali ra berkata :
“wajah Nabi tidak gemuk dan tidak pula bulat. Di wajahnya ada sedikit bulat.” (HR. Turmidzi)
Mata baginda Nabi Saw dapat melihat di malam hari yang gelap seperti melihat disiang
hari yan terang. Beliau juga dapat mengetahi apa yang ada di belakang walaupun beliau
menghadap kedepan.
Kepala baginda Nabi Saw memiliki dahi yang terlihat jelas. Itulah yang dimaksud dengan
ucapan Adzimul Jabhah. Bentuk kepala beliau besar dan sempurna kedua alis beliau
memanjang dan tidak bersambung antara keduanya.
Pustur tubuh Rasulullah Saw memiliki perawatan tubuh yang agak tinggi, warna kulit
Rasulullah kemerah – merahan.
Orang yang mensifati beliau Saw dengan sifat yang mengidentifikasi kekurangan Nabi
Saw seperti hitam atau lainnya, maka ia telah kafir.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 2 (KE DUA) BULAN : OKTOBER TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin Bacaan Tartil TPA Al-Amin 2X

Fungsi Nun Sukun ( ِ‫) ْن‬ Tinggas - Tinggas

Tanwin ( ‫ ) ـًـٍـ‬dan Mim


sukun ( ‫) ِْم‬

2 MT. GM. Al-Amin - Fiqih : 5 berkah Ibunda Masjid Al-Amin 1X


Siti Hajar Tinggas - Tinggas

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian Materi tentang Masjid Al-Amin


1X
“ Adab Sebagai Keindahan “ Tinggas - Tinggas

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 13 Oktober 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
LIMA BERKAH IBUNDA SITI HAJAR

Patut dikenang oleh setiap muslimah masa kini bahwa Siti Hajar adalah perempuan
shalehah yang telah meletakkan pondasi perbedaan besar yang hidup dan berkembang sampai
saat ini. Setidaknya ada lima keberkahan Siti Hajar yang tetap dinikmati umat manusia hingga
saat ini.
Pertama, keberkahan air sumur zam – zam, sumur yang airnya dari pengorbanan Siti
Hajar.
Kedua ibadah Sa’i, langkah kaki Siti Hajar mendaki bukit Shafah dan Marwah ditengah
padang pasir yang panas.
Ketiga, Ibadah kurban, pengorbanan Siti Hajar melepas anaknya ats perinah Allah Swt.
Keempat, keberkahan keturunan yang usahnaya tidak mengeluh dalam mendidik. Cara
hidup beliau bukanlah glamornya Cleopatra yang menjadi legenda Mesir, namun
kesederhanaan yang berbuah kejayaan di dunia dan akhirat.
Kelima, keberkahan tempat tinggal, berkat sumur zam – zam yang menjadi kota mekah
yang besar dan ramai penduduk.
ADAB SEBAGAI KENDALI ILMU

Orang – orang yang beradab bakal dipandang oleh Allah Swt dengan lemah lembut.
Mereka juga bakal tercatat sebagai insan – insan pilihan Allah Swt. Orang yang memiliki ilmu
tapi tidak memiliki adab, maka ilmunya akan sia – sia dan tidak membawa berkah. Orang yang
snagat alim namun tidak hormat kepada orang tua dan shalatnya, maka kehidupan sia – sia.
Dalam sebuah hadits qudzi Allah Swt, berfirman :
“Barang siapa tidak ridho terhadap ketentuanku dan tidak sabar atas ujianku, maka
hendaknya ia keluar dari bumiku dan dari bawaha langitku. Hemdaknya ia mencari Tuhan
selain aku.
Setidaknya lima alasan mendapat ujian demikian :
Pertama, Allah Swt senang melihat orang – orang fakir.
Kedua, orang – orang fakir selalu memohon kepada Tuhan.
Ketiga, banyak orang tertipu oleh harta.
Keempat, sedikit sekali orang berharta dan sadar.
Kelima, karena mengikuti baginda Rasulullah Saw dan para Rasul lainnya.
Mereka semua insan – insan pilihan Allah Swt yang dijaukan dari tipu daya harta.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 3 (KE TIGA) BULAN : OKTOBER TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin - Shalat qashar TPA Al-Amin 2X


- Pengertian shalat qashar Tinggas - Tinggas
- Macam – macam shalat
qashar

Penyampaian Materi tentang Masjid Al-Amin 1X


2 MT. GM. Al-Amin
“ Mengundang musibah Tinggas - Tinggas
lewat keluhan”

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian Materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“ Janganterbuai oleh Tinggas - Tinggas
kemewahan semu “

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 20 Oktober 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
TERBUAI OLEH KEMEWAHAN SEMU

