Anda di halaman 1dari 1

BAB I

PENDAHULUAN

Istilah Malignant Fibrous Histiocytoma (MFH) atau Undifferentiated Pleomorphic


Sarcoma (UPS), pertama kali dijelaskan oleh O'Brien dan Stout pada tahun 1964 sebagai
sarkoma jaringan lunak yang menyerang usia dewasa tua. MFH merupakan tumor ganas
langka yang berasal dari jaringan mesenkimal dalam tubuh. Angka kejadian tahunan MFH
adalah 30 kasus dalam satu juta penduduk. Awalnya, MFH didefinisikan sebagai neoplasma
yang menunjukkan diferensiasi fibroblastik dan histiositik, namun evaluasi yang lebih baru
menunjukkan tidak ada bukti diferensiasi histiositik.1,2,3
MFH lebih sering terjadi pada ras Kaukasia dibandingkan ras Afrika atau keturunan
Asia. Neoplasma ini predominan pada pria, dengan rasio sekitar 2:1. Tumor menyerang pada
usia puncak dekade kelima dan keenam (rentang usia 10 - 90 tahun). MFH paling sering
terjadi pada ekstremitas (70% - 75%, ekstremitas bawah menyumbang 59% kasus), yang
diikuti dengan retroperitoneum.1,2,4
MFH retroperitoneal biasanya disertai dengan gejala konstitusional, termasuk demam,
malaise, dan penurunan berat badan. Tumor ini sering berukuran lebih besar dari 10 cm dan
dapat menyebabkan displacement dari usus, ginjal, ureter, dan / atau kandung kemih. CT scan
dapat memberikan informasi yang memadai tentang lokasi dan perluasan massa, tetapi
perbedaan / kontras antara tumor dan otot akan lebih baik terlihat pada MRI. Meskipun
demikian, tidak ada teknik pencitraan tunggal yang dapat memberikan diagnosis histologis
spesifik MFH sehingga biopsi tetap diperlukan sebagai gold standart.1,2,4
Pada penyajian kasus ini akan dibahas mengenai MFH retroperitoneal dengan harapan
dapat menambah informasi tentang imejing MFH retroperitoneal sehingga dapat membantu
dalam mendiagnosisnya.