Anda di halaman 1dari 2

A.

Kritisi Dari Artikel

1. Abstrak

Pada bagian abstrak peneliti telah mencantumkan tentang tujuan penelitian, design

penelitian, jumlah sampel penelitian, tempat penelitian dan hasil penelitian.

Kritikal artikel pada bagian abstrak ini adalah isi abstrak terlalu panjang.

2. Pendahuluan

Bagian pendahuluan peneliti telah menncantumkan tentang pengertian hospitalisasi,

pengertian bermain, pengertian dan tujuan terapi bermain walkie talkie. Peneliti juga

menjelaskan tentang penelitian terkait terhadap penelitiannya.

Kritikal artikel pada bagian pendahuluan yaitu peneliti tidak mencantumkan

pengertian anak prasekolah dan survey pada anak prasekolah dengan tingkat kecemasan

terhadap hospitalisasi.

3. Metode

Metode dalam artikel jurnalini menjelaskan bahwa jenis penelitian iniadalah one

group pre post test design dengan menggunakan purposive sampling (judgement sample).

Kritikal pada artikel bagian metode ini peneliti tidak mencantumkan teknik pengambilan

sample, prosedur pelaksanaan terapi bermain, dan berapa lama terapi bermain walkie

talkie.

4. Hasil Penelitian

Hasil penelitian menyimpulkan ada perbedaan skor rata-rata sebelum dan sesudah

dilakukan terapi bermain walkie talkie pada kelompok eksperimen yaitu bermain walkie

talkie 84.4% dengan mengalami tingkat keecemasan ringan, hal ini menunjukkan bahwa
terapi bermain walkie talkie memberikan pengaruh dalam menurunkan skor rata-rata

kecemasan pada pasien terhadap hospitalisasi.