Ketentraman hidup bersumber dari ketenangan dan ketetapan hati bukan pada banyaknya
harta atau jabatan menterang. Jiwa yang telah diberi ketentraman oleh Allah tidak akan
mengalami kegoncangan diwaktu apapun juga, termasuk ketika tertimpa oleh kesedihan dan
penderitaan, didalam Surah At – Taubah ayat 25 Allah meriwayatkan hal ini dengan firmannya.
“Sesungguhnya Allah telah menolong kamu (hai para mukminin) dimedan peperangan
yang banyak, dan (ingatlah) peperangan yang banyak dan diwaktu kamu menjadi congkak
karena banyaknya jumlah(mu), maka jumlah yang banyak itu idak memberikan manfaat
kepadamu sedikitpun dan bumi yang luas itu telah terasa sempit olehmu, kemudian kamu lari
kebelakang dengan bercerai – cerai. ( QS. At - taubah : 25 )
Ketenangan hidup dan kesehatan jiwa berdasar pada pandangan dan sikap memandang
dunia ini sekedar tempat lewat. Dengan sikap seperti ini dia akan merasa ketentraman hidup
yang sesungguhnya, ia tahu, apapun yang terjadi sudah menjadi kehendak Allah, karena
kehidupan yang sesungguhnya adalah kehidupan diakhirat.
MENGUNDANG MUSIBAH LEWAT KELUHAN

Manusia memang lebih banyak mengelu daripada bersyukur. Janganlah kamu mengeluh
kepada siapapun, baik kepada kawan maupun lawan. Jangan lupa menyalahkan Allah swt atas
perlakuannya kepadamu dengan menimpakan cobaan. Hendaknya kamu senantiasa
menampakkan kebaikan dan rasa syukur. Berdusta dan menampakkan rasa syukur atas
kenikmatan yang pernah kau dapatkan jauh lebih baik daripada mengeluh. Betapa tidak ada
manusia yang tak luput dari nikmat – nikmat dari-nya. Allah Swt berfirman :
“ Dan jika kamu menghitung – hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan
jumlahnya . . . “ ( QS. An – Nahl 16 : 18 )
Berhati – hatilah dengan keluhan, sungguh kebanyakan bencana ditimpakan kepada
manusia karena keluhan mereka kepada Allah Swt. Pantaskah manusia berkeluh kesah kepada
Allah Swt Yang Maha belas kasih dan penyayang. Jangan kamu mencari ketenangan didunia,
karena dunia adalah tempat kebinasaan, tanggung jawab dan kesusahan. Tatkala kamu
menginginkan kenyamanan dunia, bisa jadi yang kamu dapatkan lebih rendah. Segala sesuatu
yang diharapkan diakhirat justru akan dipalingkan dari dirimu.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 4 (KE EMPAT) BULAN : OKTOBER TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin Pengertian Maad dan Praktik TPA Al-Amin 2X


bacaan Maad Tinggas - Tinggas

2 MT. GM. Al-Amin - Kajian Hadits Masjid Al-Amin 1X


- Berlaku baiklah walau Tinggas - Tinggas
kepada hewan

3 Pengajian Masyarakat - Syamail Masjid Al-Amin 1X


- Adab Rasulullah Minum Tinggas - Tinggas

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 27 Oktober 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
BERLAKU BAIKLAH WALAU KEPADA HEWAN

Allah menuntut kita untuk berbuat ihsan, yakni berbuat baik dalam melaksankaan amalan
yang disyariatkan. Kita dituntut untuk berbuat baik kepada semua, baik kepada diri sendiri,
keluarga, pelayan, manusia secara umum, bahkan kepada para Nabi, Ulama, Malaikat, Jin,
Hewan, Langit, Bumi, dan Tumbuhan. Sebagaimana Rasulullah Saw, bersabda :
“ Sesungguhnya Allah mewajibkan ihsan (kebaikan) atau segala sesuatu”.
Ketika kita harus membunuh, baik manusia, misalnya karena qishos atau hewan, maka
kita dituntut untuk berbuat ihsan. Ihsan dalam hal ini adalah dengan mengeluarkan ruhnya
secara cepat dan meminimalisasir rasa sakit.
Walhasil merenungkan hadits ini akan membuat kita semakin sadar betapa lembut ajaran
yang dibawa oleh baginda Nabi Muhammad Saw. beliau mengajarkan kepada kita untuk selalu
berbuat baik walaupun kepada hewan. Sepatutnya orang yang beriman bersyukur atas nikmat
menjadi seorang mukmin, nikmat memeluk agama islam yang mengajarkan kebaikan
sedemikian sempurnanya.
ADAB RASULULLAH MINUM

Rasulullah Saw sangat menyukai air zam – zam. Beliau menjadikan air zam – zam
sebagai sesuatu yang berharga sehingga terkadang dijadikan hadiah bagi para sahabat –
sahabatnya.
Riwayat terdapat penjelasan :
“Jika engkau meminumnya untuk mencari kesembuhan, Allah akan menyembuhkanmu
jika engkau meminumnya untuk mencari perlindungan Allah akan meminumnya untuk
menghilangkan dahaga. Allah akan menghilangkannya (HR. Hakim)
Oleh sebab itu para sahabat dan tabiin serta banyak ulama setelahnya sangat bersemangat
untuk meminumnya air zam – zam sekenyang – kenyangnya dan menghadiri niat yang baik
ketika meminumnya.
Sebagian dari kata – kata minum baginda Nabi Saw semoga kita bisa meneladani sisi –
sisi kehidupan beliau dengan sempurna.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 1 (KE SATU) BULAN : NOVEMBER TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin - Bacaan pendek khusus TPA Al-Amin 2X


