Anda di halaman 1dari 15

PROGRAM

KEDARURATAN PENGELOLAAN B3 / LIMBAH B3

PT. SO GOOD FOOD


Jalan Raya Negeri Sakti Km 12. Desa Negeri Sakti Kec. Gedong Tataan
Kab. Pesawaran - Lampung
DAFTAR ISI

1. Daftar Isi ............................................................................................................................... 2

2. Daftar Gambar ....................................................................................................................... 3

3. Daftar Tabel .......................................................................................................................... 4

4. Pendahuluan........................................................................................................................... 5

5. Hasil Identifikasi Resiko Kedaruratan B3 / Limbah B3................................................................ 6

6. Infrastruktur........................................................................................................................... 7

7. Fungsi Penanggulangan .......................................................................................................... 10

8. Lampiran ............................................................................................................................... 12
DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Struktur Organisasi Kedaruratan Pengelolaan B3 / Limbah B3........................... 8

Gambar 2. Alur Komunikasi Kedaruratan Pengelolaan B3 / Limbah B3................................ 9


DAFTAR TABEL

Tabel 1. Matriks Identifikasi Resiko kedaruratan Pengelolaan B3 / Limbah B3 .................... 6


1. PENDAHULUAN

1.a. Latar Belakang

PT. So Good Food merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pemotongan ayam
dan pengolahan daging ayam dengan merek utamanya adalah Sosis So Nice. Sesuai dengan
izin usaha industri Nomor: 301/1/IU/I/PMA/Pertanian/Industri/Perdagangan/2012 Tentang
Izin Usaha Industri / Izin Usaha Perdagangan. Dengan kapasitas 5.040.000 ekor ayam /
tahun, daging ayam segar 2.160.000 ekor/tahun, sosis 5000 ton / tahun.

Bahan baku utama perusahaan ini adalah daging ayam dengan Nomor Kontrol
Veteriner RPU 18110517-004 dan Nomor Kontrol Veteriner TPD 18110517-005, bahan baku
lainnya adalah air, palm olein, tepung tapioka, Modified Starch dan bumbu bumbu lainnya.
Bahan baku yang digunakan adalah bahan baku yang telah memenuhi syarat keamanan
pangan dan halal.

Limbah yang dihasilkan terdiri dari hasil proses produksi adalah limbah organik dan
limbah anorganik. Untuk limbah organik seperti sisa sisa makanan, dedaunan, kotoran
manusia dan lain-lain dilakukan penanganan limbah sesuai karakteristik limbahnya. Untuk
limbah anorganik seperti sampah plastik, botol plastik, jerigen plastik, sampah kain majun, oli
bekas, besi bekas dan lain lain dijual ke pihak lain dengan MOU yang telah disepakati. Limbah
anorganik yang termasuk kategori B3 harus ditangani dengan tepat agar tidak terjadi
kedaruratan B3 / limbah B3 seperti kebakaran, ledakan, tumpahan dan kebocoran limbah B3.

1.b. Dasar Hukum


Acuan yang digunakan untuk penyusunan program kedaruratan Pengelolaan B3 / Limbah B3
ini adalah :
 PP No. 101 Tahun 2014 Tentang pengelolaan limbah B3 pasal 220, maka setiap orang
yang menghasilkan limbah B3, pengumpul limbah B3, pengangkut limbah B3,
pemanfaat limbah B3, pengolah limbah B3, dan atau penimbun limbah wajib
menyusun Program Kedaruratan Pengelolaan Limbah B3 sesuai dengan Kegiatan yang
dilakukannya.
1.c. Tujuan dan Sasaran
Tujuan dan sasaran Penyusunan Program Kedaruratan Pengelolaan B3 / Limbah B3
adalah sebagai pedoman pencegahan, kesiapsiagaan, penanggulangan dan pemulihan
keadaan darurat di Tempat Penyimpanan Sementara Limbah B3 PT. So Good Food –
Lampung.

1.d. Ruang Lingkup


Meliputi perangkat, sarana, prasarana B3 /Limbah B3.
2. HASIL IDENTIFIKASI RESIKO KEDARURATAN PENGELOLAAN B3 / LIMBAH B3

Identifikasi Resiko Kedaruratan Pengelolaan B3 dianalisa dengan mempertimbangkan


kapasitas (sumber daya manusia / personil, biaya, kebijakan dan SOP yang diterapkan,
fasilitas dan peralatan yang dimilliki dsb) yang dimiliki suatu unit kerja. Hasil identifikasi resiko
yang dimiliki oleh PT. So Good Food terdapat pada Tabel 1. Matriks Identifikasi Resiko
Kedaruratan Pengelolaan B3 dan atau Limbah B3.

