Anda di halaman 1dari 20
BADAN PUSAT STATISTIK SENSUS Pusat Pendidikan dan Pelatihan EKONOMI Jakarta, 20 Februari 2017 Nomor — : B-316/BPS/02610/2/2017 Lampiran : 1 (satu) set Perhal — : Calon peserta Pelatihan Dasar CPNS Gol II BPS Angkatan ke-117 s.d 128 Tahun 2017 Kepada Yang Terhormat: Para Direktur/Kepala BPS Provinsi (terlampir) ‘Tempat Mengacu kepada nominasi peserta Diklat tahun 2017 dari Tim Seleksi Peserta Diklat Instansi (TSPDI), dengan ini disampaikan nama lulusan STIS Angkatan 54 yang akan menjadi calon peserta Pelatihan Dasar CPNS Golongan Ill BPS Angkatan ke-117 s.d 128 Tahun 2017 (data nama calon peserta terlampir). Pelaksanaan Diklat akan dimulai dari tanggal 12 Maret s.d 21 Desember 2017 sebanyak 6 (enam) batch, dimana masing-masing batch terdiri dari 2 angkatan/kelas. Sehubungan dengan hal tersebut, dimohon bantuannya untuk menyampaikan hal-hal berikut kepada calon peserta : 1. Berdasarkan Perka LAN Nomor 21 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatinan Dasar CPNS Golongan Il, Diklat tersebut diselenggarakan dengan skema sebagai berikut © Tahap | (Internalisasi) - 30 hari (di Pusdiklat) © Tahap Il (Aktualisasi) - 80 hari (di Unit kerja) © Tahap III (Evaluasi Aktualisasi) — 3 hari (di Pusdiklat atau Provinsi) 2. Persyaratan Calon peserta: © Pas foto berwarna (latar belakang merah) berukuran 4x6 sebanyak 2 (dua) lembar, dengan ketentuan: -Pria__: Kemeja putih lengan panjang dan berdasi, = Wanita: Blus putih berkrah lengan panjang (bagi yang memak jilbab putih polos), © Foto copy SK pengangkatan CPNS, © Surat Keterangan Sehat dari dokter pemerintah dilengkapi dengan hasil tes darah dan tes urine, © Surat pemyataan untuk mematuhi_ ketentuan yang berlaku dalam penyelenggaraan Pelatinan Dasar CPNS Golongan Ill (formulir terlampir), © Surat Tugas mengikuti Pelatihan Dasar CPNS Golongan Ill dari pejabat setingkat eselon Il 3. Pakaian dan perlengkapan: © Pakaian harian -Pria —: Kemeja putih lengan panjang berdasi dengan celana panjang wama Ibab, warna hitam/gelap, Wanita : Blus putih berkrah lengan panjang dengan rok warna hitarn/gelap (bagi ang memakai lb na jl ih polos, © Untuk materi Dinamika Kelompok, SKJ, Latinan Baris Berbaris (PBB) dan Tata Upacara Sipil (TUS): Pakaian dan sepatu olah raga 4, Pusdiklat BPS menyediakan konsumsi bagi peserta mulai hari pembukaan sampai dengan hari terakhir kegiatan pembelajaran Pelatihan Dasar CPNS Golongan Il J. Raya Jagakarsa No. 70, Lenteng Agung, Jakarta 12620, Tolp. (021) 7873781-89, Fax. (021) 7873955 ‘e-mail: pusdiklat@bps.go.id, homepage : http: //pusdiklat.bps.go.id 10, "1 12. 13, Biaya perjalanan peserta (pp) dari ibu kota provinsi daerah asal ke Jakarta dibebankan pada DIPA Pusdiklat BPS dengan ketentuan sebagai berikut © Peserta membeli senditi tiket perjalanan dari daerah asal ke Jakarta, sedangkan untuk tiket perjalanan dari Jakarta ke daerah asal akan dibelikan oleh Pusdiklat BPS, © Tiket perjalanan yang dibeli menggunakan pesawat udara kelas ekonomi (low cost) dan membawa bukti tiket dan boarding pass. Selama mengikuti Diklat peserta diwajibkan untuk menginap di asrama gedung Pusdiklat BPS. Diklat dilaksanakan pada hari Senin - Sabtu mulai pukul 08,00 - 18.00 WIB. Kegiatan pagi dimulai pukul 