- Alif dianggap tidak ada Tinggas - Tinggas
- Wawu dianggap tidak ada
- Maad Fathal diberi pendek

2 MT. GM. Al-Amin - Fiqih Masjid Al-Amin 1X


- Shalat qashar ketika Tinggas - Tinggas
bepergian

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“Menyikapi perubahan Tinggas - Tinggas
zaman “

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 01 November 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
SHALAT QASHAR KETIKA BEPERGIAN

Yang dimaksud dengan qashar adalah ringkas shalat wajib yang empat rakaat menjadi
dua rakaat. Shalat yang sisa diqashar adalah dzuhur, ashar dan isya.
Qashar hanya dibolehkan bagi seorang yang bepergian jauh dengan jarak tempuh dan
marhalah (sekitar 8 jam). Jika jadi tempuh kurung dari ini maka tidak boleh mengqashar shalat.
Syarat qashar :
Qashar hanya dibolehkan setelah memenuhi beberapa persyaratan :
1. Shalat yang diqashar adalah shalat fardhu yang berjumlah empat rakaat, yaitu dzhur, ashar
dan isya.
2. Memiliki tujuan jelas dalam bepergian
3. Bepergiannya bukan dalam rangka maksiat
4. Jarak tempuhnya minimal 2 marhakh ( sekitar 82 km)
5. Harus melewati batas daerah, atau jika daerahnya tidak memiliki besar.
6. Seseorang megetahui bolehnya mengqashar dalam syariat
7. Perjalanannya masih berlangsung sampai ia menyelesaikan shalatnya
8. Ia harus berniat melakukan qashar ketika takbiratul ihram
9. Menjaga shalatnya dari niat yang merafikan qashar
10. Telah menjadi ma’mum dari imam yang menyempurnakan shalatnya sempat rakaat
maupun menjadi makmumnya hanya sebentar

Mengqashar shalat dibolehkan selama perjalanan seseorang masih berlangsung. Apabila


perjalanannya terhenti, maka berhenti juga kebolehan mengqashar shalat.
MENYIKAPI PERBEDAAN ZAMAN

Kalian menyedikan Negeri kalian untuk mereka. Kalian bagikan kepada mereka harta
setela kalian. Demi Allah, akhirnya kalian telah memberikan fasilitas dan bantuan kalian
kepada mereka, maka mereka pasti biasa akan beralih kepada Negeri lain bukan ke Negeri
kalian.
Sayyidah Aisyah Radhiyallahu anh berkata : Sahabat usman Radiyallahu akan datang,
maka Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam menyebutnya dengan menghadapkan wajah
beliau kepadanya. Saya mendengar Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam bersabda : “Wahai
Usman, sesungguhnya Allah mungkin akan menyerahkan sebuah gami kepadamu, apabila
mereka menghendaki melepaskan kami itu maka jangan engkau lepaskan.
Sejarah mencatat bahwa Rasulullah saw wafat pada 12 Rabiul Awal 11 H. Setelah beliau
wafat, Nasib kaum muslimin berada dibawah para khalifah diantaranya Uluh Abu Bakar, Umar
Bin Khatbhab, Utsman, Ali dan kemudian Hasan Bin Ali.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 2 (KE DUA) BULAN : NOVEMBER TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin - Seni baca Qur’an TPA Al-Amin 2X


- Membaca dengan murattal Tinggas - Tinggas
irama ( Rash, Nawaf dan
Hijaz )

2 MT. GM. Al-Amin - Janji Allah bagi para Masjid Al-Amin 1X


Dermawan Tinggas - Tinggas

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“Menjaga jiwa spiritualitas di Tinggas - Tinggas
zaman modern “

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 10 November 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
JANJI ALLAH BAGI PARA DERMAWAN