Tabel 1. Matriks Identifikasi Resiko Kedaruratan Pengelolaan B3 dan atau Limbah


B3.

1. Nama Perusahaan : PT. So Good Food


2. Jenis Kegiatan Pengelolaan B3/Limbah B3 : Penghasil Limbah B3
3. Sektor Industri : Pengolahan Daging
4. Tahun Pembuatan : 2019

Kapasitas Perusahaan
Potensi
Jenis Jumlah SOP Personil Tim Fasilitas &
No Karakteristik Kategori Bahaya Resiko
B3/Limbah B3/Limba
B3/Limbah B3 B3/Limbah Kedaruratan Penanggula Kedaruratan Peralatan
B3 h B3 ngan B3/Limbah Penanggula
B3
B3 ngan

1 Oli Bekas Maks Mudah Terbakar II Kebakaran SOP SOP Terlampir


Penanganan Penangana
Keadaan n Keadaan
Darurat di Darurat Di
TPS B3 TPS B3
2 Majun Mudah Terbakar II Kebakaran SOP SOP Terlampir
Terkontami Penanganan Penangana
nasi Keadaan n Keadaan
Darurat di Darurat Di
TPS B3 TPS B3
3 Lampu TL Beracun II Pencemaran SOP SOP Terlampir
Bekas Lingkungan Penanganan Penangana
Keadaan n Keadaan
Darurat di Darurat Di
TPS B3 TPS B3

4 Aki Korosif I Pencemaran SOP SOP Terlampir


bekas/Bater Lingkungan Penanganan Penangana
ai Bekas Keadaan n Keadaan
Darurat di Darurat Di
TPS B3 TPS B3

5 Filter Oli Mudah terbakar II Pencemaran SOP SOP Terlampir


bekas Lingkungan Penanganan Penangana
Keadaan n Keadaan
Darurat di Darurat Di
TPS B3 TPS B3
6 Kemasan Beracun II Pencemaran SOP SOP Terlampir
bekas Tinta Lingkungan Penanganan Penangana
Keadaan n Keadaan
Darurat di Darurat Di
TPS B3 TPS B3
7 Kemasan Beracun II Pencemaran SOP SOP Terlampir
Terkontami Lingkungan Penanganan Penangana
nasi B3 Keadaan n Keadaan
Darurat di Darurat Di
TPS B3 TPS B3
8 Baterai Beracun II Pencemaran SOP SOP Terlampir
Bekas Lingkungan Penanganan Penangana
Keadaan n Keadaan
Darurat di Darurat Di
TPS B3 TPS B3
9 Cartridge Beracun II Pencemaran SOP SOP Terlampir
tinta bekas Lingkungan Penanganan Penangana
Keadaan n Keadaan
Darurat di Darurat Di
TPS B3 TPS B3

3. Infrastruktur

Infrastruktur yang dimaksud dalam program kedaruratan PT. So Good Food meliputi
struktur organisasi tanggap darurat, koordinasi tim tanggap darurat, fasilitas dan peralatan
tanggap darurat, prosedur penanggulangan tanggap darurat serta pelatihan tanggap darurat.
Adapun penjelasannya sebagai berikut:

3.a. Struktur Organisasi


Struktur organisasi tanggap darurat PT. So Good Food mempunyai peranan yang sangat
penting dalam menjalankan program kedaruratan pengelolaan B3 / limbah B3. Organisasi
Tanggap darurat terdiri dari seluruh departemen yang ada di PT So Good Food. Organisasi
tanggap darurat yang terdapat di program kedaruratan diuraikan kedudukan, struktur, tugas
dan keanggotaan organisasi serta hubungan organisasi dengan departemen lain yang terkait.
Berikut Gambar Struktur Organisasi Tanggap Darurat.
Gambar 1. Struktur Organisasi Kedaruratan B3 / Limbah B3 PT. So Good Food

Ketua
Plant Manager

Wakil Ketua
Manager HR&GA

Pemadam Kebakaran P3K Evakuasi Keamanan


/ Kedaruratan
Pengelolaan B3 1. Koor Regu P3K 1. Koor Regu 1. Koor Regu
1. Koor Regu 2. Anggota Evakuasi Keamanan
Pemadam 2. Anggota 2. Anggota
Kebakaran
2. Komandan Regu
3. Tim APAR

