Anda di halaman 1dari 1

BAB IV

PEMBAHASAN

Seorang wanita datang dengan keluhan nyeri perut. Nyeri dirasakan terutama pada
perut kiri, seperti ditusuk-tusuk, yang dirasakan hilang timbul. Pada pemeriksaan fisik
ditemukan teraba massa lunak, fixed, nyeri tekan (±), pada hemi abdomen kiri. Pada
pemeriksaan laboratorium didapatkan lekositosis, serum tumor marker normal.
Pada tanggal 17-2-2012 dilakukan pemeriksaan MSCT abdomen dengan kontras dan
didapatkan kesan massa besar struktur heterogen (padat, lemak, kalsifikasi), batas relatif
tegas, multiseptated, yang menempati hampir seluruh kavum pelvis sampai abdomen kiri
atas, mendesak pankreas ke kranial, mendesak loop usus ke abdomen kanan atas disertai
encasement vena mesenterika superior. Gambaran ini sesuai dengan teori bahwa tumor
retroperitoneal biasanya disertai displacement organ retroperitoneal.
Pasien menjalani operasi laparotomi eksplorasi eksisi tumor + PA pada tanggal 28-2-
2012. Dari hasil PA didapatkan tumor intra abdomen tersusun oleh sel-sel bentuk kumparan,
inti hiperkromatik, mitosis dapat ditemukan, disertai struktur storiform pattern dan sel-sel
datia, dengan kesan Malignant Fibrous Histiocytoma. Tumor pada pasien ini terdiri dari
komponen padat, lemak, dan kalsifikasi. Menurut teori dinyatakan apabila terdapat massa
retroperitoneal besar yang berisi kalsifikasi, perdarahan yang luas tanpa komponen lemak,
atau nekrosis sentral, maka diagnosis mengarah ke MFH. Tetapi pada pasien MFH ini, tumor
mengandung komponen lemak. Hal ini bisa dijelaskan sebagai berikut : liposarkoma
dedifferentiated terutama terjadi pada retroperitoneal, dan pola yang paling umum dari area
dedifferentiated terdiri dari MFH pleomorphic highgrade atau MFH storiform fibroblastic.
Saat ini banyak ahli patologis mengenali bahwa apa yang disebut MFH retroperitoneum
adalah liposarkoma dedifferentiated. Liposarkoma retroperitoneal biasanya berupa tumor
besar, dengan proporsi well-differentiated dan dedifferentiated yang variabel. Oleh karena itu,
sampling yang luas dianjurkan untuk menghindari hilangnya beberapa komponen. Sampling
harus dilakukan baik di daerah nonadiposa maupun adiposa.

42