Kedermawanan adalah rahasia hati yang tidak setiap orang memilikinya. Menurut ulama,
kedermawanan terdiri dari 4 macam, yaitu kedermawanan jiwa, kedermawanan ruh,
kedermawanan hati dan kedermawanan harta. Orang – orang yang rela mengorbankan jiwa
mereka demi memperoleh petunjuk Allah adalah orang – orang yang punya kedermawanan
jiwa. Kedermawanan ruh timbul berupa kerelaan mengorbankan nyawa demi meraih kehidupan
yang kekal. Kedermawanan hati ditempuh oleh orang – orang yang bijak atau arif. Sementara
kedermawanan harta adalah kerelaan mengorbankan harta benda yang kita sayangi dijalan
Allah demi meraih ridho dan ampunan Allah.
Menurut sebagian ulama, kedermawanan adalah berlomba – lomba dalam memberi
sebelum diminta. Sementara itu, Imam Ali r.a berkata : “Orang Dermawan adalah orang yang
tidak mengharapkan ucapan terimakasih saat memberi.”
Meski banyak orang yang punya harta berlimpah, namun tidak banyak orang yang punya
sifat dermawan. Ada orang – orang yang punya harta sekedarnya, tetapi hati nurani mereka
selalu tergugah untuk berbagi dengan orang lain. Belas kasihnya tak membiarkan orang lain
menderita meski mereka sendiri tak berkecukupan.
MENJAGA JIWA SPIRITUALISME DIZAMAN MODEREN

Materialisme telah mempengaruhi kehidupan orang – orang moderen. Ukuran


kebahagiaan bagi kebanyakan mereka adalah penampilan – penampilan fisik dan lahiriah,
kekayaan materi, rumah mewah, karir melejit, dan sebagainya. Namun sebenarnya sebagian
orang mederen masih mempercayai hal – hal gaib atau immaterial termasuk percaya kepada
Allah, hari akhir dan pembalasan.
Sementara pedoman umat suci Al-quran Al - karim menjelaskan konsep kebahagiaan
yang berbeda. Kebahagiaan sejati dalam Al-quran adalah kebahagiaan yang kaffah
(meneyluruh) dengan menekankan konsep falah seperti disebutkan dalam surah Al-Mukminun
ayat 1 – 6, pada beberapa ayat ini menjelsakan bahwa sesungguhnya orang yang beruntung atau
bahagia adalah mereka yang mampu khusyuk dalam shalat.
Oleh karena itu, kebudayaan manusia yang dibangun diatas landasan ideologi
kebohongan terhadap Allah dan tidak sejalan dengan fitrah manusia, merupakan kebudayaan
palsu yang tidak akan pernah mendatangkan kebahagiaan sejati.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 3 (KE TIGA) BULAN : NOVEMBER TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin - Seni baca Qur’an jenjang TPA Al-Amin 2X


dasar (ula) meliputi : lagu Tinggas - Tinggas
bayati, lagu soba danlagu
hijaz.

2 MT. GM. Al-Amin Penyampaian materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“Hakikat Taubat” Tinggas - Tinggas

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“Cara agar Iman terus Tinggas - Tinggas
bertambah “

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 17 November 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
HAKIKAT TAUBAT

Setiap manusia pasti melakukan dosa. Namun tidak setiap manusia diberi petunjuk untuk
berbuat kepada Allah Swt. Manusia terbaik bukanlah yang tidak pernah berbuat kesalahan,
tetapi yang selalu menyesal dan bertaubat kepada Allah Swt setiap kali ia melakukan kesalahan.
Dosa adalah bagaikan noda dihati, jika dibiarkan terus – menerus tanpa disesuaikan oleh taubat,
dia akan terus menumpuk dan sulit untuk dibersihkan.
Jika suatu saat mereka terjerumus dalam dosa, mereka segera bertaubat kepada Allah Swt
menyesali perbuatan dengan sungguh – sungguh dan membersihkan hati. Merekalah orang –
orang yang dicintai oleh Allah Swt.
“Sesungguhnya Allah menyukai orang – orang yang bertaubat dan menyukai orang – orang
yang mensucika diri “ (QS. Al-Baqarah : 222 ).
Taubat bukan sekedar ucapan memohon ampun dengan lisan tanpa disertai penyesalan
dalam hati, bukan hanya ucapan lisan tanpa berhenti dari perbuatan dosa. Sia – sia taubat
seorang yang lisannya fasih beristighfar, tetapi anggota tbuhnya tidak berhenti melakukan
maksiat.
CARA AGAR IMAN TERUS BERTAMBAH

Salah satu hadits utama Rasulullah menyangkut iman, bahwa Iman seorang muslim itu
adakalanya bertambah dan adakalanya berkurang. Bertambanhnya Iman tentu akan membawa
seseorang menjadi semakin dekat denagn Allah. Sementara berkurangnya Iman akan membawa
kepada kesengsaraan hidup didunia, terlebih lagi kelak di akhirat.
Di dalam Surah Al-Isra ayat 36 Allah mngngatkan bahwa penedengaran, penglihatan dan
hati semuanya kelak akan dimintai pertanggung jawaban :
“Dan sesungguhnya kamu mengikuti apa yang yang kamu tidak mempunyai pengetahuan
tentangnya sesungguhnya pendengaran, penglihatan hati, semuanya itu akan dimintai
pertanggung jawaban”.
Jadi setiap muslim harus selalu berusaha agar kadar Iman didalam dadanya bertambah
terus dari waktu kewaktu. Iman yang semakin bertambah akan membawa kita kepada akhir
penjelasan hidup yang diidamkan setiap muslim, menghadap Allah dengan predikat Khusnul
Khatimah.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 4 (KE EMPAT) BULAN : NOVEMBER TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin Lanjutan Seni baca Qur’an TPA Al-Amin 2X


jenjang dasar (ula) meliputi : Tinggas - Tinggas
lagu bayati, lagu soba, lagu
hijaz dan lagu Nahwud