Logistik Komunikasi Transportasi

1. Koor Koor Regu 1. Koor Regu


Regu Komunikasi Transportasi
Logistik Internal & 2. Anggota
2. Anggota eksternal

3.b. Koordinasi

Koordinasi komunikasi yang dilakukan di PT. So Good Food apabila terjadi kedaruratan
pengelolaan B3 / limbah B3 yaitu terdapat pada gambar 2. alur komunikasi kedaruratan
pengelolaan B3 atau limbah B3.
Gambar 2. Alur Komunikasi Kedaruratan Pengelolaan B3 atau Limbah B3

Pelapor
(Operator TPS B3 atau Karyawan
PT. So Good Food yang melaporkan
kejadian kedaruratan)

Koordinator Pemadam Kebakaran /


Kedaruratan Pengelolaan B3

Tim Tanggap Darurat

Kedaruratan Ya Laporan
Dapat Kedaruratan
Ditanggulangi? B3/Limbah B3

Tidak

Laporan Kedaruratan B3 / Limbah


B3 ke BPBD Kabupaten/Kota

3.c. Fasilitas dan Peralatan Termasuk Alat Peringatan Dini

Fasilitas, peralatan, alat peringatan dini dan alarm termasuk jadwal dan penanggung
jawab pemeliharaan fasilitas dan peralatan tersebut yang disediakan oleh PT. So Good Food
untuk program kedaruratan yaitu :
1. Fasiltas:
 No. Hp Tim Tanggap Darurat
 Ruang P3K
 Jalur Evakuasi
 Tempat Evakuasi
 Checklist APAR dan P3K

2. Peralatan yang disediakan antara lain


 Alarm Tanda bahaya / keadaan darurat
 Tandu
 Alat pelindung diri
 APAR
 Kotak P3K
 Eyewash
 Petunjuk Arah Angin
 Emergency Call Number, dll

3.d. Prosedur Penanggulangan

Prosedur penanganan keadaan darurat di TPS B3 telah disosialisasikan ke seluruh


karyawan PT So Good Food dan prosedur telah diletakkan di area pengelolaaan B3 / TPS B3
agar mudah diimplementasikan oleh semua operator.

3.e Pelatihan dan Geladi Kedaruratan

Pelatihan penanganan keadaan darurat di TPS B3 dijadwalkan setahun sekali untuk


refresh operator atau setiap kali ada revisi prosedur penanganan keadaan darurat di TPS B3.
Sedangkan Simulasi Penanganan Keadaan Darurat di TPS B3 dijadwalkan setahun sekali.
4. FUNGSI PENANGGULANGAN KEDARURATAN PENGELOLAAN B3 / LIMBAH B3

1. Fungsi penanggulangan memuat informasi seperti:


 Identifikasi kejadian
 Pelaporan kejadian
 Pengaktifan atau penugasan tim kedaruratan pengelolaan B3 / limbah B3
 Tindakan mitigasi
 Tindakan perlindungan segera
 Tindakan perlindungan untuk petugas penanggulangan keadaan darurat, pekerja,
masyarakat dan lingkungan hidup.
 Pemberian informasi mengenai peringatan adanya kedaruratan pengelolaan
lingkungan hidup.

2. Tindakan Mitigasi dilaksanakan melalui :


 Pengisolasian lokasi kejadian dan sekitarnya.
 Penghentian sumber pencemaran lingkungan hidup / kerusakan lingkungan hidup
atau sumber kedaruratan.
 Cara lain sesuai dengan pekembangan ilmu pengetahuan dan teknologi

3. Pengisolasian pencemaran lingkungan hidup / kerusakan lingkungan hidup dilakukan


dengan cara:
 Evakuasi sumber daya untuk menjauhi sumber pencemaran lingkungan hidup /
kerusakan hidup.
 Penggunaan alat pengendalian pencemaran lingkungan hidup.
 Identifikasi dan penetapan daerah berbahaya.
 Penyusunan dan penyampaian laporan terjadinya potensi pencemaran lingkungan
hidup / kerusakan lingkungan hidup kepada menteri, gubernur dan walikota.
4. Penghentian sumber pencemaran lingkungan hidup / kerusakan lingkungan hidup
dilakukan dengan cara:
 Penghentian proses produksi.
 Penghentian kegiatan pada fasilitas yang terkait dengna sumber penecemaran
lingkungna hidup / kerusakan lingkungan hidup.
 Tindakan tertentu yang meniadakan pencemaran lingkungan hidup/kerusakan
lingkungan hidup.
 Penyusunan dan penyampaian laporan pelaksanaan penghentian pencemaran
lingkungan hidup / kerusakan lingkungan hidup kepada menteri, gubernur dan
walikota.
LAMPIRAN