05.30 untuk latihan senam kesegaran jasmani atau baris berbaris/tata upacara sipil Mengingat banyaknya tugas Dikiat baik secara perseorangan maupun kelompok, peserta diwajibkan membawa Notebook (Laptop). Dalam pembelajaran Diklat peserta diwajibkan membuat rancangan aktualisasi dalam bentuk 7 atau 8 kegiatan sekaligus mengimplementasikannya di unit kerja masing- masing peserta Kegiatan yang dilaksanakan pada masa aktualisasi mengacu kepada beberapa hal, seperti: © Uraian tugas seksi/bidang tempat peserta kerja, Kepka BPS Nomor 3 Tahun 2002 atau Perka BPS Nomor 1 Tahun 2009; © Formulir SKP/CKP yang pernah/akan dibuat; © Tugas yang diberikan oleh atasan/pimpinan; © Inisiatif sendiri dari peserta untuk melakukan kegiatan yang disesuaikan dengan uraian tugas seksi/bidang yang telah disetujui oleh atasan. Setiap peserta akan dibimbing oleh seorang mentor. Mentor adalah atasan langsung peserta di tempat kerja, minimal pejabat struktural eselon IV dengan beberapa tugas mentor (terlampir) Secara umum alokasi peserta dari suatu provinsi dalam satu batch adalah sekitar 5 sampai 9 peserta, kecualijika jumlah peserta kurang dari 5 orang. Bagi calon peserta yang tidak dapat mengikuti diklat sesuai jadwal, diminta membuat surat pemyataan dengan memberikan alasan yang diketahui oleh atasan langsung minimal pejabat eselon Ill dan usulan peserta pengganti berasal dari batch yang berbeda dari provinsi yang sama. Kemudian dikirim melalui e-mail: pusdiklat.dpk@bps. go. id. Pusdiklat BPS akan mengirimkan Surat pemanggilan peserta paling lambat seminggu sebelum hari Pembukaan Diklat Untuk keterangan lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi penyelenggara melalui email di atas. Demikian disampaikan, atas bantuan dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. Kepala Pusdikiat BPS, wp \peit Rowe ‘Tembusan Yth. 4, Sel faris Utama BPS (sebagai laporan), 2. Kepala Biro Kepegawaian. Lampiran 4 ‘Surat Kepala Pusdiklat BPS Nomor — : B-316/8PS/02610/2/2017 Tanggal : 20 Februari 2017 Daftar Tujuan Surat: 1. Direktur Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei 2. Direktur Sistem Informasi Statistik 3. Direktur Diseminasi Statistik 4. Direktur Statistik Kesejahteraan Rakyat 5. Direktur Statistik Ketahanan Sosial 6. Direktur Neraca Produksi 7. Direktur Neraca Pengeluaran 8. Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan 9. BPS Provinsi Aceh 10. BPS Provinsi Sumatera Utara 11. BPS Provinsi Sumatera Barat 12. BPS Provinsi Riau 13, BPS Provinsi Jambi 14, BPS Provinsi Sumatera Selatan 15. BPS Provinsi Bengkulu 16. BPS Provinsi Lampung 17. BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 18. BPS Provinsi Kepulauan Riau 19. BPS Provinsi DK Jakarta 20. BPS Provinsi Bali 21. BPS Provinsi Nusa Tenggara Barat 22. BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur 23, BPS Provinsi Kalimantan Barat 24. BPS Provinsi Kalimantan Tengah 25. BPS Provinsi Kalimantan Selatan 26. BPS Provinsi Kalimantan Timur 27. BPS Provinsi Sulawesi Utara 28. BPS Provinsi Sulawesi Tengah 29. BPS Provinsi Sulawesi Tenggara 30. BPS Provinsi Gorontalo 31. BPS Provinsi Sulawesi 32. BPS Provinsi Maluku 33. BPS Provinsi Maluku Utara 34, BPS Provinsi Papua Barat 35. BPS Provinsi Papua rat