2 MT. GM. Al-Amin Fiqih tentang Nadzar Masjid Al - Amin 1X


Tinggas - Tinggas

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian materi tentang Masjid Al - Amin 1X


“Keberanian dan kekuatan Tinggas - Tinggas
fisik Nabi Muhammad Saw“

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 24 November 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
TENTANG NADZAR

Nazhar adalah janji melakukan kebaikan atau keburukan dalam istilah Fiqih, Nadzar
mengandung makna yang lebih khusus yaitu mewajibkan diri untuk malekukan kebaikan
(ibadah) yang sebelumnya tidak wajib dilakukan. Misalnya, bernazhar untuk bersedekah
dengan sejumlah uang walaupun sedekah merupakan kewajiban, tetapi hukumnya menjadi
wajib begitu di Nazharkan dasar syariat nazhar adalah Firman Allah Swt :
“Dan hendaklah mereka menyempurnakan nazhar – nazhar mereka “
Nazhar terdiri dari dua macam, yaitu nazhar Lajaj dan nazhar Tabarrur. Keduanya
memiliki hukum yang berbeda.
Ada tiga unsur yang harus dipenuhi dalam suatu nazhar, yaitu adanya orang yang
bernazhar, (shighot (ucapan nazhar), dan mandzur (yang dinazhari)
Tidak sah pula menazharkan sesuat yang hukumnya Fardhu a’in (wajib bagi setiap
individu). Setiap ucapan, “Jika saya sembuh, saya berkewajiban untuk shalat lima waktu.”
Shalat lima waktu merupakan kewajiban setiap muslim walaupun tidak dinazhari. Adapun
menazsharkan sesuatu yang hukumnya Fardhu Kifayah (kewajiban kolektif yang gugur apabila
telah dilakukan orang lain) seperti jihad, shalat jenazah, amar makruf dan nahi mungkar, maka
hukumnya sah.
KEBERANIAN DAN KEKUATAN FISIK NABI MUHAMMAD SAW

Keberanian termasuk sifat yang paling utama. Dengan keberanian, kemuliaan dan
kehormatan akan dapat terjaga. Oleh sebab itu, setiap Nabi yang diutus oleh Allah Swt adalah
orang yang paling berani dimasanya. Perhatikan sebagaimana keberanian Nabi Nuh As yang
berdakwah seorang diri kepada kaumnya.
Keberanian Nabi Ibrahim As yang menghancurkan berhala dan menghadap Raja Namruz
seorang diri, dan keberanian Nabi Musa As yang berani menentang Fira’un.
Sayyidina Ali Bin Abi Thalib RA, Sahabat yang tidak diragukan lagi keberaniannya,
pernah mengungkapkan tentang betapa besar keberanian Nabi Saw.
“Aku melihat keadaan kita diperang badar, kita berlindung pada nabi Saw dan beliau
adalah yang paling keras serangannya.”
Bersikap lembut ditempat yang menuntut kelembutan. Pemaaf pada tempat yang
selayaknya memaafkan, dan tegas ketika harus menunjukan ketegasan.
Semoga shalawat dan salam selalu tercurah kepada Nabi Muhammad Saw, Makhluk
terindah yang diciptakan oleh Allah Swt.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 1 (KE SATU) BULAN : DESEMBER TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin Seni baca Al-Quran jenjang TPA Al-Amin 2X


lagu : Tinggas - Tinggas
- Pemantapan :
Meliputi : lagu bayati,
soba hijaz dan nahawa.

2 MT. GM. Al-Amin Penyampaian Materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“ Menjaga Lidah Kita “ Tinggas - Tinggas

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“Macam – macam Syafaat“ Tinggas - Tinggas

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 08 Desember 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
MENJAGA LIDAH KITA

Dalam bahasa agama, sikap seperti ini disebut tasaskhur atau istihza. Adakalanya ini
ditujukan untuk menyerang orang lain, kelompok lain bahkan mungkin juga ditujukan pada
adat – istiadat, nilai moral, dan agama.
Meniru – nirukan sikap, logat dan istilah orang lain yang sering kita jumpai dalam
kehidupan sehari – hari. Anehnya, acap kali perbuatan ini dilakukan sekedr ingin menimbulkan
tawa orang. Kita merasa gembira kalau sudah banyak orang tertawa melihat apa yang telah kita
perbuat. Sementara yang menjadi sasaran, hampir dapat dipastikan akan merasa tersakiti.
Al-quran dengan tegas mengingatkan kita untuk menjadi perbuatan – perbuatan semacam
itu. Di dalam Surah Al-Hujurat ayat 11 Allah berfirman :
“ Hai orang – orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki – laki merendahkan
kumpulan yang lain, boleh jadi, yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula
sekumpulan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil
dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk – buruk panggilan adalah (panggilan) yang
buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang – orang
yang zalim. “
Jadi kebiasaan mentertawakan, menghina, mencela dan mengolok – olok orang lain,
sesungguhnya bukanlah sesuatu yang baru. Namun sebagai umat yang diseru Al-quran dengan
sebutan Kahiru Ummatin, mestinya kita lebih paham dan sadar bahwa semua sikap itu sangat
tidak terpuji.
MACAM – MACAM SYAFAAT

Menurut pengertian bahasa, syafaat adalah usaha perantaraan dalam memberikan sesuatu
manfaat bagi orang lain. Ada lima macam bentuk syafaat :
Menghilangkan kegelisahan yang dirasakan pada saat menunggu proses hisab (hitungan
amal dunia) dan mempersingkat proses hisab.
Memasukkan kesurga tanpa hisab.
Syafaat untuk orang yang menurut catatan amalnya seharusnya masuk neraka, agar dapat
masuk surga.
Syafaat yang diberikan untuk orang – orang yang telah masuk neraka agar dikeluarkan
dari neraka.
Syafaat untuk menambah derajat seseorang didalam surga.
Syafaat bagian pertama dan kedua khusus dimiliki oleh Rasulullah Saw. ini disebut
syafaat udhama, yakni yang agung sedangkan sisanya dimiliki oleh orang – orang pilihan Allah
Swt.
Allah Swt berfirman :
“Pada hari itu tidak berguna syafaatnya, kecuali (syfaat) orang yang Allah Maha Pemurah
telah memberi izin kepadanya dan dia telah meridhoi perkataannya.” (QS. Thoha “ 109)
Orang – orang yang dapat menerima syafaat adalah khusus bagi yang meninggal dalam
keadaan islam meski mereka memiliki dosa besar. Sedangkan orang – orang kafir tidak pernah
menerima syafaat.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 2 (KE DUA) BULAN : DESEMBER TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin Lanjutan Seni baca Al-Quran TPA Al-Amin 2X


Meliputi : Lagu tingkat Tinggas - Tinggas
menengah ditambah lagu ros

2 MT. GM. Al-Amin Penyampaian Materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“ Menjalani makna La Ilaaha Tinggas - Tinggas
Illallahu “

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“Agar Allah selalu Tinggas - Tinggas
menjagamu“

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 15 Desember 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
MENJALANIْMAKNAْ“ْLAAْILAAHAْILLALLAAHU”

1. Keutamaan Laa Ilahaa Illallaahu


Kalimat Laa Ilahaa Illallaahu berarti Tiada Tuhan Selain Allah. Yang wujudnya adalah
kepastian dengan sendirinya. Maha Esa dan sendiri. Maharaja dan Mahakuasa, Maha hidup
dan Maha memelihara, Maha terdahulu dan Maha azal, Maha kekal dan abadi, maha
mengetahui, Maha melakukan apa yang dikehendaki dan menghendaki dengan apa yang
diinginkan.
2. Makna Laa Ilahaa Illallaahu
Kalimat Laa Ilahaa Illallaahu berarti tiada Tuhan Selain Allah, yang wujudnya adalah
kepastian dengan sendirinya. Maha esa dan sendiriu, Maha kuasa, Maha hidup dan Maha
memelihara, Maha terdahulu dan Maha azal, Maha kekal dan abadi, Maha mengetahui
segala sesuatu, Maha melakukan apa yang dikehendaki dan menghukum dengan apa yang
diinginkan.
3. Dua Sisi kalimat Tauhid
Kalimat Tauhid memilki dua sisi, Laailaha dan Illallah. Yang pertama meniadakan dan
yang kedua menetapkan. Maknanya adalah meniadakan persangkaan adanya Tuhan lain
selain Allah dan menuguhkan makna Tauhid yang ada didalam hati.
4. Persangkaan orang musyrik
Secara akal dana syariat mustahil adanya lebih dari satu Tuhan di alam ini. Allah
berfirman :
“Sekiranya ada dilangit dan dibumi Tuhan – Tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu
telah rusak binasa. Maka Maha suci Allah yang mempunyai arsyi dari pada yang mereka
sifatkan.” (QS. Al-Anbiya : 22)
5. Keutamaan kelimat Tauhid
Kalimat Tauhid adalah kalimat yang sangat utama. Cukuplah sebagai bukti keutamaan
kalimat ini bahwa orang kafir yang mengucapkan kalimat ini, maka ia menjadi muslim.
Adapun orang yang telah mengimani Allah dan Risalah Nabi maka ia akan
mendapatkan kebaikan dengan mengucapkan kalimat ini walaupun tidak dilanjutkan
sengan syahadat.
AGAR ALLAH SELALU MENJAGAMU

Abdullah Bin Abbas ini membuat suatu dinasti islam yang menjadi pada peradaban dunia,
dinasti, abbasiya.
Karena keluasan wawasan Al-Quran-nya, sahabat Ibnu Abbas RA juluki Tarjumanul
Quran (Penerjemah Al-Quran). Beliau juga dijuluki Al-Bahr (Samudra) sebab kailmuannya
yang bagaikan Samudra tak terbatas. Nabi Saw pernah mendoakannya secara khusus.
“Ya Allah, fahamkan ia agama dan ajarilah ia ilmu Takwil (Tafsir).” (HR. Ahmad)
Pada saat sahabat Jabir Bin Abdullah RA. Mendengar kabar wafatnya sahabat Abdullah
Bin Abbas, beliau memukulkan satu tanganku tangan lainnya sebagai tanda kesedihan.
Dipersulitnya seorang hamba untuk mendapatkan apa yang dia inginkan bisa jadi
merupakan bentuk penjagaan Allah kepdanya dikhawatirkan apabila ia mendapatkan semua
yang ia inginkan maka imannya akan rusak.
Ini menunjukan bahwa kemudahan untuk mendapatkan apa yang diinginkan tidak selalu
menjadi tanda kebaikan.
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 3 (KE TIGA) BULAN : DESEMBER TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin Lanjutan Seni baca Qur’an TPA Al-Amin 2X


- Tingkat mahir Tinggas - Tinggas
Lagu tingkat “Uli”
Lagu tingkat “ Wastho”
Lagu tingkat “Ulya”
Lagu tingkat mahir,
tambahan lagu sika dan
jiharka.

2 MT. GM. Al-Amin Penyampaian Materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“ Memuliakan tamu dan Tinggas - Tinggas
tetangga”

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian materi tentang Masjid Al-Amin


1X
“Melepaskan diri dari sifat Tinggas - Tinggas
kikir“

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 22 Desember 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
MEMULIAKAN TAMU DAN TETANGGA

Perbuatan baik kepada tetangga adalah dengan menampakan wajah cerah dan senyum.
Sebagian ulama mengatakan ada empat hak tetangga yang harus ditunaikan : Memberikan apa
yang ia miliki, tidak tamak apa yang dimiliki tetangga, tidak menganggu atau menyakiti
tetangga, dan bersabar enghadapi gangguan tetangga.
Diantara perbuatan itu adalah tutur kata yang baik, yaitu ucapan yang bernilai pahala.
Kemudian diam dari ucapan yang tidak ada kebaikan di dalamnya. Ini mencakup perintah unuk
diam dari ucapan yang haram, makruh dan mubah. Ucapan mubah tidak bernilai kebaikan, dan
kadang dapat menjurus kepada ucapan yang makruh dan haram. Kalaupun tidak mengurus
kesana, ucapan mubah adalah bentuk menyia – nyiakan waktu yang tidak berguna. Padahal
Nabi Saw bersabda :
“ Termasuk tanda kebaikan islam seseorang asalah meninggalkan apa yang tidak penting
baginya.” (HR. Turmudzi)
Perbuatan baik kepada tetangga adalah dengan menampakan wajah cerah dan senyum
sebagian ulama mengatakan ada empat hak tetangga yang harus ditunaikan :
- Memberikan apa yang ia miliki
- Tidak tamak kepada apa yang dimiliki tetangga
- Tidak mengganggu atau menyakiti tetangga, dan
- Bersabar menghadapi gangguan tetangga
Jadi, kamu hendaknya juga pulang dengan hati rela walau ada sebagian kecerobohan yang
dilakukan tuan rumah dalam menjamunya sebab itu termasuk akhlak yang baik.
MELEPASKAN DIRI DARI SIFAT KIKIR

Salah satu sifat mulia Rasulullah adalah karom ini. Beliau tak segan memberikan apa
yang beliau miliki kepada orang lain. Bahkan, ketika ada seorang yang menjual suatu barang,
beliau membelinya sesuai harga yang diminta si penjual lalu memberikan barang tadi kembali
kepada si penjual. Sahabat Jabir Bin Abdillah pernah menjual ontanya kepada Rasulullah.
Rasul membeli onta ini lalu mengembalikannya kepada si penjual. Apabila beliau berhutang
sesuatu kepada seseorang, beliau mengembalikannya dengan barang yang lebih banyak atau
lebih bagus. Rasulullah bersabda :
“Belilah dan berikan kepadanya, karena sebaik – baik kalian adalah yang paling baik
ketika membayar hutangnya.
Sikap sebaliknya dari kedermawanan atau karom adalah kebakhilan atu buktil. Ini
merupakan satu diantara sekian banyak sikap yang tidak disuaki Allah dan Rasulnya.
Sifat kikir atau pelit menjadi salah satu penyakit hati yang sulit dicari obatnya. Orang –
orang yang pelit cenderung mencintai diri sendiri secara berlebihan dan enggan dan menaruh
perhatian dan belas kasihan pada orang lain. Mereka selalu dibayangi rasa takut jatuh miskin
meski mereka punya harta yang banyak.
Seringkali sifat bakhil timbul karena adanya syuh atau kekikiran yang disertai tamak. Di
dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh HR.Muslim dari Jabir Bin Abdillah, Rasulullah
mengingatkan :
“Jauhkanlah diri kalian dari perbuatan syuh ( kikir yang disertai tamak ) karena
sesungguhnya itu telah membinasakan orang – orang sebelum kalian, mendorong mereka untuk
menumpahkan darah, dan menghalalkan perkara yang terlarang.”
Kalau kebetulan kita beruntung dipilih menjadi orang yang banyak rezki, mengapa kita
harus menjadi orang yang bakhil ? mengapa kita tak pandai berbagi dengan mereka yang susah
seperti permohonan ibu yang saya ceriterakan diatas ?
LEMBAR LAPORAN KINERJA PENYULUH (LLKP) NON PNS
TAHUN ANGGARAN 2019

KECAMATAN : Tinambung
KABUPATEN : POLEWALI MANDAR
PROVINSI : SULAWESI BARAT
LAPORAN MINGGUAN
MINGG KE : 4 (KE EMPAT) BULAN : DESEMBER TAHUN : 2019

Tempat
No Nama Obyek Jenis Kegiatan Volume
Pelaksanaan
1 2 3 4 5

1 TPA Al-Amin Seni baca Qur’an. TPA Al-Amin 2X


Jenjang pemantapan semua Tinggas - Tinggas
lagu / tingkatan meliputi :
- Bayati, sika, hijaz,
nahawu.
- Rost, sika dan jiharka

2 MT. GM. Al-Amin Penyampaian Materi tentang Masjid Al-Amin 1X


“ Etika mengunjungi orang Tinggas - Tinggas
sakit”

3 Pengajian Masyarakat Penyampaian materi tentang Masjid Al-Amin


“Sikap memaafkan kesalahan Tinggas - Tinggas 1X
orang“

- Hambatan atau Pemecahan yang dihadapi 1.


2.

- Langkah Penyelesaian Masalah 1.


2.

Hal- hal lain yang berkaitan dengan tugas pembinaan Kepenyuluhan : Kurangnya Alat Peraga

Tinambung, 29 Desember 2019

Mengetahui :
Pendamping Penyuluh Agama Fungsional Penyuluh Agama Islam
Kecamatan Tinambung

NURSYAM, S.Fil.I R U S D I. M
Nip : 19781231 200910 2 001 No.Reg.
ETIKA MENGUNJUNGI ORANG SAKIT

Islam menganjurkan kita untuk mengunjungi orang sakit. Bahkan ini merupakan kewajiban
muslim bagi muslim lainnya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda :
“ Barang siapa mengunjungi orang sakit atau mengunjungi saudaranya di jalan Allah, maka
seorang penyeru akan berkata, “ engkau baik, jalanmu baik, dan engkau akan menempati
sebuah rumah disurga.” (HR. Turmudzi dan Ibnu Majah).
Beberapa etika yang harus diperhatikan saat menjenguk orang sakit adalah sebagai berikut
:
1. Memilih waktu yang tepat
2. Menanyakan keadaanya
3. Mendo’akannya
4. Mengingatkannya agar bersabar
5. Tak berlama – lama saat menjenguk
6. Tak banyak bertanya
7. Membesarkan hatinya
8. Minta do’a pada orang sakit
9. Bila sakit seseorang sudah parah atau sedang menghadapi sakratul maut
10. Menuntunnya membaca kalimat Tauhid
11. Membaca Surat Yasin
12. Memejamkan oreang yang telah dijemput kematian
Al – Syafi’i dalam Al – Umm (1/248) berkata, “yang pertama kali dilakukan oleh orang
terdekat saat orang meninggal dunia adalah memejamkan maka orang yang telah meninggal
dunia dengan cara termudah dan dilakukan oleh orang yang paling dapat berlaku lembut
padanya.
SIKAP MEMANFAATKAN KESALAHAN ORANG

Memaafkan orang yang berbuat salah kepada kita jelas merupakan kepribadian dan
akhlak yang sangat mulia. Meski ini tak selalu mudah, kita tetap harus melatih diri kita tanpa
jemu menuju sikap itu karena sesungguhnya balasan bagi orang yang memaafkan kesalahan
orang lain adalah surga.
Suatu kali Rasulullah bersabda dalam hadits Ibnu Abbas :
“ Kelak pada hari kiamat apa pemanggil yang menyeru, “ dimanakah orang – orang yang
memaafkan orang lain ? Kemarilah kepada Rabb kalian dan ambillah pahala kalian !” Dan
wajib setiap muslim bila suka memaafkan, maka Allah masukkan dia kedalam surganya.”
Memberi maaf orang lain sama sekali tidak menunjukan bahwa kita lemah justru sikap ini
menjadi bukti bahwa sesungguhnya kita berwawasan luas, berakhlak mulia dan berjiwa besar.